Kadispendik Surabaya Imbau Siswa Pilih Sekolah Negeri Dekat Dengan Tempat Tinggal

brt164238676Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M. Ikhsan menghimbau kepada para orang tua dan siswa saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk memilih sekolah negeri yang dekat dengan tempat tinggal mereka.

Pasalnya, menurutnya persebaran kualitas pendidikan relatif sama. Di sisi lain, keuntungan memilih sekolah yang tak jauh dengan rumah adalah waktu istirahat cukup. “Jika sekolahnya jauh, kan waktunya habis di jalan,” terangnya.

Ikhsan menegaskan, apabila siswa yang bersangkutan lelah, potensi akademik dikhawatirkan tak berkembang. Selain hemat waktu, apabila para siswa memilih sekolah di sekitar tempat tinggal mereka, akan mengurangi kepadatan lalu lintas. “Kalau lalu lintas tak padat, kemacetan di Surabaya akan terurai,” paparnya.

Namun, ikhsan mengakui, sebagian orang tua menginginkan anaknya bisa masuk sekolah kawasan atau yang dulu bernama Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Ia mengakui sekolah kawasan menjadi contoh bagi sekolah negeri dan swasta di sekitarnya. “Sekolah kawasan sudah ada di masing-masing wilayah, seperti Surabaya Barat, timur, Selatan dan Pusat,” katanya.

Hingga saat ini, Jumlah Sekolah kawasan untuk tingkat SMP sebanyak 11 sekolah, sedangkan, SMA sebanyak 13 sekolah. Ikhsan mengaku, pihaknya tiap tahun terus menambah jumlah sekolah kawasan di Surabaya. “Harapannya seluruh sekolah di Surabaya berstandar sekolah kawasan,” tuturnya.

Dalam sekolah kawasan, tidak hanya potensi akademik yang dikembangkan, namun juga potensi lainnya, seperti seni, olahraga dan ketrampilan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini mengungkapkan, Penerimaan Peserta Didik Baru di Surabaya melalui beberapa jalur. Mulai jalur offline, diantaranya inklusi, mitra warga dan prestasi hingga jalur kawasan dan jalur umum. “Jalur kawasan dan umum sistemnya on line,” terangnya.

Untuk melakukan pendaftaran, orang tua atau siswa bsia membuka website :www.ppdbsurabaya.net. Dalam website PPDB tersebut, pendaftar tinggal memasukkan No. ujian kemudian, menilih pilihan, yak maksimal 2 pilihan. “Pilihan bisa dua-duanya di wilayah sekolah asal, atau satu di luar,” katanya

Ikhsan mengungkapkan, PPDB untuk SD dimulai 23 – 28 juni, SMP dan SMA/SMK 29 Juni – 1 Juli. Sedangkan untuk sekolah kawasan SMP dan SMA dimulai 25 – 27 Juni. “Untuk Tes Potensi Akademik (TPA) sekolah kawasan 29 Juni,” pungkasnya.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *