Category Archives: Informasi

Stop Bullying : Uluran Empati untuk ABK

(Illustration: Neil Webb/Getty Images)

Dr Yopi Kusmiati, S Sos I, M Si
Dosen Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Mempunyai anak ber­kebutuhan khusus (ABK) bukanlah kehendak semua orang. Setiap orang pasti berharap memiliki anak yang sempurna, normal layaknya anak-anak lain yang berkembang sesuai dengan usianya. ABK baik karena tuna­rungu, tunawicara, tuna­netra, autisme, dan sebagainya harus­lah diterima oleh semua pihak. Tidak hanya oleh orang tua, keluarga, saudara, tetapi juga oleh lingkungan sekitarnya baik lingkungan rumah ataupun lingkungan sekolah. Baca Selengkapnya

Publikasi Buku Ber-ISBN

Salam Pendidikan.

LDP Kresna BIP kini memberikan solusi bagi para tenaga pendidik yang akan melakukan publikasi karya tulis, baik berupa hasil penelitian, narasi, modul pembelajaran, atau hasil karya tulis lainnya.

Hanya dengan Rp 400.000,-* Hasil karya tulis Anda siap publikasi.
*Syarat dan Ketentuan :
1. Naskah siap cetak (sesuai pedoman Kresna BIP)
2. Wajib menyerahkan 4 printout naskah (2 untuk arsip Perpusnas dan 2 untuk arsip Penerbit)
Info Selengkapnya :
WhatsApp : 085330834377
BBM : 5F0E2986
Email : ldp_kbip@yahoo.co.id

PROMO MERAH PUTIH – LDP KRESNA BIP

PROMO MERAH PUTIH LDP KRESNA BIP. GRATIS PUBLIKASI JURNAL (Khusus Member). Info Selengkapnya Hubungi 085330834377

LDP Kresna BIP mengadakan program baru “PROMO MERAH PUTIH”. Daftarkan diri Anda sebagai Member LDP Kresna BIP dan dapatkan publikasi GRATIS.

Registrasi Member
Format : NAMA_ALAMAT_No. HP_EMAIL
Kirim ke 085330834377

*Biaya Registrasi Rp 200.000

Info Selengkapnya Hubungi
WhatsApp : 085330834377
BBM : 5F0E2986

Jokowi: Jangan Sampai Anak-Anak Indonesia Dididik Medsos

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagi-bagikan buku tulis untuk anak-anak saat meninjau tenda pengungsian korban gempa Aceh di Pidie Jaya, Jumat (9/12). Selain buku tulis, Jokowi juga membagikan kotak pensil kepada warga. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Yogyakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para guru untuk mengantisipasi perubahan yang ada di dunia saat ini. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan karakter sehingga tidak terkontaminasi pengaruh buruk media sosial (medsos).

“Jangan sampai anak-anak kita dididik oleh medsos. Jangan sampai anak-anak kita dididik oleh perubahan yang merusak karakter kita. Hati-hati, semuanya harus mempersiapkan ini,” kata Jokowi saat membuka Rakorpimnas PGRI di Sahid Jaya Hotel, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (22/7/2017). Baca Selengkapnya

Membangun Sistem Perlindungan Anak : Bukan Sekedar Retorika Merawat dan Membesarkan Buah Hati

Rita Pranawati, MA. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Indonesia baru saja memperingati Hari Anak Nasional yang tepat jatuh pada tanggal 23 Juli 2107. Ada beberapa poin yang menjadi sorotan pemerintah tentang anak-anak di Indonesia, terutama kasus kekerasan yang masih marak terjadi pada anak. Data Kementerian Sosial (2013) menyebutkan, prevalensi kekerasan anak antara usia 13-17 tahun yaitu kekerasan fisik pada anak lakilaki 1 dari 4 anak dan 1 dari 7 pada anak perempuan; kekerasan psikologis anak laki-laki 1 dari 8 anak dan anak perempuan 1:9; kekerasan seksual untuk anak laki-laki sebanyak 1:12 dan 1:19 untuk anak perempuan.

Situasi ini menunjukkan bahwa anak laki-laki memiliki kerentanan yang lebih besar untuk menjadi korban kekerasan dibandingkan anak perempuan. Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bagi semua khalayak, baik pemerintah maupun orang tua. Maka dari itu, perlu sebuah sistem perlindungan anak yang mampu berjalan beriringan dengan perlindungan yang diberikan oleh orang tua terhadap anaknya. Baca Selengkapnya