JURNAL MITRA GURU VOLUME II, NOMOR 3 JUNI 2016

COVER DEPAN JMG JUNI 2016

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAV (SNOWBALL THROWING AUDIO VISUAL) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENYIMAK CERITA DI SDN BABATAN V/460 SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Sastro

SDN Babatan V/460 Surabaya

E-mail : kuntartisastro@gmail.com

ABTRAK

Belajar tidak dapat diselenggarakan dengan baik bila pendidik dan siswa tidak tepat dalam memilih metode, media atau model pembelajaran. Sehubungan dengan belajar dan memahami cerita mendengarkan SD, khususnya model bahasa keterampilan belajar STAV (Snowball Throwing Audio Visual) memberikan siswa kebebasan untuk membangun pengetahuan atau untuk menciptakan pengetahuan linguistik dengan cara berusaha memahami pengetahuan melalui permainan bola kertas (snow) yang berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. Masalah penelitian adalah apakah model pembelajaran STAV (Snowball Throwing Audio Visual) dapat meningkatkan pemahaman mendengarkan materi dan menjual cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Untuk menjawab permasalahan tersebut penelitian yang dilakukan yang mendukung data yang tepat. Diskriptif pendekatan penelitian kuantitatif. Sementara teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes prestasi. Menggunakan sampel dari subyek penelitian di sekolah dasar. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Dari hasil penggunaan pembelajaran model STAV (Throwing Audio Visual) dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran dengan STAV mengalami peningkatan 15,40% peningkatan mendengarkan cerita pemahaman dan pembelian bahan dari sekolah dasar.

PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN SISWA PADA PENINGGALAN KEBUDAYAAN MASA PRA AKSARA MELALUI METODE KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA SISWA VII-E DI SMPN 1 LASEM SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh:

Endang Murtiningsih

SMP Negeri I Lasem

E-mail: ending@yahoo.com

 

ABSTRAK

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara umum bertujuan untuk meningkatkan aktivitas berdiskusi dan pemahaman konsep pada kelas VII-E yang berjumlah 26 siswa dalam pembelajaran IPS Sejarah di SMP Negeri I Lasem dengan menggunakan metode kooperatif dengan pendekatan NHT sehingga pembelajaran dapat bermakna dan menyenangkan. Sedangkan secara khusus tujuan penlitian ini adalah untuk menemukan langkah-langkah yang tepat dalam penggunaan metode kooperatif dengan pendekatan NHT.

Variabel penelitian adalah: (i) penggunaan metode kooperatif pendekatn NHT (ii) peningkatan keaktifan berdiskusi dan pemahaman konsep, dengan indikator kehadiran siswa dalam belajar, antusias siswa dalam mengikuti pelajaran; membaca referensi; partisipasi siswa dalam belajar; kerjasama kelompok; ketepatan melakasanakan tugas, hasil nilai tes. Untuk menganalisis data diambil dari observasi, wawancara, jurnal guru dan dokumentasi foto, yang kemudian direfleksi dan dianalisis dengan deskripsi komparatif yaitu membandingkan pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Maupun dengan tes untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa. Prosedur penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Setelah dilakukan penelitian selama 2 siklus, diperoleh perubahan keaktivan siswa dalam berdiskusi selama kegiatan pembelajaran di kelas VII-E sebesar 29,81% dari kondisi siklus I 51,44% menjadi 81,25% pada akhir siklus II, demikian juga terjadi peningkatan dalam tingkat pemahaman konsep siswa dalam mencapai ketuntasan belajar. Kenaikan sebesar 13,66% pada ketuntasan belajar siswa dari 74,6% menjadi 88,26%. Dari penelitian ini peneliti memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru tentang penerapan model pembelajaran melalui metode kooperatif dengan pendekatan NHT yang diperbaharui. Suasana kelas menjadi lebih mendorong proses berfikir secara aktif dan hidup, sehingga mengurangi budaya diam, dan lesu dalam pembelajaran di kelas VII-E SMP Negeri I Lasem.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN TENTANG SERVIS ATAS PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DRIIL DAN BERMAIN DI KELAS VII-A SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh :

Muhammad Yusup

SMP Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail : yusup@gmail.com

 

ABSTRAK

Subjek peneliti pada penelitian tindakan kelas adalah guru dan siswa kelas VII-A SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah ingin meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran drill dan bermain tentang konsep servis atas permainan bola voli di kelas VII-A SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Ingin meningkatkan aktifitas belajar siswa tentang konsep servis atas permainan bola voli di kelas VII SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui perhatian siswa akan terfokus pada pelajaran jika guru menyajikannya menggunakan pendekatan yang sesuai dapat meningkatkan hasil belajar dan aktifitas belajar siswa, hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata tes formtif, pada mata pelajaran Penjaskes di kelas VII A diperoleh nilai pra siklus 56, siklus I 66 dan siklus II 82, terlihat ada peningkatan yang signifikan dari setiap siklusnya.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PAMERAN  UNTUK  MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIID SMP NEGERI 6 SEMARANG PADA MATERI AJAR SIFAT BAHAN DAN SISTEM PENCERNAAN

Oleh :

Siti Zuliya Zakiyati

SMP Negeri 6 Semarang

E-mail : zulizuliya@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Meningkatkan aktivitas pada sifat bahan dan sistem pencernaan  melalui  model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang. 2) Meningkatkan hasil belajar pada sifat bahan dan sistem pencernaan  melalui  model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang.

Penelitian ini dilakukan  pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang yang berjumlah 27 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 13 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli sampai tanggal 6 Oktober tahun 2015. Tindakan ini dilakukan dalam 2 siklus dengan materi sifat bahan dan sistem pencernaan. Data hasil penelitian berupa prosentasi aktivitas siswa menanya/menjawab, hasil uji kompetensi siswa dan hasil angket siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dalam menanya/menjawab pertanyaan hingga 95%, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa sebesar 77% siswa yang tuntas secara klasikal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui model Group Investigation dan Pameran dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang.

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh :

Sutrisno

SMP Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail : sutrisno@yahoo.com

ABSTRAK

Penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk kajian reflektif oleh pelaku tindakan dan PTK dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan tugas. Dalam penelitian ini, prosedur penelitian terdiri dari tiga siklus. Tiap-tiap siklus dilaksanakan sesuai perubahan yang ingin dicapai. Tahapan pelaksanaan penelitian mencakup langkah-langkah berikut : Tahapan perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada Standar Kompetensi Memahami berbagai Konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 1 Tanah Grogot. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 36 siswa, dengan topik konstitusi yang perna berlaku di Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitain menunjukkan melalui model pembelajaran kooperatif jigsaw telah membantu siswa SMP Negeri 1 Tanah Grogot dalam meningkatkan motivasi siswa.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BERMAIN BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN MODIFIKASI SISWA KELAS IX A SEMESTER 2

TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SMP NEGERI 11 SURAKARTA

Oleh :

Tony Wibowo

SMP Negeri 11 Surakarta

E-mail : tony_jaa@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan bentuk-bentuk modifikasi yang terdapat dalam cabang olahraga permainan bolavoli yang dapat diterapkan pada siswa di sekolah menengah pertama, melihat bagaimana pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bola voli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi pada siswa di SMP Negeri 11 Surakarta, melihat bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bolavoli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi, meningkatkan prestasi bola voli  siswa SMP Negeri 11 Surakarta melalui kegiatan non akademis permainan bola voli  dengan pendekatan modifikasi. Subjek penelitian ini melibatkan seluruh anggota kegiatan non akademis bola voli di SMP Negeri 11 Surakarta sebanyak 32 anak selaku subyek penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan melalui modifikasi dalam permainan bolavoli ternyata dapat meningkatkan antusiasme,  minat dan motivasi siswa. Hal ini tampak dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, baik dalam bentuk angket maupun tanya jawab langsung (wawancara). dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, mereka tampak menikmati permainan yang mereka lakukan. Berdasarkan data menunjukkan jumlah populasi sebanyak 32  pada  permainan bola voli pretes siklus I = 69.  Setelah diadakan modifikasi pada siklus II, ternyata permainan bolavoli untuk siswa  Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Surakarta memiliki peningkatan prestasi yang signifikan, yaitu dengan daya serap = 82.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI BENDA YANG ADA DI LINGKUNGAN SEKITAR BERDASARKAN CIRINYA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING LEARNING) PADA SISWA KELAS I-A SDN GRUJUGAN KIDUL I  KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :

Purwantini

SD Negeri Grujugan Kidul 1

E-mail : purwanti.tini@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Siswa Kelas I-A  SDN Grujugan Kidul I Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2015/2016 dalam menyebutkan bentuk benda dan ukuran benda. Untuk mengetahui motivasi dan kerjasama siswa. Penelitian dilaksanakan di SDN Grujugan Kidul I Kecamatan Grujugan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso. Subjek penelitian adalah siswa kelas I-A SDN Grujugan Kidul I yang berjumlah 25 siswa untuk semester 1 tahun pelajaran 2015/2016. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampaun siswa untuk mengidentifikasi benda yang ada dilingkung sekitar. Hal ini dapat ditunjukkan dengan peningkatan prestasi belajar siswa dan semakin mantapnya pemahaman serta penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru.

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA SERTA KEPEMIMPINAN

TERHADAP KINERJA GURU SMK KERTANEGARA KUARO

Oleh:

Heru Budi Santosa

SMK Kertanegara Kuaro

E-mail :herubudi_santosa@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja guru, serta untuk mengetahui diantara motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan yang berpengaruh dominan terhadap kinerja guru SMK Kertanegara Kuaro Kabupaten Paser.

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel dependen yang dinyatakan sebagai kinerja guru dan variable independen yang terdiri dari motivasi Kerja, disiplin Kerja dan kepemimpinan.

Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Guru SMK Kertanegara Kuaro yang berjumlah 17 orang. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tersebut.

Hasil penelitian dengan uji F menjelaskan terdapat pengaruh secara bersama-sama antara variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dan kepemimpinan terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil uji parsial atau uji t diketahui bahwa motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru secara parsial berpengaruh terhadap kinerja guru, sedangkan kepemimpinan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Variabel yang paling berpengaruh atau berpengaruh dominan terhadap kinerja guru yaitu Motivasi (X1) = 0,511 dengan dibuktikan nilai t = 5,658 pada signifikansi 0,00 < 0,05.

PENGGUNAAN METODE TUTOR SEBAYA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA MATERI POKOK LINGKARAN DI KELAS VIII-C SMP NEGERI 12 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Ngadiman

SMP Negeri 12 Madiun

E-mail : ngadimancool@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian yang berjudul ”Penggunaan Metode Tutor Sebaya Sebagai Upaya  Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Materi Pokok Lingkaran di Kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun Tahun Pelajaran 2014/2015” memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun Kuaro Tahun Pelajaran 2014 / 2015 dengan metode tutor sebaya dan untuk mengetahui dampak metode Tutor Sebaya dalam meningkatkan partisipasi siswa kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun Tahun Pelajaran 2014/2015 semester genap pada materi keliling dan luas lingkaran.

Penelitian ini dilaksankan pada siswa kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun  Tahun Pelajaran 2014/2015 semester dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pemilihan kelas VIII-C ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan partisipasi pada pembelajaran matematika di kelas VIII-C.

Dari hasil penelitian didapati hasil yaitu keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran tinggi, karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan, yakni 100% Peserta didik terlibat aktif, frekuensi Peserta didik yang bertanya tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan, yakni 76%, sedangkan kriteria 75%, peserta didik yang mampu mengajukan pendapat sedang yaitu 72%, meskipun belum memenuhi kriteria 75%, tetapi dari segi kuantitas mengalami peningkatan, Peserta didik yang mampu menjawab pertanyaan tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan yakni 83%, sedangkan kriteria 80% dan Kinerja kelompok tinggi, karena sangat kompak dan dapat menyelesaikan tugas tepat waktu 100% sudah sesuai dengan criteria 100%.

MENINGKATKAN KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA MELALUI TEKNIK CLOZE SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 NGAWI

Oleh :

Dinuk Supatmiati

SMP Negeri 2 Ngawi

E-mail : dinuksuptmiati@gmail.com

ABSTRAK

Kecepatan efektif membaca mempunyai peranan yang sangat penting, karena dengan membaca cepat dan kemampuan memahami bacaan yang berkualitas seseorang bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebiasaan membaca bahasa Indonesia yang kurang baik berdampak negatif pada tingkat keterbacaan seseorang atau seorang siswa. Untuk mengatasi hal tersebut sangat dibutuhkan usaha dan kreatifitas guru. Penerapan teknik cloze dalam pembelajaran membaca merupakan salah satu upaya memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu untuk meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan menggunakan teknik cloze siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ngawi.

Penelitian tindakan kelas ini mengambil setting di SMP Negeri 2 Ngawi, dengan jumlah siswa 22 siswa. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tiga siklus. Sebelum siklus I dilaksanakan perlu adanya pra tindakan yaitu identifikasi tentang teknik cloze dan Kecepatan Efektif Membaca (KEM), kemudian dilaksanakan siklus I sebagai penerapan teknik cloze. siklus II sebagai implementasi pelaksanaan teknik cloze, dan siklus III sebagai tahap pemantapan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu digunakan terhadap data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan siswa dan guru selama berlangsungnya pembelajaran di kelas, dan analisis kuantitatif yang digunakan terhadap hasil tes Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa dengan menggunakan teknik cloze.

Hasil penelitian pada siklus I tingkat keterbacaannya masih rendah, karena kecepatan efektif membaca rata-rata 87 kpm dengan tingkat Independen 18 %, tingkat Instruktional 38 % dan pada frustasi 44 %. Pada siklus II hasil penelitian mengalami perubahan positif yaitu kecepatan efektif membaca rata-rata 150 kpm dengan tingkat Independen 78 %, tingkat Instruksional 18 %, dan tingkat frustasi 4 %. Hasil penelitian pada siklus III mengalami pemantapan yaitu rata-rata Kecepatan Efektif Membaca (KEM) 210 kpm dengan tingkat independen 100 %. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan teknik cloze dapat meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa.

UPAYA MENINGKATKAN KETRAMPILAN SMASH BOLA VOLI DENGAN MEMATANGKAN KETRAMPILAN PASSING BAWAH DAN PASING ATAS PADA SISWA KELAS IV SDN GRUJUGAN KIDUL I KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :

Gendut Prasetyo

SD Negeri Grujugan Kidul 1

E-mail: gendutnamaku@yahoo.co.id

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan passing bawah dengan peningkatan ketrampilan smash bola voli pada siswa kelas IV SD Negeri Grujugan Kidul I Kec. Grujugan Kab. Bondowoso. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Grujugan Kidul I kec. Grujugan kab. Bondowoso. Jumlah populasi adalah 31 orang siswa.

Sedangkan untuk menganalisa data dalam menguji hipotesa, maka data dari hasil uji tes smash bola voli tes awal atau tes akhir kemudian diolah ke dalam rumus-rumus statistik melalui uji- t (t- test). Kriteria penerimaan dan penolakan hipotesa apabila t- hitung ≥ t- tabel pada taraf signifikan 5 %, maka hipotesa alternattif diterima artinya ada pengaruh passing bawah dan passing atas terhadap ketrampilan smash bola voli. Apabila t- hiung < t- tabel pada taraf signifikan 5 % maka hipotesa awal ditreima dan hipotesa alternatif ditolak sehingga tidak ada pengaruh passing bawah dan passing atas terhadap ketrampilan smash bola voli siswa kelas IV SDN Grujugan Kidul I kec Grujugan kab. Bondowoso tahun pelajaran 2015/2016.

Dari hasil analisa data melalui uji-t diketahui bahwa antara pemberian latihan smash umpan passing bawah dan smash umpan passing atas mempunyai pengaruh sama-sama baiknya dalam hubungannya untuk meningkatkan ketrampilan smash bola voli. Atau dengan kata lain bahwa tidak ada perbedaan pengaruh antara pemberian latihan smasah umpan passing atas terhadap peningkatan ketrampilan smash bola voli

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGANALISIS SEJARAH DUNIA PADA MASA PERANG DINGIN DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN  JIGSAW PADA SISWA KELAS XII IPS 1  SMA NEGERI 1 TERISI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Rasto

SMA Negeri 1 Terisi

E-mail : rasto.mayone@gmail.com

ABSTRAK

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Penerapan metode pembelajaran Jigsaw meningkatkan hasil belajar menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi tahun pelajaran 2014/2015, dan 2) Penerapan metode pembelajaran Jigsaw meningkatkan motivasi belajar menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi tahun pelajaran 2014/2015.

Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi sebanyak 24 anak dan objek penelitiannya adalah Menganalisis Sejarah Dunia pada Masa Perang Dingin dengan Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw.

Hasil penelitian Penerapan pembelajaran menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin dengan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Hal ini terbukti dengan hasil belajar  siswa mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa kelas XII IPS 1 adalah 65  dan siswa yang mencapai KKM ada 11 siswa (46 persen). Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa kelas XII IPS 1 mengalami peningkatan yaitu menjadi 85  dan siswa yang mencapai KKM ada 21 siswa (88 persen). Dan Penerapan metode pembelajaran Jigsaw meningkatkan motivasi belajar menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi tahun pelajaran 2014/2015. Motivasi belajar siswa pada siklus, pada siklus I siswa yang Kurang Sungguh-Sungguh ada 5 siswa (21%), siswa yang Sungguh-sungguh ada 13 (54%) dan siswa yang sungguh-sungguh ada 6 siswa (25%). Pada siklus II siswa yang Kurang Sungguh-Sungguh tidak ada, siswa yang Sungguh-sungguh ada 10 siswa (42%) dan siswa yang sungguh-sungguh ada 14 siswa (58%).

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *