Category Archives: JIPH

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora Volume III, Nomor 3, Mei 2017

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SENI ANAK DALAM MEWARNAI MELALUI METODE DEMONSTRASI KELOMPOK B DI TK NEGERI PEMBINA SUNGAI LALA

Oleh
Hetty Pujayani
TK Negeri Pembina Sungai Lala
Email : hettypujayani15@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian tindakan kelas secara umum adalah untuk mengetahui kemampuan seni anak dalam mewarnai gambar melalui metode demonstrasi di TK Negeri Pembina Sungai Lala. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, di mana masing-masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari dua pertemuan (dua kali tatap muka), demikian pula halnya dengan Siklus II. Data aktivitas peserta didik digali dengan Lembar Pengamatan Aktivitas Peserta Didik, data Pengelolaan Pembelajaran oleh Guru digali dengan Lembar Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran, sedangkan data hasil belajar peserta didik digali dengan Tes Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas belajar siswa pada Pelajaran Materi tahun pembelajaran 2015/2016, untuk mewarnai gambar di siklus I penelitian tindakan kelas ini berada pada kategori baik tapi masih perlu perbaikan. Pada siklus 2 hasilnya meningkat, dengan Katagori baik . Dibanding tahun pelajaran 2014/2015, jauh lebih meningkat hasil pembelajaran Peserta didik. Baca Selengkapnya

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora Volume II, Nomor 3, Mei 2016

COVER DEPAN JIPH Vol II No 3 Mei 2016

PENGARUH METODE BELAJAR AKTIF MODEL PENGAJARAN
TERARAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI DAN PEMAHAMAN
PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS V SDN SUMBEREJO 01
KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh:
Wido Herini
SDN Sumberejo 01
E-mail : wido_herini@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: a) Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar IPS setelah diterapkannya metode belajar aktif model pengajaran terarah. b) untukmengetahui pengaruh motivasi belajar IPS setelah diterapkan metode belajar aktif model pengajaran terarah.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sumberejo 01 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai Siklus III yaitu Siklus I (65,63%), Siklus II (75%), siklus III (87,5%).
Simpulan dari penelitian ini adalah metode belajar aktif model pengajaran terarah dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa SDN Sumberejo 01, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPS.


DIALOG SUPERVISI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU
BAHASA INDONESIA MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN
INOVATIF DI SMP NEGERI 1 BULU KABUPATEN REMBANG

Oleh :
Sri Harini
SMP Negeri 1 Bulu
E-mail : sriharini@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui bagaimana prestasi, pemahaman dan Dalam penelitian ini digunakan desain penelitian tindakan sekolah (PTS). Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu dialog supervisi dan variabel terikat yakni kemampuan menerapkan model pembelajaran inovatif.
Hasil penelitian ini adalah dialog yang dapat meningkatkan kemampuan guru adalah dialog yang akrab, mendalami kondisi guru, menghargai guru, empatik, manusiawi, interaktif, rasa kesejawatan, tercipta suasana demokratis, dan terfokus pada unsur yang harus diperbaiki. Namun, betapa sukar melakukan dialog semacam itu. Kendala yang dialami dalam proses dialog adalah kendala psikologis, budaya, karakter, dan pengetahuan yang kurang.
Kemampuan guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Bulu menerapkan model pembelajaran inovatif setelah mendapatkan perlakuan dialog supervisi mengalami peningkatan signifikan. Nilai rata-rata kinerja guru sebelum diberi tindakan yaitu sebesar 51,33% dari target ketuntasan penelitian 75%. Pada siklus I, nilai rata-rata kinerja guru mengalami peningkatan sebesar 22%, yaitu menjadi 73,33%. Setelah dilaksanakan tindakan siklus II, nilai rata-rata kinerja guru mengalami peningkatan menjadi 85,22%. Peningkatan hasil kinerja pada tiap siklus menunjukkan proses dialog dalam supervisi telah efektif bagi seluruh guru. Pembelajaran di kelas menjadi aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan setelah berdialog dalam supervisi.


UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI
METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL MAKE A MATCH
PADA SISWA KELAS VII.1 SMP NEGERI 1 KUNDUR SEMESTER I
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Erna
SMP Negeri 1 Kundur
E-mial : erna@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penlelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar IPS materi manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi dengan metode pembelajaran kooperatif model make a match pada siswa Kelas VII.1 SMP Negeri 1 Kundur Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Tempat penelitian ini adalah di SMP Negeri 1 Kundur. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada semester 1 tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII.1 dengan jumlah 30 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif metode make a match dapat meningkatkan prestasi belajar IPS materi mendiskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi pada siswa Kelas VII.1 SMP Negeri 1 Kundur Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016, hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar kondisi awal diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 33.3%, siklus I nilai rata-rata sebesar 71.5 dan ketuntasan klasikal sebesar 63.3%, dan siklus II nilai rata-rata sebesar 81.8 dan ketuntasan klasikal sebesar 86.6%.


MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MEDIA
CROSSWORD PUZZLE PADA SISWA KELAS VII A
SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT SEMESTER GENAP
TAHUN PELAJARAN 2014 /2015

Oleh :
Suyud
SMP Negeri 4 Tanah Grogot
E-mail : suyud@gmail.com

ABSTRAK
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah Media Crossword puzzle dapat meningkatkan hasil belajar IPS Sejarah kelas VII A SMP Negeri 4 Tanah Grogot Semester II tahun pelajaran 2014/2015 Pada materi perkembangan masyarakat sejak masa Hindu-Budha sampai masa kolonial Eropa?
Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui hasil belajar IPS kelas VIIA SMP Negeri 4 Tanah Grogot tahun pelajaran 2014//2015 melalui media crossword puzzle.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa VII A SMP Negeri 4 Tanah Grogot, Kabupaten Paser tahun pelajaran 2014/2015 Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Hasil dari penelitian ini adalah media crossword puzzle dapat eningkatkan hasil belajar IPS kelas VII A tahun pel ajaran 2014/2015 Nilai rata-rata tes evaluasi hasil belajar pada siklus I mencapai 71,96 dengan ketuntasan klasikal 75%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 77,50 dengan ketuntasan klasikal 89,29%. siklus II indikator keberhasilan tindakan telah tercapai dan terjadi peningkatan hasil belajar baik secara individu maupun klasikal sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian ini telah berhasil atau hipotesis yang diajukan di awal penelitian ini dapat diterima.


PENERAPAN PENEMUAN TERBIMBING
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SENI BUDAYA DAN
KETERAMPILAN MATERI KERAJINAN ANYAMAN DAN MAKRAME
PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL
DI SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh
Danik Muljani
SMP Negeri 4 Tanah Grogot
Email : danik.muljani@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar Kerajinan Anyaman dan Makrame siswa setelah diterapkannya pembelajaran Terbimbing. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran Terbimbing.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII. Tahun Pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu siklus I (70%), siklus II (83%), siklus III (96%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode Terbimbing dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VIII. Pelajaran 2014/2015, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Seni Budaya dan Ketrampilan.


UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
MELALUI PENERAPAN METODE CERAMAH BERVARIASI DAN
PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA
KELAS X-2 SMA NEGERI 1 TANAH GROGOT
SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh:
Normayanti
SMA Negeri 1 Tanah Grogot
E-mial : normayanti@yahoo.com

ABSTRAK
Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 2 (dua) siklus tindakan dan di setiap siklusnya terdiri empat langkah yaitu planning (perencanaan), action (tindakan perbaikan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X-2 SMAN 1 Tanah Grogot pada Semester II tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 28 orang , terdiri dari 14 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus aktivitas belajar siswa hanya mencapai (35,7 %) saja dan hasil belajar siswa yang nilainya telah mencapai KKM (≥ 7,00) hanya sebesar 25 % (7 siswa). Pada siklus I setelah peneliti menerapkan metode ceramah bervariasi dan media audiovisual sebagai media pembelajaran, aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 59,4 % dan peningkatan tersebut berdampak positif terhadap hasil belajar siswa yang juga meningkat menjadi 46,4 %. Pada siklus 2 prosentase aktivitas belajar siswa meningkat lagi menjadi 81,9 % dan hasil belajarnya yang juga meningkat yaitu menjadi 89,3 %. Penggunaan metode ceramah bervariasi dan media audiovisual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.


UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH
MELALUI METODE MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PADA
SISWA KELAS VII.B SMP NEGERI 1 PASIR BELENGKONG
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Widiyanta
SMP Negeri 1 Pasir
E-mail : widiyanta@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dasar-dasar Permaianan Bola Voli pada siswa dengan diterapkaknya Modifikasi Permainan, dan unutk mengetahui pengaruh motivasi belajar dasar-dasar Permaianan Bola Voli pada siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, pelaksanaan. Refleksi dan refisi sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas VII B yang berjumlah 28 orang.
Dari hasil analisa didapat bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatakan dari siklus I sampai II yaitu, siklus I (61%), siklus II (86%). Berdasarkan penjelasan tersebut menunjukkn bahwa Modifikasi Permainan berpengaruh terhadap kemampuan Permaianan Bola Voli pada siswa kelas VII B serta model pembejalaran dapat digunakan sebagai salah satu alternatif penjas.


PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN
WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH
DI SMP NEGERI 1 KANDANGAN REMBANG

Oleh :
Darmayanti Zhafira
SMP Negeri 1 Kandangan
Email : darmayanti.zhafira@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kandangan Rembang untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif Student Team Achievment Divisions (STAD) dan Word square serta mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe model pembelajaran kooperatif Student Team Achievment Divisions (STAD) dan Word Square dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Kandangan Rembang. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan pada kelas VIII-A di SMP Negeri 1 Kandangan Rembang yang berjumlah sebanyak 38 orang siswa. Penelitian ini dilakukan pada semester awal pada bulan September 2014. Dalam penelitian ini melibatkan peneliti, observer (pengamat). Proses penelitian dilakukan dalam dua siklus. Dalam setiap siklus terdapat 4 tahapan, antara lain perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasrakan hasil penelitian diketahui model pembelajaran kooperatif Student Team Achievement Divisions (STAD) dan Word square mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut terlihat dari pencapaian rata-rata nilai yang sebelum dilakukan penelitian tindakan kelas pada kompetensi dasar 1.2 nilai ratarata hasil belajar siswa mencapai 65.47 kemudian meningkat menjadi 72.3 setelah dilaksanakannya PTK pada siklus I untuk kompetensi dasar 1.3 dan kompetensi dasar 1.4 pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar sejarah siswa mencapai 78.2. Sehingga hasil tersebut apa siklus telah melebihi batas kriterian nilai minimum (KKM) yang telah ditentukan yaitu 76 di SMP Negeri 1 Kandangan Rembang. Model pembelajaran kooperatif Student Team Achievement Divisions (STAD) dan Word square dapat meningkatkan hasil belajar siswa hal ini terlihat bahwa dalam proses pembelajaran tidak hanya diperlukan nilai individu maupun nilai kelompok saja untuk meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi diperlukan kerjasama yang baik antar anggota kelompok sehingga menghasilkan tim berprestasi atau kelompok terbaik (super).


PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT KELAS IV SD NEGERI 09 PONTIANAK TENGGARA

Oleh :
Kaswari
SD Negeri 09 Pontianak Tenggara
E-mail: deby.yuti@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas IV Sekolah Dasar Negeri 09 Pontianak Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif.
Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 09 Pontianak Tenggara yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berbicara siswa sebesar 53,76 % dengan kategori peningkatan “sedang”. Kemampuan berbicara siswa pada aspek kebahasaan dengan rata-rata persentase peningkatan keseluruhan sebesar 50 % dengan kategori “sedang” dan kemampuan berbicara siswa pada aspek nonkebahasaan dengan rata-rata persentase peningkatan keseluruhan sebesar 47,51 % dengan kategori “sedang”.


PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
PADA MATERI KARYA SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA
DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 BALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Fariza Pahlevi
SMP Negeri 1 Bali
E-mail : Farizapahlevi123@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Bali untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan penerapan pendekatan metode pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran materi karya seni rupa terapan nusantara pada siswa kelas VIII A dan mengetahui peningkatan aktivitas siswa kelas VIII A pada saat pembelajaran materi karya seni rupa terapan nusantara dengan pendekatan metode pembelajaran kontekstual. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Bali . Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 pada bulan November-Desember 2014. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Bali kelas VIII A. Siswa kelas tersebut berjumlah 30 orang terdiri dari 16 siswa putri dan 14 siswa putra. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan maksud untuk mengetahui perkembangan perubahannya dan dapat melakukan tahapan perbaikan dengan baik. Masing-masing siklus memiliki beberapa tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari siswa, guru dan peneliti. enis data yang diperoleh adalah data kuantitatif dan data kualitatif yaitu hasil belajar tes tertulis, tes praktik dna hasil obeservasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penerapan pendekatan metode pembelajaran kontekstual pada materi karya seni rupa terapan nusantara dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Bali Tahun Pelajaran 2014/2015. Sebelum diterapkanya metode pembelajaran kontekstual prosentase ketuntasan belajar siswa hanya 16,7%, pada siklus I prosentase ketuntasan belajar siswa mencapai 90% dan pada siklus II prosentase ketuntasan belajar siswa telah mencapai 100%. Penerapan pendekatan metode pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Bali . Pada siklus I aktivitas belajar siswa dalam kategori baik dan pada siklus II aktivitas belajar siswa dalam kategori sangat baik.


PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE DALAM PENINGKATAN MOTIVASI DAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IV SD NEGERI ARGOPENI
KABUPATEN KEBUMEN

Oleh :
Yani Lestarini
SD Negeri Argopeni
Email : lestari45@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara penggunaan model pembelajaran word square yang dapat meningkatkan pembelajaran penguasaan kosakata Bahasa Inggris, meningkatkan motivasi dan penguasaan kosakata Bahasa Inggris melalui model pembelajaran word square. Penelitian ini menggunakan teknik Penelitian Tindakan Kelas.
Prosedur penelitian tindakan kelas berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pelaksanaan tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian siswa kelas IV SDN Argopeni semester 2 sejumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan datanya observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model pembelajaran word square dapat meningkatkan motivasi dan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas IV SD.


PENGARUH METODE BELAJAR JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN KERJASAMA KELOMPOK PADA SISWA SMA NEGERI 1 CERME GRESIK

Oleh:
Agustina Maharani
SMA Negeri 1 Cerme
E-mail : agustin.maharani@gmail.com

ABSTRAK
Metode pembelajaran kooperatif berdampak bukan saja pada ranah akademik, tapi juga pada keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok. Penelitian ini bertujuan menguji dampak salah satu metode pembelajaran kooperatif, yaitu metode jigsaw, terhadap keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok pada siswa Kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Cerme Gresik.
Metode penelitian yang dipilih adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre and posttest design. Sebanyak 40 siswa yang merupakan siwa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Cerme Gresik menjadi responden penelitian. Perangkat skor keterampilan hubungan interpersonal dan kerja sama kelompok yang diperoleh responden sebelum dan setelah pembelajaran dibandingkan, dan diuji perbedaannya dengan paired samples t test. Hasilnya menunjukkan, dengan membandingkan skor pretes dan postes variabel keterampilan hubungan interpersonal, diperoleh nilai t sebesar -1,748 dengan p = 0,043 (p<0,05). Ini berarti bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara signifikan mampu meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal siswa. Hasil analisis terhadap variabel kerjasama kelompok dengan membandingkan skor pretes dan postes, diperoleh nilai t sebesar -3,50 dengan p = 0,001 (p<0,01). Ini berati bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara sangat signifikan mampu meningkatkan keterampilan kerjasama kelompok siswa.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora Volume II, Nomor 2, Maret 2016

COVER DEPAN JIPH VOL II NO 2 MARET 2016

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMAHAMI TEKS BACAAN
DENGAN STRATEGI BERTANYA PADA SISWA KELAS V
SDN 015 KUARO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Riyanto
SD Negeri 015 Kuaro
Email : riyanto.yantoriyan@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan dengan alasan adanya permasalahan pembelajaran membaca di kelas V SDN 015 Kuaro, Yakni kemampuan siswa memahami teks bacaan tidak optimal. Hal itu ditandai dengan kesulitan siswa memahami isi bacaan, kesulitan memaknai lambang-lambang tulisan, kesulitan menjawab pertanyaan bacaan, dan tidak memiliki motivasi yang tinggi. Oleh karena itu, berdasarkan hasil refleksi ditetapkan untuk menerapkan strategi bertanya untuk mengatasi masalah.
Penelitian dilakukan dengan rancangan penelitian tindkan kelas, yang dilakukan dalam dua siklus, dengan alur perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkaan hasil observasi dan evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami bacaan. Tingkat ketuntasan belajar siswa dalam pembelajaran membaca setiap siklus semakin meningkat. Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan penelitian, maka disarankan beberapa hal kepada berbagai pihak sebagai berikut. (1) Kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan keterampilan siswa (2) Kepada Guru-guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik. (3) Kepada kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran

PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS PENGAJUAN SOAL
(PROBLEM POSING) PADA MATERI JURNAL UMUM PERUSAHAAN
JASA DI KELAS X PBK 2 SEMESTER 1 SMK NEGERI 2 KEDIRI

Oleh :
Asriani
SMK Negeri 2 Kediri
E-mail : aniwagini65@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui tingkat prestasi belajar siswa kelas X PBK 2 SMK Negeri 2 Kediri dalam memahami materi jurnal umum pada siklus akuntansi perusahaan jasa (2) Mengetahui peranan metode pemberian tugas pangajuan soal (problem Posing) terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap materi jurnal umum pada siklus akuntansi perusahaan jasa. (3) Mengetahui peranan metode pemberian tugas pangajuan soal (problem Posing) terhadap peningkatan hasil belajar materi jurnal umum pada siklus akuntansi perusahaan jasa pada siswa kelas X PBK 2 SMK Negeri 2 Kediri Tahun pelajaran 2011/2012.
Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus. Model siklus yang digunakan meliputi 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 komponen yaitu : Rencana tindakan, Tahap pelaksanaan tindakan, (apersepsi, bagian inti, dan kegiatan penutup), Observasi, Refleksi. Berdasarkan hasil refleksi ini peneliti bersama guru melakukan revisi perbaikan terhadap rencana awal.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran dengan metode pemberian tugas pangajuan soal (problem Posing) dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa dalam mempelajarai materi jurnal umumpada siklus akuntansi perusahaan jasa. Dari hasil pembahasan tampak terjadi peningkatan antar siklus yaitu hasil nilai rata-rata kelas yang semula 71 dengan ketuntasan belajar 71,05 %, pada siklus II menjadi 97,37 dengan ketuntasan belajar 100 %. Berarti keeberhasilan pembelajaran siklus akuntansi perusahaan jasa pokok bahasan jurnal umum dengan metode pemberian tugas pangajuan soal (problem Posing) di kelas X PBK 2 SMK Negeri 2 Kediri sudah baik dan di atas standart ketentuan yang diisyaratkan.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER
UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS
MATERI CIRI-CIRI NEGARA BERKEMBANG DAN NEGARA MAJU
PADA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 4 PASIR BELENGKONG
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015 – 2016

Oleh :
Mujiraharjo
SMP Negeri 4 Pasir Belengkong
E-mail : mujiraharjo.jojo@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Advance Organizer dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IX B SMP Negeri 4 Pasir Belengkong Semester ganjil tahun pelajaran 2015–2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa IX B SMP Negeri 4 Pasir Belengkong Kabupaten PASER tahun pelajaran 2015-2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Hasil dari penelitian ini adalah metode advance organizer mampu meningkatan hasil belajar IPS materi Himpunan pada siswa kelas IX B SMP Negeri 4 Pasir Belengkong Kabupaten Paser tahun pelajaran 2015 – 2016. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis dan pengamatan terhadap penilaian sikap, pengetahuan dan ketrampilan siswa pada siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus II indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan di awal penelitian telah tercapai sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima.

UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN TATA CARA SHOLAT
FARDHU MELALUI MEDIA DISPLAY DAN METODE DEMONSTRASI
PADA SISWA KELAS III SD NEGERI KUNYIT 2
KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Noor Aida
SD Negeri Kunyit 2 Tanah Laut
E-mail : nooraida19711231@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa pada saat pembelajaran dengan menggunakan media display dan metode demonstrasi. Untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam melaksanakan sholat fardu dengan menggunakan media display dan metode demonstrasi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Kunyit 2 Tanah Kabupaten Laut subjek penelitian ini adalah kelas III yang berjumlah 5 orang siswa 4 Laki-laki dan 1 Perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action search), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Dalam penelitian ini menggunakan bentuk guru sebagai peneliti. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Hasil penelitin ini menunjukkan bahwa Penerapan media display dan metode demontrasi berdampak positif terhadap aktifitas siswa. Hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran yang semula gaduh menjadi penuh semangat, siswa juga aktif dalam bertanya, melaksanakan demonstarsi sholat serta tertarik pada materi yang disampaikan guru. Penerapan media display dan metode demontrasi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mata pelajaran fiqih terutama dalam tata cara sholat fardhu. Hal ini ditandai dengan penigkatan hasil belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I siwa yang tuntas belajar sebesar 20% dengan nilai rata-rata 55, pada siklus II siswa yang tuntas belajar sebesar 60% dengan nilai rata-rata 69, dan pada siklus III mengalami peningkatan yang siknifikan siswa yang tuntas belajar sebesar 100% dengan nilai rata-rata 81

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI
DENGAN STRATEGI DIAMOND POEM PADA SISWA KELAS VIII
SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT

Oleh :
Sri Rahmawati
SMP Negeri 4 Tanah Grogot
E-mail : sri_rahmawati456@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa sebagian besar siswa kelas VIII SMP 4 Negeri Tanah Grogot belum dapat dengan baik menulis puisi. Oleh karena itu, melalui diskusi bersama dengan teman sejawat diputuskan untuk menerapkan strategi Diamond Poem untuk mengatasi permasalahan. Upaya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi dilakukan melalui tiga tahap pembelajaran, yakni tahap penggalian ide puisi, tahap penulisan dan perbaikan, dan tahap pemublikasian puisi.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan kempuan siswa dalam menulis puisi. Peningkatan itu dapat dilihat dari proses dan hasil pembelajaran. Hal itu dapat dilihat dari semakin mudahnya siswa memunculkan ide penulisan puisi. Peningkatan juga dilihat dari intensitas dan aktivitas belajar siswa dari tahap memilih objek sampai memublikasikannya.
Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan saran-saran. Pertama, kepada guru-guru SMP, untuk menerapkan strategi diamod poem sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis puisi. Kedua,melakukan penilaian pembelajaran tidak hanya pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran. Ketiga, kepada Kepala Sekolah agar memberikan kesempatan kepada guru untuk menerapkan strategi diamond poemdalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis puisi.

PEMBELAJARAN TIPE GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER
UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII G
MATA PELAJARAN IPS MATERI KEADAAN IKLIM INDONESIA
SMP NEGERI 1 SUKODONO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh:
Imjatul Cholifah
Guru SMP Negeri 1 Sukodono Lumajang
E-mail: imjatulcholifah@yahoo.co.id

ABSTRAK
Metode pembelajaran merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Setiap metode pembelajaran bertujuan untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap materi ajar. Hal tersebut juga dilakukan di SMP Negeri 1 Sukodono Lumajang. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas VII G di SMP Negeri 1 Sukodono Lumajang tahun pelajaran 2015/2016 dilakukan metode pembelajaran tipe Giving Question And Getting Answer. Penelitian ini dilakukan pada siswa Kelas VII G di SMP Negeri 1 Sukodono Lumajang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 32 orang dengan 18 orang siswa laki-laki dan 14 perempuan. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus dengan materi pelajaran pada siklus I tentang Keadaan Iklim Indonesia tujuan satu, sampai empat sedangkan pada siklus II tentang Keadaan Iklim Indonesia tujuan lima sampai sepuluh. Data hasil penelitian berupa hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dikumpulkan dengan menggunakan tes. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan terjadi peningkatan. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (77.03 %), siklus II (90.63%), yang disertai peningkatkan rata-rata hasil belajar dan peningkatan ketuntatasan belajar secara klasikal, pada setiap akhir siklus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran Tipe Giving Question And Getting Answer dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar Siswa Kelas VII G SMP Negeri 1 Sukodono Kabupaten Lumajang semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERD HEADS
TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI PKN PADA
SISWA KELAS IV SDN 003 MUARA SAMU

Oleh :
Repan
SD Negeri 3 Muara Samu
E-mail : repan274@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanaan sebagai tindak lanjut dari hasil identifikasi awal yang dilakukan peneliti terhadap proses dan hasil belajar Pkn di kelas IV SDN 003 Muarasamu. Dari hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa prestasi belajar, baik proses maupun hasil pada mata pelajaran Pkn masih di bawah KKM. Oleh karena itu, melalui refleksi awal yang dilakukan bersama dengan teman sejawat diputuskan untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan metode numberd heads together.
Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan hasilnya menunjukkan dampak positif, prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pkn, baik proses maupun hasil mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil proses pembelajaran dilihat dari meningkatnya intensitas dan aktivitas belajar siswa, sedangkan hasil belajar dilihat dari tingkat ketuntasan belajar siswa, baik secara klasikal maupun individual

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS TEKS RECOUNT
MELALUI MEDIA PICTURE SERIES PADA SISWA KELAS VIII E
SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh :
Endang Wahyuningsih
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : endangwahyuning324@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Pelaihari subjek penelitian ini adalh kelas VIII E yang berjumlah 33 orang siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris siswa dalam menulis teks report melalui Picture Series sebagai alat bantu pembelajaran.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action search), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Dalam penelitian ini menggunakan bentuk guru sebagai peneliti. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.
Hasil penelitin ini menunjukkan bahwa dengan media picture series memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (72.72%,) dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar (90.9%).

PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGUASAAN KOSA KATA
MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN
MENGGUNAKAN METODE UMPAN BALIK DI KELAS VII-A
SMP NEGERI 1 MUARA KOMAM

Oleh :
Siti Suryani
SMP Negeri 1 Muara Komam
Email : siti.suryani1011@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan penguasaan kosa kata siswa kelas VII-A menggunakan umpan balik di SMP Negeri 1Muara Komam. Fokus penelitian ini adalah kecenderungan siswa kurang mampu menguasai kosa kata terutama dalam memahami arti sebuah kata. Siswa mengetahui dan bisa menggunakan sebuah kata dalam kalimat, namun arti dari kata yang digunakan tidak dipahami dengan baik. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dengan prosedur (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan umpan balik guru dan siswa dapat meningkatkan kemampuan penguasaan kosa kata siswa kelas VII-A SMP Negeri 1 Muara Komam. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Muara Komam Kabupaten Paser. Responden yang diteliti adalah siswa kelas VII-A SMP Negeri 1 Muara Komam tahun pelajaran 2014/2015 berjumlah 24 siswa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Hasil penelitian ini yaitu Penerapan pembelajaran penguasaan kosa kata menggunakan umpan balik di kelas VII-A SMP Negeri 1 Muara Komam dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk menguasai makna kosa kata dengan tepat. Peningkatan kemampuan siswa dapat dicapai dalam waktu dua siklus pembelajaran dengan hasil sebagai.

PENINGKATAN APRESIASI SENI TARI DENGAN MENGGUNAKAN
MEDIA AUDIO VISUAL SISWA KELAS VIII E
SMP NEGERI 3 KARANGJATI NGAWI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Wheni Indrawati
SMP Negeri 3 Karangjati
E-mail : wheniindrawati12@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk mengetahui apresiasi seni tari siswa dan mengetahui hasil peningkatan apresiasi siswa dalam pembelajaran seni tari setelah menggunakan media audio visual pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 3 Karangjati Ngawi Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015 pada bulan Februari-April 2015. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Karangjati kelas VIII E berjumlah 30 siswa terdiri dari 18 siswa putri dan 12 siswa putra. Berdasarkan paparan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa apresiasi seni tari siswa kelas VIII E SMP Negeri 3 Karangjati Ngawi Tahun Pelajaran 2014/2015 sebelum menggunakan media audio visual sangat rendah nilai rata-rata prosentase belajar siswa adalah 67,87 dan ketuntasan belajar mencapai 20% atau hanya ada 6 siswa dari 30 siswa yang mampu memenuhi KKM. Hasil peningkatan apresiasi siswa dalam pembelajaran seni tari setelah menggunakan media audio visual pada siswa kelas VIII E sangat signifikan. Hasil belajar siswa selalu mengalami peningkatan dari pra penelitian, siklus I hingga siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar siswa sebelum menggunakan media audio visual hanya 20%, pada siklus I sebesar 86,7% dan siklus II sebesar 100%.

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI
METODE BELAJAR KELOMPOK PADA MATA PELAJARAN IPS
DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 TANAH GROGOT
KABUPATEN PASER

Oleh :
Siti Juwariyah
SMP Negeri 6 Tanah Grogot
E-mail : sitijuwariyah855@gmail.com

ABTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang keterampilan apa saja yang dikembangkan siswa ketika belajar bersama dalam kelompoknya serta mengetahui dan memperoleh gambaran tentang sejauh mana metode belajar kelompok dapat meningkatkan aktifitas belajar dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS di Kelas VIII SMP Negeri 6 Tanah Grogot.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu observasi awal, membuat rencana tindakan, menyusun instrumen dan validasi ,pelaksanaan tindakan dan pengamatan,refleksi. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Tanah Grogot. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa keterampilan-keterampilan yang dikembangkan ketika siswa belajar secara bersama-sama dalam kelompok berdasarkan pendapat dan sikap siswa yang terungkap dari daftar cek yang diisi oleh seluruh siswa. Aktivitas belajar siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar yang menerapkan metode belajar secara kelompok dalam mata pelajaran IPS menunjukan peningkatan. Perolehan hasil belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar IPS yang menerapkan metode belajar secara bersama dalam kelompok menunjukan peningkatan yang signifikan berdasarkan hasil tes yang dilakukan pada siswa setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA
PELAJARAN PAI MATERI POKOK AHKLAK TERPUJI DENGAN
STRATEGI INFORMATION SEARCH

Oleh :
Rahmah
SD Negeri Pemalang II Tanah Laut
Email : Rahmah.tirtjaya@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini adalah termasuk penelitian Tindakan Kelas (Action Research) untuk memecahkan masalah yang terjadi serta mencari kebenaran secara praktis. Prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri Pemalang II Tanah Laut pada tahun ajaran 2014/2015 mata pelajaran PAI menunjukkan rata-rata yang masih rendah. Semangat belajar peserta didik juga menurun. Berdasarkan pada hal-hal tersebut maka perlu adanya profesionalitas guru untuk mendesain pembelajaran yang menyenangkan juga prestasi yang meningkat. Penelitian yang dilakukan dengan dua siklus ini ternyata bisa meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Dengan menggunakan Strategi Information Search, peserta didik aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan mencari informasi-informasi yang tersedia sesuai dengan pokok materi Ahklak Terpuji, menumbuhkan keanekaragaman pendapat, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang sangat berharga.
Pembelajaran melalui strategi Information Search terdiri dari Prasiklus, Siklus I, dan Siklus II. Pada tahap prasiklus rata-rata prestasi belajar siswa 63,28 dengan ketuntasan belajar 61,90%. Pada siklus I rata-rata 65,29 dengan ketuntasan belajar 61,90% sedangkan pada siklus II mengalami kenaikan dengan nilai rata-rata 74,25 dengan ketuntasan belajar 95,23%. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti membuktikan bahwa prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI khususnya materi pokok Ahklak Terpuji melalui strategi Information Search meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari prosentasi kesiapan dan ketuntasan belajar siswa dalam pembelajaran pada tahap pra siklus, siklus I dan Siklus II.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora Volume II, Nomor 1, Januari 2016

COVER DEPAN JIPH VOL II NO 1 JANUARI 2016

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MELALUI
MODEL KOOPERATIF STAD DAN MEDIA BENDA KONKRIT
PADA MATERI MENULIS DESCRIPTIVE TEXT SISWA
KELAS VIII SMP NEGERI 5 NGAWI

Oleh :
Sumiati
SMP Negeri 5 Ngawi
E-mail : sumiati7099@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Penelitian ini dilakukan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SMP Negeri 5 Ngawi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-F yang berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 18 putra dan 13 putri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar siswa tentang menulis descriptive text dengan menggunakan model kooperatif STAD serta mengetahui peningkatkan prestasi belajar siswa tentang menulis descriptive text dengan menerapkan media benda konkrit.
Berdasarkan hasil penelitin menunjukkan bahwa melalui pembelajaran model kooperatif STAD dan penggunaan media benda konkrit dapat mendorong siswa untuk belajar tentang menulis descriptive text lebih bersemangat, meningkatkan proses pembelajaran, dan hasil belajar. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan nilai ketuntasan belajar. Pada siklus I siswa yang tuntas belajar sebanyak 17 siswa atau 54.84%, siklus II siswa yang tuntas belajar sebanyak 20 siswa atau 64.82%, siklus III siswa yang tuntas belajar sebanyak 27 siswa atau 87.10%.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER
PADA SISWA KELAS VII ‘A’ SMP NEGERI 1 KUARO
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Idah Rosilawati
SMP Negeri 1 Kuaro
E-mail : idah.rosilawati66@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa Kelas VII, mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together pada siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kuaro. Penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 1 Kuaro. Adapun kegiatan belajar kelompok bertempat di SMP Negeri 1 Kuaro Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas VIIA SMP Negeri 1 Kuaro tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015.
Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29%), Penerapan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam belajar matematika, hal ini ditunjukan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

UPAYA MENINGKATKAN KEAHLIAN MENGGAMBAR BENTUK
MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL
DALAM PELAJARAN SENI BUDAYA
PADA SISWA KELAS VII
SMP NEGERI SATU ATAP 01 MUARA KOMAM

Oleh :
Tugiman
SMP Negeri Satu Atap 01 Muara Komam
E-mail : tugiman-44@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini berdasarkan permasalahan apakah pembelajaran Media visual berpengaruh terhadap hasil pelajaran Seni Budaya; seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Seni Budaya dengan diterapkannya metode pembelajaran Media visual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Media visual terhadap hasil belajar pelajaran Seni Budaya serta mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Seni Budaya setelah diterapkannya pembelajaran Media visual.
Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65%), siklus II (77%), siklus III (91%). Media Visual dapat berpengaruh positif terhadap keahlian menggambar bentuk siswa Kelas VII , serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Seni Budaya.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI
DENGAN STRATEGI KARYA WISATA PADA SISWA KELAS VIII A
SMP NEGERI 1 LONGKALI KABUPATEN PASER

Oleh :
Aminatun
SMP Negeri 1 Longkali
E-mail : amiborneochan@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Upaya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi dilakukan melalui tiga tahap pembelajaran, yakni tahap penggalian ide puisi, tahap penulisan dan perbaikan, dan tahap pemublikasian puisi.
Berdasarkan hasil penelitian peningkatan pembelajaran yang dilakukan siswa dapat dilihat dari semakin mudahnya siswa memunculkan ide penulisan puisi. Peningkatan juga dilihat dari intensitas dan aktivitas belajar siswa dari tahap memilih objek sampai mempublikasikannya. Peningkatan itu pada akhirnya meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi, baik dilihat dari setiap aspek maupun dilihat dari keseluruhan hasil karya puisi yang dihasilkan siswa.

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR
TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAKBOLA
MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI
PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh :
C.P.Diah Rahayu
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : diahrahayu@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) Karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Sedangakan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode demonstrasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pelaihari yang pelaksanaannya dilakukan selama proses belajar mengajar semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C yang berjumlah 39 siswa . Kompetensi dasarnya yaitu memperagakan teknik dasar permainan sepak bola. Metode pembelajaran menggunakan metode demonstrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitass belajar siswa. hal ini ditunjukkan dengan minat siswa terhadap metode demonstrasi. Metode demonstrasi juga dapat meningkat hasil belajar sisw, peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan ketuntasan belajar. Pada siklus I sebanyak 24 siswa atau 61.54 % siswa yang tuntas belajar, siklus II sebanyak 35 siswa atau 89.74 % yang tuntas belajar.

MENINGKATKAN PENGUASAAN PEMBELAJARAN PAKEM GURU PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR MELALUI SUPERVISI AKADEMIK SEKOLAH DASAR NEGERI PAMALONGAN 2 KECAMATAN BAJUIN TANAH LAUT

Oleh:
Saripah
SD Negeri Pamalongan 2
E-mail : ssaripah6@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan pengamatan beberapa guru hanya menggunakan beberapa metode pembelajaran saja dalam proses belajar mengajar. Padahal guru dituntut untuk memiliki kemampuan tentang penggunaan berbagai metode atau mengkobinasikan beberapa metode yang relevan agar siswa terdorong dan mampu berfikir bebas dan cukup keberanian untuk mengemukakan pendapatnya sendiri. Penelitian Tindakan Sekolah ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi penggunaan berbagai metode pembelajaran guru pada proses belajar mengajar melalui supervisi akademik Sekolah Dasar Negeri Pamalongan 2 Kecamatan Bajuin. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27 September sampai dengan 27 Oktober 2014 yang bertempat di SDN Pamalongan 2 . Subjek penelitian ini adalah guru-guru SDN Pamalongan 2 yang terdiri 7 orang guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui supervisi akademik dapat meningkatkan penggunaan berbagai metode pembelajaran. Hal ini ditunjukkan melalui perolehan hasil nilai rata-rata hasil supervisi pada silus I sebesar 41.88 dan siklus II sebesar 81.43.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
MELALUIPEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TGT
PADA SISWA KELASVII F PADA SMP NEGERI 2
TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Heppy Herawati
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : heppyhera@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model TGT berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT?Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model TGT terhadap hasil belajar Bahasa Inggris. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TGT. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas 7F pada SMP Negeri 2 Tanah Grogot semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas VIIF pada SMP Negeri 2 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWUDHU SISWA
MELALUI METODE DEMONSTRASI
DI KELAS VII A SMP NEGERI 2
TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh:
Khadijah
SMP Negeri 2Tanah Grogot
E-mail: khadijah@yahoo.com

ABSTRAK
“Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Tata Cara Berwhudu Melalui Metode Demonstrasi Di Kelas VII A SMP Negeri 2 Tanah Grogot Kabupaten Paser. Metode memiliki kedudukan yang sangat signifikan dalam mencapai tujuan pendidikan Islam, karenanya, penerapan metode yang tepat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Sebaliknya, kesalahan dalam menerapkan metode akan berakibat fatal.
Dalam materi wudhu, kemampuan/keterampilan siswa SMPN 2 Tanah Grogot tergolong rendah. Hal itu bisa dilihat dari hasil pengamatan yang dilaksanakan oleh guru pada saat akan melaksanakan sholat dzuhur dan shalat dhuha kebanyakan siswa melakukan wudhu asal asalan artinya asal basah.
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot Kabupaten Paser pada Bulan Juli-September tahun 2014. Untuk mengatasi masalah ini dicoba mencari solusi untuk meningkatkan kemampuan atau ketrampilan melakukan tata cara berwudhu dengan benarmaka digunakan nmetode Demonstrasi, Proses pelaksanaan penelitian dilakukan selama dua siklus, siklus 1 dan 2 ,masing masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan siswa kelas VII A SMPN 2 Tanah Grogot setelah diterapannya metode demonstrasi pada materi wudhu. Hasil belajar siswa pada aspek penerapan meningkat dengan presentasi ketuntasan 100%, penelitian ini sudah cukup karena sudah mencapai target pencapaian pada mata pelajaran PAI.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AUDIO LINGUAL
UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS
PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Saipul Bahri
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail :saipulbahri@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Metode Audio Lingual berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode Pembelajaran Metode Audio Lingual?
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Audio Lingualterhadap hasil belajar Bahasa Inggris. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Audio Lingual
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2015, semester Ganjil. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX D SMP Negeri 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67.6%,), siklus II (80%), siklus III (90%).Simpulan dari penelitian ini adalah metode Konstruktifistik dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IX D, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Peengajaran Bahasa Inggris.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG
PERMULAAN MELALUI METODE JARIMATIKA
PADA ANAK KELOMPOK B TK DHARMA WANITA
CAMPUREJO KECAMATAN MOJOROTO
TAHUN AJARAN 2015/2016

Oleh :
Lilik Sukisti Yani
TK Dharma Wanita Campurejo
E-mail : lsukistiyani@gmail.com

ABSTRAK
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya meningkatkan kemampuan berhitung permulaan melalui metode jarimatika. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui kemampuan berhitung anak dengan pendekatan metode jarimatika mudah dan menyenangkan. Sumber data penelitian ini adalah anak TK Dharma Wanita Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri sejumlah 15 anak. Penelitian dilakukan pada semester I Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian dilakukan selama 3 bulan. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh kemudian dikonsultasikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui paham dan tidak paham hasil belajar anak. Hasil penelitian kemampuan berhitung anak melalui metode jarimatika pada studi awal anak paham hanya 4 anak atau 27% dari seluruh anak. Pada siklus 1 anak paham 7 anak atau 47%. Prestasi anak dari studi awal ke siklus I anak yang paham bertambah 3 anak atau 20%. Pada siklus II anak yang paham mencapai 80% atau 12 anak dari 15 anak. Kemampuan anak dalam pembelajaran berhitung permulaan melalui metode jarimatika pada kelompok B TK Dharma Wanita Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil pengamatan kemampuan berhitung anak pada studi awal hanya 4 anak atau 27% dan meningkat menjadi 47% atau 7 anak pada siklus I dan pada siklus II adalah 80% atau 12 anak yang paham dari 15 anak. Simpulan penerapan metode jarimatika dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak dengan mudah dan menyenangkan.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO-VISUAL SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 7 PELAIHARI

Oleh :
Hajariah
SMP Negeri 7 Pelaihari
E-mail : hajariah78@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan media audio visual di kelas IX B SMP Negeri 7 Pelaihari. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, revleksi dan revisi.Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 7 Pelaihari yang dilaksanakan pada akhir semester ganjil bulan November 2015. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas IX B yang berjumlah 26 orang, 16 laki-laki, 10 perempuan. Berdasarakan hasil penlitian dan pembahasan diketahui melalui model pembelajaran media audio visaul dapat meningkatkan hasil belajar IPS.Hal ini ditunjukkan denga kenaikan hasil tes formatif siswa dari siklus I, II dan siklus III menunjukkan terjadi peningkatan di tiap siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 70.38 dengan ketuntasan klasikal mencapai 65.38%, pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 78.85 dengan ketuntasan klasikal 73.08% dan pada siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 86.35 dengan ketuntasan klasikal 100%.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA
POKOK BAHASAN PANTUN DENGAN METODE JIGSAW PADA
SMP NEGERI 2 TANAH MERAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

Oleh :
Naning Ulfiyah
SMP Negeri 2 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir
E-mail : naningulfiyah@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir , untuk mengetahui pelaksanaan metode jigsaw pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP Negeri 2 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir dan untuk mengetahui dampak penggunaan strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw terhadap prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pokok bahasan pantun di SMP Negeri 2 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir tahun pelajaran 2014-2015. Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan fungsi utama sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan pendidikan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir. Peningkatan prestasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh strategi belajar yang diberikan guru. Motivasi belajar yang tinggi cenderung akan mempengaruhi prestasi belajar yang tinggi pula. Bukti peningkatan prestasi belajar siswa dari kegiatan pembelajaran dapat dijabarkan pada hasil kegiatan siklus 4 berdasarkan pada observasi yang dilakukan pada siklus sebelumnya dan pada siklus 4 didapatkan temuan sebagai berikut : Siswa sudah memahami dan siap dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, sebagian besar siswa sudah berani menyampaikan pendapat pada saat diskusi kelas berlangsung, kegiatan berjalan dengan baik, suasana kelas lebih hidup, sehingga dalam proses pembelajaran terkesan menyenangkan.

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora vol I, No 2 November 2015

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS PADA POKOK BAHASAN KONDISI FISIK DAN SOSIAL WILAYAH INDONESIA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 PASIR BELENGKONG

Oleh : Suhaimi
SMP Negeri 2 Pasir Belengkong
E-mail : suhaimispd@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa melalui pembelajaran menggunakan Quantum Learning dikelas VIII SMP Negeri 2 Pasir Belengkong. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 13 siswa.
Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja siswa (LKS), lembar observasi, dan tes hasil belajar.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan dengan 2 kali proses pembelajarandan 1 kali tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan statistic deskriktif berupa rata-rata, presentasi, dan grafik.Pelaksanaan pembelajaran adalah peneliti,
Dari hasil analisis data diketahui hasil belajar berupa nilai LKS dan nilai tes pada tiap siklus sebagai berikut: Siklus I (58,92), Siklus II (68,07), Siklus III (70,84). Siklus I mengalami peningkatan yaitu dari 58,92 ke nilai rata-rata 68,07 terjadi peningkatan 9,15 %. Sedangkan Siklus II mengalami peningkatan dari nilai rata-rata hasil 68,07 menjadi 70,84 dengan presentase rata-rata peningkatan 2,77 %. Aktifitas siswa pada Siklus I dan Siklus II dinilai cukup, pada Siklus II dan III dinilai baik.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Quantum Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan kondisi fisik dan sosial wilayah Indonesia kelas VIII SMP Negeri 2 Pasir Belengkong.tahun pembelajaran 2014/2015.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS VII SMP N 2 LONG IKIS

Oleh : Nur Ahmad
SMP N 2 Long Ikis
E-mail : smp2_longikis@yahoo.com

Penelitian ini dilatarbelakangi masih belum efektif dan maksimalnya prestasi siswa pada pelajaran pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Hal itu disebabkan pembelajaran yang masih monoton dan kurang menarik, sehingga siswa kurang berminat dalam mengikuti pelajaran. Oleh karena itu, melalui refleksi awal yang dilakukan dengan teman sejawat, dengan mempertimbangkan permasalahan yang terjadi, metode jigsaw dianggap menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan demikian peramasalahan yang dirumuskan pada penelitian ini adalah “Bagaimana upaya meningkatkan prestasi siswa melalui metode kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran PKn di kelas VII SMP N 2 Long Ikis?”
Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi siswa pada mata pelajaran PKn. Peningkatan itu dilihat dari aktivitas belajar yang dilakukan siswa dan hasil belajar siswa, baik secara klasikal maupun secara individual.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dikemukakan saran-saran kepada berbagai pihak, yakni (1) kepada teman-teman guru SMP agar mencoba menerapkan metode jigsaw untuk meningkatkan prestasi anak pada mata pelajaran PKn. (2) Kepada siswa sebaiknya memiliki buku pokok ataupun buku penunjang, sehingga dalam melaksanakan diskusi tidak kekurangan bahan. (3) Pembagian kelompok siswa sebaiknya dilakukan sebelum masuk materi pelajaran, bahkan kalau memungkinkan kelompoknya permanen

PEMBELAJARAN PENULISAN DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KUARO

Oleh :Purniawan
SMP Negeri 4 Kuaro
E-mail : pniawan5@gmail.com

Pembelajaran menulis drama kurang diminati siswa dikarenakan pembelajaran tersebut kurang menarik dan menyenangkan. Model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan model pembelajaran yang dapat menumbuhkan para siswa untuk bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencapai tujuan yang sama. Pembelajaran menulis drama dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Kooperatif bertujuan agar siswa dapat membangun pengetahuannya melalui dialog, saling membagi informasi sesama siswa dan guru sehingga siswa dapat meningkatkan kemampuan mental pada tingkat tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumen atau arsip. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII yang berjumlah 25 siswa terdiri 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa model kooperatif dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Siswa bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama; siswa dapat berbagi pengalaman, dari masing-masing kelompok disimpulkan secara bersama-sama. Dengan model pembelajaran kooperatif ini, baik guru dan siswa dipandang sebagai sumber informasi. Diketahui nilai yang dicapai oleh kelompok 1 dengan nilai 88,8, kelompok II dengan nilai 100, kelompok III dengan nilai 88,8, kelompok IV dengan nilai 77,7, kelompok V dengan nilai 66,6

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE DISKUSI KELOMPOK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Lakaha
Kepala SMP Negeri 5 Tanah Grogot
E-mail : lakahaspd@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berbicara siswa dari segi kuantitas siswa yang bertanya dan merespon, kualitas pertanyaan dan respon siswa, kelancaran mengajukan pertanyaan dan respon, keberanian bertanya dan merespon, etika bertanya dan merespon, dan bahasa.
Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Sumber data berasal dari aktivitas pembelajaran berbicara siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tanah Grogot dengan penerapan metode diskusi kelompok. Pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah observasi, wawancara, dokumen atau arsip. Teknik analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting).
Dari tindakan-tindakan yang dilaksanakan dalam penelitian ini, diperoleh hasil analisis data pada siklus pertama jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 17 siswa atau mencapai 55%, pada siklus kedua diperoleh jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 21 siswa atau mencapai 74,19% dan pada siklus ketiga jumlah siswa yang berhasil (tuntas) adalah 23 siswa atau mencapai 87,09%. Hasil dari siklus I, II dan III menunjukkan peningkatan dari tiap siklusnya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa metode diskusi kelompok sangat efektif untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot Kabupten Paser Tahun Pelajaran 2013/ 2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 3 TANAH GROGOTDENGAN STRATEGI WRITERS WORKSHOP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Hamsan
SMP Negeri 3 Tanah Grogot
E-mail : hamsan.btnjone@gmail.com

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan kemampuan menulis siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Tanah Grogot yang masih rendah. Siswa kesulitan menuangkan ide-ide/gagasannya dalam bentuk tulisan yang baik. Penelitin dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan agar permasalahan yang dihadapi siswa dalam mengarang dapat diatasi dengan diterapkannya strategi writers workshop.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, observasi, wawancara, dan tes perbuatan. Dari dua siklus penelitian yang dilakukan diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam mengarang dengan diterapkannya strategi writers workshop di kelas VII C SMP Negeri 3 Tanah Grogot mengalami peningkatan.
Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan penelitian, maka disarankan beberapa hal kepada berbagai pihak sebagai berikut .Pertama, kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Kedua, kepada guru-guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik. Ketiga, kepada rekan-rekan kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS PUISI DENGAN STRATEGI KARYA WISATA DI KELAS VII A SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Banar Suryoto
SMP Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : banarsuryoto@gmail.com

Hasil identifikasi awal yang dilakukan di kelas VII A SMP Negeri 1 Tanah Grogot diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi masih rendah. Siswa mengalami kesulitan untuk menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi. Dari hasil analisis terungkap bahwa rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi tersebut disebabkan kurang efektifnya pembelajaran yang diciptakan guru. Ketidakefektifan itu disebabkan oleh kurang tepatnya strategi yang diterapkan guru dalam pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan hasil releksi diperlukan tidakan perbiaikan dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan menerapkan strategi karya wisata.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 30 orang.
Hasil peelitian menunjukan bahwa strategi karya wisata dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini untuk meningkatkan prestasi mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan menulis kreatif puisi; guru-guru agar selalu berupaya mencari dan mengembangkan model-model pembelajaran bahasa yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat menciptakan suatu kegiatan pembelajaran yang lebih bermakna pada siswa serta bagi kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU PADA MAN KOTA PROBOLINGGO 2

Oleh : Abd Choliq HS
MAN Kota Probolinggo 2
E-mail :abdcholiq@yahoo.com

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah aliyah negeri Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru, untuk mengetahui profesionalisme guru dan untuk mengetahui strategi kepala MAN Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan studi kasus (Case study) yang bersifat observasional case studies, pengumpulan data utama adalah observasi partisipan dan focus penelitian kepemimpinan kepala MAN Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru di Madrasah Aliyah Negeri Kota Probolinggo 2.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan profesionalisme guru tidak terlepas dari gaya kepemimpinan kepala madrasah yang selalu bertindak profesional dan demokratis dalam meningkatkan fungsi dan peran tugasnya antara lain: (1) kepala madrasah sewbagai educator, (2) kepala madrasah sebagai manajer, (3) kepala seekolah sebagai administrator, (4) kepala sekolah sebagai supervisor, (5) kepemimpinan yang inpresif dan indicator keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah manakala mampu mengemban fungsi dan perannya serta mampu meningkatkan kualitas sesuai dengan tuntutan zaman dan masyarakat pendidikan (stake holder). Sedangkan sebagai upaya konkrit yang dilakukan kepal Madrasah Aliyah Negeri Kota Probolinggo 2 dalam meningkatkan profesionalisme guru adalah sebagai berikut: (1) adanya perkembanagan dan perbaikan sarana dan prasarana pembelajaran, (2) upaya peningkatan kemampuan belajar siswa-siswi, (3) upaya meningkatkan pendidikan guru kejenjang yang lebih tinggi, (4) mengikut sertakan guru-guiru dalam berbagai kegiatan ilmiyah, penataran –penataran, workshop, seminar-seminar, pelatihan-pelatihan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), (5) upaya pengembangan sarana dan prasarana, (6) upaya dalam pengembanagn bidang pengelolaan beasiswa, (7) upaya pengembanagan bidang keuangan, (8) upaya pengelolaan bidang hubungan dengan masyarakat

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DALAM NOVEL AINUN HABIBIE (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

Oleh : Nur Hadi
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email : hadi_nur@gmail.com

Tujuan Pokok dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dalam novel Habibie & Ainun berkaitan dengan kepribadian tokoh menurut psikologi sastra. Sedangkan untuk tujuan khususnya adalah : Untuk mengetahui Tema dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra, untuk mengetahui Alur dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra, untuk mengetahui Latar dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra dan untuk mengetahui Penokohan dalam novel Habibie & Ainun Karya BJ. Habibie menurut psikologi sastra
Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka (library research), yaitu penelitian yang berusaha menghimpun data dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai objek utama analisisnya. Sedangkan sumber datanya dari bahan-bahan kepustakaan berupa buku-buku, karya ilmiah, jurnal dan lain-lain. Dalam penelitian ini sumber utamanya adalah novel Habibie dan Ainun.
Hasil penelitian mengenai nilai pendidikan yang terdapat dalam Novel Ainun dan Habibie adalah sebagai berikut: (1) Religius, (2) Jujur, (3)Toleransi, (4) Disiplin , (5) Kerja keras , (6) Kreatif , (7)Mandiri , (8) Demokratis , (9) Rasa ingin Tahu , (10) Semangat kebangsaan, (11) Cinta tanah air , (12) Menghargai prestasi , (13) Bersahabat/ komunikatif, (14) Cinta damai , (15) Gemar membaca, (16) Peduli lingkungan, (17) Peduli sosial , (18) Tanggung jawab. Tema yang diangkat dalam novel ini adalah tema cinta. Alur yang digunakan adalah alur maju. Setting atau latar berupa tempat. Latar tempat cerita berlangsung di berbagai Negara, Kota, tempat dengan spesifikasi yang jelas. Latar waktu antara tahun 1959 ketika BJ Habibie dan Ainun bersekolah di Dago, Bandung. Sedangkan akhir tulisan ini berakhir di pemakaman Hasri Ainun Habibie di Taman Pemakaman Kalibata, Jakarta pada tanggal 25 Mei 2010. Penokohan Habibie secara fisik, Habibie merupakan sosok intelektual yang religious, egaliter, pantang menyerah, bekerja keras, jenius dan berpikir kreatif. Sedangkan tokoh Ainun adalah seorang wanita yang mendekati sempurna, berkepribadian suka menolong dan dermawan. Mandiri, konsistem, kuat, pejuang, merakyat, berusaha belajar dari proses, sabar, tulus, dan pengertian