Jurnal Mitra Pendidikan Online Edisi Hardiknas 2017

PENGGUNAAN APLIKASI GEOGEBRA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI FUNGSI KUADRAT

Oleh
Minarto
SMA Negeri 1 Bangorejo
E-mail : minarto.boy@gmail.com

 

ABSTRAK
Penelitian yang dilakukan ini berusaha untuk menemukan media pembelajaran yang diharapkan cocok untuk pembelajaran pada materi persamaan kuadrat. Karena dari hasil ulangan pada waktu penelitian maupun dari nilai pada tahun tahun sebelumnya di materi ini masih banyak siswa mengalami kesulitan. Salah satu kesulitan yang ada adalah siswa kurang bisa menterjemahkan pesan atau pengertian abstrak yang ada di materi ini walaupun sebenarnya sudah dijelaskan oleh guru. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa lembar kerja siswa (LKS) yang dibuat dengan langkah langkah dan urutan materi menggunakan software GeoGebra.
Pada penelitian ini digunakan dua metode yaitu metode pertama guru mengajar dengan tanpa menggunakan media pembelajaran dan pembelajaran diadakan secara klasikal. Sedangkan Metode kedua guru menggunakan media pembelajaran LKS yang urutan kerjanya disusun dengan aplikasi geogebra serta guru membuat kelas menjadi kelompok kelompok kecil.
Berdasarkan hasil tes yang dilakukan ketika menggunakan metode pertama diperoleh rata-rata nilai prestasi belajar siswa adalah 62.62 dengan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan 70 diperoleh prosentasi ketuntasan adalah 34,28% artinya siswa yang dikategorikan tuntas sejumlah 12 siswa dari 35 siswa. Peningkatan nilai prestasi belajar siswa setelah menggunakan metode kedua adalah nilai rata rata menjadi 80.17 dengan 97,14% siswa dikategorikan tuntas dan dari 35 siswa yang tidak tuntas hanya 1 siswa.


PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI MODIFIKASI PERMAINAN LARI “KASVOL” DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN

Oleh
Wisnu Aditya Kurniawan, S.Or
SMK Negeri 1 Brondong Lamongan
E-mail : wisnu.aditya_kurniawan@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Brondong Tahun Pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitan tindakan kelas. Subjek penelitan yang dipakai dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Brondong Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil, tepatnya pada bulan September 2016sampai dengan oktober 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 32 anak yang telah diberikan tindakan pada siklus I, siklus II dan siklus III menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: 1) Kebugaran jasmani melalui modifikasi permainan lari membuat suasana belajar lebih aktif, siswa lebih mampu menampilkan karakternya masing-masing dengan tetap mengindahkah rasa percaya diri, kerjasama, keberanian dan sportivitas secara baik. 2) Penerapan modifikasi permainan lari dapat meningkatkan kebugaran jasmani, ini dapat dibuktikan dengan hasil analisis siklus I ke siklus II dan siklus II ke siklus III, 3) Penerapan modifikasi permainan lari dapat meningkatkan hasil belajar kebugaran jasmani, dengan prosentase ketuntasan kelas mencapai 78,12 %.


EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MODEL THINK PAIR SHARE DENGAN TEAMS ASSISTED INDIVIDUAL TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

Oleh:
Didi Pianda
SMK Negeri 6 Lhokseumawe
Email: teukudidipianda@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model Think-Pair-Share (TPS) dengan Teams Assisted Individual (TAI). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Negeri 6 Lhokseumawe Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah 180 siswa. Sedangkan sampel yaitu mengambil dua kelas, dimana kelas XI-NKPI sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI-BP sebagai kelas eksperimen II. Instrumen dalam penelitian ini berupa soal uraian, hal ini untuk mengukur prestasi belajar siswa dalam matematika. Kemudian instrumen penelitian diujicobakan pada kelas XII-NKPI dan XII-BP yang bukan merupakan sampel penelitian, agar diketahui validitas dan reliabilitasnya, dan hasil uji coba instrumen diperoleh reliabilitas sebesar 0,79. Analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil pengolahan data tes akhir, diperoleh rata-rata nilai tes akhir untuk kelas eksperimen I adalah 78,83, dan rata-rata nilai tes akhir untuk kelas eksperimen II adalah 73,75. Dengan taraf signifikan 5%, hasil uji-t menunjukkan 4,50 dan 1,67. Karena > , maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya prestasi belajar matematika antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model Think-Pair-Share (TPS) lebih baik dari pada model Teams Assisted Individual (TAI).


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KLASIFIKASI MANUSIA PURBA MASA PRA-AKSARA DENGAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

Oleh
Rasto
SMA Negeri 1 Terisi
E-mail: rasto.mayone@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah 1) penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara di kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi dan (2) penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara di kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.2 IPS SMA Negeri 1 Terisi sebanyak 34 anak dan objek penelitiannya adalah pembelajaran pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara dengan penerapan model Problem Based Learning.
Hasil penelitian penerapan pembelajaran pada klasifikasi manusia purba masa pra-aksara dengan penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari 34 siswa, pada siklus 1 ada 14 siswa yang tuntas atau prosentase ketuntasannya adalah 41 % . Sedangkan pada siklus 2 ada 27 siswa yang tuntas atau prosentase ketuntasannya adalah 79% . Hasil pantauan guru observer, diketahui motivasi siswa belajar pada diskusi kelompok siklus 1 rata-rata 69 (kategori C) dan pada siklus 2 mengalami kenaikan menjadi 72 (kategori B). Kemudian pada presentasi kelompok pada siklus 1 rata-rata 69 (kategori C) dan pada siklus 2 mengalami kenaikan menjadi 71 (kategori B).


PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG PENGARUH PERUBAHAN LINGKUNGAN
DENGAN METODE CTL DAN MEDIA LCD

Oleh:
Siti Anny Faizun, S.Pd., M.Pd.
SD Negeri Kebonagung 3 Demak
E-mail: anny_faiz@yahoo.com

ABSTRAK
Penggunaan metode pembelajaran CTL dengan media LCD dan power point untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang Pengaruh perubahan lingkungan di kelas IV semester II SD Negeri Kebonagung 3 Demak.
Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan penggunaan model pembelajaran CTL dengan media LCD dan power point untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang pengaruh perubahan lingkungan di kelas IV semester II SD Negeri Kebonagung 3 Demak. Menjelaskan pengaruh penggunaan model pembelajaran CTL dengan media LCD dan power point untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang pengaruh perubahan lingkungan di kelas IV semester II SD Negeri Kebonagung 3 Demak. Memaparkan evaluasi penggunaan model pembelajaran CTL dengan media LCD dan power point untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang pengaruh perubahan lingkungan di kelas IV semester II SD Negeri Kebonagung 3 Demak.
Metode Penelitian menggunakan kombinasi dari metode penelitian kualitatif dan metode kuantitatif secara berimbang. Dalam menemukan informasi data dengan kualitatif. Tetapi dalam perolehan data menggunakan data kuantitatif. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Kebonagung 3 Demak.
Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif, yaitu: Pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan secara terus menetrus dengan fokus pengamatan ditekankan pada : Penggunaan metode dan media, pengaruh bagi peserta didik dan hasil nilai tes individu terhadap hasil belajar dalam penggunaan metode CTL dan media LCD. Reduksi data dengan membuat tabel yang berisi analisis hasil tes peserta didik terhadap penggunaan, pengaruh, dan evaluasi metode CTL dan media LCD, dilanjut penarikan kesimpulan.
Hasil penggunaan metode CTL dan media LCD mengalami peningkatan 12 point. Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik dari siklus I adalah 74 pada siklus II rata-rata nilai mencapai 86.


PENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII-1 SMPN 5 PENAJAM PASER UTARA DENGAN PROGRAM JTV (JUNIOR TEACHS VISIT)

Oleh
Fitrawati, S.Pd., M.M.
SMP Negeri 5 Penajam
E-mail : Fitrah.fitrawati@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan strategi pelaksanaan program JTV dalam upaya peningkatan motivasi dan prestasi mata pelajaran matematika, khususnya siswa kelas VIII-1 SMPN 5 Penajam Paser Utara. Program JTV memberikan salah satu alternatif upaya agar potensi siswa yang tergolong pandai dapat dioptimalkan kemanfaatannya, guna kemajuan dan peningkatan kualitas hasil pembelajaran, termasuk siswa yang rendah motivasi dan hasil belajarnya.penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis data interaktif. Teknik analisis data interaktif menekankan adanya reduksi data. Reduksi data merupakan suatu bentuk analisisyang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu, dan mengorganisasikan data dengan cara sedemikian rupa sehingga kesimpulan-kesimpulan akhir dapat ditarik dan diverifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data digunakan triangulasi dan auditing. Sumber data dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri serta guru matematika yang lain dan siswa kelas VIII-1 SMPN 5 Penajam Paser Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam pelaksanaan program JTV dalam pembelajaran matematika antara lain: identifikasi masalah, membentuk kelompok, program pelatihan, pelaksaan JTV, koodinasi dan konsultasi dengan guru. Pelaksanaan pembelajaran matematika dengan program JTV di Kelas VIII-1, berhasil dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika para siswa. Kenaikan tara-rata pada ulangan semester 2 pada masing-masing penilaian yakni penilaian pengetahuan meningkat hingga 15,7% dan penilaian keterampilan meningkat hingga 25%. Dapat dilihat bahwa program ini berhasil dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika, baik untuk siswa yang tergolong lemah motivasi dan hasil belajarnya cukup rendah maupun bagi siswa yang memang sudah mempunyai motivasi berprestasi.


PENERAPAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VB
SD NEGERI 004 BUKIT DATUK KOTA DUMAI
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh
Diana Wahyuni
Guru SD Negeri 004 Bukit Datuk
E-mail : ummizahwa@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VB SD Negeri 004 Bukit Datuk dengan penerapan model discovery learning. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa tes hasil belajar dan teknik nontes berupa observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh siswa kelas VB SD Negeri 004 Bukit Datuk yang berjumlah 37 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 bulan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan model pembelajaran discovery learning. Pada siklus I, capaian skor rata-rata membaca pemahaman mengalami peningkatan sebesar 15,33% menjadi 81,35 dengan ketuntasan klasikal mencapai 72,97%. Pada siklus II, capaian skor rata-rata mengalami peningkatan sebesar 23,76% menjadi 87,30 dengan ketuntasan klasikal mencapai 86,49%. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VB SD Negeri 004 Bukit Datuk Kota Dumai.


PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) MELALUI WORKSHOP DI KECAMATAN MOJOROTO KEDIRI

Oleh
Suminah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kediri
E-mail : suminahheri@gmail.com

ABSTRAK
Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun ( RPS ) melalui Workhop se gugus PAUD VIII di TK Tribakti. Artikel ini tergolong Penelitian Tindakan Sekolah dengan melibatkan 7 ( tujuh ) orang Kepala Sekolah dan masing masing mengajak 1 orang pengurus Komite dan 1 orang guru yang belum mampu menyusun RPS secara maksimal. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dengan masing masing terdiri atas empat tahapan yaitu : Perencanaan , Pelaksanaan, Obervasi dan Refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Workshop dapat meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah (RPS ) yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Adapun aspek yang dinilai antara lain : Kelengkapan elemen RPS, (2) Kejelasan tujuan RPS, (3) Kelengkapan/kesesuaian program dengan tujuan RPS, (4) Kemanfaatan program, (5) Strategi Implementasi/ Pelaksanaan, (6) Propsal realistik dan dapat dicapai, (7) Kelayakan anggaran biaya, (8) Optimalisasi Sumber daya Sekolah, (9) Sustainbilitas / Kemampuan berkelanjutan dan (10) Pembuatan proposal dilkukan secara partisipatif.
Berdasarkan hasil analisis pada masing masing siklus menunjukkan peningkatan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun RPS yakni : semakin banyaknya Kepala Sekolah yang mampu menyusun Rencana Pengembangan Sekolah ( RPS ) dari siklus I ke siklus II . Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan Workshop dapat meningkatkan Kemampuan Kepala Sekolah dalam menyususn RPS pada Kepala Sekolah se gugus PAUD VIII di TK Tribakti Kecamatan Mojoroto kota Kediri


PERAN PAUD SEBAGAI PENGEMBANGAN KARAKTER NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI

Oleh
Mimin Mintarsih
TK Daya Nusa Cimahi
E-mail : mmintarsihdn@gmail.com

ABSTRAK
Peran Paud Sebagai Pengembangan Karakter Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia Dini. Penelitian ini di latar belakangi oleh perkembangan jaman dan pengaruh dari arus globalisasi yang cukup bebas, sehingga siswa menjadi lebih tertarik dengan kebudayaan yang berasal dari luar negeri, dibandingkan dengan kebudayaan sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, maka PAUD memiliki peranan yang sangat penting. Salah satunya melalui penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini karena termasuk kepada golden age. Untuk mengetahui bagaimana pengembangan yang dilakukannya di sekolah. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasilnya adalah dalam menghidupkan nilai-nilai karakter yang berkualitas pada anak usia dini harus adanya keseimbangan antara otak kanan dan kiri. Misalnya menumbuhkan kecintaan terhadap kebaikan pada anak usia dini dengan cara membacakan buku cerita yang mengandung pesan moral adalah salah satunya atau memberikan keteladanan.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *