Category Archives: JIPH

Jurnal Ilmiah Pendidikan Humaniora vol I, No 1 September 2015

PENERAPAN METODE INFORMASI SEARCH GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG DALAM PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 TANJUNG HARAPAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Lukman Hasan
SMP Negeri 2 Tanjung Harapan
E-mail : hasanmoker3101@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran metode informasi search terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial, ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial setelah diterapkannya pembelajaran metode informasi search. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX yang berjumlah 34 siswa. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I , siklus II dan siklus III yaitu, siklus I (65 %,), siklus II (79 %), siklus III (88 %). Jadi melalui metode informasi search dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SMP Negeri 2 Tanjung Harapan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif motede pembelajaran dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

PENERAPAN MODEL GABUNGAN CERAMAH DAN PENGAJARAN AUTENTIK DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA-SISWI KELAS IX SMP NEGERI 7 TANA PASER KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Syahbuddin
SMP Negeri 7 Tana Paser
E-mail : udin.syahbudin69@gmail.com

Sekolah berperan penting dalam mempersiapkan penduduk yang memiliki komitmen kuat untuk mempertahankan dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan adalah menyelenggarakan program pendidikan yang memberikan life skill siswa sebagai seorang warga negara melalui mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Diperlukan model dan metode yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan siswa terutama pembentukan kecakapan hidup (life skill) siswa yang berpihak pada lingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan prestasi dan pengaruh motivasi belajar PKn setelah diterapkannya model Gabungan Ceramah dan Pengajaran Autentik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) dengan tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Obyek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 7 Tana Paser Kabupaten Paser Tahun Pelajaran 2013/2014. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis diketahui bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan rata-rata nilai tes formatif dari siklus I sampai siklus III dengan rincian siklus I sebesar 71,86%, siklus II sebesar 76% dan siklus III sebesar 85,42%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 7 Tana Paser Kabupaten Paser Tahun Pelajaran 2013/2014. Model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran PKn.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SMP 5 NEGERI PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER

Oleh : Anwar
SMP 5 Negeri Pasir Belengkong
E-mail : anwar-andien@yahoo.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui penggunaan strategi pembelajaran kooperatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 7 yang berjumlah 32 siswa. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMP 5 Negeri Pasir. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan) dan reflection (refleksi). Melalui strategi pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam. Hal ini dilihat dari meningkatnya hasil belajar di siklus I dan siklus II. Serta meningkatkan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IX SEMESTER GENAP SMP NEGERI 3 TANJUNG HARAPAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Kasmuji
SMP Negeri 3 Tanjung Harapan
E-mail : kasmujibapake@yahoo.com

Keterampilan proses merupakan kemampuan siswa untuk mengelola (memperoleh) yang didapat dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) yang memberikan kesempatan seluas-luasnya pada siswa untuk mengamati, menggolongkan, menafsirkan, meramalkan, menerapkan, merencanakan penelitian, mengkomunikasikan hasil perolehan tersebut. Selama ini proses pembelajaran IPS Kelas IX di SMP Negeri 3 Tanjung Harapan masih dikembangkan dengan pendekatan ekspositori, yaitu pendekatan yang berorientasi pada interaksi satu arah dimana guru memegang semua kendali atas proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang proses pelaksanaan pembelajaran dan mendeskripsikan besarnya pengaruh peningkatan prestasi yang dicapai siswa dengan model pembelajaran keterampilan proses dalam pembelajaran IPS untuk siswa Kelas IX Semester Genap SMP Negeri 3 Tanjung Harapan Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 2 siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII Semester Genap SMP Negeri 3 Tanjung Harapan Kabupaten Paser. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa pembelajaran keterampilan proses dilakukan dengan 3 (tiga) tahap yaitu tahap pembukaan, tahap ini pelaksanaan dan tahap penutupan. Prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (60,00%) dan siklus II (77,10%). Simpulan dari penelitian ini adalah Pelaksanaan pembelajaran keterampilan proses untuk bidang studi IPS mampu meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas IX Semester Genap SMP Negeri 3 Tanjung Harapan tahun pelajaran 2014/2015.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PAKEM PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LONG KALI TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

Oleh : Tintin Setyowati
SMA Negeri 1 Long Kali
E-mail : tintinsetyowati30@gmail.com

Penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Long Kali. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas X SMA yang berjumlah 20 siswa. Pada pokok bahasan hubungan dasar Negara dengan konstitusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkan model pembelajaran PAKEM, mengetahui pengaruh motivasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkan model pembelajaran PAKEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran model PAKEM memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II dan III) yaitu masing-masing 66,67%, 80,00% dan 86,67%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klsikal telah tercapai

PENDEKATAN METODE PEMBELAJARAN IMAJINATIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENULIS CERPEN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

Oleh : Jamahsari
SMA Negeri Pasir Belengkong
E-mail : jamszabadi@yahoo.co.id

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mengangkat permasalahan tentang (1) Seberapa jauh peningkatan prestasi belajar keterampilan menulis cerpen siswa dengan diterapkannya metode pembelajaran imajinatif.dan (2) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran imajinatif terhadap motivasi belajar menulis cerpen mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Pasir Belengkong XI IPA 1. Dalam penelitian ini terdiri dari tiga siklus berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Langkah pada siklus berikutnya adalah perncanaan yang sudah direvisi, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Sebelum masuk pada siklus 1 dilakukan tindakan pendahuluan yang berupa identifikasi permasalahan. Siklus 1 ke siklus selanjutnya bersifat menyempurnakan hingga peneliti memperoleh data keberhasilan sesuai dengan tujuan penelitian yang diharapkan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari silabus, Rencana Pelajaran (RP) dan tes formatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dikethaui bahwa pembelajaran dengan cara belajar aktif metode pembelajaran imajinatif memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (68,18%), siklus II (77,28%), siklus III (86,35%). Penerapan cara belajar aktif metode pembelajaran imajinatif mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan model belajar aktif sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

PENGARUH PROFESIONALISME GURU SUPERVISI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU UPTD PENDIDIKAN TK DAN SD KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI

Oleh :Sudarminah
UPTD Pendidikan TK dan SD Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri
Email : darminahpengawas@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh profesionalisme terhadap Kinerja guru, mengetahui pengaruh supervisi Kepala sekolah terhadap Kinerja guru, mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru, mengetahui pengaruh profesionalisme guru, supervisi Kepala sekolah dan lingkungan kerja secara bersama-sama terhadap Kinerja guru UPTD Pendidikan TK dan SD Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Jenis penelitian ini adalah diskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah semua guru di UPTD Pendidikan TK dan SD Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 guru, selanjutnya disebut dengan responden. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa profesionalisme berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru, supervisi kepala sekolah berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru, lingkungan kerja berpengaruh tidak signifikan positif terhadap kinerja guru, secara simultan profesionalisme guru supervisi kepala sekolah dan lingkuangan kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru UPTD Pendidikan TK dan SD Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Pengaruh profesionalisme guru, supervisi kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap guru sebesar 89.9%. Dengan demikian kinerja guru hanya sebesar 10.1% dipengaruhi oleh variabel lain.

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MOTIVASI KERJA DAN EFEKTIVITAS KELOMPOK TERHADAP PRESTASI KERJA GURU DI SMP NEGERI 1 KUNDUR

Oleh : Erna
SMP Negeri 1 Kundur
E-mail : erna@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Efektivitas Kelompok Terhadap Prestasi Kerja Guru SMP Negeri 1 Kundur. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Diduga Kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, efektivitas kelompok secara simultan dan parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja guru SMP Negeri 1 Kundur. Unit analisis dalam penelitian ini adalah para guru. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh jumlah populasi, selanjutnya menjadi responden penelitian. Sampel penelitian sebanyak 30 guru. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Kepemimpinan, motivasi guru dan Efektivitas kelompok kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja guru SMP Negeri 1 Kundur. Besarnya kontribusi Kepemimpinan, motivasi dan Efektivitas kelompok kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja guru sebesar 70.0%. Artinya bahwa sebesar 70.0% prestasi kerja guru dapat dijelaskan oleh Kepemimpinan, motivasi dan efektivitas kerja. Sedangkan sisanya sebesar 30.0% dijelaskan oleh selain Kepemimpinan, motivasi dan Efektivitas kelompok kerja. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa Secara parsial kepemimpinan, motivasi dan efektivitas kelompok berpengaruh signifikan terhadap Prestasi kerja guru di SMP Negeri 1 Kundur. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung yang mempunyai signifikansi kurang dari 0,05.

ANALISA PENCAPAIAN TUGAS PERKEMBANGAN SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 PERANAP TERHADAP KELOMPOK PERKEMBANGAN KEBEBASAN PRIBADI DAN FILSAFAT HIDUP TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Oleh : Guntur Abri Salim
SMP Negeri 1 Peranap
Email : goentoer.ab66@gmail.com

Remaja dalam perkembangannya sering menyimpang dan mengalami kesulitan. Itu semua merupakan manifestasi adanya krisis dan salah suai pada diri remaja Muhammad Surya ( 1992 : 9) mengatakan bahwa remaja mengalami krisis atau salah suai disebabkan karena remaja pada masa transisi antara masa anak dan masa dewasa. Bila seseorang remaja berhasil melewati fase perkembangan dan dapat menyelesaikan tugas-tugas perkembangannya dengan baik, maka ia akan hidup dengan jiwa yang sehat dan kepribadian yang ideal. Sebaliknya kalau remaja tidak berhasil melewati fase tersebut dengan baik, ia akan menemukan berbagai macam kesulitan dalam pembentukan jiwa, sikap, mental dan prilaku dimasa yang akan datang. Dia akan cenderung kurang dapat menyesuaikan dirinya, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dari pengamatan penulis dilapangan khususnya di SMP Negeri 1 Peranap banyak ditemukan keluhan dari guru, orang tua dan masyarakat antara lain informasi dari guru agama, ketika waktu zuhur masuk pada umumnya anak-anak enggan melakukan sholat.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA PADA SISWA KELAS 4 SDN SAMBIREJO I KABUPATEN NGAWI

Oleh : Jumintri
SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi
Email : Jumintri_spd@gmail.com

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas pembelajaran oleh guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam kemampuan berbicara setelah digunakan media permainan ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Ditinjau dari segi jenisnya, penelitian ini adalah studi kasus yang secara ilmiah menjelaskan kasus, dan berguna untuk menyempurnakan teori dan merekomendasikan aspek-aspek tertentu untuk penelitian berikutnya serta merupakan refleksi pengalaman manusia.Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi. Teknik pengumpulan data dengan Observasi, wawancara dan tes. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Aktivitas Guru; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran guru telah melaksanakan semua pembelajaran dengan baik, terbukti pada sebelum dan sesudah terjadi kenaikan dari nilai total 92 menjadi 98 atau rata-rata 3,83 menjadi 4,08. (2) Aktivitas Siswa; aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan berbicara dengan media permainan ular tangga ini telah mencapai hasil yang maksimal. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 21 pada sebelum menggunakan media permainan ular tangga meningkat menjadi total 27 sesudah menggunakan media permainan ular tangga, atau dari rata-rata 3,0 menjadi 3,9. (3) Hasil Belajar Siswa; hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari total nilai 142 sebelum menggunakan media permainan ular tangga menjadi 176 sesudah menggunakan media permainan ular tangga. Atau dari rata-rata 5.92 menjadi rata-rata 8,0. Adanya peningkatan aktivitas siswa dan guru mampu memberikan motivasi dan percaya diri siswa sehingga kemampuan berbicara siswa meningkat.