Category Archives: JMG

Jurnal Mitra Guru Volume II, Nomor 6, Desember 2016

COVER DEPAN JMG DESEMBER 2016

PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU KELAS DALAM MENYUSUN RPP MELALUI PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI PEPELEGI IKECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO SEMESTER I
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh
Bambang Guridno
SDN PepeLegi
E-mail : guridnobambang@gmail.com

ABSTRAK
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum semua guru menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemauan dan kemampuan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sehingga proses belajar mengajar terarah dan prestasi belajar meningkat.
Berdasarkan hasil observasi penyusunan RPP pada siklus kedua di peroleh data peningkatan prosentase kesesuaian yaitu pada komponen penentuan metode pembelajaran sudah ada peningkatan yaitu : dari 75% meningkat menjadi 85% dan aspek penilaian dari 68% meningkat menjadi 85%, Indikator meningkat dari 73% menjadi 90%, tujuan pembelajaran meningkat dari 75% menjadi 90%, materi ajar dari 65% menjadi 95%.
Berdasar hasil analisis data diatas ditarik kesimpulan bahwa : pendampingan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran. Baca Selengkapnya

Jurnal Mita Guru Volume II, Nomor 4, Agustus 2016

COVER DEPAN JMG AGUSTUS  2016

PENERAPAN METODE DISKUSI DENGAN GAYA RECIPROCAL TEACHING (PEMBELAJARAN TERBALIK) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI SIFAT PERIODIK UNSUR

 Oleh :

Dani Kustriawanti

SMA Negeri 1 Manyar Gresik

E-mail : danikustriawanti@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kondisi hasil belajar mata pelajaran kimia pada siswa kelas X.4 semester I di SMA Negeri 1 Manyar kabupaten Gresik Tahun pelajaran 2011- 2012. Hasil penelitian ini untuk mengetahui peningkatan penguasaan materi setelah menerapkan pembelajaran metode diskusi dengan strategi Reciprocal teaching pada materi sistem periodik unsur di kelas X 4 semester 1 di SMA Negeri 1 Manyar Gresik, dengan jumlah siswa sebanyak 32 siswa.instrumen berupa lembar tes tulis dan lembar observasi aktivitas siswa.Kesimpulan diperoleh hasil belajar siswa terjadi peningkatan dengan nilai rata rata sebesar 82,95 dengan ketuntasan 100%, di banding dengan siklus sebelumnya.

UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SILABUS DAN RPP MELALUI SUPERVISI AKADEMIK YANG BERKELANJUTAN DI SMK NEGERI 1 KUALA CENAKU

 Oleh :

Ahmad Bastari

SMK  Negeri 1 Kuala Cenaku

E-mail : ahmad_bastari1965@gmail

ABSTRAK

Proses perencanaan pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang guru meliputi kegiatan utama sebagai berikut: 1) Membuat program tahunan, 2) Membuat silabus, 3) Membuat program semester, 4) Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran, dan 5) Membuat program ulangan/evaluasi. Dari kelima unsur tersebut di atas, silabus dan RPP merupakan persiapan paling minimal seorang guru ketika hendak mengajar. Berdasar kepada hasil analisa pada tahun pelajaran 2012/2013 di SMK Negeri 1 Kuala Cenaku, muncul permasalahan rendahnya guru yang membuat perencanaan pembelajaran khususnya penyusunan silabus dan RPP.

Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan Team supervisi SMK Negeri 1 Kuala Cenaku yang terdiri dari Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan Guru Senior.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya supervisi akademik secara berkelanjutan berdampak pada meningkatnya silabus guru yang baik dari 76% menjadi 83%, selain itu RPP yang dibuat semakin berkualitas dari 75% menjadi 97%.

PENINGKATAN PEMAHAMAN PRILAKU TAKABUR KELAS 1X-A SMP NEGERI 2 WRINGINANOM TAHUN 2015/2016 MELALUI TEKNIK TEAM GAMES TOURNAMENT

Oleh :

Sholeh

SMP Negeri 2 Wringinanom

E-mail  : sholehbahri@yahoo.id.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament terhadap peningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam, untuk mengetahui dampak positif metode pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament dalam peningkatan prestsi belajar dan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa melaui metode pembelajaran kooperatif model Team Games Tournament.

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action  researc )sebanyak tiga putaran. Setiap putara nterdiri dari empat tahap, yaitu : rancangan kegiatan, pelaksanaan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP 2 Wringinanom Gresik Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil ulangan harian, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.

Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III, yaitu siklus I (70%), siklus II (85,19%), siklus  III (100%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif melalui teknik Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan pemahaman perilku takabur pada siswa Kelas IX A SMP Negeri 2 Wringinanom Gresik Pada Semester Genap Tahun 2015-2016, serta teknik pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI METODE TEKHNIK BEDAH KASUS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KEJAWAN KECAMATAN GRUJUGAN KABUPATEN BONDOWOSOSEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh

Syamsul Arifin

SD Negeri Kejawan

E-mail : syamsul_arifin@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar anak dalam mata pelajaran PKn di SD Negeri Kejawan Kec. Grujugan dengan menggunakan teknik bedah kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kejawan Kec. Grujugan, semester II tahun pelajaran 2015/ 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa 30 anak.

Hasil penelitian ini menunjukkan melalui Penerapan teknik bedah kasus dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pkn di SD Negeri  Kejawan Kec. Grujugan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh disetiap siklusnya pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 66.13 pada siklus II nilai rata-rata mengalami peningkatan sebesar 78.86.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMES ACHIEVEMENT DIVISIONS) PADA MATERI SIFAT OPERASI HITUNG

Oleh :

Nuraini

SD  Negeri 47 Kota Bima

E-mail : nuraini@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan Model pembelajaran kooperatif tipe STAD dipilih oleh peneliti karena sesuai dengan karakteristik siswa  SD yang  senang  bekerja  berkelompok dengan teman  sebayanya.  Melalui  model  pembelajaran  tersebut  siswa  diharapkan akan saling membantu  melalui  tutor sebaya  dalam  menguasai  materi  sifat materi hitung sehingga  diharapkan  hasil  belajar  pada materi sifat materi hitung meningkat. Berdasarkan uraian di atas, penulis berupaya untuk meningkatkan hasil belajar  Matematika  pada  siswa  kelas  III SD Negeri 47 Kota Bima dengan langkah  melakukan  Penelitian  Tindakan  Kelas dengan judul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Sisw

Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar Matematika materi sifat operasi hitung pada siswa kelas III SD Negeri 47 Kota Bima. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari peningkatan siswa yang tuntas belajar disetiap siklusnya, pada prasiklus siswa yang tuntas hanya 4 siswa atau 25% pada siklus I siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa atau 56,25% dan pada siklus III siswa yang tuntas belajar mengalami peningkatan, dari 16 siswa sebanyak 14 siswa yang tuntas belajar atau 87,5% sedangkan yang belum tuntas belajar hanya 2 siswa atau 12,5%. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat mengoptimalkan proses pembelajaran yaitu ditandai dengan meningkatnya sikap kerjasama dan tanggung jawab siswa yang lebih baik dan siswa lebih bersemangat dalam belajar Matematika.

PENINGKATAN MOTIVASI DAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA KELAS XII IPA-2 PADA KOMPETENSI DASAR PROGRAM LINIER  MELALUI METODE PEMBELAJARAN BERVARIASI DI SMA NEGERI 1 PASIR PENYU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

 Oleh :

Asmisul

SMA Negeri 1 Pasir Penyu

E-mail : Asmisul05@gmail.co.id

ABSTRAK

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, yang setiap siklusnya memiliki 4 tahapan yakni: (1) tahapan perencanaan, (2) tahapan perencanaan, (3) tahapan obervasi dan (4) tahapan refleksi. Penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Pasir Penyu pada tahun pelajaran 2014/2015. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII  IPA – 2 yang berjumlah 32 orang.

Sedangkan tujuan dalam peneltian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XII IPA-2 melalui metode pembelajaran bervariasi, untuk mengetahui peningkatan motivasi siswa kelas XII IPA-2 pada kompetensi dasar program linier melalui metode pembelajaran bervariasi, dan untuk mengetahui peningkatan ketuntasan belajar siswa kelas XII IPA-2 pada kompetensi dasar program linier melalui metode pembelajaran bervariasi.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pembelajaran bervariasi aktivitas peserta didik mengalami peningkatan secara bertahap, meningkatkan motivasi belajar siswa dan dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa. Hal ini terbukti dari penigkatan nilar rata-rata disetiap siklusnya Pada siklus I dengan rata-rata kelas 7,28 meningkat pada siklus II menjadi 8,25.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW KELAS VII i SMP NEGERI 5 REMBANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

 Oleh :

Sri Moeljani

SMP Negeri 5 Rembang

E-mail : Sri_moeljani@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika kompetensi dasar melakukan operasi hitung Bilangan Bulat melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam berpikir kritis, berkomunikasi dan berkerja sama melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Rembang. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII i  dengan jumlah 32 siswa.

Hasil penelitian menunjukkan dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan nilai rata-rata skor keaktifan siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I rata-rata skor keaktifan siswa dalam pembelajaran sebesar 81,25 meningkat menjadi 87,50 pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan, pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 69,69  meningkat menjadi 78,75 pada siklus II. Sedangkan untuk ketuntasan klasikal juga terjadi peningkatan dari 56,25 % pada siklus I menjadi 78,13 % pada siklus II.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TARTIL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KEJAWAN GRUJUGAN SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016

 Oleh

Siti Aisyah

SD Negeri Kejawan Grujugan

E-mail : sitiaisyah@gmail.co.id

ABSTRAK

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri Kejawan. Peneliti mengambil Kelas IV  sebagai sampel yang berjumlah 25 orang. Selanjutnya Kelas IV akan mendapat pembelajaran baca Al Qur’an dengan Tartil. Tujuan dari penelitihan ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode seni baca Al Qur’an (Tartil) dalam memotifasi siswa untuk senang membaca Al Qur’an pada Kelas IV SD Negeri Kejawan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016.

Jenis dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas IV SD Negeri  Kejawan Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016 dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam khusunya dalam kemampuan membaca Al Qur’an denga Tartil.   Penelitian tindakan ini menggunakan dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati dan merefleksi.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan prestasi belajar siswa antara siswa yang diberi pembelajaran seni baca Al Qur’an (Tartil) pada siklus 2 dan tanpa pembelajaran seni baca Al Qur’an (Tartil) saat siklus 1. Ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata yang diperoleh,  nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus II  pembelajaran seni baca Al Qur’an (Tartil) yaitu 72,93 lebih besar daripada prestasi belajar tanpa pembelajaran seni baca Al Qur’an (Tartil) yaitu 64,23 pada siklus I hal ini berarti prestasi belajar siswa yang diberi pelajaran dengan pembelajaran seni baca Al Qur’an (Tartil) akan lebih baik prestasinya daripada siswa yang tanpa diberi pembelajaran seni baca Al Qur’an (Tartil).

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

 Oleh:

Suyono

SMK Negeri 1 Driyorejo

E-mail : suyonosw@gmail.com

ABSTRAK

Salah satu karakteristik matematika adalah mempunyai objek yang bersifat abstrak ini dapat menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami matematika. Hal ini menyebabkan rendahnya prestasi dikarenakan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Pembelajaran matematika yang tidak memperhatikan struktur kognitif dan konsep yang telah dimiliki siswa menyebabkan pembelajaran di kelas menjadi tidak bermakna.. Guru sebagai pengelola kelas harus mampu menentukan strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap pembelajaran matematika.

 Pemilihan pembelajaran matematika realistik sebagai alternatif pemecahan masalah diatas dikarenakan pembelajaran matematika realistik adalah salah satu pembelajaran matematika yang berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Siswa  diberi kesempatan yang luas untuk mengaitkan pengalaman kehidupan nyata dengan ide-ide matematika dalam pembelajaran di kelas agar pembelajaran matematika menjadi  bermakna.

Penelitian  dilaksanakan dalam tiga siklus yaitu siklus 1 , siklus 2 dan siklus 3. Pada tiap siklus terdapat tindakan utama yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data yang dikumpulkan terdiri dari data pemahaman konsep siswa yang diperoleh  dari hasil tes formatif dan data minat yang diperoleh dari angket minat. Data-data  tersebut digunakan sebagai bahan refleksi untuk pembelajaran siklus berikutnya dan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Data minat dikumpulkan dengan angket ARCS (Attention, Relevansi, Confidence and Satisfaction) sedangkan data aktivitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan pada lembar pengamatan/observasi.

Subjek penelitian dari Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Siswa kelas XI TPM-2 SMK Negeri 1 Driyorejo tahun pelajaran 2016/2017 (bulan Maret sampai dengan Mei), karena berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada siswa kelas XI TPM-2  ketika diberikan soal-soal yang berkaitan dengan materi pokok Peluang (pengisian tempat yang tersedia/ aturan perkalian) semester genap, hasil belajar matematika siswa masih rendah dengan nilai rata-rata yang diperoleh 52,5 dan 68% dari siswa tidak tuntas belajar yang artinya belum sesuai dengan kriteria ketuntasan belajar dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Hasil pengamatan yang kedua masih rendahnya minat siswa terhadap pelajaran matematika yang ditunjukkan rendahnya aktifitas dan motivasi yang tercermin dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini tentu saja akan jadi masalah pada pemahaman konsep berikut karena materi pengisian tempat yang tersedia/ aturan perkalian merupakan materi prasyarat dari topik permutasi , kombinasi dan peluang.

Berdasarkan hasil penelitian didapat hasil sebagai berikut, penerapan pembelajaran kooperatif  dengan pendekatan matematika realistik efektif meningkatkan ativitas dan pemahaman konsep. Pada pemahaman konsep terdapat kenaikan yang signifikan dari siklus I, II dan III sebesar 68,91, 78,28, dan 84,38 dan ketuntasan belajar terdapat kenaikan yang signifikan dari siklus I, II dan III sebesar 50,%, 71,9% dan 87,5%. Kenaikan yang signifikan terjadi pada aktivitas dan minat terhadap pembelajaran matematika. Pada aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran juga terdapat kenaikan yang signifikan yaitu berturut-turut pada siklus I , II dan III sebesar 72% (baik), 83% (sangat baik) dan  90% (sangat baik).

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG HUBUNGAN ANTARA KEADAAN AWAN DAN CUACA SISWA KELAS III SD NEGERI GRUJUGAN KIDUL 2 MELALUI METODE DISKUSI DAN MEDIA GAMBAR

 Oleh :

Kanik Widarsih

SD Negeri Grujungan Kidul 2

E-mail : kanik_widarsih@yahoo.com

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan dan memperbaiki kondisi praktik-praktik pembelajaran yang telah dilakukan.  Proses dalam penelitian terdiri dari 4 tahap yaitu : merencanakan, melakukan tindakan, mengamati dan merekflesi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode diskusi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, pada siklus 1 siswa yang tuntas belajar sebanyak 4 siswa dengan ketuntasan belajar 36, pada siklus II siswa yang tuntas belajar meiningkat menjadi 9 siswa dengan ketuntasan belajar sebesar 82.

EFEKTIFITAS KEGIATAN BELAJAR DI LUAR KELAS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KEJAWAN KECAMATAN GRUJUGAN SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2015/2016

 Oleh

Tusiran

SD Negeri Kejawan

E-mail : tusiran@yahoo.com

ABSTRAK

Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas IV  dalam proses Pembelajaran Penelitian tindakan ini menggunakan 3 (tiga) siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati dan merefleksi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui Efektifitas kegiatan belajar di luar kelas dalam meningkatkan prestasi belajar IPS pada siswa Kelas IV  SD Negeri Kejawan Kec. Grujugan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016.

Hasil penelitian menunjukkan melalui Pembelajaran luar di halaman sekolah pada Pembelajaran mampu  meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini diketahui dengan rata-rata nilai aspek kognitif pada siklus I, sebesar 59,64; pada siklus II sebesar 64,07  dan siklus III sebesar dan 67,21, aspek afektif pada siklus I sebesar 27,87; pada siklus II sebesar 59,07 dan pada siklus III sebesar 68,18, Sedangkan aspek psikomotorik pada siklus I sebesar 60,25; pada siklus II sebesar 67,50 dan pada siklus III sebesar 77,10.

PENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN ORIGAMI PADA ANAK KELOMPOK B4 TK MUSLIMAT NU PASIRIAN 01

 Oleh

Asnifah

TK Muslimat NU Pasirian 01

E-mail : asnifah13@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motorik halus anak kelompok B4 TK Muslimat NU Pasirian 01 setelah penerapan origami. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yakni penelitian praktis yang bertujuan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam pembelajaran dikelas dengan cara melakukan tindakan-tindakan. Penelitian ini bertempat di TK Muslimat NU Pasirian 01. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelompok B4 yang berjumlah 16 orang.

Hasil penelitian diketahui bahwa dengan kegiatan melipat kertas atau origami kita dapat melatih motorik halus anak agar anak lebih terampil membuat lipatan dan bentuk yang dicontoh kan oleh guru, anak juga dapat membuat lipatan sendiri dengan lipatan yang lain. Kegiatan melipat kertas ini juga dapat dikembangkan dengan berbagai macam bentuk dan dapat juga diberi hiasan yang lain, anak dapat memberikan coretan dengan cat air pada kertas lipat

Jurnal Mitra Guru Volume II, Nomor 2, April 2016

COVER DEPAN  JMG Vol II No 2 April 2016

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG VOLUME
PRISMA SEGI TIGA DAN TABUNG LINGKARAN MELALUI
PENGGUNAAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELAS VI
SD NEGERI BAJUIN 1 KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Abdullah
SD Negeri Bajuin 1
E-mail : adbdullah@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Bajuin 1 Kabupaten Tanah Laut dalam menghitung volume prisma segi tiga dan tabung lingkaran dengan menggunakan alat peraga berbentuk prisma segitiga dan tabung lingkaran satuan melalui pembelajaran kontekstual focus pemodelan. Tempat penelitian ini adalah SD Negeri Bajuin 1 Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 13 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan atau hasil observasi dan refleksi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan penerapan pembelajaran kontekstual dengan fokus pemodelan melalui penggunaan alat peraga bangun ruang ternyata efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Bajuin 1 Kabupaten Tanah Laut semester I tahun pelajaran 2015/2016 pada kompetensi dasar ”menghitung volume prisma segitiga dan tabung lingkaran”

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGARANG
PELAJARAN BAHASA INDONESIA
MENGGUNAKAN PENDEKATAN MENULIS PROSES
PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 006 KUARO

Oleh :
Edison Hutafea
SD Negeri 006 Kuaro
E-mail : edison.hutafea@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan hasil studi pendahuluan, diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa kelas VI SDN 006 Kuaro dalam mengarang masih rendah. Untuk itu, melalui refleksi bersama antara guru peneliti dengan teman sejawat ditetapkan solusi untuk menerapkan pendekatan menulis proses dalam mengatasi masalah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Dari tindakan perbaikan yang dilakukan terdapat peningkatan yang signifikant kemampuan siswa dalam mengarang dengan diterapkannya pendekatan menulis proses di kelas VI SD 006 Kuaro mengalami peningkatan. Berdasarkan temuan dan hasil pembahasan penelitian, maka disarankan beberapa hal kepada berbagai pihak. Pertama, kepada guru agar mencoba menerapkan strategi ini dalam pembelajaran mengarang agar siswa memiliki kemampuan yang maksimal dalam penguasaan kompetensi mengarang. Kedua, kepada Guru-guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan pengelolaan pembelajaran yang baik, yang dapat menumbuhkan kreativitas dan kemampuan siswa. Ketiga, kepada kepala sekolah agar memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada guru untuk berkreasi terutama dalam menerapkan strategi ini dalam pembelajaran.

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA
MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF
DENGAN STRATEGI PAKEM PADA SISWA KELAS V
SDN KUNYIT 1 TAHUN AJARAN 2014/2015

Oleh :
Fahrina Aryanti
SDN Kunyit 1
E-mail : fahrinaaryanti.1410@gmail.com

ABSTRAK
Jenis penilitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan untuk mengungkapkan kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif melalalui strategi PAIKEM. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kunyit 1. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah siswa 32 orang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 dengan penggunaan pembelajaran Kooperatif dengan strategi PAIKEM, Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 dengan penggunaan pembelajaran Kooperatif dengan strategi PAIKEM.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif dengan strategi PAIKEM dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1 dan meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kunyit 1. Hal ini ditunjukkan dengan pada siklus II sudah tidak ada siswa yang mendapat nilai dibawah KKM yaitu 65.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW
UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP TENTANG
SUSUNAN PEMERINTAHAN PUSAT MATA PELAJARAN PKN
PADA SISWA KELAS IV SDN BANDUNGAN 02
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Insih Windiyati
SD Negeri Bandungan 02
E-mail : insih.windiyati@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep tentang susunan pemerintahan pusat pada pelajaran PKn bagi siswa kelas IV SD Negeri Bandungan 02 melalui model kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bandungan 02 Tahun Pelajaran 2014/2015 semester 2. Sedangkan subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa, diantaranya 15 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan pemahaman konsep tentang susunan pemerintahan pusat. Hal ini ditunjukan dengan kenaikan ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 68,1% dengan nilai rata-rata siswa sebesar 71,36, pada siklus II ketuntasan belajar naik sebesar 95,4% dengan nilai rata-rata sebesar 80,2.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TGT
PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 9 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh :
Herlina Budi Astuti
SMP Negeri 9 Tanah Grogot
E-mail : lilin.heherlina@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model TGT berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT?
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model TGT terhadap hasil belajar Bahasa Inggris. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TGT
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII Semester Genap SMP Negeri 9 Tanah Grogot. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29%).
Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Tanah Grogot serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative model pembelajaran Bahasa Inggris di kelas.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PAI
PADA MATERI SHALAT DENGAN STRATEGI PEMODELAN
DI KELAS VI SDN 006 BATU SOPANG TAHUN 2014/2015

Oleh :
Mahdi
SD Negeri 006 Batu Sopang
E-mail : kang.idhammahdi@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi kurang maksimalnya hasil pembelajaran mata pelajaran PAI, khususnya pada materi shalat wajib di kelas VI SDN 006 Batu Sopang.Hal ini disebabkan monoton dan tidak bervariasinya strategi belajar yang diciptakan oleh guru sehingga tidak memicu aktivitas belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaborator dengan guru mata pelajaran sebagai praktisi dan peneliti sebagai observer dan dilakukan dalam dua siklus. Penelelitian dilakukan dalam empat tahap, yakni 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) observasi, dan 4) refleksi.Data-data penelitian dikumpulkan dengan teknik tes perbuatan dan observasi.
Dari hasil analisis data yang dilakukan dengan menggukan teknik analisis data kualitatif Milles & Huberman diperoleh hasil sebagai berikuit. Pertama, penerapan strategi pemodelan dapat meningkatkan aktivitas belajar yang dilakukan guru maupun siswa. Dengan menggunakan format observasi yang ada diperoleh informasi bahwa aktivitas belajar yang dilakukan guru maupun siswa mengalami peningkatan setiap sikklusnya hingga dalam kategori baik.Kedua, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan siknifikant pada setiap seiklus. Pada siklus I rata-rata nilai siswa masih pada nilai 6,0 dengan tingkat ketuntasan sebesar 33%. Sementara itu, pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa mencapai 7,2 dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal sebesar 100%. Dengan demikian penerapan strategi pemodelan pada pelajaran PAI efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN REACT
(Relating,Experiencing,Applying,Cooperating and Transfering) DALAM
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
KELAS X AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS SMK NEGERI 2 TANAH
GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh:
Samidri
SMK Negeri 2
E-mail : samidri@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran REACT dalam pembelajaran PRODUKTIF (Peternakan) pada siswa kelas X Agribisnis Ternak Unggas SMKN 2 Tanah Grogot, untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran REACT dalam pembelajaran PRODUKTIF (Peternakan) pada siswa kelas X Agribisnis Ternak Unggas SMKN 2 Tanah Grogot. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dikelas X Agribisnis Ternak Unggas SMKN 2 Tanah Grogot.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran REACT ( relating, experiencing, applying, cooperating, and transferring ) dalam mata pelajaran PRODUKTIF (Peternakan) semester ganjil di SMKN 2 Tanah Grogot Kelas X dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dan peningkatan hasil belajar selain dikarenakan adanya peningkatan terhadap aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, juga keberhasilan dalam pengembangan perangkat pembelajaran yang mendukung kualitas proses dan kualitas hasil belajar PRODUKTIF (Peternakan) pokok bahasan Menetaskan telur, perangkat tersebut terdiri dari : rencana pembelajaran, lembar kerja peserta didik, LKS, dan pedoman pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran REACT.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
TEKS EKSPOSISI DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK
SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BATU SOPANG
KABUPATEN PASER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Sri Harjanti
SMP Negeri 1 Batu Sopang
E-mail : sriharjati@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A dengan jumlah siswa 33 orang. Adapun jadwal kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang proses pengembangan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. mendeskripsikan tentang kualitas perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. a) Mendeskripsikan tentang kevalidan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. b) Mendeskripsikan tentang kepraktisan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP. c) Mendeskripsikantentang keefektifan perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran teks eksposisi dengan pendekatan saintifik untuk siswa kelas VII SMP dinyatakan berkualitas dan layak digunakan yang diukur berdasarkan ketercapain: (1) tingkat kevalidan sebesar (89%) dengan criteria sangat valid; (2) tingkat kepraktisan dengan criteria sangat praktis yang didukung data: (a) kerlaksanaan RPP sebesar (93%) dengan katergori sangat baik, (b) respon positif siswa sebesar (80%), dan (c) respon positif guru sebesar (87%); (3) tingkat keefektifan dengan criteria sangat efektif yang didukung data pengamatan terhadap aktivitas siswa sebesar (89%) dan aktivitas guru sebesar (94%) keduanya berkategori sangat baik, serta didukung hasil ketuntasan belajar siswa sebesar (97%) siswa dinyatakan tuntas.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DIVISI
PEROLEHAN DALAM KELOMPOK (DPSK) UNTUK MENINGKATKAN
HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 35 KOTA BIMA

Oleh :
Munir
SDN 35 Kota Bima
E-mail : munirspd68@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 35 Kota Bima dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Divisi perolehan dalam kelompok ( DPSK ). Penelitian ini di laksanakan di kelas V SDN 35 Kota Bima. Penelitian ini di laksanakan pada saat berlangsungnya kegiatan pembelajaran semester II tahun ajaran 2013/2014 mulai bulan Januari sampai bulan Mei 2014. sedangkan subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester II SDN 35 Kota Bima tahun ajaran 2013/2014, dengan jumlah siswa 17 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 7 orang perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapan model pembelajara kooperatif tipe DPSK (Divisi perolehan dalam kelompok) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan posentasi kenaikan hasil siswa di setiap siklusnya. Pada siklus I diperoleh presentase hasil sebesar 68,23 %, pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 88,23 %, kemampuan guru dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe DPSK (Divisi perolehan dalam kelompok) dalam pembelajaran IPA pokok bahasan pesawat sederhana, jika pada siklus I diperoleh persentase keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran sebesar 80 %, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 100%.

MENINGKATKAN KOMPETENSI PENJUMLAHAN PECAHAN
DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)
KELAS VI SDN KUNYIT 1 KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Ruslina Farida
SDN Kunyit 1
E-mail : ruslinafarida@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendiskripsikan aktifitas guru dalam menerapkan pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan di kelas VI SDN Kunyit l. Untuk mengidentifikasi aktifitas siswa dalam pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan di kelas VI SDN Kunyit 1. Untuk menunjukkan peningkatan kompetensi penjumlahan bilangan pecahan melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT di kelas VI SDN Kunyit 1 Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kunyit 1 Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 tepatnya pada bulan Maret 2015. Peneliti mengambil subyek kelas VI yang berjumlah 22 anak yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada saat pembelajaran berlangsung guru sudah menerapkan model pembelajaran NHT sesuai yang direncanakan. Sehingga siswa dapat memahami materi yang dijelaskan oleh guru serta siswa suda termotivasi untuk lebih giat belajar. Model pembelajaran NHT berdampak positif terhadap aktifitas siswa pada saat pembelajaran berlangsung. Hal ini ditunjukkan dengan siswa sudah dapat bekerja sama dengan teman kelompoknya, siswa suda berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru. Model pembelajaran NHT dapat meningkatkan kompetensi penjumlahan pecahan. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan siswa sebesar 54,5% pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 90,9%.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU
DI SMA NEGERI 1 LONG IKIS KABUPATEN PASER

Oleh :
Kusnianto
SMA Negeri 1 Long Ikis
E-mail : kusnianto@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan secara bersama-sama serta yang berpengaruh dominan variabel kompetensi mengajar, kepemimpinan, kompensasi, sarana dan prasarana serta pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Long Ikis Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser. Penelitian ini dilakukan pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu kompetensi mengajar, kepemimpinan, kompensasi, sarana dan prasarana serta pendidikan dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Long Ikis dengan pengaruh sebesar 76.9%, artinya kinerja guru dipengaruh variabel lain sebesar 23.1% diluar variabel yang diteliti.

UPAYA MENINGKATKAN SOPAN SANTUN BERBICARA DENGAN
TEMAN SEBAYA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA
KELAS VIII B DAN VIII C SEMESTER 1 SMPN 3 KARANGJATI
TAHUN AJARAN 2014/2015

Oleh :
Lilliek Suryani
SMPN 3 Karangjati
E-mail : lilieksur05@gmail.com

ABSTRAK
Jenis penelitian yang diambil adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroam Action Rcsearch), Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam yang dilaksanakan oleh guru untuk memcahkan memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran, yang berupa tindakan yang sengajar dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas sccara bersama. Tujuan utama PTK adatah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas. Kegiatan penelitian ini tidak saja bertujuan untuk memecahkan masalah, tetapi sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMPN 3 Semester 1 Karangjati Tahun Ajaran 2014/2015. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIIIB dan VIIIC adapun siswa yang mempunyai sopan santun berbicara sangat renda sebanyak 8 siswa
hasil penelitian menunjukkan bahwa, melalui bimbingna kelompok dapat meningkatkan sopan santun berbicara dengan teman sebaya. Peningkatan tersebut diketahui dari peningkatan indikator di setiap siklusnya, pada siklus III semua siswa sudah dalam kriteria baik. Jadi ini menunjukkan sopan santun berbicara dengan teman sebaya suda baik

Jurnal Mitra Guru Volume II, Nomor 1, Februari 2016

COVER DEPAN JMG VOL 1 NO 1 Februari 2015

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PAI DENGAN DITERAPKANNYA METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 KUARO TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Akhmad Supiani
SMP Negeri 1 Kuaro
Email :ahmadsupiani178@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam setelah diterapkannya metode demonstrasi pada siswa Kelas VII SMPN 1 Kuaro tahun pelajaran 2014/2015, mengetahui pengaruh motivasi belajar Pendidikan Agama Islam setelah diterapkan metode demonstrasi pada siswa Kelas VII SMPN 1 Kuaro tahun pelajaran 2014/2015 dan menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan prestasi belajar pada siswa Kelas VII SMPN 1 Kuaro. tahun pelajaran. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Kuaro dengan subjek penelitian adalah siswa kelas siswa Kelas VII SMPN 1 Kuaro tahun pelajaran 2014/2015. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode demonstrasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,85%), siklus II (78,00%), siklus III (87,80%). Metode demonstrasi dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan. Penerapan metode demonstrasi mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

PENGGUNAAN METODE TUTOR SEBAYA
SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA
PADA MATERI POKOK LINGKARAN DI KELAS VIII-C
SMP NEGERI 1 KUARO TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Rustam Simatupang
SMP Negeri 1 Kuaro
E-mail : rustam_simatupang67@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian yang berjudul ”Penggunaan Metode Tutor Sebaya Sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Materi Pokok Lingkaran di Kelas VIII-C SMP Negeri 1 Kuaro Tahun Pelajaran 2014/2015” memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VIII-C SMP Negeri 1 Kuaro Tahun Pelajaran 2014 / 2015 dengan metode tutor sebaya dan untuk mengetahui dampak metode Tutor Sebaya dalam meningkatkan partisipasi siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Kuaro Tahun Pelajaran 2014/2015 semester genap pada materi keliling dan luas lingkaran.
Penelitian ini dilaksankan pada siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Kuaro Tahun Pelajaran 2014/2015 semester dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pemilihan kelas VIII-C ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan partisipasi pada pembelajaran matematika di kelas VIII-C.
Dari hasil penelitian didapati hasil yaitu keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran tinggi, karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan, yakni 100% Peserta didik terlibat aktif, frekuensi Peserta didik yang bertanya tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan, yakni 76%, sedangkan kriteria 75%, peserta didik yang mampu mengajukan pendapat sedang yaitu 72%, meskipun belum memenuhi kriteria 75%, tetapi dari segi kuantitas mengalami peningkatan, Peserta didik yang mampu menjawab pertanyaan tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan yakni 83%, sedangkan kriteria 80% dan Kinerja kelompok tinggi, karena sangat kompak dan dapat menyelesaikan tugas tepat waktu 100% sudah sesuai dengan criteria 100%.

MENINGKATKAN BELAJAR BAHASA INGGRIS TEKS RECOUNT MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOPERATIF MODEL NUMBER HEAD TOGETHER
PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 TANAH GROGOT

Oleh :
Suhartini
SMP Negeri 8 Tanah Grogot
Email : titin56@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan (1) Apakah menggunakan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together berpengaruh pada hasil belajar Teks Recount Bahasa Inggris siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Tanah Grogot ? (2) Seberapa jauh penguasaan materi Teks Recount dalam pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Tanah Grogot ?
Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together terhadap hasil belajar Teks Recount pada Bahasa Inggris siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Tanah Grogot serta dapat mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan Materi Teks Recount pada pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Tanah Grogot.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tanah Grogot yang berjumlah 27 orang dijadikan objek penelitian ini. Sedangkan guru dan supervisor pada penelitian ini adalah guru bahasa Inggris dengan latar pendidikan/berijazah bahasa Inggris. Penelitian dilakukan di ruang kelas VIII SMP Negeri 8 Tanah Grogot Kabupaten Paser. Penelitian dilaksanakan pada saat pertemuan/tatap muka reguler selama 2 (dua) bulan yaitu Februari dan Maret 2014 semester 2 tahun pelajaran 2013-2014.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan model number head together pada siswa dapat meningkatkan kemampuan belajar dan dalam membentuk kerjasama yang baik dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Penguasaan siswa untuk berbicara dan dalam membentuk kerjasama yang baik dalam mata pelajaran bahasa Inggris termasuk kategori cukup baik.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA
DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING
PADA SISWA KELAS VII SMPN 6 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2014-2015

Oleh :
Abdurrahman Sidik
SMPN 6 Tanah Grogot
E-mail : abdurrahmansiddik05@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan pengalaman penulis di lapangan, kegagalan dalam belajar rata-rata dihadapi oleh sejumlah siswa yang tidak memiliki dorongan belajar. Untuk itu dibutuhkan suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru dengan upaya membangkitkan motivasi belajar siswa, misalnya dengan membimbing siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang melibatkan siswa serta guru yang berperan sebagai pembimbing untuk menemukan konsep IPA.
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya pembelajaran penemuan terbimbing? (b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran penemuan terbimbing terhadap motivasi belajar siswa?
Tujuan dari penelitian ini adalah : (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran penemuan terbimbing. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran penemuan terbimbing. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMPN 6 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober-Desember 2014. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,22%), siklus II (78,26%), siklus III (91,30%).Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran penemuan terbimbing dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SMPN 6 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA
PADA SISTIM EKSKRESI MANUSIA
MELALUI PENERAPAN KOOPERATIF JIGSAW KELAS IX B
SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Farida Fatmawati Saragih
SMPN 2 Tanah Grogot
E-mail : farida.fatmawati@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot, Jalan D.I. Panjaitan No. 15 Tanah Grogot. Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Waktu prasiklus dilaksanakan pada 10 Agustus 2015, dilakukan pada tanggal 11 Agustus 2015 sampai dengan 2 September 2015 dengan 2 siklus. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IXB SMP N 2 Tanah Grogot yang berjumlah 37 dengan jumlah laki-laki 10 dan perempuan berjumlah 27 orang tahun pembelajaran 2015/2016.
Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IXB SMP N 2 Tanah Grogot Tahun Pembelajaran 2015-2016 pada Sistim Ekskresi pada manusia. Terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa pada siklus 1 nilai pretes dari rata-rata 40 menjadi rata-rata 80,54. Lalu pada pelaksanaan posttes siklus 1 diperoleh hasil rata-rata 80,54, hanya 4 orang siswa yang tidak mencapai nilai KKM, berarti ketuntasan mencapai 89,19%. Dari nilai pretes yang rata-rata nilai adalah 40,00, dengan ketuntasan 2,70% , setelah proses pembelajaran diperoleh rata-rata nilai pada posttes menjadi 80,54, berarti memperoleh kenaikan sebesar 2 kali lipat lebih dengan persentase ketuntasan kenaikannya mencapai 86,49%. Pada siklus 2 yang diawali juga dengan dilaksanakannya pretes, siswa memiliki rata-rata nilai klasikal 54,32 dengan hanya 2 orang yang mencapai KKM. Pada evaluasi akhir pembelajaran pertemuan 1 hanya 2 orang yang tidak tuntas ,35 orang nilai di atas KKM setara dengan 94,59%,dengan rata-rata nilai 81,62. Selanjutnya pada evaluasi akhir pembelajaran pertemuan 2 diperoleh data rata-rata niali 85,95 dan 100% tuntas. Terakhir nilai posttes adalah rata-rata 88,38 dan juga 100% tuntas.

ANALISIS PENGEMBANGAN KINERJA GURU
SMP NEGERI 4 RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Oleh :
Mailis
SMP Negeri 4 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu
Email: smpn4rengat@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan manajemen pengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kinerja guru SMPN 4 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, mendiskripsikan kinerja guru serta menganalisis faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru SMP Negeri 4 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini total informan sebanyak 8 orang dan teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang terdiri dari tiga alur kegiatan terjadi secara bersamaan setelah masa pengumpulan data yaitu : reduksi data, penyajian data,menarik kesimpulan/verifikasi, dilakukan secara longgar, tetap terbuka, tetapi dirumuskan secara rinci dan mengakar dengan kokoh.
Hasil penelitian ini adalah pengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 4 Rengat Indragiri Hulu melalui kegiatan-kegiatan KKG dan kegiatan lainnya yang dapat menunjang kinerja guru yang berkaitan dengan kemampuan menyusun RPP, penggunaan metode pembelajaran yang tepat, melakukan evaluasi belajar dengan baik dan komitmen dalam menjalankan tugas. Kinerja Guru di SMP Negeri 4 Rengat Indragiri Hulu pada kategori baik. Namun komitmennya masih kurang. Hal tersebut dapat dilihat dari kurangnya motivasi dan disiplin guru.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DAN AKTIVITAS BELAJAR
DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
PADA MATERI KEMAGNETAN BAGI SISWA KELAS IX F SEMESTER 1
SMP NEGERI 2 BATANGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Arum Subekti
SMP Negeri 2 Batangan
Email : arumsubekti123@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada materi kemagnetan pada siswa kelas IX F Semester 1 SMP Negeri 2 Batangan tahun pelajaran 2015/2016 melalui pembelajaran model PBL (Problem Based Learning). Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX dengan sampel 1 kelas dari populasi siswa sebanyak 6 kelas. Hasil penelitian dari siklus I diperoleh rata-rata aktivitas siswa 81% dalam kategori baik, rata-rata nilai belajar 76,6 dengan ketuntasan belajar 81,25%. Pada siklus II diperoleh rata-rata aktivitas siswa 88% dengan kategori sangat baik, rata-rata hasil belajar 83,1 dengan ketuntasan belajar meningkat 96,86%. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak dua siklus diperoleh simpulan bahwa pembelajaran model PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar IPA siswa kelas IX F semester 1 SMP Negeri 2 Batangan tahun pelajaran 2015/2016 pada materi kemagnetan.

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA ( READING)
DENGAN METODE KOOPERATIF JIGSAW
PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 LONGKALI
TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

Oleh :
Endang Kartiningsih
SMP Negeri 1 Longkali
E-mail : astrimanies@yahoo.co.id

ABSTRAK
Permasalahan yang ingin dikaji dalam dalam penelitian tindakan ini adalah apakah pembelajaran kooperatif model jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris serta seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model jigsaw terhadap hasil belajar Bahasa Inggris serta mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model jigsaw pada siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Longkali
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Longkali . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (56,00%), siklus II (72,00%), siklus III (88,05 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif model Jigsaw dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Longkali serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Inggris.

PENGARUH MEDIA KANCING GENETIKA TERHADAP HASIL
BELAJAR PEWARISAN SIFAT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL
KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 2
PELAIHARI TAHUN AJARAN 2014-2015

Oleh:
Siti Norhamliah
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : siti.norhamliah@gamil.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar genetika dengan menggunakan media kancing genetika pada materi pewarisan sifat. Penelitian ini dilakukan tanggal 15 Januari sampai 29 Januari 2015. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX B SMPN 2 Pelaihari yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan yang pada umumnya mempunyai kemampuan sedang. Peserta didik sangat kurang memahami materi persilangan mono hibrid maupun dihibrid walaupun sudah dibekali dengan terminologi pewarisan sifat.
Hasil peneltian menunjukkan bahwa melalui media kancing genetika dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang pewarisan sifat pada makhluk hidup. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata tes sebagai hasil belajar setiap siklus yang semakin meningkat, yaitu 48,6 pada siklus I, 49,7 pada siklus II, dan 80,6 pada siklus III. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD juga efektif berperan meningkatkan berpartisipasi aktif dan kerjasama antar siswa terutama dalam kelompoknya, hal ini tampak dari antusias siswa untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION
DAN PAMERAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL
BELAJAR SISWA KELAS VIIID SMPN 7 PELAIHARI
PADA MATERI AJAR SIFAT BAHAN DAN SISTEM PENCERNAAN

Oleh :
Yulia Purnama Rukmi
E-mail : yulia.purnama@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Meningkatkan aktivitas pada sifat bahan dan sistem pencernaan melalui model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMPN 7 Pelaihari. 2) Meningkatkan hasil belajar pada sifat bahan dan sistem pencernaan melalui model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMPN 7 Pelaihari.
Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIIID SMPN 7 Pelaihari yang berjumlah 27 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 13 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli sampai tanggal 6 Oktobert ahun 2015. Tindakan ini dilakukan dalam 2 siklus dengan materi sifat bahan dan sistem pencernaan. Data hasil penelitian berupa prosentasi aktivitas siswa menanya/menjawab, hasil uji kompetensi siswa dan hasil angket siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dalam menanya/menjawab pertanyaan hingga 95%, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa sebesar 77% siswa yang tuntas secara klasikal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui model Group Investigation dan Pameran dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIID SMPN 7 Pelaihari.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTRUKTIVIS UNTUK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX D
SMP 1 TEKUNG PADA MATERI POKOK STATISTIKA
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh :
Sri Hartati
SMP Negeri 1 Tekung Kabupaten Lumajang
E-mail : sri.hartati@gmail.com

ABSTRAK
Salah satu tujuan pembelajaran di sekolah adalah melatih cara berfikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan. Agar tujuan pembelajaran tercapai, maka guru dengan segaladaya upaya memilih model pembelajaran yang tepat untuk materi pelajaran yang akan disampaikan. Salah satu model pembelajaran yang digunakan adalah model siklus belajar (learning cycle) yang diharapkan dapat menumbuh kembangkan kemampuan penalaran matematika siswa terutama pada materi pelajaran statistika.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Tekung Semester 1 Tahun Pelajaran 2013/2014. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Tekung semester1 tahun pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 30 siswa. Guru pengajar yang melakukan penelitian dibantu seorang guru sebagai pengamat. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.
Hasil penelitian pada siklus I adalah 50,00% siswa mendapat nilai lebih dari 75 berarti belum memenuhi target ketuntasan yang ingin dicapai yaitu 75% siswa mendapat nilai lebih dari 75. Nilai rata-rata sudah mencapai 71,67 ini menunjukkan ada beberapa siswa yang harus mendapat perhatian khusus. Sedangkan pada siklus II yang mendapat nilai lebih dari 75 sebanyak 86,67% dengan rata-rata kelas 84,00 jadi telah mencapai indikator keberhasilan, dengan demikian ada peningkatan hasil belajar siswa.
Dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan kontekstual yang dibangun melalui model siklus belajar (learning cycle) dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa kelas IX D semester I SMP Negeri 1 Tekung tahun pelajaran 2013/2014 pada materi Statistika. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan guru matematika dapat meningkatkan peran aktif siswa dan kegiatan belajar, salah satunya dengan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle).

PENINGKATAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN
MENGGUNAKAN METODE DISKUSI DI KELAS XII IPA
SMA NEGERI 1 RENGAT BARAT INDRAGIRI HULU

Oleh
Haslinda
SMA Negeri 1 Rengat Barat
Email : haslinda_rengat@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini menghasilkan strategi belajar dengan kompetensi materi untuk membuktikan betapa pentingnya conversation dengan mengobservasi aktifitas siswa dalam interaktif antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa lainnya dalam bahasa inggris. Dengan interaktif dan aktifitas siswa berbicara dalam bahasa inggris dikelas maka kemampuan bahasa inggris siswa akan tercapai.
Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilakukan dengan tujuan focus pada kelas atau proses belajar mengajar yang terjadi di kelas, bukan pada input kelas (materi, silabus, dll) ataupun Output (Hasil belajar). Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015 yang berlangsung bulan Februari-Maret 2015. Prosedur penelitian terbagi dalam 2 siklus.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa setelah diadakan latihan terus menerus dan saling berkomunikasi dengan topic yang diberikan oleh guru maka kemampuan siswa mengalami peningkatan. Dengan vocabulary yang digunakan dalam komunikasi maka siswa secara terlatih telah dapat membuat kalimat-kalimat sendiri sesuai dengan topik.

Jurnal Mitra Guru Volume I, Nomor 4, Agustus 2015

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3

TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh : Sukarmin
SMKN 3 Tanah Grogot
Email : amiensukarmin@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi, kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja secara simultan dan parsial terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser dan untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser.
Penelitian ini merupakan penelitian explanatian research yang menjelaskan pengaruh antar variabel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dan sampel pada penelitian adalah seluruh guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser sebanyak 54 orang terdiri dari laki-laki 26 orang dan perempuan 28 orang.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi, kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja baik secara simultan maupan parsial mempunyai pengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS MELALUI

UPERVISI AKADEMIK DI SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh : Fathurrahman Sidiq
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : smpn2plh@yahoo.co.id

Pengelolaan kelas yang merupakan salah satu faktor penentu terjadinya aktivitas belajar dipandang masih belum optimal diterapkan pada pembelajaraan oleh sebagian guru SMP Negeri 2 Pelaihari. Oleh karena ini diperlukan kegiatan pembinaan dan bimbingan melalui supervisi akademik.
Penelitian yang dilaksaanakan ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanaakaan dalam tiga siklus yang terdiri dari langkah-langkah perencaanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitiaan dilakukan di SMP Negeri 2 Pelaihari. Data yang dikumpulkan tentang aktivitas kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi dan data aktivitas guru dalam pengelolaan kelas dianalisis dengan skala ordinal sedangkan data tentang tanggapan guru dianalisis dengan persentasi.
Berdasarkan data yang dikumpulkan diperoleh gambaran adanya peningkatan aktivitas kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi dengan rata-rata 2,58 (Baik) pada siklus I, 3,17 (Baik) pada siklus II dan 3,60 (sangat baik) pada siklus III, akhirnya kemampuan yang ditunjukkan guru dalam pengelolaan kelas menjadi semakin meningkat dari rata-rata pengelolaan pada siklus I 2,75 (baik), menjadi 3,02 (baik) pada siklus II dan 3,39 (baik) pada siklus III. Disamping itu guru menunjukkan perasaan senang pada penerapan supervisi, menyatakan memahami komponen yang menjadi indikator pengelolaan kelas dan menyatakan mampu untuk menerapkan komponen itu pada pelaksanaan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penerapan supervisi dapat meningkatkan kemampuan Guru dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri 2 Pelaihari diterima.

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MENGGUNAKAN MEDIA KELERENG PADA ANAK KELOMPOK A TK KASIH BUNDA KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Ariyanti
TK Kasih Bunda Mojoroto Kediri
E-mail : ariyantisujarno@yahoo.com

Taman Kanak-kanak adalah merupakan pendidikan formal bagi anak usia 4-6 tahun. Dalam pendidikan di Taman Kanak-kanak ada bebrapa bidang pengembangan salah satu bidang pengembangan di TK adalah pengembangan kognitif yang didalamnya adalah pengembangan berhitung. Tujuan umum dari pengembangan kemampuan berhitung pada anak didik adalah, untuk mengetahui dasar-dasar pembelajaran berhitung sehingga pada saatnya nanti anak akan lebih siap mengikuti pembelajaran berhitung pada jenjang selanjutnya yang lebih komplek. Sedangkan tujuan khusus dari pengembangan kemampuan berhitung adalah: 1) Dapat berpikir logis dan sistematis sejak dini. 2) Dapat menyesuaikan dan melibatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat yang dalam kesehariannya memerlukan ketrmpilan berhitung. 3) Memiliki ketelitian, konsentrasi, abstraksi dan daya apresiasi yang tinggi. 4) Memiliki pemahaman konsep ruang dan waktu serta dapat memperkirakan kemungkinan urutan suatu peristiwa yang terjadi disekitarnya. 5) Memiliki kreatifitas dan imajinasi dalam menciptakan sesuatu secara spontan.
Permainan berhitung merupakan bagian dari matematika, diperlukan untuk menumbuh kembangkan ketrampilan berhitung yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama konsep bilangan yang merupakan dasar bagi pengembangan kemampuan matematika maupun kesiapan untuk mengikuti pendidikan dasar.
Hasil dari perbaikan pembelajaran pengembangan kemampuan berhitung pada anak didik menggunakan media biji salak, akan mencapai tingkat ketuntasan yang optimal, bila suasana belajar menyenangka,efektif dan menarik minat anak.Dari situasi tersebut akan mengembangkan dan meningkatka kemampuan berhitung pada anak didik .Dan kemampuan berhitung akan semakin berkembang sesuai dengan tahap perkembangannya.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III MELALUI PENERAPAN TEORI BRUNNER PADA POKOK BAHASAN MENGHITUNG LUAS DAN KELILING PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG DI SDN CANDIPURO 02 KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015

Oleh : Sutrisno
SD Negeri Candipuro 02
E-mail : sutrisnotrisno1505@gmail.com

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas III SD Negeri Candipuro 02 dengan jumlah 12 siswa, laki-laki 8 siswa, perempuan 4 siswa. Dilaksanakan pada semester genap tahun Pelajaran 2014/ 2015 Pelajaran Matematika materi pokok tentang Menghitung Luas dan Keliling Persegi dan Persegi Panjang. Hasil berlajar siswa dalam pembelajaran sangat rendah dan tidak antusias dalam menerima pelajaran, khususnya dalam materi Menghitung Luas dan Keliling Persegi dan Persegi Panjang. Akibatnya anak-anak prestasi belajar tidak maksimal bahkan rendah. Tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III di SDN Candipuro 02 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang melalui penerapan teori Brunner.
Metode yang digunakan adalah metode pengumpulan data meliputi observasi, tes akhir pembelajaran dan ulangan harian. Manfaat yang diperoleh Bagi siswa, mendorong siswa untuk menyenangi belajar matematika, meningkatkan motivasi belajar matematika, dan meningkatkan mutu proses dan nilai hasil belajar matematika siswa. Bagi guru, menambah pemahaman dan memperkaya pengalaman penggunaan pendekatan pembelajaran yang efektif, dan meningkatkan mutu proses pembelajaran matematika. Bagi lembaga, dapat memberikan informasi sebagai upaya peningkatan mutu proses pendidikan.

UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI DI SMP DAN MTS KECAMATAN TAMBANG ULANG KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh : Hervina Russanti
E-mail : ravinaafifah@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fungsi Kepemimpinan dan Motivasi Kerja secara simultan terhadap kinerja guru SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, dan untuk mengetahui pengaruh Fungsi Kepemimpinan dan Motivasi Kerja secara parsial terhadap kinerja guru SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut, serta untuk mengetahui variabel yang dominan terhadap kinerja guru SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian ini menggunakan metode Total Sampling atau menggunakan metode sensus dalam memperoleh hasil penelitian di SMP dan MTs di Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut yang berjumlah 30 guru dan dikurangi kepala sekolah dan peneliti.
Adapun hasil yang diperoleh dalma penelitian ini yaitu secara simultan fungsi kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di Sekolah hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung sebesar 14.336. sedangkan secara parsial fungsi kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di sekolah hal ini ditunjukkan dengan nilai t hitung sebesar 2.324 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.028. dan motivasi kerja mempunyai pengaruh dominan terhadap Kinerja guru hal ini ditunjukkan nilai motivasi sebesar 3.160 lebih tinggi daripada fungsi kepemimpinan denga n nilai 2.324.

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK A TK DHARMA WANITA BANDAR KIDUL KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

Oleh : Wuryani
TK Dharma Wanita Bandar Kidul
E-mail : wuryanigurah@gmail.com

penetlitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan motorik halus anak melalui kegaiatan menganyam. Adapun metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode Pemberian Tugas. Subyek penelitian ini adalah anak didik kelompok A TK. Dharma Wanita Bandar Kidul Tahun pelajaran 2014 / 2015 yang berjumlah 22 anak
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa melalui kegiatan menganyam kemampuan motori halus anak akan semakin berkembang dengan baik selain itu juga akan meningkatkan kreativitas anak dalam menganyam. Koordinasi antara tangan genggam dapat terlatih dengan baik, sehingga akan memudahkan anak dalam mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran lainnya.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN KALENG INDAH PADA KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA JEMBER

Oleh : Sri Wahyuni Ningsih
TK Negeri Pembina Jember
E-mail : tkpembinajember@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan konsep bilangan melalui permainan kaleng indah pada kelompok B TK Negeri Jember. Dan untuk mengetahui Seberapa tinggi peningkatan kemampuan konsep bilangan melalui permainan kaleng indah pada kelompok B TK Negeri Jember pada siklus I dan siklus II.
Adapun tempat penelitian tindakan kelas ini dilakukan di TK Negeri Pembina Jember dan Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh anak kelompok B TK Negeri Pembina Jember dengan jumlah anak 60 yang terdiri dari 33 anak laki-laki dan 27 anak perempuan.
Hasil dari penelitian menunjukan pad siklus I 56,25% anak yang mendapatkan nilai baik dan terjadi peningkatan pada siklus II 81.25% anak mendaptkan nilai baik. Dari haisl siklus I dan siklus II menunjukan melalui Permainan kaleng indah dapat meningkatkan kemampuan

UPAYA MENINGKATKAN MORAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK B TK ROSELLA BARU LUMAJANG

Oleh : Supriyati
TK Rosella Baru Lumajang
E-mail : ananda.gusti2@gmail.com

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan moral anak melalui metode bermain peran.Sedangkan Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di TK Rosella Baru Lumajang dan subyek dalam penelitian ini merupkan kelompok B TK Rosella Baru Lumajang, yaitu seluruh anak kelompok B yang berjumlah 25 siswa.
Hasil dari peneliltian ini menunjukan pada siklus I rata-rata anak yang mendapat nilai baik sebanyak 44%.Dan pada siklus II menunjukkan bahwa anak yang mendapat nilai baik mencapai angka keberhasilan sebesar 80%, sehingga dapat dikatakan melalui metode barmain peran dapat meningkatkan moral anak.

PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PUISI DENGAN PENERAPAN STRUKTUR FISIK PADA SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH SOE KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Muhammad G. Arifoeddin
E-mail : muhammadarifuddin692@yahoo.co.id

Peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis puisi tampak pada persentase peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sebagai berikut : (a) meningkatnya keaktifan siswa selama mengikuti kegiatan apersepsi; (b) meningkatkan keaktifan siswa selama mengikuti pembelajaran; dan (c) meningkatkan keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan, baik lisan maupun tertulis.
Peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis puisi juga berimbas pada kenaikan kualitas hasilnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kualitas puisi ciptaan siswa dengan memperhatikan aspek rima dan iramanya atau bentuk isinya dari setiap siklus yang dijalani.
Pada siklus I, siswa masih tampak kebingungan dengan metode yang diterapkan guru. Guru juga tampak canggung dalam menyampaikan materi. Hasilnya, puisi-puisi siswa belum sesuai dengan yang diinginkan. Banyak sekali siswa yang masih terjebak pada penggunaan diksi secara lugas. Selain itu, siswa juga kurang memperhatikan aspek pembacanya. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang cukup signifikan karena siswa sudah mulai memahami maksud dan tujuan dari kegiatan yang dilakukan. Apalagi pada siklus II ini, guru mulai memperkenalkan konsep analogi dan merafora pada proses penulisan puisi.

PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI MELALUI SUMBER DAYA MANUSIA DI SMP NEGERI 1 AMANATUN SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Oleh : Benyamin Mokoil
SMP Negeri 1 Amanatun
E-mail : nicsonkolloh@rocketmail.com

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah Sumber daya manusia secara Parsial berpengaruh signifikan terhadap strtaegi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Untuk mengetahui apakah Sumber daya manusia secara simultan berpengaruh signifikan terhadap strtaegi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Dan untuk mengetahui manakah faktor-faktor sumber daya manusia yang paling dominan berpengaruh terhadap strtaegi pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.
Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SMP Negeri 1 Amanatun Selatan Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling. Sampel penelitian sebanyak 23 orang. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa Secara parsial kinerja guru berpengaruh signifikan positif terhadap pengembangan KBK sedangkan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh tidak signifikan positif terhadap pengembangan KBK.
Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa Kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru secara simultan berpengaruh terhadap pengembangan KPK pada SMP NegeriI 1 Amanatun Selatan di Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan .6.130 sebesar 61.3%, oleh karena itu mutu sekolah sebesar 38.7% dipengaruhi oleh variabel lain. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja guru memiliki pengaruh dominan terhadap pengembangan KBK.

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI OPTIMALISASI SUPERVISI KELAS BAGI GURU SMP NEGERI 1 MUARA KOMAM

Oleh : Kholik Setiyawan
SMPN 1 Muara Komam
E-mail : kholik.setiyawan12@gmail.com

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cara mengajar guru yang masih menggunakan metode ceramah dan mencatat. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi peneliti dalam melaksanakan kegiatan supervisi akademik (kelas) di SMP Negeri 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif mengambil latar belakang pelaksanaan Supervisi Akademik di SMPN 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi ( pengamatan ), dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan metode pendekatan induktif yang menganalisa masalah dari hal-hal yang bersifat khusus, kemudian diambil kesimpulan yang bersifat umum.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa : (1) Pelaksanaan supervisi akademik di SMPN 1 Muara Komam Kabupaten Paser Kalimantan Timur dilakukan oleh Kepala SMPN 1 Muara Komam. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada saat itu. (2) Faktor pendukung pelaksanaan supervisi akademik di SMPN 1 Muara Komam yaitu adanya motivasi yang tinggi dari dalam diri Kepala Sekolah/peneliti untuk meningkatkan mutu pendidikan agar setara dengan sekolah negeri lainya serta motivasi dan peran aktif guru untuk meningkatkan kinerja mengajar. Faktor penghambat yaitu beban kerja dan terbatasnya waktu untuk melakukan kegiatan supervisi akademik secara berkala dan bertahap oleh kepala Sekolah/peneliti , adanya guru yang kurang memahami metode pembelajaran, guru kembali ke gaya mengajar yang lama. (3) Upaya yang dilakukan peneliti/kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMPN 1 Muara Komam yaitu dengan mengirim/melatih guru dalam pelatihan pembelajaran berbasis teknologi, mengirimkan perwakilan guru untuk mengikuti seminar, menasehati guru untuk menggunakan metode yang kreatif dan tidak membosankan dalam mengajar, melakukan kegiatan supervisi akademik secara sungguh-sungguh, memotivasi guru serta memperbaiki kekuranganya dalam mengajar dan selalu memantau perkembangan guru dalam menjalankan kinerjanya.

PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI BATU PIJAKAN DARI LANGKAH AWAL MENUJU KESUKSESAN DI UNIT PRODUKSI SMKN 2 TANAH GROGOT

Oleh : Idris Sukarya
SMKN 2 Tanah Grogot
E-mail : idrissukarya@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis apa yang menjadi tantangan bagi Organisasi Unit Produksi SMKN 2 Tanah Grogot, merumuskan rekomendasi dalam meughadapi tantangan perusahaan dengan perencanaan tenaga kerja. Analisis tantangan bagi sebuah perusahaan sangat diperlukan terlebih perusahaan dengan tingkat kompetitif tinggi, hal ini tidak bisa berdiri sendiri namun harus dibarengi dengan perencanaan tenaga kerja yang matang sebagai bentuk tuntutan perubahan pada suatu organisasi. Dalam menghadapi tantangan organisasi perencanaan tenaga kerja dapat membantu untuk inengidentifikasi pekerjaan dan persyaratan suksesi manajemen juga dapat digunakan sebagai senjata dalam menghadapi tantangan organisasi tidak hanya bagi Organisasi Unit Produksi SMKN 2 Tanah Grogot saja namun semua jenis perusahaan diduna. Terlibat dalam proses ini memungkinkan Organisasi Unit Produksi SMKN 2 Tanah Grogot dalam memenuhi tujuan untuk mempromosikan kepentingan perusahaan dalam basis bisnis yang sukses