Jurnal Manajemen dan Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 2, April 2016

COVER DEPAN JMTP VOL II NO 2 APRIL 2016

UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU
DALAM MENYUSUN RPP MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN RPP
PADA KEGIATAN KKG DI GUGUS 1 KECAMATAN MUARA SAMU

Oleh :
Ahmad Gazali
Pengawas Pembina Wilayah Kecamatan Muara Samu
E-mail : go.ghozaliachmad@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya kompetensi pedagogic guru, khususnya dalam menyusun dan mengembangkan perencanaan pembelajaran di wilayah kecamatan Muara Samu. Oleh karena itu, melalui refleksi awal yang dilakukan peneliti dan teman-teman pengawas dan kepala sekolh, ditetapkanlah kegiatan workshop pada kegiatan KKG gugus I di wilyah kecamatan Muara Samu..
Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan gambaran bahwa ada peningkatan kemampuan guru menyusun dan mengembangkan RPP. peningkatan kemampuan itu dilihat berdasarkan hasil supervisi yang dilakukan setiap akhir siklus yang dilakukan.
Dengan demikian dapat disarankan kepada pengawas atau peneliti yang lain agar model kegiatan workshop yang dilakukan dalam kegiatan KKG tetap dilaksanakan secara berkesinambungan, Juga kepada rekan-rekan pengawas agar mencoba bentuk-bentuk kreativitas yang lain dalam rangka pembinaan dan pengembangan guru sebagai bagian dari tupoksi pengawas.

UPAYA MENGATASI KEBIASAAN MEROKOK PADA SISWA
SMP NEGERI 7 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT
DENGAN TEKNIK ELEKTIF

Oleh :
Yayuk Tri Wahyuningsih
SMP Negeri 7 Pelaihari
E-mail : wahyuningsih_yt123@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui teknik konseling Elektif dengan pendekatan Attending dalam mengatasi permasalahan kebiasaan merokok di SMP Negeri 7 Pelaihari. Didalam penelitian berhasil tidaknya suatu kegiatan yang dilakukan banyak di tentukan oleh tepatya tepatnya metode yang digunakan. Dengan demikian metode mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam menentukan kualitas hasil yang telah di lakukan.Tempat Penelitian SMP Negeri 7 pelaihari, Obyek Penelitian Siswa SMP Negeri 7 Pelaihari, yang berjumlah 333 dengan rincian laki-laki – laki dan perempuan.
Berdasarkan hasil pengamatan perilaku siswa kasus 2 pada siklus 2, tujuan dilakukannya konseling Eklektif dengan pendakatan Attending telah berhasil menuntaskan masalah siswa kasus. Adapun indikator keberhasilan yang belum terlihat pada siklus 1 kemampuan penerimaan diri dan menyadari kesalahannya nampaknya sudah bisa diterima, dan siswa bisa bangkit menyakinkan diri untuk tidak mengulangi kesalahannya. Yang masih disayangkan memang belum bisa menghilangkan kebiasaan merokoknya, tapi sudah komitmen untuk tidak merokok disekolahan lagi. Dengan menunjukan kalau temannya masih ada yang merokok di sekolah dia tidak segansegan melaporkan pada konselor.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL
BACAAN-BACAAN SHALAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE
DRILL DI AWAL PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA
SISWA KELAS 7A SMP NEGERI 6 TANAH GROGOT

Oleh :
Mohammad Noor
SMP Negeri 6 Tanah Grogot
E-mail : kenonk.edan@yahoo.com

ABTRAK
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif.Jenis penelitian deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, kejadian yang terjadi pada saat sekarang dengan menyimpulkan permasalahan dari deduktif ke induktif dan sebaliknya.Penelitian dilakukan di SMP Negeri 6 Tanah Grogot. Subyek penelitian penelitian dilakukan pada siswa kelas 7A SMP Negeri 6 Tanah Grogot Semester ganjil Tahun 2015-2016 sejumlah28 siswa. Tujuan darai penelitin ini adalah untuk megetahui apakah metode drill yang dilakukan secara bersama-sama di setiap awal pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas 7A SMP Negeri 6 Tanah Grogot dalam menghafal bacaan-bacaan dalam shalat wajib.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan menghafal bacaan-bacaan shalat wajib pada siswa SMP Negeri 6 Tanah Grogot kelas 7A akan menunjukkan hasil yang lebih baik apabila penerapan metode drill di setiap awal pelajaran Pendidikan Agama Islam lebih banyak melibatkan siswa dan guru hanya sebagai fasilitator yaitu dengan peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 10,12 (dari nilai rata-rata kelas sebesar 74,40 pada siklus I menjadi 84,52 pada siklus II). Sedangkan peningkatan persentase keberhasilan mencapai 39,3 % (dari siklus I mencapai 60,7 % menjadi 100 % pada siklus II).

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM
PENGELOLAAN KELAS MELALUI SUPERVISI AKADEMIK
DI SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh :
Fathurrahman Sidiq
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : fathurrahman_sidiq@yahoo.co.id

ABSTRAK
Pengelolaan kelas yang merupakan salah satu faktor penentu terjadinya aktivitas belajar dipandang masih belum optimal diterapkan pada pembelajaraan oleh sebagian guru SMP Negeri 2 Pelaihari. Oleh karena ini diperlukan kegiatan pembinaan dan bimbingan melalui supervisi aakademik. Penelitian yang dilaksaanakan ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanaakaan dalam tiga siklus yang terdiri dari langkah-langkah perencaanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitiaan dilakukan di SMP Negeri 2 Pelaihari. Data yang dikumpulkan tentang aktivitas kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi dan data aktivitas guru dalam pengelolaan kelas dianalisis dengan skala ordinal sedangkan data tentang tanggapan guru dianalisis dengan persentasi.
Berdasarkan data yang dikumpulkan diperoleh gambaran adanya peningkatan aktivitas kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi dengan rata-rata 2,58 (Baik) pada siklus I, 3,17 (Baik) pada siklus II dan 3,60 (sangat baik) pada siklus III, akhirnya kemampuan yang ditunjukkan guru dalam pengelolaan kelas menjadi semakin meningkat dari rata-rata pengelolaan pada siklus I 2,75 (baik), menjadi 3,02 (baik) pada siklus II dan 3,39 (baik) pada siklus III. Disamping itu guru menunjukkan perasaan senang pada penerapan supervisi, menyatakan memahami komponen yang menjadi indikator pengelolaan kelas dan menyatakan mampu untuk menerapkan komponen itu pada pelaksanaan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penerapan supervisi dapat meningkatkan kemampuan Guru dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri 2 Pelaihari diterima.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS
MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW
POKOK BAHASAN NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
SISWA KELAS IX C SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh :
Sri Suryani
SMP Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : aniksuryani@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaraan IPS. Hasil belajar terakhir siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IX C SMP Negeri 1 Tanah Grogot, menunjukkan bahwa 40% siswa belum mencapai Standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kriteria Ketuntasan Minimal IPS adalah 70. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa perlu dilakukan perbaikan proses pembelajaran, melalui penggunaan variasi metode pembelajaran, salah satunya dengan metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini apakah metode Cooperative Learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang meliputi hasil tes, kemampuan siswa dalam mengerjakan tugas, dan kerjasama kelompok pada pokok bahasan negara maju dan negara berkembang. Aspek yang diteliti adalah hasil belajar siswa dan metode Cooperative Learning tipe Jigsaw.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan 1 hasil belajar siswa 82.5% sudah mencapai KKM dan pada tindakan II keaktifan siswa dalam kerjasama kelompok mengalami peningkatan, proses pembelajaran berjalan optimal, hasil belajar siswa 98% sudah mencapai KKM. Dengan demikian metode Cooperative Learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan negara maju dan negara berkembang. Siswa yang memenuhi KKM mengalami peningkatan dari pra tindakan 50%, tindakan I 82.5% dan tindakan II 98%.

PENGARUH KEMAMPUAN DAN MOTIVASI KOMITE SEKOLAH
TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PADA SMP NEGERI 3 SOE

Oleh :
Melkianus Lena
SMP Negeri 3 Soe
E-mail : lena.melki45@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel kemampuan dan motivasi komite sekolah berpengaruh secara simultan terhadap peningkatan mutu pendidikan pada SMP Negeri 3 Soe, Untuk mengetahui apakah apakah variabel kemampuan dan motivasi komite sekolah berpengaruh secara parsial terhadap peningkatan mutu pendidikan pada SMP Negeri 3 Soe, Untuk mengetahui apakah manakah diantara variabel kemampuan dan motivasi komite sekolah berpengaruh dominan terhadap peningkatan mutu pendidikan pada SMP Negeri 3 Soe. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory yaitu penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret tahun 2015. Adapun tempat dilaksanakannya penelitian ini di SMP Negeri 3 Soe Timor Tengah Selatan.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa Kemampuan dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan pada sekolah menengah pertama negeri 3 Soe. Pengaruh Kemampuan dan motivasi pada mutu pendidikan sebesar 0.807 oleh karena itu mutu pendidikan sebesar 19.3% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara parsial kemampuan dan motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap mutu pendidikan pada sekolah menengah pertama negeri 3 Soe. Motivasi memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan mutu pendidikan pada pada sekolah menengah pertama negeri 3 Soe.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL
PENGAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN
MUTU DAN PENGUASAAN MATERI PELAJARAN BAHASA
INGGRISPADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2014-2015

Oleh :
Yusvita Fibrianty
SMP Negeri 6 Tanah Grogot
E-mail : fyusvita@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prestasi, pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah, untuk mengetahui pengaruhnya metode pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah dalam meningkatkan prestasi dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkan pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah pada siswa kelas 7 SMP Negeri 6 Tanah Grogot tahun pelajaran 2014-2015. Penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 6 Tanah Grogot. Subjek penelitian ini adalah siswa siswi kelas VIISMP Negeri 6 Tanah Grogot
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah memiliki dampak positif dalam meningkatkan daya ingat siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru selama ini (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 64,00%, 76,00%, dan 88,00%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP DALAM
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI KELANGSUNGAN
HIDUP MAKHLUK HIDUP SISWA KELAS IX-A
SMP NEGERI 2 BATI-BATI

Oleh :
Bustanul Arifin
SMP Negeri 2 Bati-Bati
E-mail : barifin65@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Co-op Co-op dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Bati-Bati Semester I Tahun Pelajaran 2015-2016
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa IX-A SMP Negeri 2 Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut tahun pelajaran 2015-2016 Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 73,08 dengan ketuntasan klasikal 73,08% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa secara individu mencapai 79,62 dengan ketuntasan klasikal 88,46%. Hal ini berarti pada siklus II ini kriteria ketuntasan yang ditetapkan telah tercapai.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Co-op Co-op sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Bati-Bati. pada mata pelajaran IPA materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup.

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR
MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN METODE PEMBERIAN
BALIKAN PADA SISWA KELAS VI SDN SUMBEREJO 01
KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG

Oleh :
Wido Herini
SDN Sumberejo 01 Candipuro Lumajang
E-mail : wido_harini@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap hasil belajar Matematika. (b) Untuk mengungkap pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap motivasi belajar Matematika. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu:rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Sumberejo Kecamatan Candipuro. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (69,44%), siklus II (80,56%), siklus III ((88,89%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan pemberian balikan dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SDN Sumberejo 01 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
MATA PELAJARAN IPS MATERI KETENAGAKERJAAN
DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM
PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh :
ST. Ramlah
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : siti_ramlah_grogot@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS, untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan performansi guru IPS pada kelas VIII B SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu dengan menerapkan Model Pembelajaran PAIKEM untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok masalah ketenagakerjaan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B dengan jumlah siswa 31siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 22 perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penerapan model PAIKEM dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Terbukti dari nilai rata-rata aktivitas belajar siswa siklus I mencapai 50%, pada siklus II meningkat menjadi 92,8%. Peningkatan belajar pada siklus I mencapai 72,1 dengan persentase tuntas belajar klasikal 45,2%. Pada siklusII hasil belajar dan persentase tuntas klasikal meningkat. Nilai rata-rata hasil belajar siklus II meningkat menjadi 77,7, persentase tuntas belajar klasikalpun meningkat menjadi 87,1%%.

PRESTASI KERJA GURU DITINJAU DARI DISIPLIN DAN MOTIVASI
KERJA GURU SD NEGERI TEBING SIRING 4
KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Waris Sulistyo
SD Negeri Tebing Siring 4
E-mail : warsulistyo478@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan prestasi kerja guru ditinjau dari disiplin dan motivasi kerja SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengungkapkan secara deskriptif penerapan prestasi kerja yang ditinjau dari disiplin dan motivasi kerja. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Adapun waktu pelaksanaann penelitian ini pada bulan September 2015 semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Subyek penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut yang seluruhnya berjumlah 4 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi kerja ditinjau dari disiplin dan motivasi guru SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari aspek disipling guru yang dinilai dalam hal ini adalah selalu hadir sesuai degnan jadwal kerja yang telah ditentukan dalam melaksanakn tugas sehari-hari, guru memiliki didikasi yang tinggi dalam melaksanakan pembelajaran, guru memiliki rasa tanggung jawab dalam melaksanakan kewajibanya. Sedangkan aspek motivasi yang dinilai dalam hal ini adalah guru selalu memiliki kemauan yang tinggi dalam menjalankan tugas, selalu memiliki semangat kerja yang tinggi dalam menjalankan tugas, guru selalu menjaga hubungan dengan kepala sekolah, dan guru selalu menjaga hugungan antar guru.

MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ROLL DEPAN DENGAN
ALAT BANTU BOLA LONCENG PADA SISWA KELAS V
SD NEGERI WONOSUKO 1 TAMANAN BONDOWOSO

Oleh :
Marsuki
SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso
E-mail : mrmarsuki@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan pembelajaran roll depan dengan alat bantu bola lonceng pada siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan adalah class action research (penelitian tindakan kelas ).
Hasil penelitian yang diperoleh pada siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso yang berjumlah 19 siswa adalah, (1) Pada pembelajaran pra siklus aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran senam lantai roll depan adalah siswa tuntas sebanyak 11 siswa dengan prosentase 57.89%, dan siswa belum tuntas sebanyak 8 siswa dengan prosentase 42.11%. (2) Pada pembelajaran dengan menggunakan alat bantu bola lonceng pada siklus I menjadi siswa tuntas sebanyak 14 dengan prosentase 73.68%, siswa yang belum tuntas sebanyak 5 dengan prosentase 26.32%. (3) Hasil penelitian pada siklus 2 siswa tuntas menjadi 17 dengan prosentase 100% dan hanya 2 siswa atau 10.53% yang belum tuntas.
Dari data yang ada maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat bantu bola lonceng dalam pembelajaran senam lantai roll depan dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan bagi siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso, Siswa terlihat tertarik, aktif, antusias, memperhatikan dan dapat mengikuti proses pembelajaran roll depan.

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *