Jurnal Mitra Pendidikan Volume III, Nomor 2, April 2016

Cover DEPAN JMP VOL III NOMOR 2 April 2016

Jurnal Mitra Pendidikan III

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
MATA PELAJARAN IPS MATERI KETENAGAKERJAAN
DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM
PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh :
ST. Ramlah
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : ramah.13@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS, untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan performansi guru IPS pada kelas VIII B SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu dengan menerapkan Model Pembelajaran PAIKEM untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok masalah ketenagakerjaan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B dengan jumlah siswa 31siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 22 perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penerapan model PAIKEM dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Terbukti dari nilai rata-rata aktivitas belajar siswa siklus I mencapai 50%, pada siklus II meningkat menjadi 92,8%. Peningkatan belajar pada siklus I mencapai 72,1 dengan persentase tuntas belajar klasikal 45,2%. Pada siklusII hasil belajar dan persentase tuntas klasikal meningkat. Nilai rata-rata hasil belajar siklus II meningkat menjadi 77,7, persentase tuntas belajar klasikalpun meningkat menjadi 87,1%%.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SDN 35 KOTA BIMA
KECAMATAN RASANAE TIMUR KOTA BIMA

Oleh :
Eny
SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur
E-mail : eny@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini adalah penelitian yang berbasis pada pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima untuk mengetahui dan medeskripsikan pelaksanaan KTSP serta mengetahui faktor-faktor pendukung atau penghambat pada implementasi KTSP di SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Pemilihan SDN 35 Kota Bima dikarenakan dari prestasi-prestasi yang pernah diraihnya, sehingga karakteristik masyarakat Rasanae Timur akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan KTSP. Informan penelitian ini dipilih secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, pengawas TK/SD Kecamatan Rasanae Timur, Kepala Sekolah SDN 35 Kota Bima, Komite Sekolah SDN 35 Kota Bima, para guru SDN 35 Kota Bima, para walimurid SDN 35 Kota Bima serta orang tua murid SDN 35 Kota Bima. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik interview, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan pada waktu bersamaan dengan proses pengumpulan data berlangsung. Analisis data dilakukan melalui tiga alur, yakni: (1) reduksi data, (2) sajian data, dan (3) penarikan kesimpulan ataupun verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi KTSP di SDN 35 Kota Kec. Rasanae Timur Kota Bima dapat dikatakan berjalan dengan baik, meskipun beberapa indikator menunjukkan kurang maksimal. Langkah sosialisasi dan komunikasi pelaksanaan KTSP di lokasi penelitian berjalan maksimal, yaitu dengan menyusun silabus oleh para guru dan penyusunan RPP. Tingginya kualifikasi dari segi pengalaman dan tingkat pendidikan tenaga pengajar yang dimiliki serta adanya dukungan ketersediaan dana yang mencukupi meskipun dari segi jumlah personil, peralatan dan perlengkapan pembelajaran bisa dibilang sangat minim, hal tersebut masih mampu diatasi serta tingginya dukungan masyarakat sekitar sekolah dengan aktif menghadiri pertemuan, aktif dalam komite sekolah serta dukungan dalam pendanaan.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN
MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA PADA
SISWA KELAS 4 SDN SAMBIREJO I KABUPATEN NGAWI

Oleh :
Ambar Wati
SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi
Email : Jumintri_spd@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas pembelajaran oleh guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam kemampuan berbicara setelah digunakan media permainan ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Ditinjau dari segi jenisnya, penelitian ini adalah studi kasus yang secara ilmiah menjelaskan kasus, dan berguna untuk menyempurnakan teori dan merekomendasikan aspek-aspek tertentu untuk penelitian berikutnya serta merupakan refleksi pengalaman manusia. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi. Teknik pengumpulan data dengan Observasi, wawancara dan tes.
Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Aktivitas Guru; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran guru telah melaksanakan semua pembelajaran dengan baik, terbukti pada sebelum dan sesudah terjadi kenaikan dari nilai total 92 menjadi 98 atau rata-rata 3,83 menjadi 4,08. (2) Aktivitas Siswa; aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan berbicara dengan media permainan ular tangga ini telah mencapai hasil yang maksimal. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 21 pada sebelum menggunakan media permainan ular tangga meningkat menjadi total 27 sesudah menggunakan media permainan ular tangga, atau dari rata-rata 3,0 menjadi 3,9. (3) Hasil Belajar Siswa; hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari total nilai 142 sebelum menggunakan media permainan ular tangga menjadi 176 sesudah menggunakan media permainan ular tangga. Atau dari rata-rata 5.92 menjadi rata-rata 8,0. Adanya peningkatan aktivitas siswa dan guru mampu memberikan motivasi dan percaya diri siswa sehingga kemampuan berbicara siswa meningkat.

MENINGKATKAN KOMPETENSI PENJUMLAHAN PECAHAN
DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) KELAS VI
SDN TIRTA JAYA I KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Suharyatin
SDN Tirta Jaya I Kabupaten Tanah Laut
E-mail : suharyatin22@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan aktifitas guru dalam menerapkan pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan, untuk mengidentifikasi aktifitas siswa dalam pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan, untuk menunjukkan peningkatan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT di Kelas VI SDN Tirta Jaya I Kabupaten Tanah Laut. Dalam penelitian ini penulis mengambil tempat di SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas VI SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah siswa 22 orang, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (50%), siklus II (77,2%), siklus III (100%), Penerapan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam belajar matematika, hal ini ditunjukan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI
MATERI STRUKTUR SEL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN
CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS)
SISWA KELAS X PERIKANAN 2 SMKN 2 TANAH GROGOT
SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Ridha Prasetya
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : ridha_prasetya@gmail.com

ABSTRAK
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dapat meningkatkan prestasi belajar Biologi Materi Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan siswa kelas X Perikanan 2 SMKN 2 Tanah Grogot Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dalam meningkatkan prestaasi belajar Biologi Materi Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan siswa kelas X Perikanan 2 SMKN 2 Tanah Grogot Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa X Perikanan 2 SMKN 2 Tanah Grogot semester I tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 26 siswa.
Dari hasil analis didapatkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA menunjukkan kategori tinggi. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 73,27 dengan ketuntasan klasikal 80,77% pada siklus I menjadi 79,23 dengan ketuntasan klasikal 92,31% pada siklus II. Pada siklus II ketuntasan belajar baik secara individu maupun klasikal telah tercapai.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS
MELALUI CHAIN CARD GAME
SISWA KELAS X TPHP 2 SMKN 2 TANAH GROGOT SEMESTER I
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Siti Zulaikhah Malini
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : siti@yahoo.co.id

ABSTRAK
Rumusan masalah daalam penelitian ini adalah : Apakah penerapan chain card game pada pembelajaran Bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TPHP 2 SMKN 2 Tanah Grogot semester I tahun pelajaran 2015/2016? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media chain card game pada mata pelajaran Bahasa Inggris dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TPHP2 SMKN 2 Tanah Grogot semester I tahun pelajaran 2015/2016
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa X TPHP2 SMKN 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 72,73 dengan ketuntasan klasikal 81,82% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa secara individu mencapai 80,68 dengan ketutansan klasikal 90,91 %. Hal ini berarti pada siklus II ini kriteria ketuntasan yang ditetapkan telah tercapai.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E
BERBANTUAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
KOMPETENSI MEMPERBAIKI SISTEM KEMUDI
PADA SISWA KELAS XII TKR 1 SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Arahman
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : arahman@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain quasy experiment desain, karena dalam desain ini peneliti mengontrol semua variabel luar yang mempengaruhi eksperimen. Prosedur penelitian yang digunakan adalah desain jenis nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tanah Grogot Subyek penelitian adalah siswa kelas XII TKR 1 SMK Negeri 2 Tanah Grogot yang berjumlah 32 ssiwa.
Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran Learning Cycle 5E mempunyai pengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi Memperbaiki Sistem Kemudi siswa kelas XII TKR 1 SMK Negeri 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2015/2016. Hasil analisis tes evaluasi siswa dari pra siklus, siklus I dan siklus II menunjukkan terjadi peningkatan di tiap siklusnya. Ketuntasan siswa pada pra siklus hanya mencapai 21,87%, pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 72,03 dengan ketuntasan klasikal 75,00% dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 77,81 dengan ketuntasan klasikal 90,63%. Pada siklus II indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan di awal penelitian telah tercapai sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima.

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW
UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
DALAM PEMBELAJARAN MATERI SUBSTANSI GENETIKA
DI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 LONG KALI
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Heni Susilowati
SMA Negeri 1 Long Kali
E-mail : henisusilowati@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2014/2015 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui angket, observasi, wawancara dan kajian dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif. Dengan Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data.
Simpulan dari penelitian ini adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XII Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2014/2015. Hasil dari observasi menunjukkan rata-rata indikator motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi pada siklus I adalah 70,42% dan pada siklus II adalah 82,92%. Dari siklus I ke siklus II meningkat 12,5%. Hasil angket motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi menunjukkan rata-rata indikator dari aspek I yaitu dorongan internal pada siklus I adalah 73,49% dan pada siklus II 76,51%, rata-rata dari aspek II, yaitu dorongan eksternal pada siklus I adalah 73,81% dan siklus II 76,13%. Aspek I, dari siklus I ke siklus II meningkat 3,02% dan aspek II, dari siklus I ke siklus II meningkat 2,32%.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA
POKOK BAHASAN PANTUN DENGAN METODE JIGSAW
PADA SDN MRIYUNAN SIDAYU GRESIK

Oleh :
Ning Ulfiyah
SDN Mriyunan Sidayu Gresik
E-mail : ningulfyah@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia SDN Mriyunan Sidayu Gresik, untuk mengetahui pelaksanaan metode jigsaw pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SDN Mriyunan Sidayu Gresik dan untuk mengetahui dampak penggunaan strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw terhadap prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pokok bahasan pantun di SDN Mriyunan Sidayu Gresik
Unit analisis dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SDN Mriyunan Sidayu Gresik tahun pelajaran 2012-2013dengan jumlah siswa kelas IV sebanyak 11 orang dan kelas V sebanyak 14 orang, jadi total sampel berjumlah 25 orang. Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan fungsi utama sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan pendidikan.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian ini sebagai berikut strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa kelas IV dan kelas V SDN Mriyunan Sidayu Gresik. Peningkatan prestasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh strategi belajar yang diberikan guru. Motivasi belajar yang tinggi cenderung akan mempengaruhi prestasi belajar yang tinggi pula. Bukti peningkatan prestasi belajar siswa dari kegiatan pembelajaran dapat dijabarkan pada hasil kegiatan siklus 4 berdasarkan pada observasi yang dilakukan pada siklus sebelumnya dan pada siklus 4 didapatkan temuan sebagai berikut: Siswa sudah memahami dan siap dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, sebagian besar siswa sudah berani menyampaikan pendapat pada saat diskusi kelas berlangsung, kegiatan berjalan dengan baik, suasana kelas lebih hidup, sehingga dalam proses pembelajaran terkesan menyenangkan. Dan Metode Jigsaw adalah salah satu komponen Contekstual Teaching and Learnig (CTL) Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran.

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT)
DAN KOMPETENSI TERHADAP PROFESIONALISME GURU
SD NEGERI RIAM PINANG KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Noor Syamsul Aidy
SD Negeri Riam Pinang
Email : noorsyamsul45@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Riam Pinang Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kompetensi guru terhadap profesionalisme guru SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah tentang pengaruh pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kompetensi guru terhadap Profesionalisme guru SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut. Informan dalam penelitian ini adalah para guru di SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut yang berjumlah 10 orang. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, peneliti menggunakan tiga macam teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah itu data dianalisis dengan tiga tahapan, yaitu pencatatan, pengklasifikasian dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kompetensi guru mempunyai pengaruh dalam peningkatan profesionalisme guru SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut. Meskipun dalam praktek di lapangan masih sering terjadi kendala kurang efektifnya metode mengajar dan sarana prasarana yang kurang memadai. Secara keseluruhan para guru SD Negeri Riam Pinang sudah melaksanakan sesuai aturan dan tanggungjawab guru dalam menjalankan tupoksi, namun masih saja ada guru yang masih kurang disiplin dalam penerapannya.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI
PENDEKATAN INKUIRI MODEL PEMBELAJARAN
KETRAMPILAN PROSES PADA MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN
TUMBUHAN MATA PELAJARAN IPA SISWA
KELAS IV SEMESTER I SDN 47 KOTA BIMA

Oleh :
Nuraini
SDN 47 Kota Bima
E-mail : nuraini@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SDN 47 Kota Bima untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan kompetensi diri guru sebagai guru yang profesional melalui pendekatan inkuiri model pembelajaran ketrampilan proses pada materi pokok bagian-bagian tumbuhan mata pelajaran IPA siswa Kelas IV semester I SDN 47 Kota Bima. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelas IV SDN 47 Kota Bima dengan jumlah sebanyak 22 orang siswa pada Bulan Juli sampai Desember 2011. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas dilakukan dengan cara : LKS, Evaluasi, dan Observasi. Desain yang digunakan pada penelitian ini mengacu model Kemmis dan Taggart yang berlangsung dalam 2 siklus. Langkah-langkah dalam penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas, dengan siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi untuk mengetahui hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas IV semester I pada pembelajaran IPA dapat ditingkatkan dengan penggunaan pendekatan inkuiri model pembelajaran keterampilan proses yang dibuktikan dengan meningkatnya prestasi belajar siswa dari siklus I rata-rata sebesar 7,26 menjadi 7,79 pada siklus II.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU SMP NEGERI 3
PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASIR

Oleh :
Sujono Cipto Trisno
SMP Negeri 3 Pasir Belengkong
E-mail : sujono@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yang bersifat korelasional, dengan populasi penelitian adalah guru tetap SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten Pasir yang berjumlah 13 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel iklim kerja (X1), kepemimpinan kepala sekolah (X2), jenjang karier (X3) dan disiplin kerja (X4) secara bersama-sama atau secara simultan mempunyai pengaruh cukup signifikasi terhadap kinerja guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong. Pengaruhnya adalah sebesar 46.7%, dan sisanya sebesar 53.3% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini. Hasil analisis terhadap variabel yang dominan mempengaruhi kinerja guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten pasir adalah adalah variabel disiplin kerja. Melalui uji F dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama yaitu diduga variabel iklim kerja, kepemimpinan kepala sekolah, jenjang karier, dan disiplin kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten Pasir terbukti kebenarannya. Hipotesis kedua yang menduga variabel kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara dominan terhadap kinerja Guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten pasir adalah tidak terbukti kebenarannya, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi kepemimpinan kepala sekolah yang memberikan sumbangan negatif baik pada β variabel ini (-0.222) maupun sumbangan relatif –nya (-14.377%).

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *