Jurnal Mitra Pendidikan Volume IV, Nomor 1, Januari 2017

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS IX D SMPN 2 ROWOKANGKUNG

Oleh
Mohamad Syahroni
Guru SMP Negeri 2 Rowokangkung
Email: mohamadsyah72@gmail.com

ABSTRAK
Sudah seyogyanya kegiatan belajar mengajar juga lebih mempertimbangkan siswa. Siswa bukan sebuah botol kosing yang bisa diisi dengan muatan-muatan informasi apa saja yang dianggap perlu oleh guru. Selain itu, alur proses belajar tidak harus berasal dari guru menuju siswa. Siswa bisa juga saling mengajar dengan sesame siswa yang lainnya. Dalam sistem pembelajaran ini, guru bertindak sebagai fasilitator. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran Numbered Head Together materi Uang dan Lembaga Keuangan mata pelajaran IPS kelas IX D SMPN 2 Rowokangkung. Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancanan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas SMPN 2 Rowokangkung Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang Semester Gasal Tahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari prasiklus I sampai siklus II yaitu, prasiklus (69,23%), siklus I (80,77%), siklus II (92,31%). Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX D SMPN 2 Rowokangkung Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang Semester Gasal Tahun Pelajaran 2015/2016, serta model pembelajarasn ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS.


PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK BERITA MELALUI METODE MASTERY LEARNING SMP NEGERI 3 NGAWI

Oleh
Hartati
SMP Negeri 3 Ngawi
Email : hartatiwiryodiharjo@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan hasil temuan sebelum penelitian dilakukan diketahu bahwa, siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Ngawi kemampuan menyimak masih rendah. Hal ini disebabkan guru dalam menyampaikan pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah. Dalam penyampaian materi pembelajaran, guru belum berusaha secara maksimal terutama dalam pengelolaan kelas. Dalam pembelajaran menyimak, guru masih terbiasa menggunakan pola pembelajaran tradisional yaitu lebih cenderung menggunakan metode ceramah. Adapun rumusan dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah melalui metode mastery learning dapat meningkatkan kemampuan menyimak berita pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Ngawi? dan 2) Bagaimanakah perubahan perilaku terhadap pembelajaran menyimak berita setelah digunakan metode mastery learning pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Ngawi ?. sedangkan tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak berita melalui metode mastery learning pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Ngawi dan 2) Mendeskripsikan perubahan perilaku setelah pembelajaran dengan menggunakan metode mastery learning pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Ngawi.
Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research), tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki pelaksanaan pembelajaran. Dengan PTK diharapkan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. penelitian tindakan kelas ini di dilaksanakan dalam dua sisklus dan setiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Ngawi pada semester ganjil. Subjek pada penelitian ini adalah kemampuan menyimak efektif berita pada siswa kelas VII B yang berjumlah 25 siswa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dengan menerapkan metode mastery learning dapat meningkatkan kemampuan menyimak berita pada siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Ngawi.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SUSUNAN PEMERINTAHAN PUSAT MATA PELAJARAN PKN

Oleh
Insih Windiyati
SD Negeri Bandungan 02
Email : insih.windiyati@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep tentang susunan pemerintahan pusat pada pelajaran PKn bagi siswa kelas IV SD Negeri Bandungan 02 melalui model kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bandungan 02 Tahun Pelajaran 2014/2015 semester 2. Sedangkan subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa, diantaranya 15 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan pemahaman konsep tentang susunan pemerintahan pusat. Hal ini ditunjukan dengan kenaikan ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 68,1% dengan nilai rata-rata siswa sebesar 71,36, pada siklus II ketuntasan belajar naik sebesar 95,4% dengan nilai rata-rata sebesar 80,2.


PENGARUH EFEKTIVITAS KELOMPOK DAN FUNGSI PENGAWAS TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMK 1 KARIMUN

Oleh
Endang Susilawati
SMK 1 Karimun
Email : endang5@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara parsial berpengaruh terhadap kinerja guru, untuk mengetahui efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun. Populasi dalam penelitian ini adalah Pengawas sekolah, Kepala sekolah dan seluruh guru SMK Negeri 1 Karimun. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari guru SMK Negeri 1 Karimun.
Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun. Besarnya kontribusi Efektivitas kelompok dan fungsi pengawas berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 53.3%. Artinya bahwa sebesar 53.3% kinerja guru dapat dijelaskan oleh Efektivitas kelompok dan fungsi pengawas. Secara parsial efektifitas kelompok dan fungsi pengawas berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun.


PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN ETIKA PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN WALIMURID SMPN 1 MERAL KARIMUN

Oleh
Reni Kuswanti
SMP Negeri 1 Meral
Email : renikuswanti@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru dan etika pelayanan secara bersama-sama (simultan) terhadap kepuasan walimurid SMPN 1 Meral di Kabupaten Karimun, untuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru dan etika pelayanan secara sendiri-sendiri (parsial) terhadap kepuasan walimurid SMPN 1 Meral di Kabupaten Karimun, untuk mengetahui diantara variabel profesionalisme guru dan etika pelayanan yang berpengaruh dominan terhadap kepuasan. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Meral di Kabupaten Karimun, Sampel yang dipakai dalam penelitian ini adalah semua walimurid SMPN 1 Meral yang berjumlah sampel sebanyak 78 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru dan etika Pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan walimurid SMPN 1 Meral di Kabupaten Karimun. Sedangkan secara parsial variabel profesionalisme guru dan etika pelayanan berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan walimurid SMPN 1 Meral di Kabupaten Karimun. Berdasarkan uji t yang dilakukan diketahui bahwa profesionalisme guru berpengaruh dominan terhadap kepuasan walimurid pada SMPN 1 Meral di Kabupaten Karimun.


PENGGUNAAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI SATUAN DEBIT SISWA KELAS VI-A

Oleh
Widi Astutik
SDN Kenongo II Kecamatan Tulangan
Emali : widia.tulangan@gmail.com

ABSTRAK
Satuan Debit adalah salah satu materi yang sukar dimengerti siswa. Hal ini menyebabkan siswa kesulitan dalam mempelajari materi Satuan Debit. Selain itu, siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran karena pembelajaran hanya berpusat pada guru. Akibatnya, banyak siswa yang mendapatkan nilai di bawah KKM dan tingkat penguasaan materi Satuan Debit cukup rendah. Berdasarkan hal tersebut, pemilihan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) digunakan untuk membantu siswa memahami materi Satuan Debit. Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik adalah pembelajaran yang menggunakan prinsip realita atau pembelajaran yang memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk mencoba menemukan sendiri melalui bantuan tertentu dari guru. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pelaksanaan perbaikan pembelajaran yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VI-A SDN Kenongo II Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo pada tahun akademik 2015/2016 jumlah siswa 24 terdiri dari 10 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik deskriptif data komparatif berupa lembar observasi instrumen dan lembar tes. Pada siklus pertama ada peningkatan penguasaan belajar siswa sebesar 75%. Sementara peningkatan penguasaan siswa pada siklus kedua adalah 92%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik dapat meningkatkan hasil belajar materi Satuan Debit dari VI-A siswa kelas SDN Kenongo II Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan penguasaan siswa dari 75% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II.


PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DI MI DARUL ULUM BENEM

Oleh
Ah Fauzan
MI Darul Ulum
Email : fauzanpngws@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian yang akan diterapkan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh pengawas madrasah/sekolah. Seperti yang dikemukakan Mulyasa bahwa Penelitian Tindakan Sekolah merupakan upaya peningkatan kinerja sistem pendidikan dan meningkatkan menejemen madrasah/sekolah agar menjadi produktif, efektif dan efisien. Adapun tujuan dari penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kemampuan guru menggunakan media pembelajaran dan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran di MI Darul Ulum Benem Duduk Sampeyan Gresik.
Subyek penelitan adalah guru kelas IV, dan V, di MI Darul Ulum Benem Duduk Sampeyan Gresik. Subyek penelitian adalah sebanyak 3 orang. Secara keseluruhan pada umumnya guru-guru memiliki kemampuan yang sedang. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilakukan oleh peneliti selama 3 (tiga) bulan yaitu dari bulan September sampai dengan bulan November 2016 dengan 2 siklus kegiatan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, melalui penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan kreatifitas pembelajaran di kelas dan dapat dilakukan dengan cara peserta didik dibawa langsung ke objek (materi pembelajaran) sehingga proses pembelajaran berhasil melalui supervisi akademik terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemecahan masalah. Pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran cukup menarik minat siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor rata-rata dari hasil observasi di kelas yaitu : siklus 1 : 40 sampai dengan 60 dan siklus 2 : 60 sampai dengan 80. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat mengaktifkan pembelajaran di kelas.


PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP PERKALIAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN REALISTIK
DI KELAS II SD NEGERI 24 BATIPUH

Oleh
Ridwan
SD Negeri 24 Batipuh
Email : ridwan_simpurut@yahoo.com

ABSTRAK
Penguasaan konsep perkalian merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Pembelajaran matematika selama ini dipengaruhi oleh pandangan matematika adalah alat yang siap pakai. Pandangan ini mendorong guru bersikap cendrung memberi tahu konsep dan cara menggunakannya, sehingga pembelajaran terpusat pada guru. Kondisi ini berakibat rendahnya motivasi, aktivitas, kreativitas siswa dalam proses pembelajaran dan hasil belajar matematika. Hal ini diduga sebagai dampak dari pembelajaran konvensional, dimana kegiatan siswa cendrung hanya mendengarkan, mencatat, dan mengerjakan latihan. Penggunaan pendekatan pembelajaran realistik merupakan salah satu alternatif untuk memecahkan permasalahan pembelajaran perkalian di sekolah dasar.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana guru melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan realistik untuk meningkatkan penguasaan konsep perkalian siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.
Penelitian dilaksanakan di kelas II SD Negeri 24 Batipuh. Guru praktisi adalah guru kelas II, sedangkan peneliti sebagai pengamat. PTK dilaksanakan dalam proses berdaur yang terdiri dari 4 tahapan: perencanaan, melakukan tindakan sesuai dengan rencana, melakukan observasi terhadap tindakan, dan melakukan refleksi. Keefektifan tindakan pada setiap siklus diukur hasil observasi terhadap aktivitas guru/siswa dan hasil belajar. Data observasi dan hasil belajar di deskripsikan, diinterprestasikan, kemudian direfleksikan untuk menentukan tindakan perbaikan pada siklus berikutnya. Kriteria keberhasilan pembelajaran apabila telah mencapai taraf keberhasilan tindakan dan hasil belajar pada kualifikasi sangat baik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran realistik dapat meningkatkan penguasaan konsep perkalian siswa kelas II SD Negeri 24 Batipuh. Pembelajaran realistik merupakan pembelajaran yang menekankan pentingnya konteks nyata yang dikenal siswa dan proses kontruksi pengetahuan matematika oleh siswa sendiri.


MENINGKATKAN KOMPETENSI KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN

Oleh
Amelia
Email : amelia95@gmail.com

ABSTRAK
IPS atau Social Studies mempunyai tugas mulia dan menjadi fondasi penting bagi pengembangan intelektual, emosional, kultural, dan sosial peserta didik, yaitu mampu menumbuhkembangkan cara berfikir, bersikap, dan berperilaku yang bertanggungjawab selaku individual, warga masyarakat, warga negara, dan warga dunia. Selain itu IPS pun bertugas mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat, memiliki sikap mental positif untuk perbaikan segala ketimpangan, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang di masyarakat. Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di sekolah diorganisasikan secara baik.


UPAYA MENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA
DALAM MENEMUKAN GAGASAN UTAMA PADA ARTIKEL
DENGAN MENGGUNAKAN METODE CIRC DAN
TEKNIK PERMAINAN MEDIA TEMPEL

Oleh
Nurul Hudaiyah
SMP Negeri 1 Maron
Email : nurulm4ron@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkaan keterampilan membaca dalam menemukan gagasan utama pada artikel melalui metode Cooperative Integreted Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel pada siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Maron dan untuk mendeskripsikan perubahan perilaku belajar siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Maron setelah dilakukan pembelajaran keterampilan membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel dengan metode Cooperative Integreted Reading and Composition (CIRC) dan teknik permainan media tempel. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Maron. Alasan peneliti memilih tempat penelitian di SMP Negeri 1 Maron karena adanya unsur pelaku, tempat, dan kegiatan yan dapat di observasi. Subjek yang akan diteliti dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX-C SMP Negeri 1 Maron yang berjumlah sebanyak 33 siswa.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa melalui pembelajaran CIRC dan teknik permainan media tempel mempunyai pengaruh yang berarti dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa dalam menemukan gagasn utama dalam artikel. Dengan metode CIRC dan teknik permainan media tempel sebagai salah satu pembelajaran baru dalam membaca untuk menemukan gagasan utama dalam artikel sangat positif. Siswa mengalami perubahan perilaku dalam pembelajaran ke arah positif. Perilaku tersebut yaitu siswa lebih antusias dan aktif mengikuti pembelajaran pada siklus II. Siswa memperhatikan penjelasan guru selama proses pembelajaran, siswa lebih aktif merespon instruksi guru dan siswa antusias mengikuti pembelajaran.

Baca Juga