Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora vol I, No 2 November 2015

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS PADA POKOK BAHASAN KONDISI FISIK DAN SOSIAL WILAYAH INDONESIA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PASIR BELENGKONG

Oleh : Suhaimi
SMP Negeri 2 Pasir Belengkong
E-mail : suhaimispd@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa melalui pembelajaran menggunakan Quantum Learning dikelas VIII SMP Negeri 2 Pasir Belengkong. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 13 siswa.
Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja siswa (LKS), lembar observasi, dan tes hasil belajar.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan dengan 2 kali proses pembelajarandan 1 kali tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan statistic deskriktif berupa rata-rata, presentasi, dan grafik.Pelaksanaan pembelajaran adalah peneliti,
Dari hasil analisis data diketahui hasil belajar berupa nilai LKS dan nilai tes pada tiap siklus sebagai berikut: Siklus I (58,92), Siklus II (68,07), Siklus III (70,84). Siklus I mengalami peningkatan yaitu dari 58,92 ke nilai rata-rata 68,07 terjadi peningkatan 9,15 %. Sedangkan Siklus II mengalami peningkatan dari nilai rata-rata hasil 68,07 menjadi 70,84 dengan presentase rata-rata peningkatan 2,77 %. Aktifitas siswa pada Siklus I dan Siklus II dinilai cukup, pada Siklus II dan III dinilai baik.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Quantum Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan kondisi fisik dan sosial wilayah Indonesia kelas VIII SMP Negeri 2 Pasir Belengkong.tahun pembelajaran 2014/2015.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS VII SMP N 2 LONG IKIS

Oleh : Nur Ahmad
SMP N 2 Long Ikis
E-mail : smp2_longikis@yahoo.com

Penelitian ini dilatarbelakangi masih belum efektif dan maksimalnya prestasi siswa pada pelajaran pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Hal itu disebabkan pembelajaran yang masih monoton dan kurang menarik, sehingga siswa kurang berminat dalam mengikuti pelajaran. Oleh karena itu, melalui refleksi awal yang dilakukan dengan teman sejawat, dengan mempertimbangkan permasalahan yang terjadi, metode jigsaw dianggap menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan demikian peramasalahan yang dirumuskan pada penelitian ini adalah “Bagaimana upaya meningkatkan prestasi siswa melalui metode kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran PKn di kelas VII SMP N 2 Long Ikis?”
Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa pada mata pelajaran PKn. Peningkatan itu dilihat dari aktivitas belajar yang dilakukan siswa dan hasil belajar siswa, baik secara klasikal maupun secara individual.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dikemukakan saran-saran kepada berbagai pihak, yakni (1) kepada teman-teman guru SMP agar mencoba menerapkan metode jigsaw untuk meningkatkan prestasi anak pada mata pelajaran PKn. (2) Kepada siswa sebaiknya memiliki buku pokok ataupun buku penunjang, sehingga dalam melaksanakan diskusi tidak kekurangan bahan. (3) Pembagian kelompok siswa sebaiknya dilakukan sebelum masuk materi pelajaran, bahkan kalau memungkinkan kelompoknya permanen

PEMBELAJARAN PENULISAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KUARO

Oleh :Purniawan
SMP Negeri 4 Kuaro
E-mail : pniawan5@gmail.com

Pembelajaran menulis drama kurang diminati siswa dikarenakan pembelajaran tersebut kurang menarik dan menyenangkan. Model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan model pembelajaran yang dapat menumbuhkan para siswa untuk bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencapai tujuan yang sama. Pembelajaran menulis drama dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Kooperatif bertujuan agar siswa dapat membangun pengetahuannya melalui dialog, saling membagi informasi sesama siswa dan guru sehingga siswa dapat meningkatkan kemampuan mental pada tingkat tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumen atau arsip. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII yang berjumlah 25 siswa terdiri 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa model kooperatif dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Siswa bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama; siswa dapat berbagi pengalaman, dari masing-masing kelompok disimpulkan secara bersama-sama. Dengan model pembelajaran kooperatif ini, baik guru dan siswa dipandang sebagai sumber informasi. Diketahui nilai yang dicapai oleh kelompok 1 dengan nilai 88,8, kelompok II dengan nilai 100, kelompok III dengan nilai 88,8, kelompok IV dengan nilai 77,7, kelompok V dengan nilai 66,6

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Lakaha
Kepala SMP Negeri 5 Tanah Grogot
E-mail : lakahaspd@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara siswa dari segi kuantitas siswa yang bertanya dan merespon, kualitas pertanyaan dan respon siswa, kelancaran mengajukan pertanyaan dan respon, keberanian bertanya dan merespon, etika bertanya dan merespon, dan bahasa.
Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Sumber data berasal dari aktivitas pembelajaran berbicara siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tanah Grogot dengan penerapan metode diskusi kelompok. Pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah observasi, wawancara, dokumen atau arsip. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting).
Dari tindakan-tindakan yang dilaksanakan dalam penelitian ini, diperoleh hasil analisis data pada siklus pertama jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 17 siswa atau mencapai 55%, pada siklus kedua diperoleh jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 21 siswa atau mencapai 74,19% dan pada siklus ketiga jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 23 siswa atau mencapai 87,09%. Hasil dari siklus I, II dan III menunjukkan peningkatan dari tiap siklusnya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa metode diskusi kelompok sangat efektif untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot Kabupten Paser Tahun Pelajaran 2013/ 2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 TANAH GROGOTDENGAN STRATEGI WRITERS WORKSHOP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Hamsan
SMP Negeri 3 Tanah Grogot
E-mail : hamsan.btnjone@gmail.com

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan kemampuan menulis siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Tanah Grogot yang masih rendah. Siswa kesulitan menuangkan ide-ide/gagasannya dalam bentuk tulisan yang baik. Penelitin dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan agar permasalahan yang dihadapi siswa dalam mengarang dapat diatasi dengan diterapkannya strategi writers workshop.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara, dan tes perbuatan. Dari dua siklus penelitian yang dilakukan diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam mengarang dengan diterapkannya strategi writers workshop di kelas VII C SMP Negeri 3 Tanah Grogot mengalami peningkatan.
Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan penelitian, maka disarankan beberapa hal kepada berbagai pihak sebagai berikut .Pertama, kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Kedua, kepada guru-guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik. Ketiga, kepada rekan-rekan kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS PUISI DENGAN STRATEGI KARYA WISATA DI KELAS VII A SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Banar Suryoto
SMP Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : banarsuryoto@gmail.com

Hasil identifikasi awal yang dilakukan di kelas VII A SMP Negeri 1 Tanah Grogot diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi masih rendah. Siswa mengalami kesulitan untuk menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi. Dari hasil analisis terungkap bahwa rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi tersebut disebabkan kurang efektifnya pembelajaran yang diciptakan guru. Ketidakefektifan itu disebabkan oleh kurang tepatnya strategi yang diterapkan guru dalam pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan hasil releksi diperlukan tidakan perbiaikan dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan menerapkan strategi karya wisata.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 30 orang.
Hasil peelitian menunjukan bahwa strategi karya wisata dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan prestasi mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan menulis kreatif puisi; guru-guru agar selalu berupaya mencari dan mengembangkan model-model pembelajaran bahasa yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat menciptakan suatu kegiatan pembelajaran yang lebih bermakna pada siswa serta bagi kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PADA MAN KOTA PROBOLINGGO 2

Oleh : Abd Choliq HS
MAN Kota Probolinggo 2
E-mail :abdcholiq@yahoo.com

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah aliyah negeri Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru, untuk mengetahui profesionalisme guru dan untuk mengetahui strategi kepala MAN Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan studi kasus (Case study) yang bersifat observasional case studies, pengumpulan data utama adalah observasi partisipan dan focus penelitian kepemimpinan kepala MAN Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru di Madrasah Aliyah Negeri Kota Probolinggo 2.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan profesionalisme guru tidak terlepas dari gaya kepemimpinan kepala madrasah yang selalu bertindak profesional dan demokratis dalam meningkatkan fungsi dan peran tugasnya antara lain: (1) kepala madrasah sewbagai educator, (2) kepala madrasah sebagai manajer, (3) kepala seekolah sebagai administrator, (4) kepala sekolah sebagai supervisor, (5) kepemimpinan yang inpresif dan indicator keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah manakala mampu mengemban fungsi dan perannya serta mampu meningkatkan kualitas sesuai dengan tuntutan zaman dan masyarakat pendidikan (stake holder). Sedangkan sebagai upaya konkrit yang dilakukan kepal Madrasah Aliyah Negeri Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai berikut: (1) adanya perkembanagan dan perbaikan sarana dan prasarana pembelajaran, (2) upaya peningkatan kemampuan belajar siswa-siswi, (3) upaya meningkatkan pendidikan guru kejenjang yang lebih tinggi, (4) mengikut sertakan guru-guiru dalam berbagai kegiatan ilmiyah, penataran –penataran, workshop, seminar-seminar, pelatihan-pelatihan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), (5) upaya pengembangan sarana dan prasarana, (6) upaya dalam pengembanagn bidang pengelolaan beasiswa, (7) upaya pengembanagan bidang keuangan, (8) upaya pengelolaan bidang hubungan dengan masyarakat

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DALAM NOVEL AINUN HABIBIE (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

Oleh : Nur Hadi
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email : hadi_nur@gmail.com

Tujuan Pokok dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dalam novel Habibie & Ainun berkaitan dengan kepribadian tokoh menurut psikologi sastra. Sedangkan untuk tujuan khususnya adalah : Untuk mengetahui Tema dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra, untuk mengetahui Alur dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra, untuk mengetahui Latar dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra dan untuk mengetahui Penokohan dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra
Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka (library research), yaitu penelitian yang berusaha menghimpun data dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai objek utama analisisnya. Sedangkan sumber datanya dari bahan-bahan kepustakaan berupa buku-buku, karya ilmiah, jurnal dan lain-lain. Dalam penelitian ini sumber utamanya adalah novel Habibie dan Ainun.
Hasil penelitian mengenai nilai pendidikan yang terdapat dalam Novel Ainun dan Habibie adalah sebagai berikut: (1) Religius, (2) Jujur, (3)Toleransi, (4) Disiplin , (5) Kerja keras , (6) Kreatif , (7)Mandiri , (8) Demokratis , (9) Rasa ingin Tahu , (10) Semangat kebangsaan, (11) Cinta tanah air , (12) Menghargai prestasi , (13) Bersahabat/ komunikatif, (14) Cinta damai , (15) Gemar membaca, (16) Peduli lingkungan, (17) Peduli sosial , (18) Tanggung jawab. Tema yang diangkat dalam novel ini adalah tema cinta. Alur yang digunakan adalah alur maju. Setting atau latar berupa tempat. Latar tempat cerita berlangsung di berbagai Negara, Kota, tempat dengan spesifikasi yang jelas. Latar waktu antara tahun 1959 ketika BJ Habibie dan Ainun bersekolah di Dago, Bandung. Sedangkan akhir tulisan ini berakhir di pemakaman Hasri Ainun Habibie di Taman Pemakaman Kalibata, Jakarta pada tanggal 25 Mei 2010. Penokohan Habibie secara fisik, Habibie merupakan sosok intelektual yang religious, egaliter, pantang menyerah, bekerja keras, jenius dan berpikir kreatif. Sedangkan tokoh Ainun adalah seorang wanita yang mendekati sempurna, berkepribadian suka menolong dan dermawan. Mandiri, konsistem, kuat, pejuang, merakyat, berusaha belajar dari proses, sabar, tulus, dan pengertian

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *