Bupati Jember Larang Sekolah Pungut Biaya Bimbingan Belajar

brt164238676Jember (beritajatim.com) – Kepala SMP Negeri 2 Jember Muhammad Subarno mengatakan, Bupati Faida sudah menegaskan soal program pendidikan gratis. Salah satunya mengenai larangan pungutan biaya untuk bimbingan belajar tambahan dari orang tua siswa.
“Intinya sekolah tidak menarik uang sepeser pun dari wali murid. Sehingga kalau bimbingan belajar sebenarnya untuk anak-anak boleh, tapi bisa menggunakan uang BOS (Bantuan Operasional Sekolah),” jelas Subarno kepada wartawan.
Subarno meminta wali murid tak khawatir. “Sekolah masih memikirkan prestasi anak. Cuma kami melaksanakan bimbingan belajar tidak full, seperti kalau ada dana dari wali murid. Mungkin mendekati ujian nasional, akan diadakan bimbingan belajar, dengan cara dana diambilkan dari BOS. Kemudian menunda kegiatan lain,” katanya.
Saat pengambilan rapor, Subarno sempat menyampaikan wacana pembiayaan bimbingan belajar ini kepada wali murid. “Karena tidak boleh menarik dari wali murid, maka saya akan hentikan di semester genap. Memang ada gejolak dari wali murid,” katanya.
Subarno mengatakan, dana BOS memiliki keterbatasan. “Kalau menggunakan uang BOS, kemampuannya sampai kapan. Kami tidak mungkin fokus di kelas 9. Kelas 7 dan 8 juga perlu (dana) untuk peningkatan mutu prestasi anak, ekstrakurikuler, dan sebagainya. Itu juga memerlukan dana BOS,” jelasnya

Sumber : beritajatim.com

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *