Kadindik Jatim: Siap Penghapusan Ujian Nasional

brt204011114Surabaya (beritajatim.com) – Respon dari Presiden Joko Widodo mengenai penghapusan Ujian Nasional (UN) tampaknya mengarah pada sinyal positif.
Namun, untuk menggantikan ujian penentu kelulusan siswa itu, akan digantikan dengan UN desentralisasi  yang dilakukan oleh masing-masing daerah sesuai kewenangannya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Dr Saiful Rachman menuturkan, mulai 1 Januari mendatang akan mengelola SMA/SMK. Otomatis, pemerintah daerah maupun provinsi harus siap dengan kebijakan ini. write my essay
“Siap atau tidak semua daerah harus siap menerima kebijakan ini. Tapi, kita akan prioritaskan dulu ujian SMA/SMK dan PKLK sesuai kewenangan dari Undang-undang. Namun, jenjang SD, SMP dan kejar paket A, B dan C akan diselenggarakan daerah masing-masing,” terang Saiful saat di temui di kantornya, Senin (28/16/2016).
Untuk melaksanakan ujian ini, lanjut Saiful, baik provinsi maupun daerah tetap harus mengacu pada standar nasional yang akan dirumuskan BSNP (Badan Standarisasi Nasional Pendidikan).
Sedangkan butir-butir soal yang akan di terapkan dapat dilakukan oleh masing-masing daerah. “Jadi kalau bobot soal akan tetap sama antar satu daerah dengan daerah lain. Tapi butir untuk pembuatan soalnya yang mungkin beragam,” kata Saiful.
Mengenai anggaran dengan adanya desentralisasi UN. Mantan kepala Badiklat Jatim ini mengaku, pihaknya akan berencana mengalihkan anggaran tersebut untuk pelaksanaan ujian SMA/SMK. Sementara, tahun depan ia mengaku juga sudah mengalokasikan anggaran untuk Ujian Sekolah (US) SD/MI se Jatim.
“Untuk US SD sekitar Rp9 miliar. Tapi kita butuh anggaran untuk US SMA/SMK sekitar Rp20 miliar – Rp25 miliar,” papar Saiful.
Disinggung meneai seleksi masuk ke jenjang SMA/SMK yang tahun depan resmi dipegang oleh Dindik Jatim, pihaknya mempunyai opsi lain yakni dengan menggunakan tes masuk SMA/SMK.
“Tapi kembali lagi ini soal kesiapan anggaran. Nanti kita akan bicarakan dengan berbagai pihak agar pelaksanaannya tetap baik,” pungkas Saiful.

Sumber:beritajatim.com

Baca Juga