Tunjangan Profesi Guru Cair Sebelum Ramadan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para guru berstatus pegawuang-rupiahai negeri sipil (PNS) yang seharusnya cair akhir April 2016 hingga kini belum cair. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro memastikan sebelum Ramadan atau akhir Mei akan cair, Jumat (27/5/2016).

Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Khuzaini, mengatakan, pihak Disdik selama ini bukannya tidak mencairkan dengan segera tunjangan profesi guru tersebut, namun memang masih ada beberapa kendala yang diselesaikan.

Dia beralasan, petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi guru tersebut memang belum turun. ”Kami baru menerima petunjuk teknis tersebut pada12 Mei 2016. Itu pun kami mengunduh sendiri di website kemendikbud. Setelah itu kita berikan edaran kepada sekolah – sekolah di Bojonegoro untuk membuat pengajuan, setelah itu akan kita proses,” ujarnya.

Karena selama ini belum ada kejelasan mengenai pencairan tunjangan profesi dari guru PNS bersertifikasi pada triwulan kedua ini membuat para guru bertanya – tanya. Bahkan sempat beredar kabar jika tidak segera dicairkan maka tunjangan profesi guru tersebut bisa hangus.

Kuzaini membantah rumor tersebut. Selama ini pihaknya telah mengupayakan agar proses pencairan segera terrealisasi, namun untuk tunjangan profesi guru memang tidak semudah seperti proses gaji dan tidak ada istilah hangus. Jika melihat daerah lain semisal di Tuban yang sudah mencairkan tunjangan profesi guru, pihaknya tidak lantas bisa melakukan hal yang sama karena setiap daerah memiliki kebijakan masing – masing.

”Kami tidak bisa langsung melakukan pencairan tanpa petunjuk teknis karena setiap tahunnya bisa berbeda. Tahun ini sesuai Permendikbud Nomor 17 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi guru. Selanjutnya untuk sekolah – sekolah sudah kita beri batas waktu hingga 20 Mei 2016. Namun ada beberapa yang masih kita tunggu akhirnya kita perpanjang sampai 24 Mei ini,” terangnya.

Sementara itu menurut Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dumito, pihaknya akan segera melakukan pengajuan jika semua data dari sekolah – sekolah telah lengakap dan akan diproses kembali di BKKD. ” Sampai saat ini memang belum ada yang masuk masih pada bagian ketenagakerjaan,” ujarnya.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *