Monthly Archives: May 2016

Publikasi PTK/PTS

Salam Pendidikan,
Mari bagi Bapak / Ibu Guru (Tenaga Pendidik) yang sudah memiliki PTK / PTS agar segera di publikasikan melalui Jurnal ISSN dan Buku ISBN, karna itu merupakan syarat untuk memperoleh angka kredit bagi Guru.
Kami Lembaga Diklat dan Penelitian Kresna Bina Insan Prima (Kresna BIP) penyedia jasa publikasi melalui Jurnal dan Buku tersebut mengundang Bapak / Ibu yang ingin mempublikasikan PTK / PTS nya di Bulan Juni – Agustus 2016.
Silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut di :
HP: 085330834377, 081230255577; 085748655577
e-mail : ldp_kbip@yahoo.co.id
facebook: KresnaBIP
PinBB: 59D0055C
web: www.beritapendidikan.net
Untuk melihat Buku dan Jurnal yang sudah kami terbitkan silahkan kunjungi di web kami

Besok, 721.311 Orang Berebut Bangku PTN

JawaPos.com – Puncak rangkaian seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) 2016 dilaksanakan besok (31/5). Ratusan ribu calon mahasiswa akan berjibaku menjalani ujian tulis yang berl31260_49577_ujian 30angsung Selasa (31/5).
Hingga masa pendaftaran SBM PTN ditutup pada 22 Mei lalu, jumlah pelamar yang mencetak kartu peserta ujian mencapai 721.311 orang. Mereka nantinya akan memperebutkan kuota mahasiswa baru melalui saringan SBM PTN sekitar 99 ribu sampai 100 ribu kursi.
Tahun lalu panitia mengalokasikan kuota kelulusan mahasiswa baru dari SBM PTN mencapai 99 ribu orang. Tetapi ketika pengumuman kelulusan dikeluarkan, jumlah peserta yang lulus ujian mencapai 121.653 orang.
Penambahan kuota itu muncul dari luncuran kursi yang tidak terisi dari saringan SNM PTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri) SNM PTN.
Ketua Umum SNM PTN dan SBM PTN 2016 Rochmat Wahab menjelaskan, tahun ini juga bakal ada potensi luncuran kursi dari SNM PTN ke SBM PTN. Namun dia tidak bisa memprediksinya.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengatakan, kursi luncuran barus bisa dihitung setelah proses daftar ulang SNM PTN. Rochmat mengingatkan proses daftar ulang SNM PTN 2016 dilaksanakan 31 Mei atau bersamaan dengan jadwa ujian tulis SBM PTN 2016.
Tujuannya adalah untuk mencegah ada pendaftar ganda yang lolos SNM PTN dan SBM PTN. Dia menghimbau bagi yang sudah lulus SNM PTN, tidak perlu lagi mengikuti SBM PTN.
Sebab kursi di SBM PTN bisa diisi oleh calon mahasiswa lainnya. Rochmat juga mengingatkan jelang ujian SBM PTN 2016 besok, seluruh peserta harus mempersiapkan diri.
Diantaranya adalah memastikan lokasi ujian. Menurutnya banyak peserta SBM PTN yang berasal dari luar kota. Peserta ujian SBM PTN yang berasal dari luar kota, diharapkan memastikan lokasi ujian H-1 atau hari ini.
Pemantauan lokasi ujian ini juga penting untuk mengukur jarak, jenis angkutan, atau akses transportasi lain dari tempat menginap sementara. Rochmat tidak ingin ada peserta yang terlambat mengikuti SBM PTN.
Sebab anak yang terlambat masuk ruang ujian, akan mengalami kendala psikologis alias tidak bisa tenang.

sumber : Jawapos.com

Pembelajaran Remidial Menggunakan Peta Konsep dan Teka-Teki Silang

COVER ARUM SUBEKTI_FRONT

Judul Buku : Pembelajaran Remidial Mengunakan Peta Konsep dan Teka-Teki Silang

Penulis : Arum Subekti
ISBN : 978-602-6276-00-1
Cetakan : Februari 2016
Tebal Buku : 121 Halaman
Penerbit : Kresna Bina Insan Prima
Editor : Khamim Tohari, S.Sos
Desain Sampul : Muhammad Ainul Firdaus, ST
Desain Isi : Muhammad Sueb Junaidi, S.Kom

Selama ini belajar fisika sering ditakuti siswa karena dianggap sulit. Kesulitan ini timbul karena banyaknya konsep yang yang sulit untuk diserap oleh siswa. Kesulitan dalam pelajaran fisika dapat dilihat dari banyaknya siswa yang tidak tuntas dalam pembelajaran. Siswa yang tidak tuntas tersebut akan diberikan pembelajaran remidial. Remidial bertujuan untuk meningkatkan nilai siswa yang kurang (tidak tuntas) menjadi nilai yang diatas standar yang ditetapkan.
Satu prinsip yang harus diketahui oleh para guru adalah bahwa tidak ada satu metode yang paling baik dan efektif dalam segala situasi. Oleh karena itu guru harus terampil serta jeli dalam memilih metode yang terbaik dan paling efektif sesuai kepentingannya. Dalam buku ini pembelajaran remedial dilakukan dengan menggunakan peta konsep dan teka-teki silang. Dengan metode tersebut diharapkan siswa dapat meningkatkan penguasaan materi secara optimal

Kadispendik Surabaya Imbau Siswa Pilih Sekolah Negeri Dekat Dengan Tempat Tinggal

brt164238676Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M. Ikhsan menghimbau kepada para orang tua dan siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk memilih sekolah negeri yang dekat dengan tempat tinggal mereka.

Pasalnya, menurutnya persebaran kualitas pendidikan relatif sama. Di sisi lain, keuntungan memilih sekolah yang tak jauh dengan rumah adalah waktu istirahat cukup. “Jika sekolahnya jauh, kan waktunya habis di jalan,” terangnya.

Ikhsan menegaskan, apabila siswa yang bersangkutan lelah, potensi akademik dikhawatirkan tak berkembang. Selain hemat waktu, apabila para siswa memilih sekolah di sekitar tempat tinggal mereka, akan mengurangi kepadatan lalu lintas. “Kalau lalu lintas tak padat, kemacetan di Surabaya akan terurai,” paparnya.

Namun, ikhsan mengakui, sebagian orang tua menginginkan anaknya bisa masuk sekolah kawasan atau yang dulu bernama Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Ia mengakui sekolah kawasan menjadi contoh bagi sekolah negeri dan swasta di sekitarnya. “Sekolah kawasan sudah ada di masing-masing wilayah, seperti Surabaya Barat, timur, Selatan dan Pusat,” katanya.

Hingga saat ini, Jumlah Sekolah kawasan untuk tingkat SMP sebanyak 11 sekolah, sedangkan, SMA sebanyak 13 sekolah. Ikhsan mengaku, pihaknya tiap tahun terus menambah jumlah sekolah kawasan di Surabaya. “Harapannya seluruh sekolah di Surabaya berstandar sekolah kawasan,” tuturnya.

Dalam sekolah kawasan, tidak hanya potensi akademik yang dikembangkan, namun juga potensi lainnya, seperti seni, olahraga dan ketrampilan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini mengungkapkan, Penerimaan Peserta Didik Baru di Surabaya melalui beberapa jalur. Mulai jalur offline, diantaranya inklusi, mitra warga dan prestasi hingga jalur kawasan dan jalur umum. “Jalur kawasan dan umum sistemnya on line,” terangnya.

Untuk melakukan pendaftaran, orang tua atau siswa bsia membuka website :www.ppdbsurabaya.net. Dalam website PPDB tersebut, pendaftar tinggal memasukkan No. ujian kemudian, menilih pilihan, yak maksimal 2 pilihan. “Pilihan bisa dua-duanya di wilayah sekolah asal, atau satu di luar,” katanya

Ikhsan mengungkapkan, PPDB untuk SD dimulai 23 – 28 juni, SMP dan SMA/SMK 29 Juni – 1 Juli. Sedangkan untuk sekolah kawasan SMP dan SMA dimulai 25 – 27 Juni. “Untuk Tes Potensi Akademik (TPA) sekolah kawasan 29 Juni,” pungkasnya.

Tunjangan Profesi Guru Cair Sebelum Ramadan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para guru berstatus pegawuang-rupiahai negeri sipil (PNS) yang seharusnya cair akhir April 2016 hingga kini belum cair. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro memastikan sebelum Ramadan atau akhir Mei akan cair, Jumat (27/5/2016).

Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Khuzaini, mengatakan, pihak Disdik selama ini bukannya tidak mencairkan dengan segera tunjangan profesi guru tersebut, namun memang masih ada beberapa kendala yang diselesaikan.

Dia beralasan, petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi guru tersebut memang belum turun. ”Kami baru menerima petunjuk teknis tersebut pada12 Mei 2016. Itu pun kami mengunduh sendiri di website kemendikbud. Setelah itu kita berikan edaran kepada sekolah – sekolah di Bojonegoro untuk membuat pengajuan, setelah itu akan kita proses,” ujarnya.

Karena selama ini belum ada kejelasan mengenai pencairan tunjangan profesi dari guru PNS bersertifikasi pada triwulan kedua ini membuat para guru bertanya – tanya. Bahkan sempat beredar kabar jika tidak segera dicairkan maka tunjangan profesi guru tersebut bisa hangus.

Kuzaini membantah rumor tersebut. Selama ini pihaknya telah mengupayakan agar proses pencairan segera terrealisasi, namun untuk tunjangan profesi guru memang tidak semudah seperti proses gaji dan tidak ada istilah hangus. Jika melihat daerah lain semisal di Tuban yang sudah mencairkan tunjangan profesi guru, pihaknya tidak lantas bisa melakukan hal yang sama karena setiap daerah memiliki kebijakan masing – masing.

”Kami tidak bisa langsung melakukan pencairan tanpa petunjuk teknis karena setiap tahunnya bisa berbeda. Tahun ini sesuai Permendikbud Nomor 17 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi guru. Selanjutnya untuk sekolah – sekolah sudah kita beri batas waktu hingga 20 Mei 2016. Namun ada beberapa yang masih kita tunggu akhirnya kita perpanjang sampai 24 Mei ini,” terangnya.

Sementara itu menurut Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dumito, pihaknya akan segera melakukan pengajuan jika semua data dari sekolah – sekolah telah lengakap dan akan diproses kembali di BKKD. ” Sampai saat ini memang belum ada yang masuk masih pada bagian ketenagakerjaan,” ujarnya.