Jurnal Manajemen Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 1, Februari 2016

COVER DEPAN JMTP VOL II NO 1 JANUARI 2016

PENGGUNAAN METODE POSTER COMMENT
DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
SEBAGAI UPAYAPENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS
SISWA KELAS VIIISMP NEGERI 2 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Maskanah
SMP Negeri 2Tanah Grogot
Email : maskanahkana@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengetahui kemampuan menulis siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode Poster Comment ? (b) Untuk mengetahui aktifitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan metode Poster Comment ? (c) Untuk mengetahui respon siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode Poster Comment ?
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan semester ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 pada bulan September. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas VIII B SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (59.00%), siklus II (72,22%), siklus III (86.35%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode poster comment dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas VIII, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN THINK PAIRS SHARE
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh :
Romaida Lingga
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
Email : romaida.lingga@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Think Pairs Shareterhadap hasil belajar Bahasa Inggris . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Think Pairs Share
Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 2 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Penelitian ini dilaksanakan Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015 yang dilaksanakan pada bulan Maret 2015. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas VII tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action search) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (71%,), siklus II (80%), siklus III (94%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode Think Pairs Share dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SMP Negeri 2 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM
KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK MELALUI PENERAPAN
PENDAMPINGAN PADA GUGUS SEKOLAH
KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Aluh Rusihan Ulfah
UPT Pendidikan Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut
E-mail : aluhrusihan@gmail.com

ABSTRAK
Pendampingan dari pengawas dirasa sangatlah tepat untuk mengatasi kesulitan atau permasalahan yang dihadapi para kepala sekolah dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik melaui penerapan pendampingan; mengetahui persepsi kepala sekolah terhadap pelaksanaan penerapan pendampingan yang dilakukan pengawas pada kepala sekolah dalam peningkatan kegiatan supervisi akademik serta menambah wawasan pengawas sekolah terhadap penerapan pendampingan dalam penelitian tindakan sekolah.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang menggunakan bentuk kolaborasi dengan melibatkan seorang kolaborator. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dimulai pada awal bulan Oktober hingga akhir bulan November 2015. Subyek dari penelitian ini 7 orang kepala sekolah dari Gugus Kenanga dan 8 orang kepala sekolah Gugus Aster yang ada di Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut Tahun Pelajaran 2015-2016.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Peningkatan kompetensi dari tiap aspek pengamatan yang dilakukan kepala sekolah mulai dari siklus pertama hingga siklus ketiga memperlihatkan bahwa penerapan pendampingan yang diberikan peneliti telah mampu meningkatan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik. Persepsi kepala sekolah terhadap penerapan pendampingan untuk membantu dan mengatasi kesulitan serta kebingunan dalam kegiatan supervisi akademik pada Gugus Kenanga dan Gugus Aster di Kecamatan Bajuin, dirasa sangatlah tepat.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MELANJUTKAN ISI CERITA
MENGGUNAKAN METODE PREDIKSI SISWA KELAS VIII E
SMP NEGERI 5 NGAWI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Hari Sulistyowati
SMP Negeri 5 Ngawi
Email: harisulityowati66@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan diketahui bahwa kemampuan belajar Bahasa Indonesia masih sangat rendah. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan melanjutkan isi cerita dengan metode prediksi pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Ngawi tahun pelajaran 2014/2015.
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Ngawi. Subjek untuk penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Ngawi tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah sebanyak 34 siswa. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret 2015 – 30 Maret 2015.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dilihat dari tingkat ketuntasan tampak bahwa dengan penggunaan metode prediksi mampu meningkatkan kemampuan melanjutkan isi cerita pada siswa. Peningkatan tersebut diindikasikan (a) ketuntasan mengalami kenaikan yakni jika refleksi awal sangat baik sebanyak 10 siswa = 28%. dan siswa berkualifikasi baik sebanyak 16 siswa = 44%. Dengan demikian, tingkat keberhasilan pembelajaran mencapai 62%. Maka pada siklus II siswa yang berkualifikasi sangat baik sebanyak 13 anak = 36%, baik sebanyak 18 anak = 51%. Tingkat keberhasilan pembelajaan mencapai 87%. Dengan demikian metode prediksi efektif di dalam meningkatkan kemampuan melanjutkan isi cerita pada siswa.

PENERAPAN PEMBELAJARAN TERSTRUKTUR
DENGAN PEMBERIAN TUGAS GUNA MENINGKATKAN
PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VII
SMP NEGERI 1 LONG KALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Rokhani
SMPN 1 Long Kali
E-mail : rokhani.teacher@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap hasil belajar bahasa Inggis serta mengungkap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas berdampak pada motivasi belajar bahasa Inggris siswa. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroomaction research) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMP Negeri I Long Kali tahun pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran terstruktrur dengan pemberian tugas berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa serta model pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri I Long Kali.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY)
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI I LONG KALI
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Anjar Maisarroh
SMK Negeri 1 Long Kali
E-mail : anjarmaisarroh@gmail.com

ABSTRAK
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Inggris dengan diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery) serta bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran penemuan (discovery) terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Long Kali Kabupaten Paser Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September Semester Gasal 2014/2015. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX B SMP Negeri 1 Long Kali pada pokok bahasan dalam memahami makna teks tulis fungsional dan esei pendek sederhana berbentuk teks report.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri I Long Kali. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67,57%), siklus II (78,38%), siklus III (89,19%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode penemuan (discovery) dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar bahasa Inggris siswa kelas IX SMP Negeri I Long Kali, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bahasa Inggirs.

IMPLEMENTASI PERMENDIKNAS NOMOR 24 TAHUN 2007
TENTANG STANDAR SARANA DAN PRASARANA
(Study di SMP Negeri 1 Kelayang)

Oleh :
Benillah
SMP Negeri 1 Kelayang
E-mail : benillah27@yahoo.co.id

ABSTRAK
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dimensi yang akan dikaji adalah kesesuaian dengan standar sarana dan prasarana yang meliputi : satuan pendidikan, lahan, bangunan gedung, kelengkapan sarana prasarana. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kelayang pada Bulan Februari-April 2015. Informan dalam penelitian ini adalah : wakil kepala sekolah, kepala komite sekolah, waka sarana-prasarana, guru, siswa/wali murid. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kualitatif deskriptif dengan model interaktif (Interactive Model of Analysis). Hasil penelitiannya bahwa terdapat empat komponen pokok yang harus dipenuhi yaitu satuan pendidikan, lahan, bangunan gedung, kelengkapan prasarana dan sarana. SMP Negeri 1 Kelayang mengimplementasikan Permendiknas No. 24 tahun 2007 dengan cara memenuhi empat komponen pokok standar sarana dan prasarana sekolah tersebut. Untuk satuan pendidikan dan lahan seluruh SMP Negeri 1 Kelayang telah memenuhi syarat. Namun untuk bangunan gedung dan kelengkapan sarana prasarana ada sebagian SMP yang belum bisa memenuhi sepenuhnya. Untuk gedung yang belum terpenuhi erat kaitannya dengan kekuatan gedung dan pemeliharaan gedung. Untuk kelengkapan sarana dan prasarana tidak terpenuhinya karena sebagian peralatan telah rusak dan belum diganti. Keterlambatan perbaruan peralatan dikarenakan faktor alokasi dana. Hal-hal yang mempengaruhi implementasi Permendiknas No. 24 tahun 2007 antara lain: komitmen kepala sekolah dan jajaran pimpinan sekolah terutama dalam hal upaya pemenuhan sarana dan prasarana sekolah, komitmen guru terutama dalam hal memotivasi siswa untuk pemanfaatan dan pemeliharaan sarana prasarana sekolah, komitmen siswa terutama dalam hal pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, komitmen komite sekolah dalam hal dukungan dan kerjasama, dana sangat mempengaruhi pengadaan, pemeliharaan dan pembaharuan ulang sarana dan prasarana sekolah.

LANGKAH AKTIF MEMECAHKAN MASALAH OTONOMI DAERAH
MELALUI METODE PEMECAHAN MASALAH
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX D
SEMESTER GANJIL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN DI SMP NEGERI 1 KUARO KABUPATEN
PASER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Delima Silalahi
SMP Negeri 1 Kuaro
E-mail : delima.silalahi60@gmail.com

ABSTRAK
Prestasi belajar siswa belakangan ini semakin merosot dikarenakan kurang mengertinya siswa akan pokok bahasan yang dipelajari. Hal ini banyak dikarenakan metode pembelajaran yang kurang sesuai sehingga membuat siswa kurang mengerti dan membuat sebagian besar siswa mendapat nilai ujian yang sebatas tuntas hingga tidak tuntas saat ulangan.Karena itu peneliti merasa perlu untuk mengubah hal tersebut, hingga penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa melalui penerapan Metode Pemecahan Masalah pada pokok pembahasan Otonomi Daerah.
Penelitian ini dilaksankan pada siswa kelas IX-D semester ganjil SMP Negeri 1 Kuaro Kabupaten Paser yang dilaksanakan selama 2 bulan yakni dari akhir bulan Juli hingga akhir bulan September 2014 dengan jumlah siswa sebanyak 28 murid. Penelitian ini diawali dengan pretest yang untuk mengetahui seberapa besar presentase sebelum penelitian dan sesudah.
Pada metode pemecahan masalah, peneliti memberikan pertanyaan – pertanyaan yang berhubungan dengan topik pembahasan yakni Otonomi Daerah, sehingga memudahkan siswa mengetahui langkah aktif dalam memecahkan masalah. Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata ulangan harian siswa kelas IX-D dari sebelum penerapan metode Pemecahan Masalah sebesar 58,92 dan setelah penerapan metode pembelajaran pada siklus pertama nilai rata-rata ulangan harian siswa menjadi 71,07 di siklus kedua 81 dan pada akhir siklus ketiga naik menjadi 89,28. Hal ini menandakan keberhasilan dalam meningkatan minat maka secara langsung prestasi belajar pada siswa kelas IX-D di SMP Negeri 1 Kuaro Kabupaten Paser tahun pelajaran 2014/2015 meningkat dan penelitian ini dapat dikatakan berhasili.

IMPLIKASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI TERHADAP
PROFESIONALISME GURU DI KECAMATAN RENGAT
(Studi pada Guru yang Lulus Sertifikasi Tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan
Rengat Kabupaten Indragiri Hulu)

Oleh :
Tiwi Royani
SMP Negeri 3 Rengat
E-mail : smpnegeri3rengat@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan Sertifikasi Guru di Kecamatan Rengat dan untuk mendiskripsikan Peran Sertifikasi Guru dalam Menunjang Profesionalisme Guru di Kecamatan Rengat (Studi pada guru yang lulus sertifikasi tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Agustus-Desember 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah Kepala Dinas Pendidikan Kecamatan Rengat, pengawas, wali murid dan guru di Kecamatan Rengat (Studi pada guru yang lulus sertifikasi tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu). Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang terdiri dari tiga alur kegiatan terjadi secara bersamaan setelah masa pengumpulan data yaitu: reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan verifikasi
Hasil penelitiannya adalah Pelaksanaan sertifikasi guru di Kecamatan Rengat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sertifikasi guru mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya untuk menunjang profesionalisme guru. Artinya guru tidak boleh seenaknya dalam memberi materi pelajaran kepada siswanya. Seorang guru harus profesional dalam melaksnakan tugasnya. Profesionalisme guru sangat penting artinya dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Semakin profesional seorang guru maka akan semakin meningkat. Selain profesionalisme yang dituntut, maka sekarang sudah mulai harus meningkatkan kompetensinya. Kompetensi guru meliputi : kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional.

SISTEM AUTOMASI PERPUSTAKAAN FAKULTAS
TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN

Oleh :
Muhammad Udin
Universitas Merdeka Pasuruan
E-mail : masterkacong28@gmil.com

ABSTRAK
Penelitian ini yang berjudul Sistem Automasi Perpustakaan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan bertujuan untuk memberikan solusi terhadap pengelolaan kegiatan administratif perpustakaan dengan mendesain sebuah aplikasi Sistem Automasi Perpustakaan.
Dalam perancangan sistem informasi perpustakaan ini digunakan beberapa alat perancangan sistem yaitu : Flowchart, IOFC, Context Diagram, Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem ini berdasarkan dari konsep kuantitatif karena merupakan penelitian yang bersifat non ilmiah tetapi bersifat alamiah. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan yang dilakukan pada Bulan Januari – Maret 2015.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa aplikasi perpustakaan dapat membantu kegiatan pendaftaran dan transaksi peminjaman dan pengembalian di perpustakaan sehingga proses pendaftaran dan transaksi menjadi lebih cepat serta dapat meminimalisasi kemungkinan kehilangan data yang disebabkan oleh kehilangan atau kerusakan dokumen karena data transaksi disimpan dalam bentuk file, proses perhitungan denda yang sering dilakukan pada saat transaksi pengembalian akan lebih cepat dan akurat, karena perhitungan denda pada system informasi perpustakaan yang dibangun dilakukan secara otomatis, aplikasi perpustakaan yang dibangun didukung oleh fasilitas catalog atau media untuk pencarian buku sehingga informasi mengenai buku yang dibutuhkan oleh anggota mudah didapat, cepat dan akurat.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL DENGAN PENDEKATAN
MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS
TEKS BERBENTUK PROCEDURE PADA SISWA KELAS IX SMP
MUHAMMADIYAH TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh :
Lilik Mufarokah
SMP Muhammadiyah Tanah Grogot
E-mail : mufarokahlilik@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di Kelas IX SMP Muhammadiyah Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun teks procedure; mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif,efisien, dan menyenangkan serta siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengungkapkan pendapat, gagasan dan perasaannya dengan sederhana secara tertulis.
Untuk mencapai tujuan itu penulis menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan menggunakan teknik observasi atau pengamatan dan pemberian test performance siswa dalam bentuk tes tertulis. Aspek-aspek yang dianalisis dalam pengamatan atau observasi oleh observer adalah motivasi, aktifitas belajar dan kompetensi siswa. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus,masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan dengan tahapan perencanaan,pelaksanaan,observasi dan refleksi, selama 6 bulan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2013. Penulis juga mengambil data aktifitas siswa pada tiap siklus. Data tes awal (pre test) dilakukan untuk memetakan kemampuan awal siswa sedangkan data hasil belajar siswa diperoleh dari tes tertulis di akhir siklus.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran Make a Match berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan menulis (writing skill) pada pembelajaran materi teks procedure di kelas IX SMP Muhammadiyah Tahun Pelajaran 2013/2014. Model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan aktifitas dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran materi teks procedure siswa SMP Muhammadiyah kelas IX Tahun Pelajaran 2013/2014 serta model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam keterampilan menulis(writing skill) pada materi Teks Procedure.

PENGARUH ORIENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH
DAN KINERJA GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN
PADA SD NEGERI TANJUNG 2 KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Majeri
SD Negeri Tanjung 2
E-mail : majerijeri@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Orientasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2 dan variabel Kinerja Guru mempunyai pengaruh dominan terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah para guru. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh jumlah populasi, selanjutnya menjadi responden penelitian. Sampel penelitian sebanyak 12 guru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2015.Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara simultan Orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja guru berpengaruh signifikan terhadap Mutu pendidikan. Konstribusi pengaruh Orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja guru terhadap mutu sekolah sebesar 47.0%, sedangkan sebesar 53.0% mutu sekolah dipengaruhi oleh variabel selain orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru pada SD Negeri Tanjung 2.
Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa secara parsial orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru berpengaruh signifikan positif terhadap Mutu pendidikan SD Negeri Tanjung 2. Hasil analisis dengan menggunakan Uji t maupun koefisien korelasi parsial diketahui bahwa kinerja guru mempunyai pengaruh dominan terhadap Mutu pendidikan SD Negeri Tanjung 2.

Baca Juga

2 thoughts on “Jurnal Manajemen Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 1, Februari 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *