Monthly Archives: November 2015

Direktur LDP-KBIP menjadi tim ahli penyusun Raperda Kota Surabaya

Sosialisasi 3 Raperda tentang Permukiman dan Perumahan Kumuh, Pajak Online, dan Kompensasi Pekerjaan Konstruksi di DPRD Kota Surabaya

Sosialisasi 3 Raperda tentang Permukiman dan Perumahan Kumuh, Pajak Online, dan Kompensasi Pekerjaan Konstruksi di DPRD Kota Surabaya

1 PAKAR PRESENTASI6 DEWAN

Direktur LDP-KBIP, Dr. H. Hidayat, MM menjadi tim ahli penyusun Raperda Surabaya inisiatif DPRD.
Pada tanggal 23 dan 24 November 2015 menjadi narasumber sosialisasi Raperda Surabaya tentang : 1) Permukiman dan Perumahan Kumuh. 2) Pajak Online. 3) Kompensasi Pekerjaan Konstruksi.

Indonesia Krisis Guru, Aneh Pemerintah tak Angkat Honorer

SERIUS: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan meninjau pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 di Jakarta, kemarin. Anies didampingi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata.

SERIUS: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan meninjau pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 di Jakarta, kemarin. Anies didampingi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata.

Jawapos.com-Hari Guru Nasional (HGN) sebentar lagi dijelang. Perayaan yang jatuh pada 25 November itu juga bertepatan dengan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang tahun ini berusia 70 tahun.

Ketua Umum PGRI Sulistiyo menyikapi sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Menurutnya, yang saat ini dibutuhkan guru adalah kebijakan yang berpihak kepada guru, seperti kebijakan yang mampu meningkatkan profesionalitas, kesejahteraan, dan perlindungan kepada guru.

Dilanjutkannya, saat ini persoalan yang urgensi adalah terkait jumlah guru. ”Kebijakan yang berpihak kepada guru saat ini yang dibutuhkan diantaranya, pengangkatan guru untuk mengatasi kekurangan guru, terutama untuk SD. Kekurangan ini terjadi hampir di semua daerah dan semua kabupaten dan kota,” ulasnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, kekurangan guru SD mencapai 500 ribu orang. Dia memberi contoh, rata-rata kabupaten/kota kekurangan lebih dari 1.000 guru.

”Misalnya, di Banjarnegara ada kekurangan 1.830 guru, Purbalingga 1.114 guru, dan Gerobokan 2.900 guru. Itu belum termasuk daerah-daerah lainnya,” ulasnya.

Maka itu, dia merasa aneh saat pemerintah memilih untuk tidak mengangkat guru honorer. ealitasnya, banyak guru yang mengajar di dua kelas dan dibantu guru honorer. Pemerintah punya mempunyai kewajiban memenuhi kebutuhan guru baik kualitas maupun kuantitasnya,” harapnya.(sic/JPG)

AKBP Merah sukses di Piala Soeprijadi Cup I

IMG_20151116_124820AKBP Merah sukses di Piala Soeprijadi Cup I di Kota Blitar Jawa Timur dengan menduduki peringkat ke tiga. Tetapi yang perlu di garis bawahi ini adalah ajang untuk mereka berkompetisi di level Nasional khususnya Jawa Timur, karena peserta yang mengikuti Piala Soeprijadi Cup I ini adalah tim-tim terbaik yang ada di Jawa Timur. Akan tetapi kami cukup puas dengan apa yang telah di raih anak-anak AKBP merah usia 15 ini mereka menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi saat berada di Lapangan Hijau dan tidak gampang menyerah.

Hasil pertandingan AKBP U-15 di Soeprijadi Cup 1 :
Kresna FC vs GSA Blitar menang 1 – 0, pertandingan kedua Kresna FC vs Super Kids Probolinggo menang 3 – 0, pertandingan ketiga Kresna FC vs Senopati Malang berakhir dengan skor draw 1 – 1. Kemudian Kresna FC lolos ke Babak 8 besar. Kemudian melawan Prabu Tulung Agung menang dengan skor 1 – 0. Melaju ke semi final bertemu tuan rumah PSBK Blitar langkah Kresna FC terhenti kalah dengan skor4 – 5 melalui adu pinalti.

Judul Buku : Merancang Sekolah Efektif yang Berprestasi Melalui Strategi Peran Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru

COVER SRI WAHYUNI NINGSIH 100dpiJudul Buku : Merancang Sekolah Efektif yang Berprestasi Melalui Strategi Peran Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru
Penulis : Sri Wahyuni Ningsih
ISBN : 978-602-0816-77-7
Cetakan Pertama : Oktober 2015
Tebal : 99 Halaman
Penerbit : Kresna Bina Insan Prima

Kriteria tentang sekolah yang efektif yang cocok dengan sistem pendidikan di Indonesia yaitu sekolah yang memiliki karakteristik keefektifan. Sekolah yang efektif menempatkan hak dan kewajiban siswa dalam posisi yang penting terutama untuk menjamin peningkatan harga diri siswa. Keberadaan sekolah sangat diharapkan sebagai suatu lembaga yang menghadapi kepentingan orang banyak, bahkan kepentingan utama dalam pembangunan bangsa. Sudah selayaknya apabila sekolah berfokus pada pengembangan sumber daya manusia.

Judul Buku : Meningkatkan Reading Skill Bahasa Inggris Melalui Optimalisasi Modalitas Visual, Auditorial dan Kinestik

COVER HARIYATI 100dpiJudul Buku : Meningkatkan Reading Skill Bahasa Inggris Melalui Optimalisasi Modalitas Visual, Auditorial dan Kinestik
Penulis : Hariyati
ISBN : 978-602-0816-59-3
Cetakan Pertama : Oktober 2015
Tebal : 110 Halaman
Penerbit : Kresna Bina Insan Prima

Kemampuan membaca (reading skill) dalam pembelajaran bahasa Inggris bukan hanya mencakup bagaimana membaca suatu kata, tetapi juga melibatkan unsur pemahaman makna bacaan. Melihat bahwa reading skill melibatkan kemampuan berbahasa seperti vocabulary dan grammar, maka diperlukan pembelajaran yang dapat memberdayakan segenap modalitas siswa. Siswa yang memiliki modalitas auditorial kecil cenderung mengalami kesulitan dalam proses belajar karena sebagian besar guru menggunakan gaya mengajar dengan ceramah. Dengan mengoptimalkan modalitas visual, auditorial, dan kinestik diharapkan siswa dapat lebih mudah dalam menguasai pengetahuan dan pengalaman yang diberikan guru sehingga reading skill siswa dapat meningkat.