Jurnal Mitra Guru Volume II, Nomor 2, April 2016

COVER DEPAN  JMG Vol II No 2 April 2016

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG VOLUME
PRISMA SEGI TIGA DAN TABUNG LINGKARAN MELALUI
PENGGUNAAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS VI
SD NEGERI BAJUIN 1 KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Abdullah
SD Negeri Bajuin 1
E-mail : adbdullah@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Bajuin 1 Kabupaten Tanah Laut dalam menghitung volume prisma segi tiga dan tabung lingkaran dengan menggunakan alat peraga berbentuk prisma segitiga dan tabung lingkaran satuan melalui pembelajaran kontekstual focus pemodelan. Tempat penelitian ini adalah SD Negeri Bajuin 1 Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 13 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan atau hasil observasi dan refleksi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan penerapan pembelajaran kontekstual dengan fokus pemodelan melalui penggunaan alat peraga bangun ruang ternyata efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Bajuin 1 Kabupaten Tanah Laut semester I tahun pelajaran 2015/2016 pada kompetensi dasar ”menghitung volume prisma segitiga dan tabung lingkaran”

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGARANG
PELAJARAN BAHASA INDONESIA
MENGGUNAKAN PENDEKATAN MENULIS PROSES
PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 006 KUARO

Oleh :
Edison Hutafea
SD Negeri 006 Kuaro
E-mail : edison.hutafea@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan hasil studi pendahuluan, diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa kelas VI SDN 006 Kuaro dalam mengarang masih rendah. Untuk itu, melalui refleksi bersama antara guru peneliti dengan teman sejawat ditetapkan solusi untuk menerapkan pendekatan menulis proses dalam mengatasi masalah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Dari tindakan perbaikan yang dilakukan terdapat peningkatan yang signifikant kemampuan siswa dalam mengarang dengan diterapkannya pendekatan menulis proses di kelas VI SD 006 Kuaro mengalami peningkatan. Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan penelitian, maka disarankan beberapa hal kepada berbagai pihak. Pertama, kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini dalam pembelajaran mengarang agar siswa memiliki kemampuan yang maksimal dalam penguasaan kompetensi mengarang. Kedua, kepada Guru-guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik, yang dapat menumbuhkan kreativitas dan kemampuan siswa. Ketiga, kepada kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA
MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF
DENGAN STRATEGI PAKEM PADA SISWA KELAS V
SDN KUNYIT 1 TAHUN AJARAN 2014/2015

Oleh :
Fahrina Aryanti
SDN Kunyit 1
E-mail : fahrinaaryanti.1410@gmail.com

ABSTRAK
Jenis penilitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan untuk mengungkapkan kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif melalalui strategi PAIKEM. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kunyit 1. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa 32 orang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 dengan penggunaan pembelajaran Kooperatif dengan strategi PAIKEM, Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 dengan penggunaan pembelajaran Kooperatif dengan strategi PAIKEM.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif dengan strategi PAIKEM dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 dan meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1. Hal ini ditunjukkan dengan pada siklus II sudah tidak ada siswa yang mendapat nilai dibawah KKM yaitu 65.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW
UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP TENTANG
SUSUNAN PEMERINTAHAN PUSAT MATA PELAJARAN PKN
PADA SISWA KELAS IV SDN BANDUNGAN 02
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Insih Windiyati
SD Negeri Bandungan 02
E-mail : insih.windiyati@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep tentang susunan pemerintahan pusat pada pelajaran PKn bagi siswa kelas IV SD Negeri Bandungan 02 melalui model kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bandungan 02 Tahun Pelajaran 2014/2015 semester 2. Sedangkan subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa, diantaranya 15 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan pemahaman konsep tentang susunan pemerintahan pusat. Hal ini ditunjukan dengan kenaikan ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 68,1% dengan nilai rata-rata siswa sebesar 71,36, pada siklus II ketuntasan belajar naik sebesar 95,4% dengan nilai rata-rata sebesar 80,2.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TGT
PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh :
Herlina Budi Astuti
SMP Negeri 9 Tanah Grogot
E-mail : lilin.heherlina@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model TGT berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT?
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model TGT terhadap hasil belajar Bahasa Inggris. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TGT
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII Semester Genap SMP Negeri 9 Tanah Grogot. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29%).
Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Tanah Grogot serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative model pembelajaran Bahasa Inggris di kelas.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PAI
PADA MATERI SHALAT DENGAN STRATEGI PEMODELAN
DI KELAS VI SDN 006 BATU SOPANG TAHUN 2014/2015

Oleh :
Mahdi
SD Negeri 006 Batu Sopang
E-mail : kang.idhammahdi@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi kurang maksimalnya hasil pembelajaran mata pelajaran PAI, khususnya pada materi shalat wajib di kelas VI SDN 006 Batu Sopang.Hal ini disebabkan monoton dan tidak bervariasinya strategi belajar yang diciptakan oleh guru sehingga tidak memicu aktivitas belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaborator dengan guru mata pelajaran sebagai praktisi dan peneliti sebagai observer dan dilakukan dalam dua siklus. Penelelitian dilakukan dalam empat tahap, yakni 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi.Data-data penelitian dikumpulkan dengan teknik tes perbuatan dan observasi.
Dari hasil analisis data yang dilakukan dengan menggukan teknik analisis data kualitatif Milles & Huberman diperoleh hasil sebagai berikuit. Pertama, penerapan strategi pemodelan dapat meningkatkan aktivitas belajar yang dilakukan guru maupun siswa. Dengan menggunakan format observasi yang ada diperoleh informasi bahwa aktivitas belajar yang dilakukan guru maupun siswa mengalami peningkatan setiap sikklusnya hingga dalam kategori baik.Kedua, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan siknifikant pada setiap seiklus. Pada siklus I rata-rata nilai siswa masih pada nilai 6,0 dengan tingkat ketuntasan sebesar 33%. Sementara itu, pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa mencapai 7,2 dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal sebesar 100%. Dengan demikian penerapan strategi pemodelan pada pelajaran PAI efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN REACT
(Relating,Experiencing,Applying,Cooperating and Transfering) DALAM
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
KELAS X AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS SMK NEGERI 2 TANAH
GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh:
Samidri
SMK Negeri 2
E-mail : samidri@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran REACT dalam pembelajaran PRODUKTIF (Peternakan) pada siswa kelas X Agribisnis Ternak Unggas SMKN 2 Tanah Grogot, untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran REACT dalam pembelajaran PRODUKTIF (Peternakan) pada siswa kelas X Agribisnis Ternak Unggas SMKN 2 Tanah Grogot. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dikelas X Agribisnis Ternak Unggas SMKN 2 Tanah Grogot.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran REACT ( relating, experiencing, applying, cooperating, and transferring ) dalam mata pelajaran PRODUKTIF (Peternakan) semester ganjil di SMKN 2 Tanah Grogot Kelas X dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dan peningkatan hasil belajar selain dikarenakan adanya peningkatan terhadap aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, juga keberhasilan dalam pengembangan perangkat pembelajaran yang mendukung kualitas proses dan kualitas hasil belajar PRODUKTIF (Peternakan) pokok bahasan Menetaskan telur, perangkat tersebut terdiri dari : rencana pembelajaran, lembar kerja peserta didik, LKS, dan pedoman pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran REACT.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
TEKS EKSPOSISI DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK
SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BATU SOPANG
KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Sri Harjanti
SMP Negeri 1 Batu Sopang
E-mail : sriharjati@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A dengan jumlah siswa 33 orang. Adapun jadwal kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang proses pengembangan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. mendeskripsikan tentang kualitas perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. a) Mendeskripsikan tentang kevalidan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. b) Mendeskripsikan tentang kepraktisan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. c) Mendeskripsikantentang keefektifan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP dinyatakan berkualitas dan layak digunakan yang diukur berdasarkan ketercapain: (1) tingkat kevalidan sebesar (89%) dengan criteria sangat valid; (2) tingkat kepraktisan dengan criteria sangat praktis yang didukung data: (a) kerlaksanaan RPP sebesar (93%) dengan katergori sangat baik, (b) respon positif siswa sebesar (80%), dan (c) respon positif guru sebesar (87%); (3) tingkat keefektifan dengan criteria sangat efektif yang didukung data pengamatan terhadap aktivitas siswa sebesar (89%) dan aktivitas guru sebesar (94%) keduanya berkategori sangat baik, serta didukung hasil ketuntasan belajar siswa sebesar (97%) siswa dinyatakan tuntas.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DIVISI
PEROLEHAN DALAM KELOMPOK (DPSK) UNTUK MENINGKATKAN
HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 35 KOTA BIMA

Oleh :
Munir
SDN 35 Kota Bima
E-mail : munirspd68@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 35 Kota Bima dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Divisi perolehan dalam kelompok ( DPSK ). Penelitian ini di laksanakan di kelas V SDN 35 Kota Bima. Penelitian ini di laksanakan pada saat berlangsungnya kegiatan pembelajaran semester II tahun ajaran 2013/2014 mulai bulan Januari sampai bulan Mei 2014. sedangkan subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester II SDN 35 Kota Bima tahun ajaran 2013/2014, dengan jumlah siswa 17 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 7 orang perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapan model pembelajara kooperatif tipe DPSK (Divisi perolehan dalam kelompok) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan posentasi kenaikan hasil siswa di setiap siklusnya. Pada siklus I diperoleh presentase hasil sebesar 68,23 %, pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 88,23 %, kemampuan guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe DPSK (Divisi perolehan dalam kelompok) dalam pembelajaran IPA pokok bahasan pesawat sederhana, jika pada siklus I diperoleh persentase keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran sebesar 80 %, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 100%.

MENINGKATKAN KOMPETENSI PENJUMLAHAN PECAHAN
DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)
KELAS VI SDN KUNYIT 1 KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Ruslina Farida
SDN Kunyit 1
E-mail : ruslinafarida@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendiskripsikan aktifitas guru dalam menerapkan pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan di kelas VI SDN Kunyit l. Untuk mengidentifikasi aktifitas siswa dalam pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan di kelas VI SDN Kunyit 1. Untuk menunjukkan peningkatan kompetensi penjumlahan bilangan pecahan melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT di kelas VI SDN Kunyit 1 Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kunyit 1 Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 tepatnya pada bulan Maret 2015. Peneliti mengambil subyek kelas VI yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada saat pembelajaran berlangsung guru sudah menerapkan model pembelajaran NHT sesuai yang direncanakan. Sehingga siswa dapat memahami materi yang dijelaskan oleh guru serta siswa suda termotivasi untuk lebih giat belajar. Model pembelajaran NHT berdampak positif terhadap aktifitas siswa pada saat pembelajaran berlangsung. Hal ini ditunjukkan dengan siswa sudah dapat bekerja sama dengan teman kelompoknya, siswa suda berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru. Model pembelajaran NHT dapat meningkatkan kompetensi penjumlahan pecahan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan siswa sebesar 54,5% pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 90,9%.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU
DI SMA NEGERI 1 LONG IKIS KABUPATEN PASER

Oleh :
Kusnianto
SMA Negeri 1 Long Ikis
E-mail : kusnianto@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan secara bersama-sama serta yang berpengaruh dominan variabel kompetensi mengajar, kepemimpinan, kompensasi, sarana dan prasarana serta pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Long Ikis Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser. Penelitian ini dilakukan pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu kompetensi mengajar, kepemimpinan, kompensasi, sarana dan prasarana serta pendidikan dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Long Ikis dengan pengaruh sebesar 76.9%, artinya kinerja guru dipengaruh variabel lain sebesar 23.1% diluar variabel yang diteliti.

UPAYA MENINGKATKAN SOPAN SANTUN BERBICARA DENGAN
TEMAN SEBAYA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA
KELAS VIII B DAN VIII C SEMESTER 1 SMPN 3 KARANGJATI
TAHUN AJARAN 2014/2015

Oleh :
Lilliek Suryani
SMPN 3 Karangjati
E-mail : lilieksur05@gmail.com

ABSTRAK
Jenis penelitian yang diambil adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroam Action Rcsearch), Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam yang dilaksanakan oleh guru untuk memcahkan memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, yang berupa tindakan yang sengajar dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas sccara bersama. Tujuan utama PTK adatah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas. Kegiatan penelitian ini tidak saja bertujuan untuk memecahkan masalah, tetapi sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMPN 3 Semester 1 Karangjati Tahun Ajaran 2014/2015. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIIIB dan VIIIC adapun siswa yang mempunyai sopan santun berbicara sangat renda sebanyak 8 siswa
hasil penelitian menunjukkan bahwa, melalui bimbingna kelompok dapat meningkatkan sopan santun berbicara dengan teman sebaya. Peningkatan tersebut diketahui dari peningkatan indikator di setiap siklusnya, pada siklus III semua siswa sudah dalam kriteria baik. Jadi ini menunjukkan sopan santun berbicara dengan teman sebaya suda baik

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *