Monthly Archives: December 2015

Jurnal Mitra Guru vol I, No 6 Desember 2015

IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN STAD GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PELUANG, KEBUTUHAN DAN LINGKUNGAN USAHA PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Purwanto
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : selimut_pur@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran metode STAD. Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran metode STAD. Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas XI yang berjumlah 40 siswa. Pada pokok bahasan Proposal Usaha.
Dari hasil penelitian menunjukkan Pembelajaran dengan Metode STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I 67,50%), siklus II (75%), siklus III (85%). Serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PERMODALAN FIRMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS XII AKUNTANSI 1 SMKN 1 TANAH GROGOT TAHUN AJARAN 2014/2015

Oleh : Tegan Sayuk R
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : tegan_sr@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar akuntansi melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas XII Akuntansi SMKN 1 Tanah Grogot Tahun Ajaran 2009/2010. Untuk mengetahui peningkatkan minat, motivasi dan partisipasi belajar akuntansi. Penelitian ini bertembap di SMKN 1 Tanah Grogot, subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII Akuntansi yang berjumlah 42 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan Secara keseluruhan penerapan model Problem Based Learning telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini terbukti pada pencapaian prestasi belajar siswa yang mengalami peningkatan sebesar 16,67% (prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 78,57% atau sebanyak 33 siswa yang tuntas sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 95,24% atau sebanyak 40 siswa yang dinyatakan tuntas). Serta dapat meningka minat belajar, motivasi belajar dan partisipasi belajar siswa.

MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION MATA PELAJARAN PRODUKTIF PEMASARAN PADA SISWA KELAS X SMKN 1 TANAH ROGOT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Pamuji
SMKN 1 Tanah Rogot
E-mail : pamujismk1@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dalam meningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Produktif Pemasaran, pokok bahasan Menganalisis Peluang Usaha pada siswa Kelas X semester 2 Tahun Pelajaran 2013/ 2014 SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Produktif Pemasaran, pokok bahasan menganalisis peluang usaha pada siswa kelas X semester 2 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada siklus I dan siklus II Tahun Pelajaran 2013/2014 SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subjek penelitian ini adalah seiswa Kelas X Program Keahlian Pemasaran.
Hasil Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan keaktifan siswa pada siklus I menunjukkan nilai empat atau kategori baik dan siklus II menunjukkan nilai lima atau kategori sangat baik. Hal ini terlihat pada siklus I rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa sebesar 87,88 dan ketuntasan belajar sebesar 96,00 %. Pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 94,92 dan ketuntasan belajar sebesar 100 %.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISTEM EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014

Oleh : Yayu Halifatul Islamiah
SMK Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : yayuhalifatul@gmail.com

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah model pembelajaran ekspositori berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi?, (b) bagaimanakah pengaruh model belajar ekspositori terhadap motivasi belajar siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh model pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar ekonomi, dan (b) Untuk mengungkap model pembelajaran ekspositori terhadap motivasi belajar ekonomi .
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X. SMK Negeri 1 Tanah Grogot Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (58%), siklus II (79%), siklus III (90%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan ekspositori dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa SMK Negeri 1 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran ekonomi.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISTEM EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014

Oleh : Yayu Halifatul Islamiah
SMK Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : yayuhalifatul@gmail.com

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah model pembelajaran ekspositori berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi?, (b) bagaimanakah pengaruh model belajar ekspositori terhadap motivasi belajar siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh model pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar ekonomi, dan (b) Untuk mengungkap model pembelajaran ekspositori terhadap motivasi belajar ekonomi .
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X. SMK Negeri 1 Tanah Grogot Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (58%), siklus II (79%), siklus III (90%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan ekspositori dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa SMK Negeri 1 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran ekonomi .

MENINGKATKAN KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA MELALUI TEKNIK CLOZE SISWA KELAS VIII SMP N 6 TANAH GROGOT

Oleh : Radiyati Hamid
SMPN 6 Tanah Grogot
E-mail : radiyatihamid@gmail.com

Kecepatan efektif membaca mempunyai peranan yang sangat penting, karena dengan membaca cepat dan kemampuan memahami bacaan yang berkualitas seseorang bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebiasaan membaca bahasa Indonesia yang kurang baik berdampak negatif pada tingkat keterbacaan seseorang atau seorang siswa. Untuk mengatasi hal tersebut sangat dibutuhkan usaha dan kreatifitas guru. Penerapan teknik cloze dalam pembelajaran membaca merupakan salah satu upaya memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu untuk meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan menggunakan teknik cloze siswa kelas VIII SMPN 6 Tanah Grogot.
Penelitian tindakan kelas ini mengambil setting di SMPN 6 Tanah Grogot, dengan jumlah siswa 22 siswa. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tiga siklus. Sebelum siklus I dilaksanakan perlu adanya pra tindakan yaitu identifikasi tentang teknik cloze dan Kecepatan Efektif Membaca (KEM), kemudian dilaksanakan siklus I sebagai penerapan teknik cloze. siklus II sebagai implementasi pelaksanaan teknik cloze, dan siklus III sebagai tahap pemantapan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu digunakan terhadap data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan siswa dan guru selama berlangsungnya pembelajaran di kelas, dan analisis kuantitatif yang digunakan terhadap hasil tes Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa dengan menggunakan teknik cloze.
Hasil penelitian pada siklus I tingkat keterbacaannya masih rendah, karena kecepatan efektif membaca rata-rata 87 kpm dengan tingkat Independen 18 %, tingkat Instruktional 38 % dan pada frustasi 44 %. Pada siklus II hasil penelitian mengalami perubahan positif yaitu kecepatan efektif membaca rata-rata 150 kpm dengan tingkat Independen 78 %, tingkat Instruksional 18 %, dan tingkat frustasi 4 %. Hasil penelitian pada siklus III mengalami pemantapan yaitu rata-rata Kecepatan Efektif Membaca (KEM) 210 kpm dengan tingkat independen 100 %. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan teknik cloze dapat meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa.

PENGARUH PENGGUNAAN PENERAPAN STRATEGI BELAJAR KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh : Kuswadi
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : kuswoadipaser@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang strategi belajar kelompok yang diterapkan pada siswa dalam belajar Bahasa Inggris, untuk peningkatkan hasil belajar siswa, untuk mengetahui konstribusi belajar kelompok terhadap hasil belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Penelitian ini berlokasi di SMK Negeri 2 Tanah Grogot. Adapun kegiatan belajar kelompok bertempat di tempat guru kelas yang mengajar bahasa Inggris. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 25 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan melalui penerapan belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris pada siswa. Semakin kontinyu belajar kelompok dilaksanakan, maka semakin meningkat hasil belajar bahasa Inggris yang dicapai. Serta belajar kelompok memberikan kontribusi positif terhadap perubahan perilaku dan hasil belajar bahasa Inggris. Perubahan perilaku yang disebabkan oleh kegiatan belajar kelompok, yaitu: siswa lebih kreatif, siswa lebih bertanggung jawab, siswa lebih percaya diri dan motivasi belajar meningkat.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERTIF MODEL JIGSAW PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS VI B SD NEGERI KUTORENON 01 KECAMATAN SUKODONO SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh : Chotibul Umami
SD Negeri Kutorenon 01 Kecamatan Sukodono
E-mail : chotibul.umami@yahoo.co.id

Penelitian ini bertempat di SD Negeri Kutorenon 01 Kecamatan Sukodono. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas VI B yang berjumlah 29 siswa. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Mengimplementasikan pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar IPA.
Metode penelitian ini menggunakan metode tidakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian diskriptif, sebab menggambarkan suatu teknik pembelajaran diterapkan dan hasil yang diinginkan dapat dicapai
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui pembelajaran kooperatif model jigsaw memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (nilai hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 74,25 %, 74,75 %, dan 76,78 %. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA, PERHATIAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 KOTA PROBOLINGGO

Oleh : Yeny Galuh Budi Kurniawati
SMK Negeri 1 Kota Probolinggo
Email : nigaluh77@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan orang tua, perhatian orang tua dan fasilitas belajar secara simultan dan parsial terhadap prestasi belajar siswa pada siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII jurusan administras perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo. Seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk analisis data untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat.
Hasil penelitian dan analisis data menjabarkan bahwa pendapatan orang tua, perhatian orang tua dan fasilitas belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar. Secara parsial pendapatan orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan perhatian orang tua dan fasilitas belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 1 BENJENG

Oleh : Masrifah
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email :. make.kiki67@yahoo.com

Penguasan materi pelajaran Bahasa Inggris dalam jenjang SMP meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Semua itu didukung oleh unsur-unsur bahasa lainnya, yaitu: kosa tata, tata bahasa dan pronunciation sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan. Dari ke empat keterampilan berbahasa di atas, Writing (menulis) merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa alam proses pembelajaran Bahasa Inggris.Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba memaparkan topik analisa terhadap kemampuan siswa menulis teks berbentuk prosedur melalui model pembelajaran make a match.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi/ pengamatan dan pemberian test performance siswa dengan bentuk test tulis.
Akhirnya penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas bahwa tujuan penelitian yang telah dilaksanakan mengalami keberhasilan. Dengan kata lain, impelmentasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berbentuk prosedur dan meningkatkan aktifitas siswa dalam proses pembelajaran.

PENERAPAN GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODE SUMBANG SARAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENGAPRESIASI PADA SISWA KELAS 7A SEMESTER GANJIL DI SMP NEGERI 5 NGAWI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Hari Sulistyowati
SMP Negeri 5 Ngawi
E-mail : harisulistyowati66@gmail.com

Tujuan peneliltian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya gabungan metode ceramah dengan metode sumbang saran pada siswa 7 A Semester Ganjil di SMP Negeri 5 Ngawi pada Tahun Pelajaran 2013/2014 dan mengetahui motivasi belajar siswa setelah diterapkan gabungan metode ceramah dengan metode sumbang saran. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 5 Ngawi yang dilaksanaakan pada bulan Agustus pada minggu pertama dan kedua, serta bulan September minggu pertama semester ganjil 2013/2014. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas 7 A pada pokok bahasan “Menunjukkan Relevansi isi dongeng yang diprdengarkan dengan situasi sekarang”
Melalui metode gabungan ceramah dan sumbang saran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (rata-rata formatif 75), siklus II (rara-rata formatif 79), siklus III (rata-rata formatif 84,67). Metode gabungan ceramah dan sumbang saran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran dengan metode gabungan ceramah dan sumbang saran pada materi pelajaran sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATERI MENGHARGAI PERSAMAAN KEDUDUKAN WARGANEGARA PADA SISWA KELAS VI SDN WONOSARI 1 KECAMATAN TEKUNG KABUPATEN LUMAJANG

Oleh : Tutik Asmarani
SDN Wonosari 1 Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang
Email : tutikasmarani4@gmail.com

Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi pembelajaran, untuk mengetahui hambatan dalam penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi dalam mata pelajaran PKn, untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi hambatan penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi dalam mata pelajaran PKn. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Wonosari 1 Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 26 orang.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran snowball throwing pemahaman siswa terhadap materi PKn khususnya dalam materi menghargai persamaan kedudukan warga negara lebih meningkat. Dalam penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi menuntut siswa untuk serius dalam pembelajaran karena dengan dijadikan model tersebut menjadi alat evaluasi maka pemahaman siswa dapat langsung diketahui pada materi manakah mereka belum memahaminya. Hambatan yang dihadapi gum dalam penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi adalah a) guru kesulitan memotivasi siswa, b) banyak siswa yang masih bingung dalam membuat dan menjawab pertanyaan ,c) guru kurang mampu mengalokasikan waktu, d) siswa belum memahami langkah-langkah model pembelajaran snowball throwing, dan e) siswa belum terbiasa membuat dan menjawab pertanyaan.

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS A2 TK DHARMA WANITA PERSATUAN KLURAK KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO

Oleh : Dyah Susiani
TK Dharma Wanita Persatuan Klurak
Email : dyah.susiani@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tentang pengembangan kemampuan kemampuan berbahasa pada anak TK Dharma Wanita Persatuan Klurak Kabupaten Sidoarjo dengan objek penelitian melalui media gambar seri diperoleh melalui observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan rumus model pengembangan permainan.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa melalui kegiatan bercerita menggunakan gambar seri perkembangan kemampuan bahasa anak sudah cukup baik. Terutama dalam aspek pengembangan keberanian anak dalam bercerita, kontonasi dan ekspresi, urutan cerita gambar seri sudah dapat berkembang, sehingga akan memudahkan anak dalam mengembangkan kemampuan bahasanya yang merupakan kombinasi dari seluruh sistem perkembangan anak, karena kemampuan bahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kerusakan pada sistem yang lain. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan anak dalam siklus pertama ke siklus kedua mengalami perkembangan yang cukup baik. Dalam siklus kedua semua pencapaian lebih dari 80%.

Jurnal Mitra Guru vol I, No 5 Oktober 2015

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BERMAIN BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN MODIFIKASI SISWA KELAS IX A SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SMP NEGERI 1
TANAH GROGOT

Oleh : Supriato
SMPN 1 Tanah Grogot
E-mail : prie.atoo@yahoo.com

Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan bentuk-bentuk modifikasi yang terdapat dalam cabang olahraga permainan bolavoli yang dapat diterapkan pada siswa di sekolah menengah pertama, melihat bagaimana pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bola voli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi pada siswa di SMP Negeri 1 Tanah Grogot, melihat bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bolavoli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi, meningkatkan prestasi bola voli siswa SMP Negeri 1 Tanah Grogot melalui kegiatan non akademis permainan bola voli dengan pendekatan modifikasi. Subjek penelitian ini melibatkan seluruh anggota kegiatan non akademis bola voli di SMP Negeri 1 Tanah Grogot sebanyak 32 anak selaku subyek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan melalui modifikasi dalam permainan bolavoli ternyata dapat meningkatkan antusiasme, minat dan motivasi siswa. Hal ini tampak dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, baik dalam bentuk angket maupun tanya jawab langsung (wawancara). dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, mereka tampak menikmati permainan yang mereka lakukan. Berdasarkan data menunjukkan jumlah populasi sebanyak 32 pada permainan bola voli pretes siklus I = 69. Setelah diadakan modifikasi pada siklus II, ternyata permainan bolavoli untuk siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanah Grogot memiliki peningkatan prestasi yang signifikan, yaitu dengan daya serap = 82.

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 LONG KALI TAHUN 2015

Oleh : Parno
SMAN 1 Long Kali
E-mail : parno.spd71@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2015/2016. Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2015/2016.
Metode pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan prestasi belajaran PKn dan memiliki dampak positif dalam meningkatkan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (68,42), siklus II (81,54%) dan siklus III (94,74%). Metode pembelajaran kooperatif model STAD dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan, pembelajaran kooperatif model STAD mempunayi pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH MELALUI METODE MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TANAH GROGOTTAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Misno
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : misno1091961@gmail.com

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswa Kelas X yang berjumlah 32 siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan permaianan bola voli pada siswa, mengetahui pengaruh modifikasi permainan terhadap permaianan bola voli pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) Karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian tindakan ini menggunakan bentuk penelitian kolaboratif dengan guru mata diklat dan di dalam proses belajar mengajar dikelas yang bertindak sebagai pengajar adalah guru mata diklat sedangkan peneliti bertindak sebagai pengamat dan penanggung jawab.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui metode modifikasi permainan memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (62%), siklus II (90%). Penerapan metode pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengna rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran ini sehingga mereka menjati termotivasi untuk belajar.

PENERAPAN STRATEGI BERMAIN JAWABAN DALAM ENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR AKUNTANSI KOPETENSI DASAR 5.2 MENAFSIRKAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI PADA SISWA SISWA KELAS X ADPER 1 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014

Oleh : Zulaihah
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : kembargroup@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan aktivitas belajar Siklus akuntansi kopetensi dasar 5.2 menafsirkan persamaan dasar akuntansi pada siswa, untuk mengetahui respon siswa terhadap penerapan strategi bermain jawaban kopetensi dasar 5.2. Menafsirkan persamaan dasar akuntansi pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanah Grogot kabupaten Paser. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X ADPER 1.
Dari penelitian yang diadakan dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan aktivitas belajar siswa yaitu silus rata-rata 12.26 dengan kategori sedang atau cukup kemudian pada siklus II siswa rata-rata skor yang diperoleh siswa 18 dengan katagori sangat baik atau amat baik sehingga jika dirata-ratakan antara siklus I dan II diperoleh nilai skor sebesar 15.13 yaitu berarti kreteria baik atau meningkat. Dari hasil penelitian tindakan kelas ini maka penelitian merekomendasikan untuk meningkatkan Aktivitas belajar siswa pada pelaksanaan pembelajaran kopetensi Dasar menafsirkan persamaan dasar akuntansi mengunakan strategi bermain jawaban

UPAYA PENINGKATAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN DALAM BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA KELAS X SMK N 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Erna Kaempe
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : ernakampe@ymail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dasar-dasar bermain sepak bola pada siswa, untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dasar-dasar bermain sepak bola pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) Karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertempat di SMK 1 Negeri Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswa kelas X yang berjumlah 39 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (61,54%), siklus II (89,74%) dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengna rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode Demonstrasi sehingga mereka menjati termotivasi untuk belajar.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DI KELAS X TEKNIK ALAT BERAT SMKN 3 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh : Sugihartiningsih
SMKN 3 Tanah Grogot
Email : sugihartiningsih86@yahoo.com

Penelitian yang berjudul upaya meningkatkan kemampuan siswa menulis teks berbentuk procedure melalui model pembelajaran make a match ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengemukakan gagasan, pendapat dan perasaannya dengan sederhana secara tertulis.
Subyek penelitian yang diambil adalah kelas X Teknik Alat Berat SMKN 3 Tanah Grogot. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dengan mengikuti prosedur penelitian yakni perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi. Keempat kegiatan ini berlangsung secara berulang dalam bentuk siklus. Penulis merencanakan pembelajaran Bahasa Inggris dengan memilih materi pembelajaran Writing Procedure Text melalui dua siklus pada semester 1 tahun pelajaran 2013-2014. Alokasi waktu yang digunakan pada siklus pertama terdiri dari 2×44 menit. Pada proses pembelajaran ini, penulis melakukan empat langkah teknik pembelajaran yang meliputi Building Knowledge of The Field (BKOF), Modelling of the Thext (MOT), Joint Contruction of the text (JCOT) dan Individual Contstruction of the Text (ICOT). Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan Model Pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas X Teknik Alat Berat SMKN 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser pada semester 1 tahun pelajaran 2013-2014. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui evaluasi/ test tulis dengan rata-rata nilai siswa pada siklus pertama 62,72 meningkat pada siklus ke 2 menjadi 70,12. Penggunaan Model Pembelajaran make a match dan media pembelajaran video dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan prosentase keaktifan siswa pada siklus pertama sebesar 34,62% meningkat pada siklus kedua menjadi 65,38%

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh : Fathurrahman Sidiq
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : smpn2plh@yahoo.co.id

Sampel dalam penelitian ini adalah guru SMP Negeri 2 Pelaihari yang diambil secara Total Sampling atau menggunakan metode sensus. Sehingga keseluruhan populasi dijadikan sampel penelitian. Mengingat jumlah populasinya sedikit, maka teknik pengambilan sampelnya dengan menggunakan metode sensus, yaitu semua guru SMP Negeri 2 Pelaihari dikurangi kepala sekolah dan peneliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim organisasi secara simultan berpengaruh signifikan tehadap kinerja guru SMP Negeri 2 Pelaihari, untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim organisasi secara parsial terhadap kinerja guru SMP Negeri 2 Pelaihari.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bawa secara simultan Kepemimpinan dan Iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di Sekolah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 13.366 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Adapun konstribusi Kepemimpinan dan Iklim organisasi guru terhadap Kinerja sebesar 49.8%. Sedangkan secara parsial Kepemimpinan dan iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di Sekolah, Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung yang mempunyai signifikansi kurang dari 0,05.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELIPAT MELALUI MODEL PENGEMBANGAN MAMAPAPA SISWA KELOMPOK B SEMESTER I DI TK AL HIDAYAH WONOREJO KECAMATAN KEDUNGJAJANG KABUPATEN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Mintarsih Ampera Fojri
E-mail : mamikampera@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan melipat pada peserta didik melalui model pengembangan mama papa dan mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model mamapapa untuk meningkatkan keterampilan melipat pada peserta didik. Tempat penelitian adalah TK Al Hidayah Wonorejo Kedungjajang Lumajang. Subjek penelitian ini adalah kelompok B TK Alhidayah Wonnorejo dengan jumlah peserta didik 18 anak yang terdiri dari 15 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus, masing–masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu : 1 Penyusunan rencana tindakan, 2 Pelaksanaan tindakan, 3 Pengamatan, dan 4 Refleksi.
Hasil belajar peserta didik bidang pengembangan motorik halus khususnya indokator melipat kertas sederhana di siklus 1 dengan model pengembangan mama papa mengalami peningkatan meskipun belum mencapai target yang di inginkan. Setelah mempelajari beberapa kekurangan di siklus 1, peneliti melaksanakan perbaikan di siklus 2, sehingga ketentuan belajar peserta didik sangat memuaskan yaitu 89 %

ANALISIS KEGIATAN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI PADA ANAK TK PKK KLITIK KECAMATAN GENENG KABUPATEN NGAWI TAHUN AJARAN 2013/2014

Oleh : Eni Dwi Hartini
UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gerih kab.Ngawi
E-mail : enydwihartini@rocketmail.com

Penelitilan ini dilaksanakan di TK PKK Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi . Subjek penelitian ini adalah Anak-anak TK PKK Klitik dengan jumlah 19 anak. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan yaitu bulan Januari 2014 sampai Maret 2014. Penelitian ini menggunakan metode interpreativ yaitu menginterprestasikan data mengenai fenomena / gejala yang diteliti di lapangan.
Berdasarkan analisa data hasil penenelitian ini adalah TK PKK Klitik mempunyai program untuk meningkatkan kemampuan menyanyi anak dan memfokuskan peletakan dasar pengembangan potensi, kemandirian, dan disiplin anak, salah satunya melalui kegiatan mewarnai gambar. Alasannya dengan kegiatan mewarnai gambar selain dapat melatih anak untuk mandiri dalam menyelesaikan tugas juga dapat mengembangkan kemampuan fisik motorik anak, terutama motorik halus. Sehingga kemampuan fisik motorik anak akan lebih cepat berkembang, karena dengan kemampuan motorik yang baik anak akan cepat belajar hal-hal lain dengan tetap menekankan kemandirian dalam setiap kegiatan yang dilakukannya.

USAHA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKN PADA MATERI POKOK DAMPAK GLOBALISASI DI BERBAGAI KEHIDUPAN DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 LUMAJANG

Oleh : Niswatin Ainiyah
SMP Negeri 3 Lumajang
E-mail : eniniswatin@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui peningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri 3 Lumajang pada materi pokok dampak globalisasi di berbagai kehidupan dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 3 Lumajang. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 30 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model cooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari perolehan skor motivasi siswa yang mencapai 3.96 yang berarti motivasi belajar siswa dalam kategori baik. Penerapan model cooperative learning tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IX SMP Negeri 3 lumajang. Hal ini ditunjukan dari perolehan nilai rata-rata siswa yang meningkat di setiap siklusnya pada siklus I sebesar 69.4%, siklus II 76.7%, pada siklus III sebesar 83.9%.

PENGARUH EFEKTIVITAS KELOMPOK DAN FUNGSI PENGAWAS TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMK 1 KARIMUN

Oleh : Endang Susilawati
SMK 1 Karimun
E-mail : endang5@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara parsial berpengaruh terhadap kinerja guru, untuk mengetahui efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun. Populasi dalam penelitian ini adalah Pengawas sekolah, Kepala sekolah dan seluruh guru SMK Negeri 1 Karimun. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari guru SMK Negeri 1 Karimun.
Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun. Besarnya kontribusi Efektivitas kelompok dan fungsi pengawas berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 53.3%. Artinya bahwa sebesar 53.3% kinerja guru dapat dijelaskan oleh Efektivitas kelompok dan fungsi pengawas. Secara parsial efektifitas kelompok dan fungsi pengawas berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun.

PKN MELALUI PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA SISWA XII TKJ-1 SMK NEGERI I DLANGGU SEMESTER GANJILTAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh: Rini Tugaswati
SMK Negeri I Dlanggu
E-mail : rinitugas65@gmail.com

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran pendidikan Kewarganegaraan melaluai pembelajaran Portofolio Siswa XII TKJ-1 SMK Negeri I Dlanggu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat tindakan (penelitian tindakan kelas) yang menggunakan data pengamatan langsung jalannya proses pembelajaran kelas. Dari data tersebut kemudian dianalisis melalui tahapan dalam silus-siklus tindakan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain PTK yang menerapkan siklus. Siklus tersebut terdiri atas 4 kegiatan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan dan refleksi tindakan.
Hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Peningkatan proses belajar berakibat positif pada hasil belajar siswa, hasil siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya. Siklus I terlihat bahwa secara klasikal siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 75.5%, siklus II meningkat menjadi 76.5%, kemudian meningkat lagi pada siklus III menjadi 100%. Rata-rata hasil belajar juga mengalami peningkatan, pada siklus I adalah 71.75, siklus II meningkat menjadi 76.75 dan meningkat lagi pada siklus III menjadi 81.38. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep masyarakat politik. Melalui metode portofolio juga dapat menjadiakan siswa lebih aktif dan termotivasi.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta vol I, No 2 Desember 2015

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII PADA MATA PELAJARAN KIMIA DI SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh : Marjito
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : marjito_spd@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perolehan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model konvensional pada materi sistem koloid. Penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh perolehan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen semu dengan model the equivalent posttes only control group design . Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2013-2014 yang berjumlah 21 . Sampel diambil secara random sampling sebanyak 120 siswa yang dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu 2 kelas eksperimen dan 2 kelas kontrol.
Variabel independen penelitian ini adalah model pembelajaran terdiri dari model pembelajaran (kooperatif tipe STAD dan konvensional) dan motivasi belajar siswa (tinggi dan rendah). Kombinasi kedua variabel independen digunakan untuk menjelaskan variabel dependen yaitu hasil belajar siswa. Analisis regresi menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan motivasi belajar siswa secara bersama sama maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.

UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 1 KUARO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SEMESTER GENAP PADA MATERI POKOK LINGKARAN MELALUI METODE TUTOR SEBAYA

Oleh : Murjoko
SMP Negeri 1 Kuaro
Email : murjokosafa@gmail.com

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dan patisipasi siswa yang masih rendah dalam proses pembelajaran matematika di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kuaro.Pemecahan masalah rendahnya partisipasi siswa di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kuaro adalah dengan penerapan metode Tutor Sebaya. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus terhadap 29 orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi oleh guru dan kolaborator, dan analisis data dilakukan secara deskripsi dengan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1) Keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran tinggi, karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan yakni 100% siswa terlibat aktif, 2) Frekuensi siswa yang bertanya tinggi, karena kriteria yang telah tercapai 86,2%, 3) Siswa yang mampu mengajukan pendapat tinggi, karena mencapai 82,7%, 4) Siswa yang mampu menjawab pertanyaan tinggi yaitu 89,6%, dan 5) Kinerja kelompok siswa tinggi, karena sangat kompak dan dapat menyelesaikan tugas tepat waktu. Dengan demikian implementasi metode tutor sebaya berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kuaro.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS MELALUI PENERAPAN METODE FAST FEEDBACK SISWA KELAS VIII-D SMPN 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Siti Halimah
SMPN 1 Tanah Grogot
E-mail : hjh5halief@gmail.com

Selama ini dalam proses kegiatan belajar mengajar, evaluasi yang diberikan berupa tes atau tugas diakhir program sehingga kesalahan siswa terlambat diketahui. Hal tersebut dapat diatasi dengan menerapkan metode fast feedback. Metode fast feedback yaitu metode yang teknik pengoreksiannya cepat sehingga kesalahan siswa dapat segera diketahui dan dilakukan perbaikan saat itu juga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Grogot menggunakan metode fast feedback model pengelompokkan jawaban.
Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitan Tindakan Kelas (PTK) dengan guru sebagai peneliti, dan subjek yang digunakan adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Tanah Grogot yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase siswa yang menjawab benar meningkat dari pertemuan 1: 73,08% menjadi 92,31%, pertemuan 2: 69,23% menjadi 100%, pertemuan 3: 92,30% menjadi 96,15%, pertemuan 4:38,46% menjadi 76,92%, dan meningkat lagi menjadi 88,46%, pertemuan 5: 92,30% menjadi 96,15%, dan pertemuan 6: persentase keberhasilan 96,15%. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan metode fast feedback model pengelompokkan jawaban sangat membantu guru dan efektif digunakan dalam memperbaiki kesalahan konsep siswa dalam pembelajaran matematika pada materi teorema pythagoras.

PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DENGAN PENERAPAN METODE ROLE PLAY PADA SISWA KELAS VII SMP 6 NEGERI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Yusuf
SMP Negeri 6 Pasir Belengkong
E-mail : yusuf63mahmud@yahoo.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode role play terhadap peningkatan ketrampilan berbicara Bahasa Inggris, untuk mengetahui seberapa besar minat dan semangat belajar siswa dalam melakukan dialogue sederhana secara berpasangan dan bergantian dan melihat peran aktif siswa dalam melakukan kegiatan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Pasir Belengkong Jalan Nusa Indah Desa Seniung Jaya Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Subyek Penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII yang sebanyak 24 siswa.
Melalui pembelajaran Role Play dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya nilai yang diperoleh siswa pada setiap siklus dan peningkatan nilai rata-rata siklus I sebesar 58.66, siklus 2 sebesar 64.83 dan siklus 3 sebesar 72.37

BLOCKING TECHNIQUE SEBAGAI CARA MUDAH UNTUK MEMAHAMI KARAKTERISTIK BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN READING, WRITING, SPEAKING PADA SISWA KELAS X PEMASARAN 2 SMK NEGERI 1TANAH GROGOT 2014 / 2015

Oleh : Siti Nur
SMK Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : sitinursyarif@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan pemahaman siswa kelas X Pemasaran 2 SMK Negeri 1 Tanah Grogot terhadap karakteristik bahasa Inggris sebagai dasar keterampilan membaca, menulis dan berbicara sehingga dapat diterima maknanya (acceptable language). Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grogot, Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X Pemasaran 2 dengan jumlah 37 orang, siswa laki-laki berjumlah 10 orang dan siswa perempuan 27 orang. Penelitian dilakukan pada tahun pembelajaran 2014/ 2015 dimana SMK Negeri 1 termasuk sekolah yang wajib melaksanakan penerapan Kurikulum 2013 untuk siswa kelas X.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui blocking technique sebagai cara mudah untuk memahami karakteristik bahasa bagi pembelajar bahasa Inggris dan dapat meningkatkan keterampilan bahasa Inggris dengan signifikan

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL KELOMPOK B TK DHARMA WANITA DENOK KABUPATEN LUMAJANG

Oleh: Anik Hartatik
TK Dharma Wanita Denok Kabupaten Lumajang
E-mail : bayuharyo321@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penigkatkan kemampuan berhitung anak melalui media audio visual kelompok B TK Dharma Wanita Denok Kabupaten Lumajang. Penelitian dilaksanakan di TK Dharma Wanita Denok Kabupaten Lumajang. Subjek penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswi kelompok B yang berjumlah 25 anak. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari 2 (dua) siklus yaitu siklus I dan siklus II.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui melalui media audio visual dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak. hal ini ditunjukkan dengan meningkatnay nilai rata-rata pada setiap kondisi, pada kondisi awal nilai rata-rata sebesar 24%, pada siklus I nilai rata-rata sebesar 48% dan kemudian meningkat menjadi 84% (baik) pada siklus II.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STRUKTURAL PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO

Oleh : Wulandari
SMK Negeri 1 Probolinggo
E-mail : medyaka@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model struktural terhadap prestasi belajat matematika siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Probolinggo. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancanan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Probolinggo Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas XII yang berjumlah 22 anak pada pokok bahasan induksi matematika.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode struktural dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. hal ini ditunjukkan dengan ketuntasan siswa dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (63.63%), siklus II (72.72%), siklus III (100%). Metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa XII SMK Negeri 1 Probolinggo.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESCRIPTIVE LISAN SEDERHANA MENGGUNAKAN SISTIM ICARE PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PASIR BELENGKONG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : M Sorpani Effendi
SMP Negeri 1 Pasir Belengkong
E-mail : msorpanismp1@gmail.com

Permasalahan utama penulis ketika membelajarkan siswa bahasa Inggris adalah bagaimana cara membelajarkan siswa untuk mengungkapkan bahasa tersebut secara lisan dan berterima. Pada umumnya siswa kurang mampu mengungkapkan bahasa lisan. Dengan sistem ICARE siswa akan menerapkan langsung komunikasi berdasarkan ide atau pengalaman belajar yang dimiliki. Dalam standar kompetensi bahasa Inggris SMP, monolog descriptive sederhana merupakan salah satu materi wajib untuk kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah : 1) meningkatkan keterampilan mengungkapkan monolog descriptive sederhana siswa kelas VII dengan menggunakan sistem ICARE, 2) meningkatkan kemampuan siswa didalam menggunakan bahasa Inggris lisan sederhana yang berterima, 3) meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pasir Belengkong dalam mengungkapkan bahasa Inggris lisan sederhana, 4) meningkatkan keterampilan guru dalam membelajarkan siswa menggunakan sistem ICARE.
Lokasi penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser dengan subjek yang diteliti siswa kelas VII dengan 37 siswa. Pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua siklus, siklus I, dan siklus II. Alat pengumpul data berupa lembar observasi dan angket. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif.
Pembelajaran bahasa Inggris mengungkapkan monolog descriptive lisan sederhana yang menggunakan sistim ICARE, dilakukan melalui lima tahapan pembelajaran yaitu (1) Introduce (Perkenalkan), (2) Connect (Hubungkan), (3) Apply (Terapkan), (4) Reflect (Refleksikan), dan (5) Extend (Perluaskan). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulan secara umum bahwa pembelajaran menggunakan sistem ICARE pada siswa kelas VII dapat meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran bahasa inggris, terlihat dari hasil dalam proses pembelajaran pada siklus dua mengalami peningkatan dibandingkan pada siklus satu.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN MATRIKS PADA SISWA KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 1 KEDAMEAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh : Tri Bagus Hery Prastyo
SMA Negeri 1 Kedamean
E-mail : tribagushp@yahoo.co.id

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri Kedamean Gresik tahun pelajaran 2015/2016. subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 yang berjumlah 18 anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan hasil berlajar matematika pokok bahasan matriks pada siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri Kedamean Gresik tahun pelajaran 2015/2016, untuk mengetahui aktivitas siswa padasaat pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa berupa kemampuan kognitif dalam menyelesaikan masalah. Hal ini dapat ditunjukkan dengan meningkatnya keaktifan siswa selama proses belajar mengajar disetiap siklusnya. Dari hasil siklus I diketahui siswa yang tuntas belajar ada 11 siswa dengan presentase ketuntasan belajar yaitu 61.1% dan rata – rata kelas yaitu 74,11. Pada siklus IIdiketahui siswa yang tuntas belajar ada 18 dengan persentase ketuntasan belajar yaitu 100% dan rata –rata kelas yaitu 80.61.

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DENGAN MEMBACA INTENSIF MENGGUNAKAN STRATEGI DR-TA (DIRECTED READING-THINKING ACTIVIRTY) SISWA KELAS III SDN CANDIPURO 02 KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh: Sutrisno
E-mail : vie_aza87@yahoo.com

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan membaca intensif dengan menggunakan Strategi DR-TA (Directed Reading Thinking Activity) Siswa Kelas III SDN Candipuro 02 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan membaca intensif menggunakan strategi DR-TA (Direct Reading-Thinking Activity) dapat meningkat hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yaitu pada siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 62,5 dan pada siklus ke 2 memperoleh nilai rata-rata 80,8. Dengan membaca intensif menggunakan strategi DR-TA (Direct Reading-Thinking Activity) memper muda siswa untuk menguasai dan memahami materi serta dapat menyelesaikan soal Bahasa Indonesia dengan benar, dan siswa dapat lebih aktif dalam melakukan proses pembelajaran dikarenakan adanya interaksi yang sangat baik antara guru dengan siswa.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MODIFIKASI KARTU REMI MENJADI KARTU KWARTET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KINERJA ILMIAH KONSEP KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 2 BATANGAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Arum Subekti
SMP Negeri 2 Batangan Kabupaten Pati
E-mail : arumsubekti123@gmail.com

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi dan aktivitas siswa pada mata pelajaran IPA, yang berdampak rendahnya kemampuan kinerja ilmiah siswa. Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan kemampuan kinerja ilmiah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Batangan dengan menggunakan media modifikasi kartu remi menjadi kwartet, khususnya pada pembelajaran konsep klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, yakni siklus I dan siklus II; setiap siklus terdiri atas perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Sebelum diadakan tindakan kelas, terlebih dahulu diadakan observasi dan diskusi dengan guru serumpun untuk memperoleh data awal tentang situasi dan kondisi pembelajaran di kelas. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik deskriptik-analitik, yaitu rubrik penilaian kinerja ilmiah siswa. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari wawancara dengan siswa, hasil ulangan, tugas siswa, observasi kinerja ilmiah siswa dan sharring dengan guru serumpun. Pada akhir kegiatan, seluruh data yang terkumpul didiskusikan dengan rekan guru serumpun untuk menjamin validitas datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan modifikasi kartu remi menjadi kartu kwartet sebagai media dalam proses pembelajaran IPA konsep klasifikasi makhluk hidup, dapat meningkatkan persentase ketuntasan nilai kinerja ilmiah siswa dari kondisi awal sebelum penelitian 47,2% menjadi 74,9% setelah penelitian.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta vol I, No 1 September 2015

METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Nurwinanto
E-mail : nurwin5690@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen, untuk mendiskripsikan tentang penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan penguasaan konsep tentang penyesuaian diri makhluk hidup pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tanah Grogot. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas IX yang berjumlah 25 siswa, yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan.
Melalui penerapan pembelajaran metode eksperimen dapat meningkatkan aktifitas siswa hal ini terbukti adanya peningkatan yang konkrit, diantaranya meliputi, keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru dan keaktifan siswa dalam diskusi kelompok. Dan meningkatkan penguasaan konsep tentang penyesuaian diri makhluk hidup hal ini terbukti dengan hasil belajar yang diperoleh pada akhir pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan siswa yang tuntas belajarnya dari 8 siswa atau 32 % pada tindakan 1 meningkat menjadi 21 siswa atau 84 % pada tindakan 2, ini berati terjadi peningkatan sebesar 52 %.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI PENDEKATAN EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI KEMAGNETAN (MEMBUAT MAGNET) PADA SISWA KELAS IX B SEMESTER II SMP NEGERI 1 LONGKALI

Oleh : Entin Martini
E-mail : entinmartinisanusi@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pembelajaran kontekstual melalui pendekatan eksperimen dalam meningkatkan penguasaan materi kemagnetan (membuat magnet), mengetahui pengaruh pendekatan eksperimen terhadap efektivitas pembelajaran kontekstual dalam penguasaan materi kemagnetan (membuat magnet). Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 1 Longkali. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX B yang berjumlah 28 anak. pada pokok bahasan Materi Kemagnetan (Membuat Magnet).
Berdasarkan hasil penelitin melalui pembelajaran kontekstual model pengajaran eksperimen memiliki dampak positif dalam meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (57,14%), siklus II (75%), siklus III (89,29%). Serta memiliki dampak positif terhadap pemahaman materi pelajaran yang diajarkan, dengan metode ini siswa dipaksa untuk memecahkan masalah yang beruhubungan dengan materi palajaran yang diajarkan.

IMPLEMENTASI STRATEGI INKUIRI TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI ZAT ADITIF DAN ADIKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 BATU ENGAU

Oleh : Warasiyanto
E-mail : warasiyanto.fiyan@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, respon siswa dan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran IPA Materi zat aditif dan adiktif dengan menggunakan strategi inkuiri terbimbing pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Batu Engau. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batu Engau . Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A sejumlah 29 siswa. Sumber data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah nilai hasil belajar yang diperoleh dari tes hasil belajar setiap akhir siklus pembelajaran, aktivitas siswa diambil dari lembar pengamatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran serta respon siswa diperoleh dari angket respon siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes dan angket. Setelah itu data diolah menggunakan analisis kriteria keterlaksanaan perangkat pembelajaran, analisis aktivitas siswa, analisis data respon siswa dan analisis tes hasil belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Batu Engau tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya aktivitas siswa 65,51% pada siklus I dan 93,10% pada siklus II. Hasil belajar siswa 68,96% pada siklus I dan 89,65% pada siklus II. Respon siswa 72,41% pada siklus I dan 93,10% pada siklus II.

PEMANFAATAN ZEOLIT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PEMUPUKAN AMONIUM SULFAT PADA BIBIT TANAMAN KAKAO (Theobroma Cacao L) DI MEDIA PASIRAN

Oleh : Agus Trikoriantono
E-mial : agustrikorianto@ymail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pemberian dosis zeolit dengan saat/frekuensi pemberian pupuk amonium sulfat terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao; mengetahui pengaruh penggunaan zeolit terhadap serapan N dan pertumbuhan bibit tanaman kakao dan efisiensi penyerapan unsur N di tanah pasiran serta memperoleh saat/frekuensi pemupukan ammonium sulfat yang tepat pada bibit tanaman kakao.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan Randomized Complete Bloc Design (RCBD) dengan diulang 3 ulangan. Penelitian dilaksanakan di Green House Kebun Percobaan Kaliwining. Berdasarkan hasil pengamatan pada percobaan diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan dosis zeolit dan perlakuan interval pemupukan amonium sulfat terhadap masing-masing parameter pengamatan. Zeolit berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, bobot basah daun, bobot kering akar, batang, daun dan kadar air batang. Perlakuan zeolit 5 % (Z1) adalah paling efisien dalam menggunakan pupuk amonium sulfat dibandingkan dengan perlakuan zeolit lainnya. Perlakuan pemupukan 3 minggu sekali (N3) adalah paling efisien dibandingkan dengan perlakuan N2 dan N1 serta tidak terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan dosis zeolit dan perlakuan interval pemupukan amonium sulfat terhadap masing-masing parameter pengamatan.

KAJIAN JENIS PAKAN ALAMI DAN WAKTU PERPINDAHAN PAKAN ALAMI KE PAKAN BUATAN BERENZIM PADA PEMELIHARAAN LARVA IKAN BAUNG (MYSTUS NEMURUS CV)

Oleh : Siti Aysah
E-mail : aysahst@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pakan alami yang tepat bagi larva ikan baung dan untuk mengetahui waktu perpindahan pakan alami ke pakan buatan dengan penambahan enzim mix dalam pemeliharaan larva ikan baung. Hasil penelitian tahap I menunjukkan bahwa Artemia salina merupakan pakan alami terbaik bagi daya kelangsungan hidup (%) 3,767 + 0,55, Pertambahan bobot 0,1433 grm + 0,035, serta proksimat tubuh larva dengan kadar protein 53,22 % dan kandungan lemak 14,33%. Hasil penelitian tahap II menunjukkan bahwa daya kelangsungan hidup ikan baung tertinggi terdapat pada perlakuan E (pakan alami Artemia salina umur 3 hari sampai 7 hari dilanjutkan pakan buatan berupa pasta sampai umur 30 hari) , tidak berbeda dengan perlakuan A. Perlakuan A (pakan alami Artemia salina diberikan pada umur 3 hari sampai 8 hari kemudian dilanjutkan pakan buatan (tepung rebon + mix enzim) dari umur 9 hari sampai umur 15 hari dilanjutkan pakan buatan sampai umur 30 hari) menunjukkan pertumbuhan mutlak tertinggi yaitu 0,62 gram dan nilai laju pertumbuhan relatif 14,25 gram tidak berbeda dengan perlakuan B, C dan E. Bobot individu, kandungan protein dan aktivitas enzim protease tertinggi pada semua waktu pengukuran larva ikan baung terdapat pada perlakuan A.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE OBSERVASI YANG DIVARIASIKAN DENGAN LKS WORD SQUARE PADA MATERI KLASIFIKASI HEWAN DI KELAS VII SMP NEGERI 8 KUARO

Oleh : M Ridwan
E-mail : ridwansenang@yahoo.com

Pembelajaran biologi merupakan bagian dari sains yang menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Selama ini siswa kesulitan mempelajari materi Klasifikasi Hewan karena banyak menggunakan nama ilmiah dan pembelajaran yang bersifat abstrak dengan metode ceramah.Untuk membantu siswa dalam memahami materi, maka diterapkan pembelajaran dengan metode observasi yang divariasikan denganLKS Word square.
Penelitian ini didesain melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar materi Klasifikasi Hewan melalui penerapan metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square di kelasVII A SMP Negeri 8. Subjek penelitian ini adalah kelas VII A SMP Negeri 8 dengan jumlah siswa 40 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting).Indikator keberhasilan penelitian ini adalah (1) peningkatan persentase siswa yang memperoleh nilai≥65 atau jumlah siswa yang belajar tuntas meningkat menjadi 85%, (2) ketuntasan keaktifan klasikal ≥75%.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data kenaikan prosentase pencapaian ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebanyak 77,5% dan siklus II sebanyak 87,5%, sedangkan keaktifan klasikal pada siklus I sebanyak 61,25% dan siklus II sebanyak 76,25%.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui penerapan metode observasi yang divariasikan dengan LKS Wordsquare pada materi Klasifikasi Hewan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelasVII A. Sedangkan saran penelitian ini adalah hendaknya metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square perlu diterapkan pada materi-materi biologi yang lain karena metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square memudahkan siswa dalam memahami materi yang dipelajari.

DAUR ULANG KALENG SEBAGAI ALAT PERAGA DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR ANAK KELOMPOK B TK JENDERAL SUDIRMAN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Gamariah
E-mail : pharadisev3@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk memantapkan penggunaan daur ulang kaleng sebagai alat peraga pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Subyek penelitian ini pada siswa TK Jenderal Sudirman yang berjumlah 32 anak. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan daur ulang kaleng sebagai alat peraga dapat mendeskripsikan aktifitas belajar anak didik dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi; berbicara lancar secara lisan dengan lafal yang benar; mengelompokkan menurut warna, bentuk, ukuran, jenis; membilang atau mengenal konsep bilangan 1 sampai 20; melatih keseimbangan dan keberanian; dapat mengekspresikan diri dan berkreasi membuat berbagai bunyi dengan alat sehingga membentuk irama dengan baik dan benar melalui prinsip bermain sambil belajar.

PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 BENJENG GRESIK

Oleh : Cahya Nandahwarni
E-mail : cahyanandahwarni@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media animasi dalam pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Benjeng Gresik, yang berlokasi di jalan Raya Benjeng 5 Benjeng Kabupaten Gresik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 32 orang yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan.
Pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penggunaan media animasi dalam model pembelajaran langsung meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Benjeng dari nilai rata-rata 70,32 menjadi 76,34.

UPAYA MENINGKATKAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK MELALUI BERMAIN “AMPLOP BENTUK DAN ANGKA” KELOMPOK A TK NEGERI PEMBINA JEMBER

Oleh : Sri Wahyuni Ningsih
E-mail : tkpembinajember@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana peningkatan perkembangan logika matematika anak melalui permainan amplop bentuk dan angka di kelompok A TK Negeri Pembina Jember. Dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan perkembangan logika matematika anak melalui permainan amplop bentuk dan angka di kelompok ATK Negeri Pembina Jember pada siklus I dan siklus II.
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanankn di kelompok A TK Negeri Pembina Jember dan subjek penelitian merupakan semua siswa kelompok A TK Negeri Pembina Jember, yang berjumlah 60 siswa 33 anak laki-laki dan 27 anak perempuan.
Melalui kegiatan bermain amplop bentuk dan angka dapat meningkatkan kemampuan logika matematika anak kelompok A TK Negeri Pembina Jember. Hal dibuktikan dengan hasil siklus I dan siklus II, pada siklus I peningkatan kemampuan logika matematika anak melalui bermain ampolp bentuk dan angka sudah mencapai tuntasan hal ini ditunjukan 16 orang dengan persentasi 80% sehingga telah mencapai indikator keberhasilan. Sedangkan pada siklus II terdapat peningkatan kemampuan logika matematika anak melalui bermain amplop bentuk dan angka hal ini ditunjukan siswa yang tuntas 18 dengan persentase 90 % dan ini menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus II sudah mencapai indikator kinerja yaitu ketuntasan belajar minimal 80%.

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK TEOREMA PYTHAGORAS DENGAN METODE PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIIIA/1 MTS NEGERI WONGSOREJO BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Sugeng Maryono
E-mail : bwibandeng@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan hasil belajar dan aktivitas Siswa Kelas VIIIA/1 MTS Negeri Wongsorejo Banyuwangi Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi pokok Teorema Pythagoras melalui pemecahan masalah. Penelitian ini bertempat di MTS Negeri Wongsorejo Banyuwangi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 39 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas VIII-A MTS Negeri Wongsorejo Banyuwangi Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi pokok Teorema Pythagoras dapat ditingkatkan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMPN 4 KELAYANG MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh: Saptuju
SMP Negeri 4 Kelayang
E-mail : saptuju18@gmail.com

Tujuan penelitain ini adalah untuk melihat hasil belajar siswa Kelas IX SMPN 4 Kelayang pada semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah, untuk mengetahui aktivitas siswa dalam belajar matematika dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah dan untuk melihat aktivitas guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 4 Kelayang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX.A yang berjumlah 20 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Penggunaan pembelajaran berbasis masalah pada pembelajaran matematika, juga membuat aktivitas guru dalam menyampaikan materi yang berorientasi pada student center meningkat secara signifikan.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora vol I, No 2 November 2015

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS PADA POKOK BAHASAN KONDISI FISIK DAN SOSIAL WILAYAH INDONESIA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PASIR BELENGKONG

Oleh : Suhaimi
SMP Negeri 2 Pasir Belengkong
E-mail : suhaimispd@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa melalui pembelajaran menggunakan Quantum Learning dikelas VIII SMP Negeri 2 Pasir Belengkong. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 13 siswa.
Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja siswa (LKS), lembar observasi, dan tes hasil belajar.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan dengan 2 kali proses pembelajarandan 1 kali tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan statistic deskriktif berupa rata-rata, presentasi, dan grafik.Pelaksanaan pembelajaran adalah peneliti,
Dari hasil analisis data diketahui hasil belajar berupa nilai LKS dan nilai tes pada tiap siklus sebagai berikut: Siklus I (58,92), Siklus II (68,07), Siklus III (70,84). Siklus I mengalami peningkatan yaitu dari 58,92 ke nilai rata-rata 68,07 terjadi peningkatan 9,15 %. Sedangkan Siklus II mengalami peningkatan dari nilai rata-rata hasil 68,07 menjadi 70,84 dengan presentase rata-rata peningkatan 2,77 %. Aktifitas siswa pada Siklus I dan Siklus II dinilai cukup, pada Siklus II dan III dinilai baik.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Quantum Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan kondisi fisik dan sosial wilayah Indonesia kelas VIII SMP Negeri 2 Pasir Belengkong.tahun pembelajaran 2014/2015.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS VII SMP N 2 LONG IKIS

Oleh : Nur Ahmad
SMP N 2 Long Ikis
E-mail : smp2_longikis@yahoo.com

Penelitian ini dilatarbelakangi masih belum efektif dan maksimalnya prestasi siswa pada pelajaran pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Hal itu disebabkan pembelajaran yang masih monoton dan kurang menarik, sehingga siswa kurang berminat dalam mengikuti pelajaran. Oleh karena itu, melalui refleksi awal yang dilakukan dengan teman sejawat, dengan mempertimbangkan permasalahan yang terjadi, metode jigsaw dianggap menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan demikian peramasalahan yang dirumuskan pada penelitian ini adalah “Bagaimana upaya meningkatkan prestasi siswa melalui metode kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran PKn di kelas VII SMP N 2 Long Ikis?”
Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa pada mata pelajaran PKn. Peningkatan itu dilihat dari aktivitas belajar yang dilakukan siswa dan hasil belajar siswa, baik secara klasikal maupun secara individual.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dikemukakan saran-saran kepada berbagai pihak, yakni (1) kepada teman-teman guru SMP agar mencoba menerapkan metode jigsaw untuk meningkatkan prestasi anak pada mata pelajaran PKn. (2) Kepada siswa sebaiknya memiliki buku pokok ataupun buku penunjang, sehingga dalam melaksanakan diskusi tidak kekurangan bahan. (3) Pembagian kelompok siswa sebaiknya dilakukan sebelum masuk materi pelajaran, bahkan kalau memungkinkan kelompoknya permanen

PEMBELAJARAN PENULISAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KUARO

Oleh :Purniawan
SMP Negeri 4 Kuaro
E-mail : pniawan5@gmail.com

Pembelajaran menulis drama kurang diminati siswa dikarenakan pembelajaran tersebut kurang menarik dan menyenangkan. Model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan model pembelajaran yang dapat menumbuhkan para siswa untuk bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencapai tujuan yang sama. Pembelajaran menulis drama dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Kooperatif bertujuan agar siswa dapat membangun pengetahuannya melalui dialog, saling membagi informasi sesama siswa dan guru sehingga siswa dapat meningkatkan kemampuan mental pada tingkat tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumen atau arsip. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII yang berjumlah 25 siswa terdiri 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa model kooperatif dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Siswa bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama; siswa dapat berbagi pengalaman, dari masing-masing kelompok disimpulkan secara bersama-sama. Dengan model pembelajaran kooperatif ini, baik guru dan siswa dipandang sebagai sumber informasi. Diketahui nilai yang dicapai oleh kelompok 1 dengan nilai 88,8, kelompok II dengan nilai 100, kelompok III dengan nilai 88,8, kelompok IV dengan nilai 77,7, kelompok V dengan nilai 66,6

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Lakaha
Kepala SMP Negeri 5 Tanah Grogot
E-mail : lakahaspd@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara siswa dari segi kuantitas siswa yang bertanya dan merespon, kualitas pertanyaan dan respon siswa, kelancaran mengajukan pertanyaan dan respon, keberanian bertanya dan merespon, etika bertanya dan merespon, dan bahasa.
Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Sumber data berasal dari aktivitas pembelajaran berbicara siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tanah Grogot dengan penerapan metode diskusi kelompok. Pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah observasi, wawancara, dokumen atau arsip. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting).
Dari tindakan-tindakan yang dilaksanakan dalam penelitian ini, diperoleh hasil analisis data pada siklus pertama jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 17 siswa atau mencapai 55%, pada siklus kedua diperoleh jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 21 siswa atau mencapai 74,19% dan pada siklus ketiga jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 23 siswa atau mencapai 87,09%. Hasil dari siklus I, II dan III menunjukkan peningkatan dari tiap siklusnya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa metode diskusi kelompok sangat efektif untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot Kabupten Paser Tahun Pelajaran 2013/ 2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 TANAH GROGOTDENGAN STRATEGI WRITERS WORKSHOP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Hamsan
SMP Negeri 3 Tanah Grogot
E-mail : hamsan.btnjone@gmail.com

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan kemampuan menulis siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Tanah Grogot yang masih rendah. Siswa kesulitan menuangkan ide-ide/gagasannya dalam bentuk tulisan yang baik. Penelitin dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan agar permasalahan yang dihadapi siswa dalam mengarang dapat diatasi dengan diterapkannya strategi writers workshop.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara, dan tes perbuatan. Dari dua siklus penelitian yang dilakukan diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam mengarang dengan diterapkannya strategi writers workshop di kelas VII C SMP Negeri 3 Tanah Grogot mengalami peningkatan.
Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan penelitian, maka disarankan beberapa hal kepada berbagai pihak sebagai berikut .Pertama, kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Kedua, kepada guru-guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik. Ketiga, kepada rekan-rekan kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS PUISI DENGAN STRATEGI KARYA WISATA DI KELAS VII A SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Banar Suryoto
SMP Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : banarsuryoto@gmail.com

Hasil identifikasi awal yang dilakukan di kelas VII A SMP Negeri 1 Tanah Grogot diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi masih rendah. Siswa mengalami kesulitan untuk menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi. Dari hasil analisis terungkap bahwa rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi tersebut disebabkan kurang efektifnya pembelajaran yang diciptakan guru. Ketidakefektifan itu disebabkan oleh kurang tepatnya strategi yang diterapkan guru dalam pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan hasil releksi diperlukan tidakan perbiaikan dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan menerapkan strategi karya wisata.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 30 orang.
Hasil peelitian menunjukan bahwa strategi karya wisata dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan prestasi mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan menulis kreatif puisi; guru-guru agar selalu berupaya mencari dan mengembangkan model-model pembelajaran bahasa yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat menciptakan suatu kegiatan pembelajaran yang lebih bermakna pada siswa serta bagi kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PADA MAN KOTA PROBOLINGGO 2

Oleh : Abd Choliq HS
MAN Kota Probolinggo 2
E-mail :abdcholiq@yahoo.com

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah aliyah negeri Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru, untuk mengetahui profesionalisme guru dan untuk mengetahui strategi kepala MAN Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan studi kasus (Case study) yang bersifat observasional case studies, pengumpulan data utama adalah observasi partisipan dan focus penelitian kepemimpinan kepala MAN Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru di Madrasah Aliyah Negeri Kota Probolinggo 2.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan profesionalisme guru tidak terlepas dari gaya kepemimpinan kepala madrasah yang selalu bertindak profesional dan demokratis dalam meningkatkan fungsi dan peran tugasnya antara lain: (1) kepala madrasah sewbagai educator, (2) kepala madrasah sebagai manajer, (3) kepala seekolah sebagai administrator, (4) kepala sekolah sebagai supervisor, (5) kepemimpinan yang inpresif dan indicator keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah manakala mampu mengemban fungsi dan perannya serta mampu meningkatkan kualitas sesuai dengan tuntutan zaman dan masyarakat pendidikan (stake holder). Sedangkan sebagai upaya konkrit yang dilakukan kepal Madrasah Aliyah Negeri Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai berikut: (1) adanya perkembanagan dan perbaikan sarana dan prasarana pembelajaran, (2) upaya peningkatan kemampuan belajar siswa-siswi, (3) upaya meningkatkan pendidikan guru kejenjang yang lebih tinggi, (4) mengikut sertakan guru-guiru dalam berbagai kegiatan ilmiyah, penataran –penataran, workshop, seminar-seminar, pelatihan-pelatihan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), (5) upaya pengembangan sarana dan prasarana, (6) upaya dalam pengembanagn bidang pengelolaan beasiswa, (7) upaya pengembanagan bidang keuangan, (8) upaya pengelolaan bidang hubungan dengan masyarakat

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DALAM NOVEL AINUN HABIBIE (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

Oleh : Nur Hadi
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email : hadi_nur@gmail.com

Tujuan Pokok dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dalam novel Habibie & Ainun berkaitan dengan kepribadian tokoh menurut psikologi sastra. Sedangkan untuk tujuan khususnya adalah : Untuk mengetahui Tema dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra, untuk mengetahui Alur dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra, untuk mengetahui Latar dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra dan untuk mengetahui Penokohan dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra
Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka (library research), yaitu penelitian yang berusaha menghimpun data dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai objek utama analisisnya. Sedangkan sumber datanya dari bahan-bahan kepustakaan berupa buku-buku, karya ilmiah, jurnal dan lain-lain. Dalam penelitian ini sumber utamanya adalah novel Habibie dan Ainun.
Hasil penelitian mengenai nilai pendidikan yang terdapat dalam Novel Ainun dan Habibie adalah sebagai berikut: (1) Religius, (2) Jujur, (3)Toleransi, (4) Disiplin , (5) Kerja keras , (6) Kreatif , (7)Mandiri , (8) Demokratis , (9) Rasa ingin Tahu , (10) Semangat kebangsaan, (11) Cinta tanah air , (12) Menghargai prestasi , (13) Bersahabat/ komunikatif, (14) Cinta damai , (15) Gemar membaca, (16) Peduli lingkungan, (17) Peduli sosial , (18) Tanggung jawab. Tema yang diangkat dalam novel ini adalah tema cinta. Alur yang digunakan adalah alur maju. Setting atau latar berupa tempat. Latar tempat cerita berlangsung di berbagai Negara, Kota, tempat dengan spesifikasi yang jelas. Latar waktu antara tahun 1959 ketika BJ Habibie dan Ainun bersekolah di Dago, Bandung. Sedangkan akhir tulisan ini berakhir di pemakaman Hasri Ainun Habibie di Taman Pemakaman Kalibata, Jakarta pada tanggal 25 Mei 2010. Penokohan Habibie secara fisik, Habibie merupakan sosok intelektual yang religious, egaliter, pantang menyerah, bekerja keras, jenius dan berpikir kreatif. Sedangkan tokoh Ainun adalah seorang wanita yang mendekati sempurna, berkepribadian suka menolong dan dermawan. Mandiri, konsistem, kuat, pejuang, merakyat, berusaha belajar dari proses, sabar, tulus, dan pengertian