Jurnal Mitra Guru Volume I, Nomor 4, Agustus 2015

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3

TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh : Sukarmin
SMKN 3 Tanah Grogot
Email : amiensukarmin@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi, kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja secara simultan dan parsial terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser dan untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser.
Penelitian ini merupakan penelitian explanatian research yang menjelaskan pengaruh antar variabel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dan sampel pada penelitian adalah seluruh guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser sebanyak 54 orang terdiri dari laki-laki 26 orang dan perempuan 28 orang.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi, kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja baik secara simultan maupan parsial mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS MELALUI

UPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh : Fathurrahman Sidiq
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : smpn2plh@yahoo.co.id

Pengelolaan kelas yang merupakan salah satu faktor penentu terjadinya aktivitas belajar dipandang masih belum optimal diterapkan pada pembelajaraan oleh sebagian guru SMP Negeri 2 Pelaihari. Oleh karena ini diperlukan kegiatan pembinaan dan bimbingan melalui supervisi akademik.
Penelitian yang dilaksaanakan ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanaakaan dalam tiga siklus yang terdiri dari langkah-langkah perencaanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitiaan dilakukan di SMP Negeri 2 Pelaihari. Data yang dikumpulkan tentang aktivitas kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi dan data aktivitas guru dalam pengelolaan kelas dianalisis dengan skala ordinal sedangkan data tentang tanggapan guru dianalisis dengan persentasi.
Berdasarkan data yang dikumpulkan diperoleh gambaran adanya peningkatan aktivitas kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi dengan rata-rata 2,58 (Baik) pada siklus I, 3,17 (Baik) pada siklus II dan 3,60 (sangat baik) pada siklus III, akhirnya kemampuan yang ditunjukkan guru dalam pengelolaan kelas menjadi semakin meningkat dari rata-rata pengelolaan pada siklus I 2,75 (baik), menjadi 3,02 (baik) pada siklus II dan 3,39 (baik) pada siklus III. Disamping itu guru menunjukkan perasaan senang pada penerapan supervisi, menyatakan memahami komponen yang menjadi indikator pengelolaan kelas dan menyatakan mampu untuk menerapkan komponen itu pada pelaksanaan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penerapan supervisi dapat meningkatkan kemampuan Guru dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri 2 Pelaihari diterima.

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MENGGUNAKAN MEDIA KELERENG PADA ANAK KELOMPOK A TK KASIH BUNDA KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Ariyanti
TK Kasih Bunda Mojoroto Kediri
E-mail : ariyantisujarno@yahoo.com

Taman Kanak-kanak adalah merupakan pendidikan formal bagi anak usia 4-6 tahun. Dalam pendidikan di Taman Kanak-kanak ada bebrapa bidang pengembangan salah satu bidang pengembangan di TK adalah pengembangan kognitif yang didalamnya adalah pengembangan berhitung. Tujuan umum dari pengembangan kemampuan berhitung pada anak didik adalah, untuk mengetahui dasar-dasar pembelajaran berhitung sehingga pada saatnya nanti anak akan lebih siap mengikuti pembelajaran berhitung pada jenjang selanjutnya yang lebih komplek. Sedangkan tujuan khusus dari pengembangan kemampuan berhitung adalah: 1) Dapat berpikir logis dan sistematis sejak dini. 2) Dapat menyesuaikan dan melibatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat yang dalam kesehariannya memerlukan ketrmpilan berhitung. 3) Memiliki ketelitian, konsentrasi, abstraksi dan daya apresiasi yang tinggi. 4) Memiliki pemahaman konsep ruang dan waktu serta dapat memperkirakan kemungkinan urutan suatu peristiwa yang terjadi disekitarnya. 5) Memiliki kreatifitas dan imajinasi dalam menciptakan sesuatu secara spontan.
Permainan berhitung merupakan bagian dari matematika, diperlukan untuk menumbuh kembangkan ketrampilan berhitung yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama konsep bilangan yang merupakan dasar bagi pengembangan kemampuan matematika maupun kesiapan untuk mengikuti pendidikan dasar.
Hasil dari perbaikan pembelajaran pengembangan kemampuan berhitung pada anak didik menggunakan media biji salak, akan mencapai tingkat ketuntasan yang optimal, bila suasana belajar menyenangka,efektif dan menarik minat anak.Dari situasi tersebut akan mengembangkan dan meningkatka kemampuan berhitung pada anak didik .Dan kemampuan berhitung akan semakin berkembang sesuai dengan tahap perkembangannya.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III MELALUI PENERAPAN TEORI BRUNNER PADA POKOK BAHASAN MENGHITUNG LUAS DAN KELILING PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG DI SDN CANDIPURO 02 KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015

Oleh : Sutrisno
SD Negeri Candipuro 02
E-mail : sutrisnotrisno1505@gmail.com

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas III SD Negeri Candipuro 02 dengan jumlah 12 siswa, laki-laki 8 siswa, perempuan 4 siswa. Dilaksanakan pada semester genap tahun Pelajaran 2014/ 2015 Pelajaran Matematika materi pokok tentang Menghitung Luas dan Keliling Persegi dan Persegi Panjang. Hasil berlajar siswa dalam pembelajaran sangat rendah dan tidak antusias dalam menerima pelajaran, khususnya dalam materi Menghitung Luas dan Keliling Persegi dan Persegi Panjang. Akibatnya anak-anak prestasi belajar tidak maksimal bahkan rendah. Tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN Candipuro 02 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang melalui penerapan teori Brunner.
Metode yang digunakan adalah metode pengumpulan data meliputi observasi, tes akhir pembelajaran dan ulangan harian. Manfaat yang diperoleh Bagi siswa, mendorong siswa untuk menyenangi belajar matematika, meningkatkan motivasi belajar matematika, dan meningkatkan mutu proses dan nilai hasil belajar matematika siswa. Bagi guru, menambah pemahaman dan memperkaya pengalaman penggunaan pendekatan pembelajaran yang efektif, dan meningkatkan mutu proses pembelajaran matematika. Bagi lembaga, dapat memberikan informasi sebagai upaya peningkatan mutu proses pendidikan.

UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI DI SMP DAN MTS KECAMATAN TAMBANG ULANG KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh : Hervina Russanti
E-mail : ravinaafifah@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fungsi Kepemimpinan dan Motivasi Kerja secara simultan terhadap kinerja guru SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, dan untuk mengetahui pengaruh Fungsi Kepemimpinan dan Motivasi Kerja secara parsial terhadap kinerja guru SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, serta untuk mengetahui variabel yang dominan terhadap kinerja guru SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian ini menggunakan metode Total Sampling atau menggunakan metode sensus dalam memperoleh hasil penelitian di SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut yang berjumlah 30 guru dan dikurangi kepala sekolah dan peneliti.
Adapun hasil yang diperoleh dalma penelitian ini yaitu secara simultan fungsi kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di Sekolah hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung sebesar 14.336. sedangkan secara parsial fungsi kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di sekolah hal ini ditunjukkan dengan nilai t hitung sebesar 2.324 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.028. dan motivasi kerja mempunyai pengaruh dominan terhadap Kinerja guru hal ini ditunjukkan nilai motivasi sebesar 3.160 lebih tinggi daripada fungsi kepemimpinan denga n nilai 2.324.

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK A TK DHARMA WANITA BANDAR KIDUL KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

Oleh : Wuryani
TK Dharma Wanita Bandar Kidul
E-mail : wuryanigurah@gmail.com

penetlitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan motorik halus anak melalui kegaiatan menganyam. Adapun metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode Pemberian Tugas. Subyek penelitian ini adalah anak didik kelompok A TK. Dharma Wanita Bandar Kidul Tahun pelajaran 2014 / 2015 yang berjumlah 22 anak
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa melalui kegiatan menganyam kemampuan motori halus anak akan semakin berkembang dengan baik selain itu juga akan meningkatkan kreativitas anak dalam menganyam. Koordinasi antara tangan genggam dapat terlatih dengan baik, sehingga akan memudahkan anak dalam mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran lainnya.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN KALENG INDAH PADA KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA JEMBER

Oleh : Sri Wahyuni Ningsih
TK Negeri Pembina Jember
E-mail : tkpembinajember@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan konsep bilangan melalui permainan kaleng indah pada kelompok B TK Negeri Jember. Dan untuk mengetahui Seberapa tinggi peningkatan kemampuan konsep bilangan melalui permainan kaleng indah pada kelompok B TK Negeri Jember pada siklus I dan siklus II.
Adapun tempat penelitian tindakan kelas ini dilakukan di TK Negeri Pembina Jember dan Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri Pembina Jember dengan jumlah anak 60 yang terdiri dari 33 anak laki-laki dan 27 anak perempuan.
Hasil dari penelitian menunjukan pad siklus I 56,25% anak yang mendapatkan nilai baik dan terjadi peningkatan pada siklus II 81.25% anak mendaptkan nilai baik. Dari haisl siklus I dan siklus II menunjukan melalui Permainan kaleng indah dapat meningkatkan kemampuan

UPAYA MENINGKATKAN MORAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK B TK ROSELLA BARU LUMAJANG

Oleh : Supriyati
TK Rosella Baru Lumajang
E-mail : ananda.gusti2@gmail.com

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan moral anak melalui metode bermain peran.Sedangkan Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di TK Rosella Baru Lumajang dan subyek dalam penelitian ini merupkan kelompok B TK Rosella Baru Lumajang, yaitu seluruh anak kelompok B yang berjumlah 25 siswa.
Hasil dari peneliltian ini menunjukan pada siklus I rata-rata anak yang mendapat nilai baik sebanyak 44%.Dan pada siklus II menunjukkan bahwa anak yang mendapat nilai baik mencapai angka keberhasilan sebesar 80%, sehingga dapat dikatakan melalui metode barmain peran dapat meningkatkan moral anak.

PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PUISI DENGAN PENERAPAN STRUKTUR FISIK PADA SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH SOE KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Muhammad G. Arifoeddin
E-mail : muhammadarifuddin692@yahoo.co.id

Peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis puisi tampak pada persentase peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sebagai berikut : (a) meningkatnya keaktifan siswa selama mengikuti kegiatan apersepsi; (b) meningkatkan keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran; dan (c) meningkatkan keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan, baik lisan maupun tertulis.
Peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis puisi juga berimbas pada kenaikan kualitas hasilnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kualitas puisi ciptaan siswa dengan memperhatikan aspek rima dan iramanya atau bentuk isinya dari setiap siklus yang dijalani.
Pada siklus I, siswa masih tampak kebingungan dengan metode yang diterapkan guru. Guru juga tampak canggung dalam menyampaikan materi. Hasilnya, puisi-puisi siswa belum sesuai dengan yang diinginkan. Banyak sekali siswa yang masih terjebak pada penggunaan diksi secara lugas. Selain itu, siswa juga kurang memperhatikan aspek pembacanya. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang cukup signifikan karena siswa sudah mulai memahami maksud dan tujuan dari kegiatan yang dilakukan. Apalagi pada siklus II ini, guru mulai memperkenalkan konsep analogi dan merafora pada proses penulisan puisi.

PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI MELALUI SUMBER DAYA MANUSIA DI SMP NEGERI 1 AMANATUN SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Oleh : Benyamin Mokoil
SMP Negeri 1 Amanatun
E-mail : nicsonkolloh@rocketmail.com

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah Sumber daya manusia secara Parsial berpengaruh signifikan terhadap strtaegi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Untuk mengetahui apakah Sumber daya manusia secara simultan berpengaruh signifikan terhadap strtaegi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Dan untuk mengetahui manakah faktor-faktor sumber daya manusia yang paling dominan berpengaruh terhadap strtaegi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.
Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SMP Negeri 1 Amanatun Selatan Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling. Sampel penelitian sebanyak 23 orang. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa Secara parsial kinerja guru berpengaruh signifikan positif terhadap pengembangan KBK sedangkan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh tidak signifikan positif terhadap pengembangan KBK.
Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa Kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru secara simultan berpengaruh terhadap pengembangan KPK pada SMP NegeriI 1 Amanatun Selatan di Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan .6.130 sebesar 61.3%, oleh karena itu mutu sekolah sebesar 38.7% dipengaruhi oleh variabel lain. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja guru memiliki pengaruh dominan terhadap pengembangan KBK.

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI OPTIMALISASI SUPERVISI KELAS BAGI GURU SMP NEGERI 1 MUARA KOMAM

Oleh : Kholik Setiyawan
SMPN 1 Muara Komam
E-mail : kholik.setiyawan12@gmail.com

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cara mengajar guru yang masih menggunakan metode ceramah dan mencatat. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi peneliti dalam melaksanakan kegiatan supervisi akademik (kelas) di SMP Negeri 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif mengambil latar belakang pelaksanaan Supervisi Akademik di SMPN 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi ( pengamatan ), dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan metode pendekatan induktif yang menganalisa masalah dari hal-hal yang bersifat khusus, kemudian diambil kesimpulan yang bersifat umum.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa : (1) Pelaksanaan supervisi akademik di SMPN 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur dilakukan oleh Kepala SMPN 1 Muara Komam. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada saat itu. (2) Faktor pendukung pelaksanaan supervisi akademik di SMPN 1 Muara Komam yaitu adanya motivasi yang tinggi dari dalam diri Kepala Sekolah/peneliti untuk meningkatkan mutu pendidikan agar setara dengan sekolah negeri lainya serta motivasi dan peran aktif guru untuk meningkatkan kinerja mengajar. Faktor penghambat yaitu beban kerja dan terbatasnya waktu untuk melakukan kegiatan supervisi akademik secara berkala dan bertahap oleh kepala Sekolah/peneliti , adanya guru yang kurang memahami metode pembelajaran, guru kembali ke gaya mengajar yang lama. (3) Upaya yang dilakukan peneliti/kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 1 Muara Komam yaitu dengan mengirim/melatih guru dalam pelatihan pembelajaran berbasis teknologi, mengirimkan perwakilan guru untuk mengikuti seminar, menasehati guru untuk menggunakan metode yang kreatif dan tidak membosankan dalam mengajar, melakukan kegiatan supervisi akademik secara sungguh-sungguh, memotivasi guru serta memperbaiki kekuranganya dalam mengajar dan selalu memantau perkembangan guru dalam menjalankan kinerjanya.

PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI BATU PIJAKAN DARI LANGKAH AWAL MENUJU KESUKSESAN DI UNIT PRODUKSI SMKN 2 TANAH GROGOT

Oleh : Idris Sukarya
SMKN 2 Tanah Grogot
E-mail : idrissukarya@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis apa yang menjadi tantangan bagi Organisasi Unit Produksi SMKN 2 Tanah Grogot, merumuskan rekomendasi dalam meughadapi tantangan perusahaan dengan perencanaan tenaga kerja. Analisis tantangan bagi sebuah perusahaan sangat diperlukan terlebih perusahaan dengan tingkat kompetitif tinggi, hal ini tidak bisa berdiri sendiri namun harus dibarengi dengan perencanaan tenaga kerja yang matang sebagai bentuk tuntutan perubahan pada suatu organisasi. Dalam menghadapi tantangan organisasi perencanaan tenaga kerja dapat membantu untuk inengidentifikasi pekerjaan dan persyaratan suksesi manajemen juga dapat digunakan sebagai senjata dalam menghadapi tantangan organisasi tidak hanya bagi Organisasi Unit Produksi SMKN 2 Tanah Grogot saja namun semua jenis perusahaan diduna. Terlibat dalam proses ini memungkinkan Organisasi Unit Produksi SMKN 2 Tanah Grogot dalam memenuhi tujuan untuk mempromosikan kepentingan perusahaan dalam basis bisnis yang sukses

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *