Monthly Archives: June 2016

Pengurangan PNS Bersifat Pilihan, Belum Tentu Sejuta Pegawai

brt537418077JawaPos.com-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) masih bersikukuh mengurangi jumlah pegawai negeri sipil (PNS). Namun, rencana pemerintah agak melunak untuk pemangkasannya PNS.
Kemen PAN-RB menyebutkan, pemangkasan PNS bersifat pilihan (opsional) pegawai. Tidak menjadi semacam sanksi atau vonis hukuman.
Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi menjelaskan, saat ini sedang dikaji simulasi percepatan penataan PNS itu. Dengan demikian, saat diterapkan nanti, hak-hak PNS tidak terkorbankan. ”Baik itu hak gaji maupun kesejahteraan lainnya,” kata dia di kantor Kemen PAN-RB Rabu (8/6).
Yuddy menerangkan, nanti Kemen PAN-RB membuat tabel evaluasi PNS. Tabel tersebut terdiri atas penilaian kualifikasi, kinerja, dan kompetensi. Kalau tiga aspek itu menunjukkan nilai yang jelek semuanya, PNS bersangkutan akan ditawari pensiun dini. Apakah jumlahnya sejuta orang? Yuddy belum bisa memastikan karena teknis penilaiannya belum jalan.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemen PAN-RB Herman Suryatman menambahkan, penataan PNS yang dikaji pihaknya bersifat skenario progresif. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang sempat mengutarakan skenario penataan PNS yang lebih moderat. ”Yang moderat adalah jumlah PNS baru harus lebih sedikit daripada yang pensiun,” tuturnya.
Herman mengatakan, baik itu skenario moderat maupun progresif, dua-duanya masih dikaji. Presiden sebagai pucuk pimpinan pemerintahan tertinggi belum menetapkan skenario mana yang akan diambil. Apakah model moderat yang lebih terlihat alami atau skenario progresif yang cenderung tampak membabat PNS secara langsung. ”Secepatnya Pak Men pan akan menyampaikan kajian penataan PNS skenario progresif. Mana yang dipilih, kewenangan presiden,” pungkas Herman.

Sumber:Jawapos.com

Hore! Tunjangan Profesi Guru PNS di Bojonegoro Akhirnya Turun

brt164238676Bojonegoro (beritajatim.com) – Pencairan tunjangan profesi guru periode triwulan satu tahun 2016 akhirnya terealisasi. Tunjangan guru yang dicairkan ini mulai Januari sampai Maret 2016. Sedangkan, tunjangan guru triwulan kedua masih dalam proses.

Sebelumnya para guru mengeluhkan molornya pencairan tunjangan tersebut. Biasanya tunjangan guru dicairkan akhir April. Namun, hingga Mei tunjangan itu tidak kunjung cair. Selasa (7/6/2016).

Pendataan pencairan tunjangan profesi melalui aplikasi Dapodik. Data ini diisi oleh tiap guru. Guru yang belum bisa mencairkan tunjangannya disebabkan guru tidak benar dalam mengisikan data di aplikasi Dapodik. Sehingga tunjangan profesi belum bisa dicairkan.

“Ada sekitar 450 guru yang belum bisa mencairkan tunjangan profesi ini,” ujar Kepala BKKD Kabupaten Bojonegoro, Ibnu Suyuthi.

Berdasarkan data di Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah (BKKD) Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, jumlah guru yang mendapatkan tunjangan profesi guru triwulan I 2016 sebanyak 14.563 orang.

Jumlah guru yang mendapat tunjangan profesi itu dengan rincian guru TK sebanyak 441 orang, guru SD 9.007 orang, guru SMP 3.280 orang, guru SMA 1.108 orang, guru SMK 657 orang.

“Namun belum semua guru yang bisa mencairkan, karena terganjal masalah administrasi,” ungkapnya.

Pencairan tunjangan profesi guru ini dibenarkan oleh Emi Sudarwati, guru Bahasa Jawa SMP Negeri 1 Baureno. “Tunjangan profesi sudah cair minggu lalu untuk triwulan I tahun 2016,” ujarnya.

Sumber : Beritajatim.com

Pendidikan Karakter Bangsa

COVER BUKU RUKIYANTO_FRONT

Judul Buku : Pendidikan Karakter Bangsa
Penulis : Rukiyanto
ISBN : 978-602-6276-02-5
Cetakan : Juni 2016
Tebal Buku : 103 Halaman
Penerbit : Kresna Bina Insan Prima
Editor : Khamim Tohari
Desain Sampul : Muhammad Ainul Firdaus
Desain Isi : Muhammad Sueb Junaidi

Pembangunan karakter bangsa hingga saat ini belum terlaksana dengan optimal. Oleh karena itu harus diaktualisasikan secara nyata dalam bentuk aksi nasional dalam rangka memantapkan landasan spiritual, moral dan etika pembangunan bangsa sebagai upaya untuk menjaga jati diri bangsa dan memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dalam naungan NKRI. Melalui penerapan pendekatan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) siswa dididik untuk gemar membaca, belajar dengan sungguh-sungguh, mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan sebaik mungkin, berupaya mendapatkan hasil terbaik, bekerjasama dengan sesama teman dan hal-hal positif lainnya yang semuanya memiliki keterkaitan dengan indikator nilai-nilai pembangunan karakter bangsa.

Pendekatan Inkuiri dan Keterampilan Proses

COVER BUKU NURAINI_FRONT

Judul Buku : Pendekatan Inkuiri dan Keterampilan Proses
Penulis : Nuraini
ISBN : 978-602-6276-05-6
Cetakan : Juni 2016
Tebal Buku : 86 Halaman
Penerbit : Kresna Bina Insan Prima

Pendekatan pembelajaran IPA dan IPS yang digunakan guru berperan penting dalam menentukan berhasil tidaknya proses belajar yang diinginkan. Pembelajaran Inkuiri dalam pelajaran IPA merupakan proses pembelajaran agar pemahaman siswa lebih baik. Siswa perlu dilibatkan secara maksimal untuk mencari dan menyelidiki sesuatu secara sistematis, kritis, logis, analitis. Untuk meningkatkan pembelajaran IPS perlu dilakukan pengembangan dengan menerapkan model pembelajaran keterampilan proses, dimana ketrampilan ini menggunakan sejumlah keterampilan fisik maupun mental intelektual mendasar yang perlu dikembangkan.

Melatih Anak Puasa Ramadhan Sejak Dini

Anak-Berpuasa-278x173 08Melatih anak puasa, sebagai pendidikan kedisiplinan dan keagamaan di dalam lingkup keluarga. Keluarga merupakan landasan dasar tempat anak belajar baik dari perilaku maupun bimbingan orangtua. Anak merupakan penerus bagi kehidupan bangsa. Pendidikan akhlak dan karakter anak sebaiknya mulai distimulasi sejak dini oleh orangtua. Bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh keutamaan bagi umat Islam di dunia, bisa dijadikan moment yang tepat untuk pendidikan disiplin dan akhlak anak sejak dini.
Kebetulan kita tinggal di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, sehingga bulan Ramadhan akan benar-benar terasa kekhusyu’an umat Islam dalam menjalankan ibadahnya. Dengan didukung oleh lingkungan masyarakat yang sedang gencar melakukan ibadah, orangtua bisa menerapkan pendidikan akhlak dan agama di dalam lingkup rumah.
Menanamkan kesadaran anak puasa Ramadhan dapat dimulai secara bertahap dan menyenangkan. Dengan mengajarkan anak puasa sejak dini, mereka akan terbiasa menjalankan ibadah puasa sebagai sebuah kebiasaan dan bukan lagi menjadi tekanan. Hal ini akan bermanfaat bagi kesehatan dan kecerdasan spiritual anak di masa mendatang.
Banyak hal yang mungkin terjadi ketika orang tua melatih anak untuk berpuasa. Misalnya saja, puasa yang dilakoni baru saja setengah hari, namun tiba-tiba anak terlihat pucat dan tidak kuat melanjutkan puasanya. Belum waktunya berbuka, bisa saja sang anak pingsan karena tidak mampu menahan lapar dan haus saat belajar puasa.
Agar kegiatan belajar puasa pada anak bisa lancar, ada beberapa tips yang harus diperhatikan orang tua. Orang tua juga seharusnya sadar bahwa kemampuan anak berbeda dengan orang dewasa, karena itu dalam belajar berpuasa juga harus menyesuaikan dengan kemampuannya.
Cara melatih anak puasa
• Pada usia 5 hingga 7 tahun, anak-anak masih dalam proses tumbuh dan berkembang. Ketika anak berlatih puasa sebaiknya orang tua juga mengingat hal ini. Pada usia ini, anak-anak masih membutuhkan asupan gizi yang cukup dan istirahat/tidur yang cukup.
• Kegiatan berpuasa bagi anak-anak yang belum dewasa hanyalah sebuah latihan. Tujuannya adalah agar anak terbiasa dengan kondisi ini dan akrab dengan aktifitas beribadah. Jadi, latihan puasa bagi anak bukan merupakan hal yang final sehingga harus fleksibel dengan umur anak, kondisi, dan keadaan psikologis.
• Cara melatih anak puasa juga sebaiknya mengajarkan kedisiplinan. Meskipun hanya sebuah latihan, namun anak akan paham bahwa sesuatu yang sulit jika dikerjakan secara serius akan berhasil juga.
• Menemani anak berpuasa juga sangat penting. Cara ini bisa menambah rasa semangat sang anak karena orang tuanya terlibat. Luangkan waktu Anda untuk senantiasa bersama anak agar latihan puasa yang dijalani semakin menyenangkan.