JURNAL ILMIAH EKSAKTA VOLUME II, NOMOR 2 JUNI 2016

COVER DEPAN JIPE

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN METODE PENUGASAN PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

SDN 35 KOTA BIMA

Oleh :

Munir

SDN 35 Kota Bima

E-mail : munirspd68@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi pada kenyataan  bahwa sebagian besar siswa Kelas V merasa kesulitan dalam belajar matematika tentang operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal. Hasil belajar tentang operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal masih jauh dari harapan yaitu  dari 26 siswa murid kelas V SDN 35 Kota Bima, rata-rata hanya 40% yang mendapat nilai di atas 50. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2014/2015 SDN 35 Kota Bima dengan menerapkan metode penugasan

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penugasan telah berhasil dalam upaya peningkatan hasil belajar matematika semester 2 siswa kelas V SDN 35 Kota Bima tahun pelajaran 2014/2015 pada kompetensi dasar tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil rata-rata siswa yaitu 67,69 pada siklus I dan mengalami peningkatan sebesar 78,46 pada siklus II.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SEMESTER I SDN 47 KOTA BIMA

Oleh :

Nuraini

SDN 47 Kota Bima

E-mail: nuraini@gmail.com

ABSTRAK

Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah bagaimana pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok bagian-bagian tumbuhan mata pelajaran IPA siswa kelas IV semester I SDN 47 Kota Bima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil  belajar  siswa  kelas  IV Semester I dengan cara memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk memperbaiki layanan pendidikan yang harus diselenggarakan dalam konteks pembelajaran di kelas dan peningkatan kualitas program sekolah secara keseluruhan. Penelitian  ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II.  Masing-masing siklus terdiri dari 4  tahap.  Keempat  tahap  tersebut  adalah  perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation) dan refleksi (reflection). Penelitian ini dilaksanakan di SDN 47 Kota Bima. Sedangkan subejek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa, dengan perincian laki-laki 13 orang, dan perempuan berjumlah 9 orang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prestasi belajar siswa dari siklus I rata-rata sebesar 7,26 menjadi 7,79 pada siklus II.

MENINGKATKAN KOMPETENSI PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED  HEADS TOGETHER (NHT) KELAS VI SDN TIRTA JAYA I KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :

Suharyatin

SDN Tirta Jaya 1

E-mail: suharyatin@gmail.com

 

ABSTARAK

Jenis penelitian yang diambil adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam yang dilaksanakan oleh guru untuk memcahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru untuk memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, yang berupa tindakan yang sengajar dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Tujuan utama PTK adalah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas. Kegiatan penelitian ini tidak saja bertujuan untuk memecahkan masalah, tetapi sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. Dalam model penelitian tindakan kelas terdapat empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi.

Penelitan ini bertempat di SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas VI SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah siswa 22 orang, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Sedangkan tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengidentifikasi aktifitas siswa dalam pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan di Kelas VI SDN Tirta Jaya I.

Berdasarkan hasil penelitan menunjukikan bahwa pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan kompetensi penjumlahan bilangan pecahan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan hasil atau ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya. Berdasarkan hal tersebut maka melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT berdampak positif terhadap aktivitas siswa, ini ditunjukkan pada proses pembelajaran siswa bersemangat untuk mengikuti pembelajaran dan merasa termotivasi dalam belajar.

MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 2 PELAIHARI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Maulidah

SMPN 2 Pelaihari

E-mail : maulidah@yahoo.co.id

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsentrasi belajar pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari sebelaum dilakukan layanan bimbingan kelompok dan untuk mengetahui peningkatan konsentrasi belajar pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 melalui bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen mengenai pelaksanaan bimbingan kelompok dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari.  Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pelaihari pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E yang berjumlah 27 siswa.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa konsentrasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok menunjukkan hasil bahwa siswa belum mampu berkonsentrasi dengan baik ketika belajar.  Setelah diadakan layanan bimbingan kelompok konsentrasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari meningkat dibandingakn sebelum dilaksanaannya bimbingan. Sebelum diadakan bimbingan nilai rata-rata konsentrasi belajar siswa sebesar 2.5 dalm kategori rendah, setelah mendapatkan bimbingan kelompok konsentrasi belajar siswa meningkat sebesar 3.6 atau masuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan melalui layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan konsentrasi belajar.

MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATERI LOGARITMA MELALUI  PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF BAGI SISWA KELAS X PROGRAM  KEAHLIAN ATPH SMK NEGERI 1 TAKISUNG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh:

Rukiyanto

SMK Negeri 1 Takisung

E-mail : rukiyanto@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mencari suatu strategi pembelajaran yang efektif dan Efisien dalam mengajarkan materi logaritma bagi siswa program keahlian ATPH di SMK  Negeri 1 Takisung  dengan cara mengaktifkan siswa pada pembelajaran. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sedang untuk mengaktifkan siswa dalam penelitian ini, peneliti menggunakan lembar kerja yang diberikan kepada siswa dalam kelompok besar dan kelompok kecil. Yang menjadi subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X program keahlian ATPH di SMK  Negeri 1 Takisung sedang objeknya adalah pembelajaran materi logaritma pada mata pelajaran Matematika yang diajarkan dengan cara mengaktifkan siswa dalam kelompok kecil dan kelompok besar

Dari penelitian yang diadakan dengan meneliti kondisi awal siswa yang diukur dengan alat tes tertulis dan hasil penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan hasil yang dicapai siswa dalam menguasai materi logaritma yang diberikan. Peningkatan penguasaan materi ini mulai dari siklus I siswa dapat meningkat sebesar 28 % dari kondisi awal sedang dari kondisi di siklus I setelah dilakukan tindakan pada siklus II meningkat sebesar 30 %. Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti merekomendasikan pada pengambil jabatan ataupun pelaksana pembelajaran dalam hal ini yaitu pengajar untuk mengajarkan materi pembelajaran dalam kelompok kecil dan dengan tehnik mengaktifkan siswa.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN INTEGRAL KELAS XII IPS-1

SMAN 2 TANGGUL JEMBER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Imroatus Solekhah

SMAN 2 Tanggul Jember

Email: iimsmadata@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika pada sub materi pokok bahasan integral tentu untuk peserta didik kelas XII IPS-1 SMAN 2 Tanggul Jember tahun pelajaran 2014-2015 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Pada metode ini diharapkan peserta didik yang berkemampuan tinggi membantu teman yang lain dalam satu kelompok sementara peserta didik yang berkemampuan rendah lebih terbuka dan tidak malu bertanya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Konsep pokok penelitian tindakan kelas terdiri dari empat komponen, yaitu  perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan teman sejawat sebagai observer. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPS-1 yang berjumlah 36 peserta didik.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar meningkat, dengan rata-rata 73,42 pada siklus I menjadi 79,67 pada   siklus 2 atau naik 6,25 (8,51%). Serta peningkatan ketuntasan peserta didik, dari 26 peserta didik (72,22%) pada siklus I menjadi 32 peserta didik (88,89%) pada siklus 2. Dengan demikian, disimpulkan bahwa dengan mengimplementasikan model pembelajaran tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan siswa dan prestasi belajar Matematika pada sub materi pokok integral tentu kelas XII IPS-1 SMAN 2 Tanggul Jember tahun pelajaran 2014-2015.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK  MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI SEL ELEKTROKIMIA KELAS XII IPA-1 DI SMA NEGERI 2 TANGGUL JEMBER

TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Imam Suja’i

SMAN 2 Tanggul Jember

Email: kangje1970@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas dan hasil belajar kimia siswa pada materi sel elektrokimia kelas XII IPA-1 di SMAN 2 Tanggul tahun pelajaran 2014-2015 dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Konsep pokok penelitian tindakan kelas terdiri dari empat komponen, yaitu  perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan teman sejawat sebagai observer. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPA-1 yang berjumlah 39.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa sebesar 8.74% dari 71.97% pada siklus-1 menjadi 80.71% pada siklus-2. Jika disesuaikan dengan tabel kriteria keaktifan siswa maka baik pada siklus-1 maupun siklus-2 aktivitas siswa termasuk pada kriteria aktif. Rata-rata hasil belajar  pada siklus 1 mengalami peningkatan dari 70.82 menjadi 78.23. Ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari 61.54% sebelum tindakan menjadi 79.49 % setelah tindakan. Pada siklus 2 terjadi peningkatan rata rata hasil belajar dari 78.23 menjadi 86.38. Dan ketuntasan belajar mengalami peningkatan sebesar 15.38% dari 79.47% menjadi 94.87%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia pada  materi Sel Elektrokimia.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG KELILING DAN LUAS BANGUN DATAR DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA PESERTA DIDIK KELAS VII F SMP NEGERI 1 TEKUNG

Oleh :

Sri Hartati

SMP Negeri 1 Tekung Lumajang

Email : tatik.tia@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik dan aktifitas belajar peserta didika dalam menghitung keliling dan luas bangun datar dalam pemecahan masalah matematis dengan model pembelajaran kooperatif pada peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016 pada  bulan April 2016. Penelitian ini dimulai pada tanggal 11 April 2016. Prosedur penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Untuk melihat perubahan tindakan maka sebelum dilakukan penelitian dilakukan kegiatan prasiklus. Penelitian ini dilakukan dalam empat kali pertemuan. Kegiatan yang dilaksanakan pada siklus II merupakan kegiatan perbaikan dari pelaksanaan pada kegiatan siklus I.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini  menggunakan metode observasi dan test. Selanjutnya data dianalisis sehingga didapatkan data analisis observasi dan analisis hasil tes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa penerapan pendekatan model pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran matematika  dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung Lumajang Tahun Pelajaran 2015/2016. Sebelum diterapkanya model pembelajaran kooperatif prosentase ketuntasan belajar peserta didik hanya 27,3%,  pada siklus I prosentase ketuntasan belajar peserta didik mencapai 77,3% dan pada siklus II prosentase ketuntasan belajar peserta didik telah mencapai 100%. Selain itu penerapan pendekatan model pembelajaran kooperatif juga dapat meningkatkan aktivitas  belajar  peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung Lumajang. Pada siklus I aktivitas belajar peserta didik dalam kategori baik dan pada siklus II aktivitas belajar peserta didik dalam kategori sangat baik.

PENGGUNAAN METODE LIDI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA PADA PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT DI KELAS IV SD NEGERI 003 SEKAR MAWAR SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2013/2014

Oleh :

Masliana

SD Negeri 003 Sekar Mawar

Email: yusmahanni@mail.com

ABSTRAK

PenelitianTindakan Kelas Mata Pelajaran Matematika merupakan salah satu sajian mata pelajaran di Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini peneliti mencoba mengetengahkan salah satu bentuk pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Dalam penyampaian pembelajaran ini peneliti menggunakan media/alat peraga lidi dalam penjumlahan bilangan bulat. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Lokasi penelitian adalah di SD Negeri 003 Sekar Mawar kelas IV. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan tes formatif. Hasil penelitian adalah Pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 68,36 dengan tingkat ketuntasan  63%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 72,33  dengan tingkat ketuntasan 90%. Pada siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 84,83  dengan tingkat ketuntasan 100%. Untuk mencapai hasil yang maksimal, dan siswa juga menjadi lebih terampil serta kreatif dalam memecahkan persoalan yang diberikan, seorang guru dalam mengajar Matematika sebaiknya dengan menggunakan media lidi, sebagai media pembelajaran. Diharapkan pihak sekolah hendaknya menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran seperti media pembelajaran, buku-buku penunjang dan peralatan teknologi informasi yang memadai.

PENGGUNAAN  MEDIA BELAJAR SOFTWARE PESONA FISIKA EDU   TERHADAP MINAT DAN  PRESTASI  BELAJAR  SISWA KELAS XII IPA-1  SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT

TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :

Agus  Budiningrum

SMA Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail: agus@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan Media Belajar Software Pesona Fisika Edu  Terhadap  minat dan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi  Sekolah untuk menggali faktor-faktor yang dapat meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Sekolah

 Analisa data Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data yang diperoleh dengan tujuan untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai siswa juga untuk memperoleh respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran.

Untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau persentase keberhasilan siswa setelah proses belajar mengajar setiap putarannya dilakukan dengan cara memberikan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran.  Jumlah responden yang menjadi objek dalam penelitian ini sebanyak 35 orang siswa di SMA Negeri 1 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode penggunaan  media software memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,7 %), siklus II (80 %) dan mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa , ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang tinggi yaitu hasil kuesioner siswa (suasana belajar dikelas lebih hidup dan menyenangkan) yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode penggunaan  media software  sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA POKOK BAHASAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN KELAS XII SMAN 1 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh:
Khristiani Nurdiana

SMA N 1 Tanah Grogot

E-mail: khristiani@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar kimia siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif  tipe Think Pair Share (TPS)  pada  siswa di kelas 3 IPA. Jenis  penelitian ini adalah  penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua  siklus  tiap siklus terdiri atas tiga  kali pertemuan yang dilaksanakan pada siswa kelas XII-IPA A SMA Negeri 1 Tanah Grogot yang berjumlah 32 siswa. Tiap-tiap siklus terdiri atas  perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data  dilakukan dengan tes, observasi tindakan, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.

 Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa.  Peningkatan  pembelajaran terlihat dari meningkatnya partisipasi siswa dalam diskusi kelompok berpasangan, keaktifan bertanya dan juga mengeluarkan pendapat, serta tidak terlepas dari keseriusan siswa dalam memahami materi pelajaran  dengan membaca teks di rumah. Peningkatan hasil pembelajaran dapat dilihat dari skor prestasi belajar yang meningkat dari rata-rata pada siklus I sebesar 76,41 kemudian siklus II meningkat menjadi 88,28. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I adalah 65,6%, kemudian pada siklus II sebesar 87,5%. Peningkatan prestasi belajar siswa ini diikuti dengan peningkatan aktivitas siswa individu  yang pada siklus I sebesar 85,11% menjadi 93,4%, pada siklus II. sedangkan  untuki aktivitas diskusi berpasangan pada siklus I sebesar 84,67% meningkat menjadi 94%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share dapat meningkatkan keaktivan serta hasil belajar siswa.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI KIMIA UNSUR KELAS XII IPA SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SMAN 1 TANAH GROGOT

Oleh:

Dwi Happy Sukmawati

SMA Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail: heppy@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada siswa kelas XII IPA-4 di SMAN 1 Tanah Grogot. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas . penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tga kali pertemuan yang dilaksanakan pada siswa Kelas XII IPA 4 SMAN 1 Tanah Grogot Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 34 siswa. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes observasi tindakan, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Peningkatan pembelajaran terlihat dari meningkatnya aktivitas siswa siswa pada siklus I sebesar 70%  menjadi 90% pada siklus II. Sedangkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 76% menjadi 82%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran kimia unsure dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *