Tim Olimpiade Biologi Indonesia Siap Berkompetisi di 26th International Biology Olympiad, Aarhus, Denmark, 12-19 Juli 2015 ; “Indonesia Boyong Empat Medali “

Posting : 25 Juli 2015 / Beritapendidikan.net

International Biology Olympiad (IBO) adalah ajang kompetisi bagi para siswa setingkat SMA dari seluruh dunia yang meliputi tes praktikum dan tes teori di Bidang Biologi. Kegiatan ini adalah ajang kompetisi tahunan yang dilaksanakan tiap Bulan Juli. Setiap negara peserta diwakili oleh empat (4) siswa yang diseleksi secara nasional. Indonesia telah mengikuti IBO sejak tahun 2000 di Antalya, Turki. Selama 15 tahun berpartisipasi di IBO, siswa-siswa Indonesia berhasil meraih total 8 medali emas, 22 medali perak dan 18 medali perunggu.

Siswa-siswa yang menjadi peserta IBO 2015 merupakan hasil seleksi berjenjang yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional pada tahun 2014 di Mataram, NTB.

IBO 2015 akan diselenggarakan di Aarhus, kota terbesar kedua di Denmark setelah Kopehagen pada tanggal 12-19 Juli 2015. Acara pembukaan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Juli 2015 di Concert Hall, Aarhus. Pada tanggal 14 Juli 2015, siswa peserta IBO akan melaksanakan tes praktikum yang meliputi 4 topik yaitu: 1) Mikrobiologi dan Biologi Molekuler, 2) Anatomi, Sistematik dan Evolusi Tumbuhan, 3) Morfologi dan Fungsional Hewan, 4) Biokimia dengan masing-masing waktu selama 90 menit. Selanjutnya pada tanggal 16 Juli 2015, siswa akan mengerjakan 2 set soal teori yang masing-masing membutuhkan waktu 210 menit (3,5 jam). Soal praktikum dan teori akan dikerjakan dengan menggunakan komputer tablet. Sistem penilaian berdasarkan pada bobot yang sama antara tes praktikum dan tes teori. Semua kegiatan tes (praktikum dan teori) akan dilakukan di Aarhus University.

Silaturahmi sebelum keberangkatan

Silaturahmi sebelum keberangkatan

Pada kesempatan ini, Tim Juri Indonesia juga harus mempresentasikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan 25th IBO 2014, dimana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah IBO di Bali. Tim pendamping IBO 2015 terdiri atas:
Dr. Agus Dana Permana – Leader (Staf Pengajar Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Institut Teknologi Bandung)
Dr. Ahmad Faizal – Deputy Leader (Staf Pengajar Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Institut Teknologi Bandung)
Fenryco Pratama, M.Si. – Anggota (Staf Pengajar Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Institut Teknologi Bandung)
Ida Bagus Made Artadana, M.Sc. – Anggota (Staf Pengajar Universitas Surabaya)
Judo Priswanto – Anggota (Direktorat Pembinaan SMA, Kemdikbud)

Selama pelaksanaan IBO 2015, siswa akan menginap di hotel yang berbeda dengan tim juri/pendamping. Selain itu, alat komunikasi siswa, termasuk semua perangkat elektronik yang dapat terhubung dengan internet (internet connected-devices) akan disita setelah acara pembukaan sampai pelaksanaan tes selesai. Hal ini dilakukan untuk menjamin kerahasiaan soal tes serta mencegah terjadinya kecurangan selama pelaksanaan tes berlangsung. Informasi lengkap tentang IBO 2015 dapat dilihat di laman web: http://ibo2015.org/

Kontingen Indonesia akan mendarat pada tanggal 9 Juli 2015 pukul 13.10 CET (Central European Time, GMT+2) di Kopenhagen atau 3 hari lebih awal dari jadwal pelaksanaan IBO untuk melakukan adaptasi dan membiasakan siswa dengan kondisi di Denmark yang memiliki perbedaan waktu 5 jam dengan Jakarta. Tim rencananya akan menginap di Kopenhagen sebelum melanjutkan perjalanan ke Aarhus yang berjarak 187 km dari Kopenhagen.

Tim Olimpiade Biologi Indonesia juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan KBRI setempat dan akan dijamu langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Denmark dan Republik Lithuania, Prof. Dr. Bomer Pasaribu pada tanggal 10 Juli 2015. Bapak Dubes juga berkenan akan menghadiri acara pembukaan pada tanggal 12 Juli serta acara penutupan dan penganugerahaan medali bagi pemenang pada tanggal 18 Juli 2015.

Pelaksanaan IBO 2015 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan akan menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi tim Indonesia karena jadwal puasa di Denmark berlangsung lebih dari 20 jam. Selain itu, pelaksanaan IBO 2015 bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah yang kemungkinan jatuh pada hari Jumat, 17 Juli 2015 atau sehari sebelum acara penutupan. Namun demikian, dengan tekad yang bulat disertai dengan persiapan yang matang selama pembinaan, siswa Indonesia siap mengharumkan nama bangsa di IBO 2015 dengan membawa pulang medali emas. Sebagai gambaran, pada IBO ke-25 tahun 2014 di Bali, siswa Indonesia berhasil meraih 3 medali emas dan 1 medali perak dan menduduki peringkat ke-5 dari 61 negara peserta. Tim Olimpiade Biologi Indonesia berharap mudah-mudahan prestasi yang sama dapat terulang di IBO ke-26 tahun 2015 di Denmark.

Tim Olimpiade Biologi Indonesia 2015 akan diwakili oleh empat siswa(i) SMA yaitu:
Hana Fauzyyah Hanifin (Siswi Kelas XII SMA Semesta, Semarang)
Nagita Gianty Annisa (Siswi Kelas XII, MAN Insan Cendekia, Serpong, Tangerang)
Maria Patricia Inggriani (Siswi Kelas XII, SMA Kharisma Bangsa, Tangerang)
Valdi Ven Japranata (Siswa Kelas XII, SMAK IPEKA Sunter, Jakarta)

Keempat siswa tersebut akan bersaing dengan 244 siswa dari total 62 negara peserta untuk memperebutkan medali. Selain siswa peserta, kontingen Indonesia juga terdiri dari tim pendamping yang selama ini juga berperan sebagai tim pembina pusat yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan siswa Indonesia sebelum berkompetisi di IBO. Tim pendamping juga akan bertindak sebagai juri yang akan berperan aktif pada saat diskusi materi tes serta penerjemahan materi tes dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Secara umum, tim juri IBO 2015 merupakan Professor ataupun staf akademik dari universitas-universitas termuka diantaranya University of Bern (Switzerland), University of Dresden (Jerman), Wagenigen University (Belanda), NTU dan NUS (Singapura), University of Tsukuba (Jepang), dan Purdue University (USA). Sumber ; Tim Olimpiade Biologi Indonesia Homepage: http://www.tobi.or.id

TOBI 2015 (ki-ka): Valdi Ven Japranata, Nagita Gianty Annisa, Maria Patricia Inggriani, dan Hana Fauzyyah Hanifin

TOBI 2015 (ki-ka): Valdi Ven Japranata, Nagita Gianty Annisa, Maria Patricia Inggriani, dan Hana Fauzyyah Hanifin

JAKARTA, KOMPAS — Tim Indonesia untuk Olimpiade Biologi 2015 di Denmark berhasil membawa pulang satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Hal itu menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia memiliki bakat dan potensi untuk berprestasi di bidang sains tingkat dunia.
“Indonesia sudah 16 kali mengikuti Olimpiade Biologi dan selalu memenangi medali,” kata Wakil Pemimpin Tim Indonesia Ahmad Faizal ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (22/7). Indonesia juga merebut medali emas ketika menjadi tuan rumah Olimpiade Biologi 2014 di Denpasar, Bali.
Olimpiade tersebut diikuti oleh empat siswa SMA yang merupakan pemenang Olimpiade Sains Nasional. Penerimaan mereka di tim nasional tidak terjadi begitu saja, melainkan melalui proses ujian dan seleksi. Dari 30 kandidat, hanya empat yang berhak maju ke taraf internasional.

Masih hafalan
Faizal mengatakan bahwa tren siswa menyukai sains terus meningkat. Namun, umumnya masih terkendala di level sekolah karena pelajaran biologi masih diberikan dalam bentuk hafalan. Padahal, seharusnya 90 persen biologi ialah praktikum dan logika mengamati fenomena alam sekitar.

Kurangnya kebiasaan praktikum membuat para siswa kagok ketika memasuki pelatihan nasional. Mereka belum pernah melihat alat-alat laboratorium yang lengkap. “Mereka harus benar-benar dibiasakan sampai akhirnya nyaman praktikum,” ujar Faizal.
Ia juga mengungkapkan, para anggota tim nasional tidak hanya siswa-siswa yang berasal dari sekolah favorit. Seleksi nasional dalam bentuk ujian turut memberi kesempatan bagi para siswa dari sekolah reguler untuk unjuk prestasi.
Latihan soal

Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Peserta Didik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suharlan menjelaskan, para peserta dilatih selama empat bulan dan tidak menggunakan cara latihan soal intensif (drilling). Mereka masih menerima pelajaran sekolah yang umum dan diberi kesempatan untuk kembali ke sekolah.

Selain itu, mereka juga diberi pendidikan karakter, kebhinekaan, serta bimbingan psikologis. Hak-hak mereka untuk berekreasi juga tidak diabaikan. “Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional tidak memasukkan metode drilling sebagai cara mendidik yang baik,” katanya.

Suharlan menambahkan, pemenang akan mendapat beasiswa dari pemerintah dan bebas untuk memilih perguruan tinggi di Indonesia. Pemenang medali emas akan dibiayai kuliahnya hingga sarjana Strata 3. Beritapendidikan.net/JAKARTA, KOMPAS (DNE)

Baca Juga

This entry was posted in Berita on by .

About Kresna Bina Insan Prima

LEMBAGA DIKLAT DAN PENELITIAN KRESNA BINA INSAN PRIMA Kresna Bip merupakan salah satu Penerbit di Surabaya dibawah naungan Lembaga Diklat dan Penelitian (LDP) Kresna Bina Insan Prima (KBIP). Kresna Bip mempublikasikan hasil penelitian tenaga pendidik (Guru dan Dosen) menjadi buku ber ISBN (4 angka kredit) dan artikel Jurnal ilmiah (2 angka kredit). LDP KBIP juga mengelola Jurnal Mitra Pendidikan (JMP) ISSN : 2407-8581. Terbit tiap 3 (tiga) bulan sekali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Disamping itu LDP KBIP juga mengelola Jurnal Mitra Guru (JMG), ISSN : 2443-2806. Terbit tiap 2 (dua) bulan sekali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Pebruari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Pimpinan Umum : Dr. H. Hidayat, MM. Wakil Pimpinan Umum : Drs. Khamim Tohari Pimpinan Redaksi : Hanan Titis H, S. Sos. Redaktur Pelaksana : Khoirul, S. Sos. Redaktur : Muhammad Ainul Firdaus, ST. Staf Redaktur : Muhammad Sueb Junaidi, S. Kom. Bambang Sumantri, SE. Agustin Azizah Mahardika, A. Md. Drs. Khamim Tohari. Hanan Titis H, S. Sos. Khoirul, S. Sos. Muhammad Ainul Firdaus, ST. Sekretariat : Jl. Klakahrejo no. 77 Benowo Surabaya 60198 Telp./Fax : (+6231) 7421067 Hp : 085330834377;085748655577 Email : ldp_kbip@yahoo.co.id Facebook : Kresna Bip (http://facebook.com/kresnaBIP) Website : www.beritapendidikan.net Pin BBM : 57D89C6

2 Replies

2 thoughts on “Tim Olimpiade Biologi Indonesia Siap Berkompetisi di 26th International Biology Olympiad, Aarhus, Denmark, 12-19 Juli 2015 ; “Indonesia Boyong Empat Medali “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *