Monthly Archives: September 2015

Pertandingan Piala Walikota Surabaya

101_5035

Team U 19+ Akademi Kresna

Kamis, 17 September 2015
Pertandingan pembukaan piala walikota surabaya U-19+ antara Akademi Kresno VS Surabaya United yang digelar di stadion kesayangan arek Suroboyo Gelora 10 November Tambak Sari. Pada menit pertama pasukan Kresno sudah melakukan penekanan dijantung pertahanan Surabaya United, sampai babak pertama kedudukan masih 0-0. Pada babak kedua pelatih kresno Ribut Budi Santoso merubah strategi untuk membongkar pertahanan Surabaya United, kedua tim beradu strategi untuk memasukkan si kulit bundar kedalam gawang masing-masing lawan. Pertarungan sengit akhirnya berpihak pada Akademi Kreno pada menit 42 melalui sontekan kaki Alfinur Rahman yang mendapat umpan dari Agung Supriato dan merubah sekor 1-0, namun menit ke 60 Surabaya United bisa menyamai kedudukan menjadi 1-1 memanfaatkan kesalahan pemain belakang kresno, tetapi anak-anak Akademi Kresno tidak mengendorkan serangan ke gawang Surabaya United. Melalui tendangan penjuru dimenit 69 Aldi Muharomil mendapat bola skrimit dan menjebol gawang Surabaya United guna merubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Kresno. Diputaran kedua pada tanggal 19 September 2015 jam 9.30 di tempat yang sama Akademi Kresno akan melawan Suryanaga.

DPR : K13 Butuh Persiapan Jika Akan Dilanjutkan

Surabaya (ANTARA News) – Wakil Ketua Komisi X DPR, Ridwan Hisjam mengatakan konsep pendidikan Kurikulum 2013 (K13) memang bagus, namu masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki dalam pelaksanaan dan persiapan karena pada umumnya beberapa sekolah terkesan memaksakan memberlakukan K13 tanpa didahului solusi. “Saat pertama kali diterapkan K13, sekolah terkesan dipaksakan tanpa didahului sosialisasi yang memadai, sehingga saat ini Mendikbud sedang merevisinya dan masih belum mengetahui bagaimana hasilnya, apakah akan meneruskan K13 dengan konsep baru atau justru kembali ke KTSP,” kata anggota fraksi Golkar seusai menghadiri acara wisuda Universitas Wijaya Putra, Surabaya, Minggu.
K13Ia mengatakan, setelah adanya evaluasi maka diharapkan ada pembenahan agar permasalahan guru pengajar bisa menguasai K13, permasalahan buku yang digunakan dalam K13, maupun permasalahan dana BOS yang digunakan untuk mengatasi permasalahan buku tersebut.
“Menurut saya pelaksanaan K13 terkesan tergesa-gesa karena perlu dilakukan sosialisasi terlebih dulu kepada guru-gurunya agar tidak mengalami kesulitan seperti sekarang ini, misalnya saja SMA 5 dan SMP 1 Surabaya, bahwa gurunya harus pindah ke sekolah lain untuk menjadi pendamping di sekolah lain,” tuturnya.
Selain itu, ia menambahkan masalah lain adalah buku, baik buku untuk guru maupun buku siswa, namun di Jawa Timur sudah 17 kabupaten yang mendapatkan buku dari 38 kabupaten kota, sedangkan di tempat lain belum sama sekali menerima buku, seperti di Jambi dan Sulawesi Selatan.
Menurut dia yang menjadi permasalahan lain yaitu surat dari Mendikbud yang isinya dana Bos bisa dipakai sementara untuk menyelesaikan persoalan buku, sehingga pihaknya khawatir nanti ke depan jadi “double costing” karena adanya surat itu, maka dana BOS akan dipakai.
“Dana untuk mempersiapkan K13 ini sekitar Rp3 triliun jadi tidak mungkin dibuang, sehingga seharusnya ada percontohan terlebih dahulu agar tidak menyulitkan berbagai pihak dan diharapkan K13 bisa berjalan lagi dengan hasil evaluasi yang lebih baik lagi,” tandasnya. beritapendidikan.net/SURABAYA,ANTARA News

Direktur LDP-KBIP Berikan Materi Seminar dengan Jajaran Guru PAUD Binaan SKB Kediri.

ldp pilihan

Dok/beritapendidikan.net

Dr. H. Hidayat, MM. Direktur Lembaga Diklat dan Penelitian Kresna Bina Insan Prima (LDP-KBIP) menjadi Narasumber dalam kegiatan seminar 2 hari, tanggal 3-4 Agustus 2015 di Kecamatan Mojoroto Kediri. Seminar yang bertema “Sosialisasi Model (Braindance, Karakter & Motorik) dan Program” diikuti oleh para guru PAUD Binaan SKB Kediri.

AKBP Menangkan Laga Uji Coba VS Assyabab Surabaya

akbp pilihanAkademi Kresna Bina Pesepakbola (AKBP) U-14 dan U-15 melakukan uji coba dengan klub Assyabab Surabaya. Uji Coba tersebut dilakukan di Lapangan Bumi Moro Surabaya pada hari Minggu tanggal 30 Agustus 2015. Menurut Bambang Sumantri CEO AKBP uji coba tersebut dalam rangka persiapan Turnamen Piala Kampiun Indonesia di Jakarta dan Liga Sepakbola Pelajar di Surabaya. Dengan arahan pelatih Roffi Sinaryo dan Ribut Budi Santoso AKBP U-14 menang 1-0. Dengan kerjasama tim yang rapi, Zulda striker AKBP berhasil mencetak 1 gol di gawang Assyabaab. AKBP U-15 juga meraih kemenangan 2-1, dengan skill yang bagus dan motivasi yang tinggi, Wiranto dengan skil individunya melewati 3 pemain belakang Assyabab berhasil mengecoh penjaga gawang dan Rifqi melalui tendangan bebas dari jarak 25 m masing-masing mampu mencetak 1 gol.