Category Archives: JIPE

Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta Volume III, Nomor 1, Maret 2017

PENERAPAN PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA KELAS IIC

Oleh
Ermawati
SD Negeri 005 Teluk Binjai Kota Dumai
Email : ermawati05@gmail.co.id

ABSTRAK
Di SD Negeri 005 Teluk Binjai cenderung menggunakan pembelajaran yang kurang memperhatikan kebutuhan dan pengembangan potensi siswa, serta cenderung bersifat teoritik. Peran guru masih sangat dominan. Pada saat pembelajaran guru tidak menggunakan pembelajaran tematik dikarenakan guru masih kesulitan untuk memahami bagaimana cara membelajarkan tematik, padahal dalam Permendiknas No 22 Tahun 2006 sudah disebutkan bahwa pembelajaran pada kelas I s/d III menggunakan pembelajaran tematik. Metode pembelajaran seperti itu berakibat pada prestasi belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IIC SD Negeri 005 Teluk Binjai Kota Dumai dengan pembelajaran tematik melalui Lesson Study.
Baca Selengkapnya

JURNAL ILMIAH EKSAKTA VOLUME II, NOMOR 2 JUNI 2016

COVER DEPAN JIPE

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN METODE PENUGASAN PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

SDN 35 KOTA BIMA

Oleh :

Munir

SDN 35 Kota Bima

E-mail : munirspd68@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi pada kenyataan  bahwa sebagian besar siswa Kelas V merasa kesulitan dalam belajar matematika tentang operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal. Hasil belajar tentang operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal masih jauh dari harapan yaitu  dari 26 siswa murid kelas V SDN 35 Kota Bima, rata-rata hanya 40% yang mendapat nilai di atas 50. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2014/2015 SDN 35 Kota Bima dengan menerapkan metode penugasan

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penugasan telah berhasil dalam upaya peningkatan hasil belajar matematika semester 2 siswa kelas V SDN 35 Kota Bima tahun pelajaran 2014/2015 pada kompetensi dasar tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan desimal. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil rata-rata siswa yaitu 67,69 pada siklus I dan mengalami peningkatan sebesar 78,46 pada siklus II.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SEMESTER I SDN 47 KOTA BIMA

Oleh :

Nuraini

SDN 47 Kota Bima

E-mail: nuraini@gmail.com

ABSTRAK

Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah bagaimana pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok bagian-bagian tumbuhan mata pelajaran IPA siswa kelas IV semester I SDN 47 Kota Bima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil  belajar  siswa  kelas  IV Semester I dengan cara memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk memperbaiki layanan pendidikan yang harus diselenggarakan dalam konteks pembelajaran di kelas dan peningkatan kualitas program sekolah secara keseluruhan. Penelitian  ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II.  Masing-masing siklus terdiri dari 4  tahap.  Keempat  tahap  tersebut  adalah  perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation) dan refleksi (reflection). Penelitian ini dilaksanakan di SDN 47 Kota Bima. Sedangkan subejek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa, dengan perincian laki-laki 13 orang, dan perempuan berjumlah 9 orang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prestasi belajar siswa dari siklus I rata-rata sebesar 7,26 menjadi 7,79 pada siklus II.

MENINGKATKAN KOMPETENSI PENJUMLAHAN PECAHAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED  HEADS TOGETHER (NHT) KELAS VI SDN TIRTA JAYA I KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :

Suharyatin

SDN Tirta Jaya 1

E-mail: suharyatin@gmail.com

 

ABSTARAK

Jenis penelitian yang diambil adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam yang dilaksanakan oleh guru untuk memcahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru untuk memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, yang berupa tindakan yang sengajar dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Tujuan utama PTK adalah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas. Kegiatan penelitian ini tidak saja bertujuan untuk memecahkan masalah, tetapi sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. Dalam model penelitian tindakan kelas terdapat empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi.

Penelitan ini bertempat di SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas VI SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah siswa 22 orang, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Sedangkan tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengidentifikasi aktifitas siswa dalam pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan di Kelas VI SDN Tirta Jaya I.

Berdasarkan hasil penelitan menunjukikan bahwa pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan kompetensi penjumlahan bilangan pecahan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan hasil atau ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya. Berdasarkan hal tersebut maka melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT berdampak positif terhadap aktivitas siswa, ini ditunjukkan pada proses pembelajaran siswa bersemangat untuk mengikuti pembelajaran dan merasa termotivasi dalam belajar.

MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 2 PELAIHARI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Maulidah

SMPN 2 Pelaihari

E-mail : maulidah@yahoo.co.id

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsentrasi belajar pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari sebelaum dilakukan layanan bimbingan kelompok dan untuk mengetahui peningkatan konsentrasi belajar pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 melalui bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen mengenai pelaksanaan bimbingan kelompok dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari.  Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pelaihari pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E yang berjumlah 27 siswa.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa konsentrasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok menunjukkan hasil bahwa siswa belum mampu berkonsentrasi dengan baik ketika belajar.  Setelah diadakan layanan bimbingan kelompok konsentrasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Pelaihari meningkat dibandingakn sebelum dilaksanaannya bimbingan. Sebelum diadakan bimbingan nilai rata-rata konsentrasi belajar siswa sebesar 2.5 dalm kategori rendah, setelah mendapatkan bimbingan kelompok konsentrasi belajar siswa meningkat sebesar 3.6 atau masuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan melalui layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan konsentrasi belajar.

MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATERI LOGARITMA MELALUI  PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF BAGI SISWA KELAS X PROGRAM  KEAHLIAN ATPH SMK NEGERI 1 TAKISUNG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh:

Rukiyanto

SMK Negeri 1 Takisung

E-mail : rukiyanto@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mencari suatu strategi pembelajaran yang efektif dan Efisien dalam mengajarkan materi logaritma bagi siswa program keahlian ATPH di SMK  Negeri 1 Takisung  dengan cara mengaktifkan siswa pada pembelajaran. Strategi dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus dan pada setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sedang untuk mengaktifkan siswa dalam penelitian ini, peneliti menggunakan lembar kerja yang diberikan kepada siswa dalam kelompok besar dan kelompok kecil. Yang menjadi subjek pada penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X program keahlian ATPH di SMK  Negeri 1 Takisung sedang objeknya adalah pembelajaran materi logaritma pada mata pelajaran Matematika yang diajarkan dengan cara mengaktifkan siswa dalam kelompok kecil dan kelompok besar

Dari penelitian yang diadakan dengan meneliti kondisi awal siswa yang diukur dengan alat tes tertulis dan hasil penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan hasil yang dicapai siswa dalam menguasai materi logaritma yang diberikan. Peningkatan penguasaan materi ini mulai dari siklus I siswa dapat meningkat sebesar 28 % dari kondisi awal sedang dari kondisi di siklus I setelah dilakukan tindakan pada siklus II meningkat sebesar 30 %. Dari Hasil penelitian tindakan kelas ini maka peneliti merekomendasikan pada pengambil jabatan ataupun pelaksana pembelajaran dalam hal ini yaitu pengajar untuk mengajarkan materi pembelajaran dalam kelompok kecil dan dengan tehnik mengaktifkan siswa.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN INTEGRAL KELAS XII IPS-1

SMAN 2 TANGGUL JEMBER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Imroatus Solekhah

SMAN 2 Tanggul Jember

Email: iimsmadata@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika pada sub materi pokok bahasan integral tentu untuk peserta didik kelas XII IPS-1 SMAN 2 Tanggul Jember tahun pelajaran 2014-2015 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Pada metode ini diharapkan peserta didik yang berkemampuan tinggi membantu teman yang lain dalam satu kelompok sementara peserta didik yang berkemampuan rendah lebih terbuka dan tidak malu bertanya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Konsep pokok penelitian tindakan kelas terdiri dari empat komponen, yaitu  perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan teman sejawat sebagai observer. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPS-1 yang berjumlah 36 peserta didik.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar meningkat, dengan rata-rata 73,42 pada siklus I menjadi 79,67 pada   siklus 2 atau naik 6,25 (8,51%). Serta peningkatan ketuntasan peserta didik, dari 26 peserta didik (72,22%) pada siklus I menjadi 32 peserta didik (88,89%) pada siklus 2. Dengan demikian, disimpulkan bahwa dengan mengimplementasikan model pembelajaran tipe STAD dapat meningkatkan keaktifan siswa dan prestasi belajar Matematika pada sub materi pokok integral tentu kelas XII IPS-1 SMAN 2 Tanggul Jember tahun pelajaran 2014-2015.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK  MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI SEL ELEKTROKIMIA KELAS XII IPA-1 DI SMA NEGERI 2 TANGGUL JEMBER

TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Imam Suja’i

SMAN 2 Tanggul Jember

Email: kangje1970@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas dan hasil belajar kimia siswa pada materi sel elektrokimia kelas XII IPA-1 di SMAN 2 Tanggul tahun pelajaran 2014-2015 dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Konsep pokok penelitian tindakan kelas terdiri dari empat komponen, yaitu  perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan teman sejawat sebagai observer. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPA-1 yang berjumlah 39.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa sebesar 8.74% dari 71.97% pada siklus-1 menjadi 80.71% pada siklus-2. Jika disesuaikan dengan tabel kriteria keaktifan siswa maka baik pada siklus-1 maupun siklus-2 aktivitas siswa termasuk pada kriteria aktif. Rata-rata hasil belajar  pada siklus 1 mengalami peningkatan dari 70.82 menjadi 78.23. Ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari 61.54% sebelum tindakan menjadi 79.49 % setelah tindakan. Pada siklus 2 terjadi peningkatan rata rata hasil belajar dari 78.23 menjadi 86.38. Dan ketuntasan belajar mengalami peningkatan sebesar 15.38% dari 79.47% menjadi 94.87%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia pada  materi Sel Elektrokimia.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG KELILING DAN LUAS BANGUN DATAR DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA PESERTA DIDIK KELAS VII F SMP NEGERI 1 TEKUNG

Oleh :

Sri Hartati

SMP Negeri 1 Tekung Lumajang

Email : tatik.tia@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik dan aktifitas belajar peserta didika dalam menghitung keliling dan luas bangun datar dalam pemecahan masalah matematis dengan model pembelajaran kooperatif pada peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016 pada  bulan April 2016. Penelitian ini dimulai pada tanggal 11 April 2016. Prosedur penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Untuk melihat perubahan tindakan maka sebelum dilakukan penelitian dilakukan kegiatan prasiklus. Penelitian ini dilakukan dalam empat kali pertemuan. Kegiatan yang dilaksanakan pada siklus II merupakan kegiatan perbaikan dari pelaksanaan pada kegiatan siklus I.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini  menggunakan metode observasi dan test. Selanjutnya data dianalisis sehingga didapatkan data analisis observasi dan analisis hasil tes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa penerapan pendekatan model pembelajaran kooperatif pada mata pelajaran matematika  dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung Lumajang Tahun Pelajaran 2015/2016. Sebelum diterapkanya model pembelajaran kooperatif prosentase ketuntasan belajar peserta didik hanya 27,3%,  pada siklus I prosentase ketuntasan belajar peserta didik mencapai 77,3% dan pada siklus II prosentase ketuntasan belajar peserta didik telah mencapai 100%. Selain itu penerapan pendekatan model pembelajaran kooperatif juga dapat meningkatkan aktivitas  belajar  peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung Lumajang. Pada siklus I aktivitas belajar peserta didik dalam kategori baik dan pada siklus II aktivitas belajar peserta didik dalam kategori sangat baik.

PENGGUNAAN METODE LIDI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA PADA PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT DI KELAS IV SD NEGERI 003 SEKAR MAWAR SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2013/2014

Oleh :

Masliana

SD Negeri 003 Sekar Mawar

Email: yusmahanni@mail.com

ABSTRAK

PenelitianTindakan Kelas Mata Pelajaran Matematika merupakan salah satu sajian mata pelajaran di Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini peneliti mencoba mengetengahkan salah satu bentuk pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Dalam penyampaian pembelajaran ini peneliti menggunakan media/alat peraga lidi dalam penjumlahan bilangan bulat. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Lokasi penelitian adalah di SD Negeri 003 Sekar Mawar kelas IV. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan tes formatif. Hasil penelitian adalah Pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 68,36 dengan tingkat ketuntasan  63%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 72,33  dengan tingkat ketuntasan 90%. Pada siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 84,83  dengan tingkat ketuntasan 100%. Untuk mencapai hasil yang maksimal, dan siswa juga menjadi lebih terampil serta kreatif dalam memecahkan persoalan yang diberikan, seorang guru dalam mengajar Matematika sebaiknya dengan menggunakan media lidi, sebagai media pembelajaran. Diharapkan pihak sekolah hendaknya menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran seperti media pembelajaran, buku-buku penunjang dan peralatan teknologi informasi yang memadai.

PENGGUNAAN  MEDIA BELAJAR SOFTWARE PESONA FISIKA EDU   TERHADAP MINAT DAN  PRESTASI  BELAJAR  SISWA KELAS XII IPA-1  SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT

TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :

Agus  Budiningrum

SMA Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail: agus@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan Media Belajar Software Pesona Fisika Edu  Terhadap  minat dan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi semua pihak, khususnya bagi  Sekolah untuk menggali faktor-faktor yang dapat meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Sekolah

 Analisa data Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data yang diperoleh dengan tujuan untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai siswa juga untuk memperoleh respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran serta aktivitas siswa selama proses pembelajaran.

Untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau persentase keberhasilan siswa setelah proses belajar mengajar setiap putarannya dilakukan dengan cara memberikan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran.  Jumlah responden yang menjadi objek dalam penelitian ini sebanyak 35 orang siswa di SMA Negeri 1 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode penggunaan  media software memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,7 %), siklus II (80 %) dan mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa , ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang tinggi yaitu hasil kuesioner siswa (suasana belajar dikelas lebih hidup dan menyenangkan) yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode penggunaan  media software  sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA POKOK BAHASAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN KELAS XII SMAN 1 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh:
Khristiani Nurdiana

SMA N 1 Tanah Grogot

E-mail: khristiani@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar kimia siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif  tipe Think Pair Share (TPS)  pada  siswa di kelas 3 IPA. Jenis  penelitian ini adalah  penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua  siklus  tiap siklus terdiri atas tiga  kali pertemuan yang dilaksanakan pada siswa kelas XII-IPA A SMA Negeri 1 Tanah Grogot yang berjumlah 32 siswa. Tiap-tiap siklus terdiri atas  perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data  dilakukan dengan tes, observasi tindakan, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.

 Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa.  Peningkatan  pembelajaran terlihat dari meningkatnya partisipasi siswa dalam diskusi kelompok berpasangan, keaktifan bertanya dan juga mengeluarkan pendapat, serta tidak terlepas dari keseriusan siswa dalam memahami materi pelajaran  dengan membaca teks di rumah. Peningkatan hasil pembelajaran dapat dilihat dari skor prestasi belajar yang meningkat dari rata-rata pada siklus I sebesar 76,41 kemudian siklus II meningkat menjadi 88,28. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I adalah 65,6%, kemudian pada siklus II sebesar 87,5%. Peningkatan prestasi belajar siswa ini diikuti dengan peningkatan aktivitas siswa individu  yang pada siklus I sebesar 85,11% menjadi 93,4%, pada siklus II. sedangkan  untuki aktivitas diskusi berpasangan pada siklus I sebesar 84,67% meningkat menjadi 94%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share dapat meningkatkan keaktivan serta hasil belajar siswa.

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI KIMIA UNSUR KELAS XII IPA SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SMAN 1 TANAH GROGOT

Oleh:

Dwi Happy Sukmawati

SMA Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail: heppy@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada siswa kelas XII IPA-4 di SMAN 1 Tanah Grogot. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas . penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari tga kali pertemuan yang dilaksanakan pada siswa Kelas XII IPA 4 SMAN 1 Tanah Grogot Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 34 siswa. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes observasi tindakan, angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Peningkatan pembelajaran terlihat dari meningkatnya aktivitas siswa siswa pada siklus I sebesar 70%  menjadi 90% pada siklus II. Sedangkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 76% menjadi 82%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada pembelajaran kimia unsure dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta Volume II, Nomor 1, Maret 2016

COVER DEPAN JIPE

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG
PERUBAHAN WUJUD BENDA DENGAN MENGGUNAKAN
METODE EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS IV
SD NEGERI GRUJUGAN KIDUL 1 GRUJUGAN
KABUPATEN BONDOWOSO

Oleh :
Eny Sumartini
SD Negeri Grujugan Kidul 1
E-mail : enysumartini10@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Grujugan Kidul 1 setelah menggunakan Metode Eksperimen pada saat pembelajaran IPA tentang Perubahan Wujud Benda. Untuk mengetahui peningkatkan partisipasi aktif siswa kelas IV SDN Grujugan Kidul 1 setelah menggunakan Metode Eksperimen pada saat pembelajaran IPA tentang Perubahan Wujud Benda. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD Negeri Grujugan Kidul 1 Bondowoso. Penentuan Penelitian Tindakan Kelas melalui metode Eksperimen adalah seluruh siswa kelas IV dengan jumlah 20 siswa. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada semester I Tahun Pelajaran 2013–2014.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan metode eksperimen pada siswa kelas IV SDN Grujugan Kidul 1 Bondowoso dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari gambar grafik peningkatan hasil belajar IPA dari pra siklus, siklus I, dan siklus II. Peningkatan hasil belajar IPA pada pra siklus diperoleh rata – rata kelas 60,75 setelah dilaksanakan perbaikan pada siklus I diperoleh rata – rata kelas 65,1 kemudian dilanjutkan pada siklus II diperoleh rata- rata kelas 90.

PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN
KONTEKSTUAL DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI REACT
DI KELAS IX C SMP NEGERI 1 TEKUNG LUMAJANG
TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015

Oleh:
Mohammad Mawahib
SMP Negeri 1 Tekung Lumajang
E-mail : mohmawahib58@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini ditetapkan di SMP Negeri 1 Tekung Lumajang. Peneliti bertugas di tempat ini, sehingga setting sekolah secara empiris sudah dikenali, baik karakteristik maupun permasalahan yang dihadapi. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual dengan menggunakan strategi RECT. Sedangkan yang menjadi obyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX C yang berjumlah 30 siswa.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembelelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual dengan menggunakan strategi REACT. untuk mengetahui aktivitas siswa terhadap pembelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual dengan menggunakan strategi REACT. untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa setelah diajarkan pembelelajaran matematika melalui pendekatan kontekstual dengan menggunakan strategi REACT.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan kontesktual dengan menggunakan strategi REACT berpengaruh positif terhadap pembelajaran matematika. Serta berpengaruh terhadap hasil belajar siswa hal ini ditunjukkan dengan ketuntasan belajar siswa sebesar 90%

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS
MELALUI PENDEKATAN BERBASIS MASALAH
PADA SISWA KELAS V SDN 007 MUARA SAMU
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Muliadi
SD Negeri 007 Muara Samu
E-mail : adi.muliadidi@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya tingkat ketuntasan belajar Sains siswa kelas V SDN 007 Muara Samu, yakni hanya 40%. Berdasarkan hal tersebut peneliti berkolaborasi dengan teman sejawat untuk mencari solusi permasalahan, sehingga diputuskan untuk melakukan penelitian tindakan dengan menerapkan pendekatan berbasis masalah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Dari hasil observasi dan penilaian yang dilakukan di akhir tindakan diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan prestasi siswa pada mata pelajaran Sains dengan diterapkannya pendekatan berbasis masalah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka disarankan kepada guru dan kepala sekolah. Kepada guru disarankan (1) agar mencoba menerapkan Pendekatan berbasis masalah ini untuk meningkatkan presentasi Sains siswa (2) Menerapkan Pendekatan berbasis masalah pada KD yang lain atau mata pelajaran lain yang serumpun (3) lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik. Kepada kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI
MENDESKRIPSIKAN HUBUNGAN ANTARA GAYA, GERAK DAN
ENERGI MELALUI PERCOBAAN MENGGUNAKAN MEDIA
PEMBELAJARAN VARIATIF PADA SISWA KELAS V
SDN GRUJUGAN KIDUL 1 GRUJUGAN BONDOWOSO

Oleh :
Rasianik Eka Pramistiyowati
SD Negeri Grujugan Kidul 1
E-mail : rasianikeka@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar IPA materi mendeskripsikan hubungan antara gaya, gerak dan energi melalui percobaan (gaya gravitasi, gaya gesek, gaya magnet)dengan menggunakan media pembelajaran variatif pada siswa Kelas V SDN Grujugan Kidul 1 Kecamatan Grujugan Bondowoso tahun pelajaran 2014/2015.
Penelitian ini bertempat di SDN Grujugan Kidul 1 Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso. Subjek pada penelitian ini adalah siswa Kelas V yang berjumlah 41 orang yang terdiri dari 19 laki-laki dan 22 perempuan. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SDN Grujugan Kidul 1 Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso, dimulai pada pertengahan semester II Tahun Pembelajaran 2014/2015 yaitu tanggal 24 April 2014 sampai dengan 30 Juni 2014.
Berdasarkan hasil penelitan dan pembahasan dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SDN Grujugan Kidul 1 Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar disetipa siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 65.97, pada siklus II nilai rata-rata siswa sebesar 71.58, dan pada siklus III mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata siswa sebesar 73.48.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ADVACE ORGANIZER GUNA
MENINGKATKAN PEMAHAMAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
MATERI HIMPUNAN PADA KELAS VII SMP NEGERI 2
TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Supiyah
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : supiyah578@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Advace Organizer terhadap hasil belajar Matematika. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya Pembelajaran Advace Organizer Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (62%,), siklus II (71%) dan siklus III (90%) Simpulan dari penelitian ini adalah metode Advace organizer dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VII , serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Matematika

IMPLEMENTASI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES,
KONVENSIONAL DAN MINAT BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN
PRESTASI BELAJAR BIOLOGI PADA SISWA KELAS VIII
SMP NEGERI JENGGAWAH JEMBER

Noviana Desiningrum
STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya
Email : novyachacute@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya, (1) perbedaan hasil belajar Biologi antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses pada kelompok siswa yang berminat tinggi dan berminat rendah, (2) perbedaan hasil belajar Biologi antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan pendekatan konvensional pada kelompok siswa yang berminat tinggi dan berminat rendah, (3) interaksi antara metode pendekatan keterampilan proses dan minat belajar terhadap hasil belajar Biologi.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan teknik purposive random sampling. Hasil belajar berdasarkan nilai rata-rata, (1) siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional mempunyai nilai rata-rata sebesar 58,88 pada siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan 82,20 pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, (2) siswa yang diajar dengan pendekatan keterampilan proses mempunyai nilai rata-rata sebesar 76,20 pada siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan 83,75 pada siswa yang mempunyai minat belajar tinggi.

EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP
DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA
MATERI KELANGSUNGAN HIDUP MAKHLUK HIDUP
SISWA KELAS IX-B SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT SEMESTER
GENAP TAHUN PELAJARAN 2014-2015

Oleh :
Sukarmi
SMP Negeri 4 Tanah Grogot
E-mail : sukarmi1971@gmail.com

ABTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Co-op Co-op dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup siswa kelas IX-B SMP Negeri 4 Tanah Grogot Semester Genap Tahun Pelajaran 2014-2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa IX-B SM Negeri 4 Tanah Grogot Kabupaten Paser tahun pelajaran 2014-2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 73,08 dengan ketuntasan klasikal 73,08% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa secara individu mencapai 79,62 dengan ketuntasan klasikal 88,46%. Hal ini berarti pada siklus II ini kriteria ketuntasan yang ditetapkan telah tercapai. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Co-op Co-op sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-B SMP Negeri 4 Tanah Grogot. pada mata pelajaran IPA materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup.

PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR
TENTANG SIFAT-SIFAT CAHAYA DENGAN METODE DEMONSTRASI
PADA SISWA KELAS V SD NEGERI RIAM PINANG
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Sugianto
SD Negeri Riam Pinang
E-mail : sugianto8@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Riam Pinang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Riam Pinang yang berjumlah 7 siswa. 6 perempuan dan 1 laki-laki. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan kemampuan belajar tentang sifat-sifat cahaya pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Riam Pinang dengan penerapan metode demonstrasi dan untuk mengetahui peningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran tentang sifat-sifat cahaya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan belajar sifat-sifat cahaya mata pelajaran IPA pada siswa kelas V SD Negeri Riam Pinang. Hal ini ditunjukkan dengan prosentase siswa yang tuntas KKM (Nilai 6,5) yaitu dari keadaan awal yang hanya 14.29% menjadi 57.14% pada siklus I. Setelah dilakukan tindak lanjut ke siklus II, prestasi belajar siswa meningkat lagi menjadi 85.71% (siswa yang mencapai KKM sebanyak 6 anak). Dari peningkatan hasil belajar siswa tersebut dapat dikatakn bahwa kemampuan belajar siswa tentang sifat-sifat cahaya meningkat.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI
BERBASIS INKUIRI MATERI SISTEM EKSRESI MANUSIA
UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS
DAN KERJASAMA SISWA SMA NEGERI 1 BATU ENGAU

Oleh :
Sri Istinafiatin Fadilah
SMA Negeri 1 Batu Engau
E-mail : istivateh.sri@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis inkuiri pada pokok bahasan sistem ekskresi, mendeskripsikan keterlaksanaan proses pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pendekatan berbasis inkuiri pada pokok bahasan sistem eksresi manusia, mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri pada pokok bahasan sistem ekskresi manusia, mendeskripsikan hasil belajar siswa yang meliputi pengetahuan, keterampilan berpikir kritis dan kerjasama setelah melakukan pembelajaran yang dikembangkan berbasis inkuiri pada pokok bahasan sistem ekskresi manusia, mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berbasis inkuiri pada pokok bahasan sistem ekskresi, mendeskripsikan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi selama melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri yang dikembangkan pada pokok bahasan sistem ekskresi manusia. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Batu Engau, Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dengan jumlah siswa 26 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan ketuntasan indikator ketercapaian kompetensi 88,8%, dan ketuntatasan indikator berpikir kritis 94,6%. Respon siswa dalam pembelajaran ini berkategori baik. Respon minat siswa terhadap pembelajaran ini memperoleh tergolong baik, yang ditunjukkan nilai perhatian (Attention) = 4,48 , relevansi (Relevance) = 4,44, keyakinan (Confidence) = 4,22 dan kepuasaan (Satisfacation) = 4.46 yang baik. Persentase respon untuk proses pembelajaran 80,77%, materi ajar 84,62%, dan LKS 82,05%. Kemampuan kerjasama siswa yang menonjol menghargai pendapat anggota kerjasama yang sangat menonjol secara berurutan adalah menghargai pendapat anggota kelompok (87,3%).

PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX A MELALUI
STRATEGI PEMBELAJARAN PERMAINAN KARTU KWARTET
MATERI TATA SURYA MATA PELAJARAN FISIKA
SMPN 1 TEKUNG

Oleh:
Basa Zaenal Arifin
SMPN 1 Tekung Lumajang
Email : fayakuunta@gmail.com

ABSTRAK
Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa.Tujuan pokok penelitian tindakan kelas ini mendeskripsikan strategi pembelajaran Permaianan Kartu Kwartet dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak duasiklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IXA SMPN 1 Tekung Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Hasil tes formatif ini sebagi pengukur keberhasilan pembelajaran. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswamengalami peningkatan dari prasiklus sampai siklus II sudah mencapai ketuntasan belajar di atas KKM. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pembelajaran apat meningkatkan hasil belajar siswa.

UPAYA MEMPERBAIKI HASIL BELAJAR MATEMATIKA
PADA KD MELAKUKAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
TIGA ANGKA DENGAN STRATEGI PEMODELAN
DI KELAS III SDN 012 BATU SOPANG

Oleh :
Salasiah
SD Negeri 012 Batu Sopang
E-mail : salasiah.sala13@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilandasi oleh masih rendahnya tingkat ketuntasan belajar Matematika siswa kelas III SDN 012 Batu Sopang. Hal itu ditandai oleh (1)siswa masih kesulitan ketika menggunakan rumus-rumus matematika yang ada, (2) siswa bersifat pasif ketika dalam pembelajaran, (3) siswa kurang bergairah dalam pembelajaran, (4) siswa merasa bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit, dan(5) rdata-rata nilai siswa ketika diberi soal-soal tes masih rendah, hanya kurang lebih 30% siswa yang mencapai ketuntasan.Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yakni dengan menerapkan strategi pemodelan. Dari dua siklus tindakan yang dilakukan terdapat peningkatan ketuntasan belajar Matematika siswa, baik secara klasikal maupun secara individual. Dari hasil penelitian ini disarankan beberapa hal, yakni kepada guru agar mencoba menerapkan strategi pemodelan agar hasil belaja Matematika semakin meningkat, menerapkan strategi pembelajaran ini pada KD yang lain atau mata pelajaran lain yang serumpun, lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik, kepada kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran..

Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta vol I, No 2 Desember 2015

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII PADA MATA PELAJARAN KIMIA DI SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh : Marjito
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : marjito_spd@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perolehan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model konvensional pada materi sistem koloid. Penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh perolehan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen semu dengan model the equivalent posttes only control group design . Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2013-2014 yang berjumlah 21 . Sampel diambil secara random sampling sebanyak 120 siswa yang dikelompokkan menjadi 4 kelas, yaitu 2 kelas eksperimen dan 2 kelas kontrol.
Variabel independen penelitian ini adalah model pembelajaran terdiri dari model pembelajaran (kooperatif tipe STAD dan konvensional) dan motivasi belajar siswa (tinggi dan rendah). Kombinasi kedua variabel independen digunakan untuk menjelaskan variabel dependen yaitu hasil belajar siswa. Analisis regresi menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan motivasi belajar siswa secara bersama sama maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.

UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 1 KUARO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SEMESTER GENAP PADA MATERI POKOK LINGKARAN MELALUI METODE TUTOR SEBAYA

Oleh : Murjoko
SMP Negeri 1 Kuaro
Email : murjokosafa@gmail.com

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dan patisipasi siswa yang masih rendah dalam proses pembelajaran matematika di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kuaro.Pemecahan masalah rendahnya partisipasi siswa di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kuaro adalah dengan penerapan metode Tutor Sebaya. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus terhadap 29 orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi oleh guru dan kolaborator, dan analisis data dilakukan secara deskripsi dengan teknik persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1) Keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran tinggi, karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan yakni 100% siswa terlibat aktif, 2) Frekuensi siswa yang bertanya tinggi, karena kriteria yang telah tercapai 86,2%, 3) Siswa yang mampu mengajukan pendapat tinggi, karena mencapai 82,7%, 4) Siswa yang mampu menjawab pertanyaan tinggi yaitu 89,6%, dan 5) Kinerja kelompok siswa tinggi, karena sangat kompak dan dapat menyelesaikan tugas tepat waktu. Dengan demikian implementasi metode tutor sebaya berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kuaro.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS MELALUI PENERAPAN METODE FAST FEEDBACK SISWA KELAS VIII-D SMPN 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Siti Halimah
SMPN 1 Tanah Grogot
E-mail : hjh5halief@gmail.com

Selama ini dalam proses kegiatan belajar mengajar, evaluasi yang diberikan berupa tes atau tugas diakhir program sehingga kesalahan siswa terlambat diketahui. Hal tersebut dapat diatasi dengan menerapkan metode fast feedback. Metode fast feedback yaitu metode yang teknik pengoreksiannya cepat sehingga kesalahan siswa dapat segera diketahui dan dilakukan perbaikan saat itu juga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Grogot menggunakan metode fast feedback model pengelompokkan jawaban.
Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitan Tindakan Kelas (PTK) dengan guru sebagai peneliti, dan subjek yang digunakan adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Tanah Grogot yang berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase siswa yang menjawab benar meningkat dari pertemuan 1: 73,08% menjadi 92,31%, pertemuan 2: 69,23% menjadi 100%, pertemuan 3: 92,30% menjadi 96,15%, pertemuan 4:38,46% menjadi 76,92%, dan meningkat lagi menjadi 88,46%, pertemuan 5: 92,30% menjadi 96,15%, dan pertemuan 6: persentase keberhasilan 96,15%. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan metode fast feedback model pengelompokkan jawaban sangat membantu guru dan efektif digunakan dalam memperbaiki kesalahan konsep siswa dalam pembelajaran matematika pada materi teorema pythagoras.

PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DENGAN PENERAPAN METODE ROLE PLAY PADA SISWA KELAS VII SMP 6 NEGERI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Yusuf
SMP Negeri 6 Pasir Belengkong
E-mail : yusuf63mahmud@yahoo.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode role play terhadap peningkatan ketrampilan berbicara Bahasa Inggris, untuk mengetahui seberapa besar minat dan semangat belajar siswa dalam melakukan dialogue sederhana secara berpasangan dan bergantian dan melihat peran aktif siswa dalam melakukan kegiatan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Pasir Belengkong Jalan Nusa Indah Desa Seniung Jaya Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Subyek Penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII yang sebanyak 24 siswa.
Melalui pembelajaran Role Play dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya nilai yang diperoleh siswa pada setiap siklus dan peningkatan nilai rata-rata siklus I sebesar 58.66, siklus 2 sebesar 64.83 dan siklus 3 sebesar 72.37

BLOCKING TECHNIQUE SEBAGAI CARA MUDAH UNTUK MEMAHAMI KARAKTERISTIK BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN READING, WRITING, SPEAKING PADA SISWA KELAS X PEMASARAN 2 SMK NEGERI 1TANAH GROGOT 2014 / 2015

Oleh : Siti Nur
SMK Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : sitinursyarif@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan pemahaman siswa kelas X Pemasaran 2 SMK Negeri 1 Tanah Grogot terhadap karakteristik bahasa Inggris sebagai dasar keterampilan membaca, menulis dan berbicara sehingga dapat diterima maknanya (acceptable language). Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grogot, Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X Pemasaran 2 dengan jumlah 37 orang, siswa laki-laki berjumlah 10 orang dan siswa perempuan 27 orang. Penelitian dilakukan pada tahun pembelajaran 2014/ 2015 dimana SMK Negeri 1 termasuk sekolah yang wajib melaksanakan penerapan Kurikulum 2013 untuk siswa kelas X.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui blocking technique sebagai cara mudah untuk memahami karakteristik bahasa bagi pembelajar bahasa Inggris dan dapat meningkatkan keterampilan bahasa Inggris dengan signifikan

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL KELOMPOK B TK DHARMA WANITA DENOK KABUPATEN LUMAJANG

Oleh: Anik Hartatik
TK Dharma Wanita Denok Kabupaten Lumajang
E-mail : bayuharyo321@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penigkatkan kemampuan berhitung anak melalui media audio visual kelompok B TK Dharma Wanita Denok Kabupaten Lumajang. Penelitian dilaksanakan di TK Dharma Wanita Denok Kabupaten Lumajang. Subjek penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswi kelompok B yang berjumlah 25 anak. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari 2 (dua) siklus yaitu siklus I dan siklus II.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui melalui media audio visual dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak. hal ini ditunjukkan dengan meningkatnay nilai rata-rata pada setiap kondisi, pada kondisi awal nilai rata-rata sebesar 24%, pada siklus I nilai rata-rata sebesar 48% dan kemudian meningkat menjadi 84% (baik) pada siklus II.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STRUKTURAL PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO

Oleh : Wulandari
SMK Negeri 1 Probolinggo
E-mail : medyaka@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model struktural terhadap prestasi belajat matematika siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Probolinggo. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancanan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Probolinggo Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas XII yang berjumlah 22 anak pada pokok bahasan induksi matematika.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode struktural dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. hal ini ditunjukkan dengan ketuntasan siswa dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (63.63%), siklus II (72.72%), siklus III (100%). Metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa XII SMK Negeri 1 Probolinggo.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESCRIPTIVE LISAN SEDERHANA MENGGUNAKAN SISTIM ICARE PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PASIR BELENGKONG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : M Sorpani Effendi
SMP Negeri 1 Pasir Belengkong
E-mail : msorpanismp1@gmail.com

Permasalahan utama penulis ketika membelajarkan siswa bahasa Inggris adalah bagaimana cara membelajarkan siswa untuk mengungkapkan bahasa tersebut secara lisan dan berterima. Pada umumnya siswa kurang mampu mengungkapkan bahasa lisan. Dengan sistem ICARE siswa akan menerapkan langsung komunikasi berdasarkan ide atau pengalaman belajar yang dimiliki. Dalam standar kompetensi bahasa Inggris SMP, monolog descriptive sederhana merupakan salah satu materi wajib untuk kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah : 1) meningkatkan keterampilan mengungkapkan monolog descriptive sederhana siswa kelas VII dengan menggunakan sistem ICARE, 2) meningkatkan kemampuan siswa didalam menggunakan bahasa Inggris lisan sederhana yang berterima, 3) meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pasir Belengkong dalam mengungkapkan bahasa Inggris lisan sederhana, 4) meningkatkan keterampilan guru dalam membelajarkan siswa menggunakan sistem ICARE.
Lokasi penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser dengan subjek yang diteliti siswa kelas VII dengan 37 siswa. Pendekatan yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua siklus, siklus I, dan siklus II. Alat pengumpul data berupa lembar observasi dan angket. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif.
Pembelajaran bahasa Inggris mengungkapkan monolog descriptive lisan sederhana yang menggunakan sistim ICARE, dilakukan melalui lima tahapan pembelajaran yaitu (1) Introduce (Perkenalkan), (2) Connect (Hubungkan), (3) Apply (Terapkan), (4) Reflect (Refleksikan), dan (5) Extend (Perluaskan). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulan secara umum bahwa pembelajaran menggunakan sistem ICARE pada siswa kelas VII dapat meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran bahasa inggris, terlihat dari hasil dalam proses pembelajaran pada siklus dua mengalami peningkatan dibandingkan pada siklus satu.

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN MATRIKS PADA SISWA KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 1 KEDAMEAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh : Tri Bagus Hery Prastyo
SMA Negeri 1 Kedamean
E-mail : tribagushp@yahoo.co.id

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri Kedamean Gresik tahun pelajaran 2015/2016. subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 yang berjumlah 18 anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran TGT dapat meningkatkan hasil berlajar matematika pokok bahasan matriks pada siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri Kedamean Gresik tahun pelajaran 2015/2016, untuk mengetahui aktivitas siswa padasaat pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa berupa kemampuan kognitif dalam menyelesaikan masalah. Hal ini dapat ditunjukkan dengan meningkatnya keaktifan siswa selama proses belajar mengajar disetiap siklusnya. Dari hasil siklus I diketahui siswa yang tuntas belajar ada 11 siswa dengan presentase ketuntasan belajar yaitu 61.1% dan rata – rata kelas yaitu 74,11. Pada siklus IIdiketahui siswa yang tuntas belajar ada 18 dengan persentase ketuntasan belajar yaitu 100% dan rata –rata kelas yaitu 80.61.

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DENGAN MEMBACA INTENSIF MENGGUNAKAN STRATEGI DR-TA (DIRECTED READING-THINKING ACTIVIRTY) SISWA KELAS III SDN CANDIPURO 02 KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh: Sutrisno
E-mail : vie_aza87@yahoo.com

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan membaca intensif dengan menggunakan Strategi DR-TA (Directed Reading Thinking Activity) Siswa Kelas III SDN Candipuro 02 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan membaca intensif menggunakan strategi DR-TA (Direct Reading-Thinking Activity) dapat meningkat hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi yaitu pada siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 62,5 dan pada siklus ke 2 memperoleh nilai rata-rata 80,8. Dengan membaca intensif menggunakan strategi DR-TA (Direct Reading-Thinking Activity) memper muda siswa untuk menguasai dan memahami materi serta dapat menyelesaikan soal Bahasa Indonesia dengan benar, dan siswa dapat lebih aktif dalam melakukan proses pembelajaran dikarenakan adanya interaksi yang sangat baik antara guru dengan siswa.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MODIFIKASI KARTU REMI MENJADI KARTU KWARTET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KINERJA ILMIAH KONSEP KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 2 BATANGAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Arum Subekti
SMP Negeri 2 Batangan Kabupaten Pati
E-mail : arumsubekti123@gmail.com

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi dan aktivitas siswa pada mata pelajaran IPA, yang berdampak rendahnya kemampuan kinerja ilmiah siswa. Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan kemampuan kinerja ilmiah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Batangan dengan menggunakan media modifikasi kartu remi menjadi kwartet, khususnya pada pembelajaran konsep klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, yakni siklus I dan siklus II; setiap siklus terdiri atas perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Sebelum diadakan tindakan kelas, terlebih dahulu diadakan observasi dan diskusi dengan guru serumpun untuk memperoleh data awal tentang situasi dan kondisi pembelajaran di kelas. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik deskriptik-analitik, yaitu rubrik penilaian kinerja ilmiah siswa. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari wawancara dengan siswa, hasil ulangan, tugas siswa, observasi kinerja ilmiah siswa dan sharring dengan guru serumpun. Pada akhir kegiatan, seluruh data yang terkumpul didiskusikan dengan rekan guru serumpun untuk menjamin validitas datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan modifikasi kartu remi menjadi kartu kwartet sebagai media dalam proses pembelajaran IPA konsep klasifikasi makhluk hidup, dapat meningkatkan persentase ketuntasan nilai kinerja ilmiah siswa dari kondisi awal sebelum penelitian 47,2% menjadi 74,9% setelah penelitian.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Eksakta vol I, No 1 September 2015

METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Nurwinanto
E-mail : nurwin5690@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen, untuk mendiskripsikan tentang penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan penguasaan konsep tentang penyesuaian diri makhluk hidup pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tanah Grogot. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas IX yang berjumlah 25 siswa, yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan.
Melalui penerapan pembelajaran metode eksperimen dapat meningkatkan aktifitas siswa hal ini terbukti adanya peningkatan yang konkrit, diantaranya meliputi, keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran, keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru dan keaktifan siswa dalam diskusi kelompok. Dan meningkatkan penguasaan konsep tentang penyesuaian diri makhluk hidup hal ini terbukti dengan hasil belajar yang diperoleh pada akhir pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan siswa yang tuntas belajarnya dari 8 siswa atau 32 % pada tindakan 1 meningkat menjadi 21 siswa atau 84 % pada tindakan 2, ini berati terjadi peningkatan sebesar 52 %.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI PENDEKATAN EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI KEMAGNETAN (MEMBUAT MAGNET) PADA SISWA KELAS IX B SEMESTER II SMP NEGERI 1 LONGKALI

Oleh : Entin Martini
E-mail : entinmartinisanusi@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pembelajaran kontekstual melalui pendekatan eksperimen dalam meningkatkan penguasaan materi kemagnetan (membuat magnet), mengetahui pengaruh pendekatan eksperimen terhadap efektivitas pembelajaran kontekstual dalam penguasaan materi kemagnetan (membuat magnet). Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 1 Longkali. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX B yang berjumlah 28 anak. pada pokok bahasan Materi Kemagnetan (Membuat Magnet).
Berdasarkan hasil penelitin melalui pembelajaran kontekstual model pengajaran eksperimen memiliki dampak positif dalam meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (57,14%), siklus II (75%), siklus III (89,29%). Serta memiliki dampak positif terhadap pemahaman materi pelajaran yang diajarkan, dengan metode ini siswa dipaksa untuk memecahkan masalah yang beruhubungan dengan materi palajaran yang diajarkan.

IMPLEMENTASI STRATEGI INKUIRI TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI ZAT ADITIF DAN ADIKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 BATU ENGAU

Oleh : Warasiyanto
E-mail : warasiyanto.fiyan@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar siswa, aktivitas siswa, respon siswa dan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran IPA Materi zat aditif dan adiktif dengan menggunakan strategi inkuiri terbimbing pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Batu Engau. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batu Engau . Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A sejumlah 29 siswa. Sumber data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah nilai hasil belajar yang diperoleh dari tes hasil belajar setiap akhir siklus pembelajaran, aktivitas siswa diambil dari lembar pengamatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran serta respon siswa diperoleh dari angket respon siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, tes dan angket. Setelah itu data diolah menggunakan analisis kriteria keterlaksanaan perangkat pembelajaran, analisis aktivitas siswa, analisis data respon siswa dan analisis tes hasil belajar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Batu Engau tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya aktivitas siswa 65,51% pada siklus I dan 93,10% pada siklus II. Hasil belajar siswa 68,96% pada siklus I dan 89,65% pada siklus II. Respon siswa 72,41% pada siklus I dan 93,10% pada siklus II.

PEMANFAATAN ZEOLIT UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PEMUPUKAN AMONIUM SULFAT PADA BIBIT TANAMAN KAKAO (Theobroma Cacao L) DI MEDIA PASIRAN

Oleh : Agus Trikoriantono
E-mial : agustrikorianto@ymail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pemberian dosis zeolit dengan saat/frekuensi pemberian pupuk amonium sulfat terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao; mengetahui pengaruh penggunaan zeolit terhadap serapan N dan pertumbuhan bibit tanaman kakao dan efisiensi penyerapan unsur N di tanah pasiran serta memperoleh saat/frekuensi pemupukan ammonium sulfat yang tepat pada bibit tanaman kakao.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan Randomized Complete Bloc Design (RCBD) dengan diulang 3 ulangan. Penelitian dilaksanakan di Green House Kebun Percobaan Kaliwining. Berdasarkan hasil pengamatan pada percobaan diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan dosis zeolit dan perlakuan interval pemupukan amonium sulfat terhadap masing-masing parameter pengamatan. Zeolit berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, bobot basah daun, bobot kering akar, batang, daun dan kadar air batang. Perlakuan zeolit 5 % (Z1) adalah paling efisien dalam menggunakan pupuk amonium sulfat dibandingkan dengan perlakuan zeolit lainnya. Perlakuan pemupukan 3 minggu sekali (N3) adalah paling efisien dibandingkan dengan perlakuan N2 dan N1 serta tidak terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan dosis zeolit dan perlakuan interval pemupukan amonium sulfat terhadap masing-masing parameter pengamatan.

KAJIAN JENIS PAKAN ALAMI DAN WAKTU PERPINDAHAN PAKAN ALAMI KE PAKAN BUATAN BERENZIM PADA PEMELIHARAAN LARVA IKAN BAUNG (MYSTUS NEMURUS CV)

Oleh : Siti Aysah
E-mail : aysahst@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pakan alami yang tepat bagi larva ikan baung dan untuk mengetahui waktu perpindahan pakan alami ke pakan buatan dengan penambahan enzim mix dalam pemeliharaan larva ikan baung. Hasil penelitian tahap I menunjukkan bahwa Artemia salina merupakan pakan alami terbaik bagi daya kelangsungan hidup (%) 3,767 + 0,55, Pertambahan bobot 0,1433 grm + 0,035, serta proksimat tubuh larva dengan kadar protein 53,22 % dan kandungan lemak 14,33%. Hasil penelitian tahap II menunjukkan bahwa daya kelangsungan hidup ikan baung tertinggi terdapat pada perlakuan E (pakan alami Artemia salina umur 3 hari sampai 7 hari dilanjutkan pakan buatan berupa pasta sampai umur 30 hari) , tidak berbeda dengan perlakuan A. Perlakuan A (pakan alami Artemia salina diberikan pada umur 3 hari sampai 8 hari kemudian dilanjutkan pakan buatan (tepung rebon + mix enzim) dari umur 9 hari sampai umur 15 hari dilanjutkan pakan buatan sampai umur 30 hari) menunjukkan pertumbuhan mutlak tertinggi yaitu 0,62 gram dan nilai laju pertumbuhan relatif 14,25 gram tidak berbeda dengan perlakuan B, C dan E. Bobot individu, kandungan protein dan aktivitas enzim protease tertinggi pada semua waktu pengukuran larva ikan baung terdapat pada perlakuan A.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE OBSERVASI YANG DIVARIASIKAN DENGAN LKS WORD SQUARE PADA MATERI KLASIFIKASI HEWAN DI KELAS VII SMP NEGERI 8 KUARO

Oleh : M Ridwan
E-mail : ridwansenang@yahoo.com

Pembelajaran biologi merupakan bagian dari sains yang menekankan pada pemberian pengalaman secara langsung. Selama ini siswa kesulitan mempelajari materi Klasifikasi Hewan karena banyak menggunakan nama ilmiah dan pembelajaran yang bersifat abstrak dengan metode ceramah.Untuk membantu siswa dalam memahami materi, maka diterapkan pembelajaran dengan metode observasi yang divariasikan denganLKS Word square.
Penelitian ini didesain melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar materi Klasifikasi Hewan melalui penerapan metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square di kelasVII A SMP Negeri 8. Subjek penelitian ini adalah kelas VII A SMP Negeri 8 dengan jumlah siswa 40 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting).Indikator keberhasilan penelitian ini adalah (1) peningkatan persentase siswa yang memperoleh nilai≥65 atau jumlah siswa yang belajar tuntas meningkat menjadi 85%, (2) ketuntasan keaktifan klasikal ≥75%.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data kenaikan prosentase pencapaian ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebanyak 77,5% dan siklus II sebanyak 87,5%, sedangkan keaktifan klasikal pada siklus I sebanyak 61,25% dan siklus II sebanyak 76,25%.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui penerapan metode observasi yang divariasikan dengan LKS Wordsquare pada materi Klasifikasi Hewan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelasVII A. Sedangkan saran penelitian ini adalah hendaknya metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square perlu diterapkan pada materi-materi biologi yang lain karena metode observasi yang divariasikan dengan LKS Word square memudahkan siswa dalam memahami materi yang dipelajari.

DAUR ULANG KALENG SEBAGAI ALAT PERAGA DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR ANAK KELOMPOK B TK JENDERAL SUDIRMAN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Gamariah
E-mail : pharadisev3@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk memantapkan penggunaan daur ulang kaleng sebagai alat peraga pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Subyek penelitian ini pada siswa TK Jenderal Sudirman yang berjumlah 32 anak. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan daur ulang kaleng sebagai alat peraga dapat mendeskripsikan aktifitas belajar anak didik dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi; berbicara lancar secara lisan dengan lafal yang benar; mengelompokkan menurut warna, bentuk, ukuran, jenis; membilang atau mengenal konsep bilangan 1 sampai 20; melatih keseimbangan dan keberanian; dapat mengekspresikan diri dan berkreasi membuat berbagai bunyi dengan alat sehingga membentuk irama dengan baik dan benar melalui prinsip bermain sambil belajar.

PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 BENJENG GRESIK

Oleh : Cahya Nandahwarni
E-mail : cahyanandahwarni@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media animasi dalam pembelajaran langsung. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Benjeng Gresik, yang berlokasi di jalan Raya Benjeng 5 Benjeng Kabupaten Gresik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 32 orang yang terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan.
Pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penggunaan media animasi dalam model pembelajaran langsung meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Benjeng dari nilai rata-rata 70,32 menjadi 76,34.

UPAYA MENINGKATKAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK MELALUI BERMAIN “AMPLOP BENTUK DAN ANGKA” KELOMPOK A TK NEGERI PEMBINA JEMBER

Oleh : Sri Wahyuni Ningsih
E-mail : tkpembinajember@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana peningkatan perkembangan logika matematika anak melalui permainan amplop bentuk dan angka di kelompok A TK Negeri Pembina Jember. Dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan perkembangan logika matematika anak melalui permainan amplop bentuk dan angka di kelompok ATK Negeri Pembina Jember pada siklus I dan siklus II.
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanankn di kelompok A TK Negeri Pembina Jember dan subjek penelitian merupakan semua siswa kelompok A TK Negeri Pembina Jember, yang berjumlah 60 siswa 33 anak laki-laki dan 27 anak perempuan.
Melalui kegiatan bermain amplop bentuk dan angka dapat meningkatkan kemampuan logika matematika anak kelompok A TK Negeri Pembina Jember. Hal dibuktikan dengan hasil siklus I dan siklus II, pada siklus I peningkatan kemampuan logika matematika anak melalui bermain ampolp bentuk dan angka sudah mencapai tuntasan hal ini ditunjukan 16 orang dengan persentasi 80% sehingga telah mencapai indikator keberhasilan. Sedangkan pada siklus II terdapat peningkatan kemampuan logika matematika anak melalui bermain amplop bentuk dan angka hal ini ditunjukan siswa yang tuntas 18 dengan persentase 90 % dan ini menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus II sudah mencapai indikator kinerja yaitu ketuntasan belajar minimal 80%.

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK TEOREMA PYTHAGORAS DENGAN METODE PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIIIA/1 MTS NEGERI WONGSOREJO BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Sugeng Maryono
E-mail : bwibandeng@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan hasil belajar dan aktivitas Siswa Kelas VIIIA/1 MTS Negeri Wongsorejo Banyuwangi Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi pokok Teorema Pythagoras melalui pemecahan masalah. Penelitian ini bertempat di MTS Negeri Wongsorejo Banyuwangi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 39 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas VIII-A MTS Negeri Wongsorejo Banyuwangi Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi pokok Teorema Pythagoras dapat ditingkatkan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMPN 4 KELAYANG MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh: Saptuju
SMP Negeri 4 Kelayang
E-mail : saptuju18@gmail.com

Tujuan penelitain ini adalah untuk melihat hasil belajar siswa Kelas IX SMPN 4 Kelayang pada semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah, untuk mengetahui aktivitas siswa dalam belajar matematika dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah dan untuk melihat aktivitas guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 4 Kelayang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX.A yang berjumlah 20 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Penggunaan pembelajaran berbasis masalah pada pembelajaran matematika, juga membuat aktivitas guru dalam menyampaikan materi yang berorientasi pada student center meningkat secara signifikan.