Besok, 721.311 Orang Berebut Bangku PTN

JawaPos.com – Puncak rangkaian seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) 2016 dilaksanakan besok (31/5). Ratusan ribu calon mahasiswa akan berjibaku menjalani ujian tulis yang berl31260_49577_ujian 30angsung Selasa (31/5).
Hingga masa pendaftaran SBM PTN ditutup pada 22 Mei lalu, jumlah pelamar yang mencetak kartu peserta ujian mencapai 721.311 orang. Mereka nantinya akan memperebutkan kuota mahasiswa baru melalui saringan SBM PTN sekitar 99 ribu sampai 100 ribu kursi.
Tahun lalu panitia mengalokasikan kuota kelulusan mahasiswa baru dari SBM PTN mencapai 99 ribu orang. Tetapi ketika pengumuman kelulusan dikeluarkan, jumlah peserta yang lulus ujian mencapai 121.653 orang.
Penambahan kuota itu muncul dari luncuran kursi yang tidak terisi dari saringan SNM PTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri) SNM PTN.
Ketua Umum SNM PTN dan SBM PTN 2016 Rochmat Wahab menjelaskan, tahun ini juga bakal ada potensi luncuran kursi dari SNM PTN ke SBM PTN. Namun dia tidak bisa memprediksinya.
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengatakan, kursi luncuran barus bisa dihitung setelah proses daftar ulang SNM PTN. Rochmat mengingatkan proses daftar ulang SNM PTN 2016 dilaksanakan 31 Mei atau bersamaan dengan jadwa ujian tulis SBM PTN 2016.
Tujuannya adalah untuk mencegah ada pendaftar ganda yang lolos SNM PTN dan SBM PTN. Dia menghimbau bagi yang sudah lulus SNM PTN, tidak perlu lagi mengikuti SBM PTN.
Sebab kursi di SBM PTN bisa diisi oleh calon mahasiswa lainnya. Rochmat juga mengingatkan jelang ujian SBM PTN 2016 besok, seluruh peserta harus mempersiapkan diri.
Diantaranya adalah memastikan lokasi ujian. Menurutnya banyak peserta SBM PTN yang berasal dari luar kota. Peserta ujian SBM PTN yang berasal dari luar kota, diharapkan memastikan lokasi ujian H-1 atau hari ini.
Pemantauan lokasi ujian ini juga penting untuk mengukur jarak, jenis angkutan, atau akses transportasi lain dari tempat menginap sementara. Rochmat tidak ingin ada peserta yang terlambat mengikuti SBM PTN.
Sebab anak yang terlambat masuk ruang ujian, akan mengalami kendala psikologis alias tidak bisa tenang.

sumber : Jawapos.com

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *