Category Archives: JMG

Jurnal Mitra Guru Volume I, Nomor 3, Juni 2015

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA MELALUI PENGHARGAAN DAN TEGURAN BAGI GURU SMP NEGERI 3 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :Ayub
Kepala SMP Negeri 3 Pelaihari
Email : abahayub1217@gmail.com

Penelitian tentang upaya peningkatan motivasi kerja melalui penghargaan dan teguran bagi guru SMP Negeri 3 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja guru melalui penghargaan dan teguran sebagai guru SMP Negeri 3 Pelaihari serta mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam melakukan penghargaan dan teguran agar dapat meningkatkan motivasi kerja guru pada SMP Negeri 3 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMP Negeri 3 Pelaihari. Setelah semua data diperoleh kemudian diteliti dengan dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa upaya peningkatan motivasi kerja dapat dilakukan melalui penghargan dan teguran bagi guru SMP Negeri 3 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Oleh karena itu peningkatan motivasi kerja sangat diperlukan oleh guru untuk menegakkan disiplin kerja sebagai insan pendidik.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERILAKU TERPUJI SISWA KELAS VII-H SMP NEGERI 1 BENJENG GRESIK MELALUI TEKNIK JIGSAW

Oleh : Amir Hamzah
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email : amirhamzah-ivan@gmail.com

Berbedanya kemampuan peserta didik dalam sebuah kelas berdampak pada keberhasilan sebuah pembelajaran. Seorang guru dituntut untuk dapat mengorganisasi hal tersebut menjadi sebuah irama yang hasilnya dapat membantu keberhasilan pembelajaran. Permasalahan yang terjadi adalah tidak maksimalnya hasil belajar perilaku kerja keras, tekun, ulet dan teliti baik secara klasikal maupun secara individul. Disamping itu rendahnya kemauan untuk mengikuti pembelajaran serta motivasi untuk menggali lebih dalam materi yang dipelajari, kesiapan guru untuk melakukan pembalajaran serta belum menggunakan sarana dan prasarana yang sudah ada secara efektif. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tindakan kelas dalam rangka peningkatan hasil belajar perilaku kerja keras, tekun, ulet dan teliti siswa kelasVII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik melalui teknik jigsaw.
Penilaian untuk mencapai tujuan pembelajaran yang bersifat kemampuan kognitif dengan memberikan tes tertulis dan untuk mengukur kemampuan afektif siswa diminta mengidentifikasi tokoh-tokoh yang mempunyai karakter kerja keras, tekun, ulet dan teliti dan psikomotorik siswa diminta menampilkan sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti. Adapun siswa kelasVII –H berjumlah 27 siswa yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan.
Setelah penulis melakukan penelitian di kelasVII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik maka dapat disimpulkan; Pertama, peningkatan hasil belajar perilaku terpuji; kerja keras, tekun ulet dan teliti bagi siswa kelas VII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik dengan menggunakan teknik jigsaw dapat tercapai dengan hasil yang baik. Kedua, melalui teknik jigsaw hasil belajar siswa mengalami peningkatan terbukti dengan tercapainya ketuntasan klasikal yang semula 55,88% sebelum tindakan, meningkat setelah dilakukannya siklus 1 dengan ketuntasan klasikal 79,41% kemudian pada siklus 2 meningkat lagi dengan ketuntasan klasikal 100%. Ketiga, kematangan rencana proses belajar mengajar yang dipersiapkan guru sangat berpengaruh terhadap proses belajar itu sendiri. Keempat, perhatian dan bimbingan yang dilakukan setiap tahap pembelajaran sangat membantu siswa dalam mendapatkan solusi atas permasalahan yang sedang didiskusikan oleh siswa.

PENGARUH KOMPETENSI GURU, KOMUNIKASI DAN KOMITMEN TERHADAP KINERJA GURU PRODUKTIF DI SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO

Oleh : Siti Muslipa
SMK Negeri 1 Probolinggo
Email : sitimuslipa@gmail.co.id

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru, komunikasi dan komitmen guru produktif di SMK Negeri 1 Probolinggo secara parsial dan simultan terhadap kinerja guru.
Penelitian yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Probolinggo Jawa Timur ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini informasi dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner. Populasi maupun sampel dalam penelitian adalah seluruh guru mata diklat produktif pada 5 (lima) kompetensi keahlian di SMK Negeri 1 Probolinggo. Sehingga teknik pengambilan sampelnya menggunakan metode sensus. Analisa data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda.
Hasil dari penelitian diketahui bahwa secara simultan kompetensi guru, komunikasi dan komitmen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi uji F kurang dari 0,05. Berdasarkan nilai t hitung di masing- masing variabel secara parsial kompetensi guru, komunikasi dan komitmen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru. Dari hasil analisis data juga diketahui bahwa komunikasi mempunyai pengaruh dominan bila dibandingkan dengan variabel lain dalam penelitian ini.

PENGARUH FUNGSI PENGAWAS, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA SEKOLAH SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO

Oleh : Jetti Ernawati
SMK Negeri 1 Probolinggo
Email :jettiernawati29@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi pengawas, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru SMK Negeri 1 Probolinggo dan menganalisis pengaruh secara simultan maupun parsial terhadap kinerja sekolah.
Penelitian ini adalah penelitian eksplanatory yang menyoroti pengaruh antara variabel-variabel penelitian dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah keseluruhan guru SMK Negeri 1 Probolinggo berjumlah 91 orang. Sampel diambil dari keseluruhan populasi dengan teknik sensus sampling.
Hasil analisis data diketahui bahwa fungsi pengawas, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru sudah baik. Secara simultan dan parsial juga fungsi pengawas, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja sekolah.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STRUKTURAL PADA SISWA ADMINISTRASI PERKANTORAN 1 KELAS X SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013-2014

Oleh : Syamsiyah
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : syamsiyah_69@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif model struktural terhadap hasil belajar PKn, untuk mengetahui penguasaan mata pelajaran PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Struktural. Jenis penelitian ini adalah tidnakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian diskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai.
Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subjek penelitian adalah siswa-siswi Kelas X Administrasi perkantoran 1 yang berjumlah 43 siswa.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67,44%), siklus II (81,39%), siklus III (94,74%)

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PBL) BERBANTUAN VARIASI PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK KELAS X-MIA-3 SMA NEGERI 4 BERAU

Oleh : Ahmad Bahruddin
SMA Negeri 4 Berau
Email : misterudien@yahoo.com

Pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan membelajarkan peserta didik dengan menggunakan cara-cara atau langkah-langkah tertentu sehingga peserta didik mampu mencapai tujuan pembelajaran dengan baik. Namun, masih banyak ditemukan, kegiatan pembelajaran dilakukan hanya dengan cara mencatat, menjelaskan materi, memberi pekerjaan rumah dan lain sebagainya. Partisipasi peserta didik hampir tidak pernah dimaksimalkan. Terlebih lagi, pembelajaran yang mampu menuangkan ide dalam bentuk karya atau proyek yang mampu mengakomodasi minat belajar dan memberikan kesempatan kepada peserta didik mengkonstruksi pengetahuan mereka secara mandiri.
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan : (1) bagaimanakah peningkatan penguasaan kosa kata peserta didik yang dibelajarkan dengan model Pembelajaran Berbasis Proyek berbantuan variasi permainan ?, (2) bagaimanakah kualitas proyek yang dihasilkan peserta didik setelah dibelajarkan dengan model Pembelajaran Berbasis Proyek berbantuan variasi permainan ?
Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua putaran/siklus. Setiap putaran/siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X-MIA-3 SMA Negeri 4 Berau Tahun Pelajaran 2014-2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan data bahwa penguasaan kosa kata bahasa Inggris peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (52%) dan siklus II (91%).
Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi model Pembelajaran Berbasis Proyek berbantuan variasi permainan dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan kosa kata Bahasa Inggris peserta didik kelas X-MIA-3 SMA Negeri 4 Berau Tahun Pelajaran 2014-2015. Kualitas proyek yang dihasilkan, yaitu permainan kosa kata berbahan kertas karton sangat baik. Sehingga model pembelajaran dan hasil proyek ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Inggris.

MENINGKATKAN KINERJA WALI KELAS DALAM MENGELOLA ADMINISTRASI KELAS MELALUI WORKSHOP DI SMA NEGERI AYOTUPAS

Oleh : Junus Tloim
Kepala SMA Negeri Ayotupas
Email : junus_tloim@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan kegiatan penelitian tindakan sekolah terhadap peningkatan kinerja para wali kelas dalam melaksanakan tugas administrasi di kelas serta mengetahui dan mendiskripsikan sikap wali kelas melalui workshop di SMA Negeri Ayotupas.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan tindakan melalui workshop terstruktur ternyata bahwa hampir semua wali kelas mengerjakan tugas administrasi kelas mengalami peningkatan secara signifikan yang bervariasi,baik pada siklus I maupun pada siklus II. Terbukti bahwa pada tahap pratindakan, kinerja 12 orang wali kelas hanya 42,38%. Akan tetapi, pada siklus I meningkat menjadi 64,63% dan selanjutnya pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 96,58% dengan persentase rata-rata peningkatan adalah 28,88%. Oleh karena itu terbuktilah bahwa betapa pentingnya kegiatan penelitian tindakan sekolah terhadap peningkatan kinerja para wali kelas dalam melaksanakan tugas administrasi di kelas yang menjadi tanggung jawabnya.

PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU MTS NEGERI TOMINI KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Oleh : Sunarti Muhammad
MTs Negeri Tomini Parigi Moutong
Email : sunarti.muhammad@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatory dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian sebanyak 32 orang dengan menggunakan metode sensus. Metode pengumpulan data tentang pengaruh komunikasi dan motivasi terhadap kinerja guru di MTs Negeri Tomini diperoleh melalui cara observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji F dan uji t serta menghitung koefisien determinasi dengan bantuan SPSS.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa secara simultan komunikasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai F hitung sebesar 624.336 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Secara parsial komunikasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di sekolah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung yang mempunyai signifikansi kurang dari 0,05. Jika dilihat dari hasil analisis dengan menggunakan uji t diketahui bahwa komunikasi mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja guru. Konstribusi komunikasi dan motivasi guru terhadap kinerja guru di sekolah ini sebesar 97.7%.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA SMA NEGERI 1 MENGANTI GRESIK

Oleh : Hariono
SMA Negeri 1 Menganti Gresik
Email : hariono@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pengaruh secara simultan dan parsial budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik, serta untuk mengetahui diantara budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan yang berpengaruh dominan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik.
Penelitian ini merupakan penelitian Explanatory Research yaitu penelitian yang akan menjelaskan hubungan sebab akibat dari variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan SMA Negeri 1 Menganti Gresik yang berjumlah 17 orang karyawan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik sensus sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini 17 orang yang selanjutnya disebut responden.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik.. Konstribusi budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik. sebesar 90.8%. Sedangkan sisanya sebesar 9.2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Secara parsial variabel budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Dijelaskan pula bahwa budaya organisasi berpengaruh dominan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik.

CERITA RAKYAT I LA GALIGODI KOTA PALOPO SULAWESI SELATAN (Kajian: Kearifan Lokal, Fungsi, Kepercayaan, dan Pengaruh)

Oleh : Hasan Kamaruddin
SMKN 2 Tanah Grogot
E-mail : haskam42@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kearifan lokal, fungsi, kepercayaan, dan pengaruh dalam masyarakat Palopo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur ilmu dalam literatur umum dan lisan tertentu yang diterapkan pada pembelajaran literatur di sekolah. Studi ini memberikan gambaran kepada pembaca d cerita tentang cerita rakyat I LA Galigo Palopo pada pelayaran Batara Lattuq dari Tompotikkaq dengan tema perjodohan dan pernikahan dari anak Luwu Duke. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena hal ini didasarkan pada penelitian deskriptif yang berkaitan dengan pengamatan perilaku bentuk orang verbal, khususnya cerita rakyat I La Galigo di Palopo. Pengamatan dilakukan secara langsung di lapangan serta pemahaman masyarakat dari cerita rakyat I La Galigo. Lokasi penelitian adalah di Desa Ammasangeng dan Pontap dan Wara dan Kecamatan Wara Timur. Dalam penelitian ini membahas kearifan lokal, fungsi, kepercayaan diri, dan pengaruh cerita rakyat I La Galigo. Penelitian ini mencakup analisis cerita rakyat I La Galigo, analisis konsep, perumusan tujuan masalah dan desain. Studi ini menemukan bahwa: (1) kearifan lokal, musyawarah, saling membantu, Pangangadereng (sistem norma atau aturan adat), upacara maccerak tasik (2) fungsi cerita I La Galigo terdiri dari alat hiburan, sebagai instrumen lembaga ratifikasi dan lembaga lembaga kebudayaan, sebagai sarana pendidikan anak-anak, sebagai sarana pemaksaan dan supervisor sehingga norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi anggota kolektif (3) kepercayaan publik dalam cerita I La Galigo (percaya pada supranatural dan kesucian alam kucing (4) pengaruh cerita melakukan maddoja ritual Bine, dan penamaan. Berdasarkan pengamatan, analisis data dimulai dan diakhiri untuk cerita rakyat I La Galigo ini. Dapat disimpulkan bahwa kisah I La Galigo di antara orang-orang perkotaan masih dipengaruhi pada hal pendahulunya perilaku sehari-hari.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE MEMBACA CEPAT PADA SISWA KELAS V-B SDN SEMOLOWARU I / 261 KOTA SURABAYA

Oleh : Nur Laily
SDN Semolowaru I / 261 Kota Surabaya
E-mail : nurlaily@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data diperoleh dari observasi aktifitas guru dan siswa serta penilaian tes hasil belajar siswa selama proses belajar berlangsung. Data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa aktifitas guru dalam mengelola pembelajaran, aktifitas siswa dalam pembelajaran melalui metode membaca cepat yang dilakukan selama dua siklus mengalami peningkatan. Hal ini bisa dilihat pada aktifitas guru siklus I mendapatkan nilai rata-rata 76,67 dan siklus II mendapatkan nilai rata-rata 79,17, aktifitas siswa dalam pembelajaran keterampilan membaca pemahaman, naik dari 65,20 % pada siklus I menjadi 84,21% pada siklus II. Begitu pula kemampuan membaca pemahaman pada siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata siklus I: 68,68 dan siklus II: 78,42. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui metode membaca cepat dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V-B SDN Semolowaru I/261 Kota Surabaya.

PENGGUNAAN POLA LATIHAN BERJENJANG UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PERHITUNGAN PANJANG GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DUA LINGKARAN PADA KELAS VIII A MTS NEGERI WONGSOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Sugeng Maryono
MTs Negeri Wongsorejo Banyuwangi
E-mial : bwibandeng@yahoo.co.id

Kurangnya kemampuan siswa kelas VIII-A dalam memahami konsep-konsep Matematika dan keterampilan dalam menyelesaikan soal-soal sehingga prestasi belajarnya kurang memuaskan. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Pola Latihan Berjenjang dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran perhitungan panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran dikelas VIII-A MTs Negeri Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi.
Tempat penelitian dilaksanakan pada kelas VIII-A MTs Negeri Wongsorejo tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 39 orang. Jenis penelitian ini adalah PTK yang memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, dan (3) Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Data proses kegiatan belajar mengajar diperoleh melalui metode observasi, sedangkan data prestasi belajar siswa diperoleh melalui tes, selanjutnya data yang diperoleh dari hasil tes pada tiap-tiap siklus dianalisis dengan data statistik deskriptif. Sebagai indikator keberhasilannya adalah ketuntasan secara klasikal dalam kurikulum yaitu 85%.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan ketuntasan belajar klasikal yaitu dari 74.4% menjadi 89.7%, naik sekitar 15,3%. Pada siklus I ketuntasan belajar masih di bawah 85%, maka penelitian ini dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II tindakan yang diberikan adalah model belajar yang sama seperti pada siklus I namun disertai dengan penyempurnaan atau perbaikan terhadap kekurangan atau kelemahan maupun kendala yang dihadapi pada siklus I. Pada siklus II hasil tes yang diperoleh 89.7%, dalam hal ini persentase belajar yang diperoleh sudah melampaui ketuntasan belajar secara klasikal seperti yang diisyaratkan oleh kurikulum.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pola latihan berjenjang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII-A MTs Negeri Wongsorejo dalam pembelajaran perhitungan panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran.

JURNAL MITRA GURU Volume I, Nomor 2, April 2015

KEGIATAN MENGGAMBAR DIATAS AIR UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN FISIK/MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK D.W. LIRBOYO KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

Oleh : Sri Purwarini
Kepala TK D.W. Lirboyo
Email :sritklirboyo11@gmail.com

Pada masa anak usia TK atau usia lima tahun merupakan masa emas bagi perkembangan motorik anak. Perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh, yaitu otak saraf dan otot. Mengembangan kreatifitas menggambar merupakan salah satu kegiatan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak. Tujuan dari pengembangan motorik halus anak adalah, untuk mengembangkan dan melatih motori halus anak, melatih koordinasi lengan dan genggam, serta mengembangkan kreativitas anak.
Dalam kegiatan menggambar banyak sekali teknik yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatifitas anak dan untuk mengeksplorisasi kemampuan anak didik salah satunya yaitu dengan menggambar menggunakan teknik menggambar diatas air.Kegiatan ini diharapkan akan lebih mengembangkan kreatifitas anak serta anak akan lebih tertarik dan bersemangat dalam belajar, sehingga kemampuan anak dapat berkembang secara optimal.
Dari beberapa kali kegiatan menggambar kreatifitas anak belum mencapai hasil yang optimal, sehingga guru perlu mengadakan perbaikan dalam kegiatan tersebut. Dan kegiatan menggambar diatas air ini diharapkan mampu mengembangkan kreatifitas anak dalam kegiatan menggambar. Selain itu juga untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak.
Sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran,diperlukan beberapa persiapan yaitu : rencana kegitan mingguan, rencana kegiata harian, media yang digunakan, peralatan serta bahan yang akan digunakan, metode yang pembelajaran yang menarik, agar saat kegiatan berlangsung dapat memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan. Selain itu guru juga harus pandai berinteraksi yang baik dengan anak-anak, menciptakan suasana yang menyenangkan, memotivasi anak agar mau mencoba, bekreativitas dan lain sebagainya. Dalam menyampaikan materi kegiatan guru juga harus menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh anak didik, serta dapat mendemonstrasikan kegiatan dengan baik dan menarik. Agar kreatifitas dan kemampuan anak dapat berkembang secara maksimal.

KEGIATAN MENCETAK DENGAN MEDIA TANAMAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK ABA VI KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

Oleh : Rustiani
Guru TK Aba VI Kediri
Email : rustiani64@gmail.com

Dalam lembaga Pendidikan Anak Usia Dini terdapat pendidikan formal dan non formal, Taman Kanak-kanak termasuk pendidikan formal sebelum anak memasuki sekolah dasar. Diantara bidang pengembangan di TK adalah pengembangan motorik halus, yaitu mengembangkan kemampuan anak dalam menggunakan jari-jarinya, khusunya ibu jari dan jari telunjuk. Tujuan dari pengembangan motorik halus anak adalah, untuk mengembangkan dan melatih motori halus anak, melatih koordinasi lengan dan genggam, serta mengembangkan kreativitas anak.Untuk mengembangkan kreativitas anak perlu adanyaa kegiatan yang kreatif salah satunya adalah kegiatan mencetak dengan media tanaman.Dari beberapa kali pelaksanaan kegiatan mencetak, belum dapat mencapai hasil yang optimal, sehingga guru perlu mengadakan perbaikan dan evaluasi pada kegiatan tersebut. Kreativitas anak dapat berkembang dengan baik bila pemenuhan kebutuhan berekpresi mendapat bimbingan dan pembinaan secara sistematis dan berencana, agar daya imajinasi,kreasi dan estetis memperoleh rangsangan dan dapat berkembang menjadi lebih baik. Karena setiap anak mempunyai keinginan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan akan merasa puas terhadap hasil ciptaannya. Sehingga akan selalu mendorong anak untuk lebih kreatif.Sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran,diperlukan beberapa persiapan yaitu : rencana kegitan mingguan, rencana kegiata harian, media yang digunakan, peralatan serta bahan yang akan digunakan, metode yang pembelajaran yang menarik, agar saat kegiatan berlangsung dapat memperoleh hasi yang sesuai dengan harapan. Selain itu guru juga harus pandai berinteraksi yang baik dengan anak-anak, menciptakan suasana yang menyenangkan, memotivasi anak agar mau mencoba, bekreativitas dan lain sebagainya.
Hasil dari perbaikan pembelajaran pengembangan motorik halus anak melalui kegiatan mencetak, akan mencapai tingkat ketuntasan yang optimal, bila suasana belajar menyenangka, efektif dan menarik minat anak. Dari situasi tersebut akan dapat mengembangkan dan meningkatkan motik halus serta kreatifitas anak.

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN METODE SOSIODRAMA DAN BERMAIN PERAN BAGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 AMANATUN SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2014/2015

Oleh : Muhammad G. Arifoeddin
Guru SMP Negeri 1 Amanatun Selatan
Email : muhammadarifuddin692@yahoo.co.id

Berdasarkan fakta di lapangan menunjukkan bahwa dalam kegiatan pembelajaran keterampilan berbicara, siswa masih banyak mengalamai kesulitan. Selama ini siswa sulit untuk berbicara di depan umum. Hambatan lain yang dialami siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara, khususnya bermain peran (drama) adalah kurangnya semangat mereka dalam bermain peran akibat metode pembelajaran yang digunakan guru masih kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Amanatun Selatan dalam keterampilan berbicara melalui Metode Sosiodrama dan bermain peran.
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Sedangkan prosedur dari penelitian ini ada dua siklus yang masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan evaluasi, dan refleksi. Hasil refleksi siklus I dipakai sebagai dasar untuk pelaksanaan siklus II. Dengan kata lain, pemberian tindakan pada siklus II didasarkan pada upaya untuk dapat melaksanakan penggunaan metode Sosiodrama dan bermain peran dalam peningkatan ketrampilan berbicara dengan baik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Sosiodrama dan bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara aspek isi, penggunaan bahasa, dan performansi. Sehingga dapat dikatakan penggunaan metode Sosiodrama dan bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara di siswa kelas VII SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Oleh karena itu metode sosiodrama dan bermain peran sangat cocok untuk pembelajaran bahasa Indonesia terutama aspek berbahasa lisan.

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG HAK ASASI MANUSIA MELALUI PAIKEM PADA PELAJARAN PKN KELAS VII-D SMPN 1 AMANUBAN TIMUR

Oleh : Yoram Nakamnanu
SMPN 1 Amanuban Timur
Email : nakamnanuy@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII-D tentang HAM dalam kegiatan pembelajaran PKn Kelas VII-D SMP Negeri 1 Amanuban Timur. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Hasil penelitian dengan menerapan pendekatan PAIKEM pada siswa, sangant efektif dan dapat meningkatkan aktivitas dan prsetasi belajar siswa kelas VII-D SMPN 1 Amanuban Timur

PEMBELAJARAN YANG DIAWALI DENGAN PEMBERIAN SOAL CERITA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XD SMA NEGERI 1 RENGAT

Oleh : Dasril
SMA Negeri 1 Rengat
E-mail : smp4dasril@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan mengetahui aktivitas siswa dalam proses pembelajaran matematika melalui strategi pembelajaran yang diawali dengan pemberian soal cerita siswa kelas XD SMA Negeri 1 Rengat
Jenis penelitia ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XD SMA Negeri 1 Rengat. Sampel penelitian ini menggunakan metode total sampling.
Hasil penelitian tindakan pada ulangan harian I terdapat peningkatan yang sangat signifikan, namun secara klasikal belum mencapai kriteria ketuntasan minimum. Karena ketuntasan hasil belajar secara klasikal ditetapkan oleh sekolah apabila di kelas tersebut telah mencapai KKM 85 %. Pada ulangan harian II, hasil belajar siswa dikatakan tuntas karena melebihi KKM yaitu 92,68 %.

MEMINIMALISIR TINGKAT KEBOLOSAN SISWA KELAS IX B MELALUI KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK ATTENDING DI SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh : Sukarti
SMP Negeri 2 Pelaihari
Email : sukati.awis@gmail.com

Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukannya penanganan secara khusus terhadap siswa yang sering (alpa) tidak hadir ke sekolah tanpa keteranga,. Salah satu indikator keberhasilan siswa bisa diperoleh apabila siswa tersebut disiplin dalam mengikuti proses belajar di dalam maupun diluar kelas, melalui tehnik attending diharapkan siswa lebih rajin kesekolah, apabila masalah tersebut tidak segera diatasi dengan mencari penyebab ketidak hadiran peserta didk kesekolah dan mencari solusi pemecahannya maka akan menimbulkan masalah yang lebih besar dan lebih komplek, untuk itu peran guru bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan sangat menentukan, dalam hal ini guru bimbingaan konseling harus lebih proaktip dan cepat tanggap apabila menemukan peserta didik yang tidak hadir kesekolah tanpa keterangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan analisanya melalui kajia-kajian relektif, partisipatif, dan kolaboratif. Pengembangan sumber data berdasarkan pada data-data dan informasi dari siswa yang bersangkutan, siswa – siswi yang lain , wali kelas, guru bidang studi, seluruh warga sekolah dan observasi langsung baik di dalam maupun di luar kelas.
Melalui konseling individu dengan teknik atending dapat meminimalisir tingkat kebolosan siswa di SMP Negeri 2 Pelaihari.Terjalinnya hubungan saling percaya antara konselor ( guru bimbingan konseling) dengan siswa

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM BELAJAR SAINS DENGAN PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN INQUIRY MATERI POKOK GAYA GRAVITASI PADA SISWA KELAS IV SDN BETET I KOTA KEDIRI

Oleh: Choiriyah
Guru SD Negeri Betet I – Pesantren Kediri
Email : cahyaningrumhif@gmail.com

Pembicaraan mengenai pendidikan selalu diarahkan kepada guru. Guru selalu dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam operasionalisasi pendidikan ditingkat sekolah. Sehingga ketika pendidikan dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab atas menurunnya kualitas sumber daya manusia, secara langsung guru merupakan pihak yang bertanggung jawab. Dengan demikian guru merupakan pihak yang sangat menentukan dan memegang peranan yang sangat penting terhadap kemajuan pendidikan yang bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan paparan tersebut, guru memegang peranan yang sangat penting dan menentukan. Oleh karenanya, peningkatan kemampuan dan wawasan guru ini menjadi hal mutlak yang harus dilakukan agar guru dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Berbagai upaya dan strategi harus dilakukan dengan baik dan terencana agar kegiatan dan aktivitas guru tersebut terus meningkat dan dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah direncanakan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bahwa Strategi Pembelajaran Inquiry dapat Meningkatkan pemahaman siswa Kelas IV SDN Betet I. Hasil dari penelitian ini adalah antara siklus I dan siklus II pemahaman siswa dengan strategi pembelajaran inquiry menunjukkan peningkatan. Pada siklus I nilai tertinggi 35.90%, tetapi pada pelaksanaan siklus II peningkatan drastis dengan nilai tertinggi sejumlah 69.23%, dengan jumlah responden yang sama yaitu 22 responden.

KEGIATAN MELUKIS DENGAN BENANG DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B TK ABA VI KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

Oleh : RUSWATI
Guru TK ABA VI
Email : ruswati65@yahoo.co.id

Masa yang terbaik untuk mengembangkan motorik halus anak adalah masa dimana anak memasuki usia TK ( 4-5 th). Karena usia Taman Kanak-Kanak adalah masa emas bagi tumbuh kembang anak.Perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh, yaitu otak saraf dan otot.
Tujuan dari pengembangan motorik halus anak adalah, untuk mengembangkan dan melatih motori halus anak, melatih koordinasi lengan dan genggam, serta mengembangkan kreativitas anak.Diantara banyaknya kegiatan di Taman Kank-kanak kegiatan yang dapat mengembangkan motorik halus anak salah satunya adalah, kegitan menggambar dengan benang. Karena perkembangan motorik kasar maupun motorik halus anak tidak hanya dipengaruhi oleh kematangan saja tetapi ketrampilan juga harus dipelajari,agar perkembangan kemampuan motorik halus anak dapat berkembang secara optimal.
Dari beberapa kali kegiatan menggambar, kreatifitas anak kurang dapat dapat berkembang secara maksimal, hasil kegiatanpun belum dapat mencapai hasil seperti yang diharapkan. Sehingga perlu adanya perbaikan dalam kegiatan menggambar. Karena menggambar adalah salah satu kegiatan yang dapat mengembangkan motorik halus anak. Selain itu dapat mengembangkan kreatifitas anak, mengembangkan daya imajinasi serta akan dapat memotivasi belajar anak.
Sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran,diperlukan beberapa persiapan yaitu : rencana kegitan mingguan, rencana kegiata harian, media yang digunakan, peralatan serta bahan yang akan digunakan, metode yang pembelajaran yang menarik, agar saat kegiatan berlangsung dapat memperoleh hasi yang sesuai dengan harapan.Selain itu guru juga harus pandai berinteraksi yang baik dengan anak-anak, menciptakan suasana yang menyenangkan, memotivasi anak agar mau mencoba, bekreativitas dan lain sebagainya.
Hasil dari perbaikan pembelajaran pengembangan motorik halus anak melalui kegiatan menggambar dengan benang akan mencapai tingkat ketuntasan yang optimal, bila suasana belajar menyenangka,efektif dan menarik minat anak .Dari situasi tersebut akan mengembangkan dan meningkatka motik halus serta kreatifitas anak sesuai dengan harapan.

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA DENGAN BERCERITA MENGGUNAKAN GAMBAR SERI PADA KELOMPOK A TK KARTIKA KOTA KEDIRI

Oleh :Mudrikah
TK Kartika IV-66
Email : mudrikahkartika4_66@yahoo.co.id

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tentang pengembangan kemampuan kemampuan berbahasa pada anak kelompok A TK Kartika IV-66 dengan objek penelitian melalui media gambar seri diperoleh melalui observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan rumus model pengembangan permainan.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa melalui kegiatan bercerita menggunakan gambar seri perkembangan kemampuan bahasa anak sudah cukup baik. Terutama dalam aspek pengembangan keberanian anak dalam bercerita, kontonasi dan ekspresi, urutan cerita gambar seri sudah dapat berkembang, sehingga akan memudahkan anak dalam mengembangkan kemampuan bahasanya yang merupakan kombinasi dari seluruh sistem perkembangan anak, karena kemampuan bahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kerusakan pada sistem yang lain. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan anak dalam siklus pertama ke siklus kedua mengalami perkembangan yang cukup baik. Dalam siklus kedua semua pencapaian lebih dari 80%.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GAYA BELAJAR SISWA SMP NEGERI 2 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh : Sri Wahyuni
Guru SMP Negeri 2 Pelaihari
Email : sriwahyuni@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran Problem Based Learning (PBL) atau gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 2 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut dan untuk mengetahui diantara pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan gaya blajar yang berpengaruh dominan terhadap prestasi belajar siswa.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah para siswa. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling, yaitu jumlah sebagian populasi dijadikan sampel pada penelitian ini. Sampel penelitian sebanyak 32 siswa. Metode pengumpulan data dengan kuesioner, wawancara, dan angket dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa Ada pengaruh signifikan positif antara pembe lajaran Problem-Based Learning (PBL) terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 2 pelaihari Kabupaten Tanah Laut, dengan koefisien regresi sebesar 0.342. Ada pengaruh signifikan positif antara gaya belajar siswa dengan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 2 pelaihari Kabupaten Tanah Laut, dengan koefisien regresi sebesar 0.456. Pengaruh pembelajaran PBL terhadap prestasi belajar siswa lebih besar daripada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri 2 pelaihari Kabupaten Tanah Laut.

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM STRATEGI DAN MODEL PEMBELAJARAN MELALUI WORKSHOP DEWAN GURU DI SMP NEGERI 2 KUARO

Oleh : Mahyuni
SMP Negeri 2 Kuaro
E-mail : mahyuni1965@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses menyusun strategi dan model pembelajaran melalui workshop, serta meningkatkan kinerja guru dalam menyusun strategi dan model pembelajaran melalui workshop di SMP Negeri 2 Kuaro. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mendeskripskan respon guru terhadap kegiatan yang dilakukan. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah : bila minimal 85 % guru tergolong sangat baik dan baik dalam aspek penilaian strategi dan model pembelajaran, maka dapat dikatakan tndakan yang diterapkan berhasil. Aspek yang diukur dalam menilai keberhasilan tindakan adalah kesiapan guru mengikuti workshop dan hasil pelaksanaan workshop. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa terjadi peningkatan kesiapan dan kinerja kompetensi guru dalam menyusun strategi dan model pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Ketercapaian indikator kinerja terdapat pada tindakan atau siklus ke III. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui workshop dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun strategi dan model pembelajaran guru di SMP Negeri 2 Kuaro.

PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM PEMAHAMAN TENTANG PERBEDAAN BENDA MENURUT BENTUK DAN UKURAN PADA KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK JENDERAL SUDIRMAN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2012-2013

Oleh : Gamariah
TK Jenderal Sudirman
E-mail : pharadisev3@gmail.com

Untuk meningkatkan pemahaman anak di TK Jenderal Sudirman tentang perbedaan benda menurut bentuk dan ukuran melalui metode eksperimen. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di taman kanak-kanak Jenderal Sudirman Lumajang. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelompok B. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam pemahaman tentang membedakan benda menurut bentuk dan ukuran.
Melalui metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman anak tentang perbedaan benda menurut bentuk dan ukuran sudah menunjukkan kemajuan atau hasil yang baik. Hal ini ditunjukkan dengan sudah banyak siswa yang memperoleh bintang tiga pada indikatori yang ditentukan peneliti dan ditunjukkan pada rangkuman hasil penilaian pengembangan kemampuan kognitif pada siklus I dan siklus II

Jurnal Mitra Guru vol I, No 6 Desember 2015

IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN STAD GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PELUANG, KEBUTUHAN DAN LINGKUNGAN USAHA PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Purwanto
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : selimut_pur@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran metode STAD. Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan pembelajaran metode STAD. Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas XI yang berjumlah 40 siswa. Pada pokok bahasan Proposal Usaha.
Dari hasil penelitian menunjukkan Pembelajaran dengan Metode STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I 67,50%), siklus II (75%), siklus III (85%). Serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PERMODALAN FIRMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS XII AKUNTANSI 1 SMKN 1 TANAH GROGOT TAHUN AJARAN 2014/2015

Oleh : Tegan Sayuk R
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : tegan_sr@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar akuntansi melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas XII Akuntansi SMKN 1 Tanah Grogot Tahun Ajaran 2009/2010. Untuk mengetahui peningkatkan minat, motivasi dan partisipasi belajar akuntansi. Penelitian ini bertembap di SMKN 1 Tanah Grogot, subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII Akuntansi yang berjumlah 42 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan Secara keseluruhan penerapan model Problem Based Learning telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini terbukti pada pencapaian prestasi belajar siswa yang mengalami peningkatan sebesar 16,67% (prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 78,57% atau sebanyak 33 siswa yang tuntas sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 95,24% atau sebanyak 40 siswa yang dinyatakan tuntas). Serta dapat meningka minat belajar, motivasi belajar dan partisipasi belajar siswa.

MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION MATA PELAJARAN PRODUKTIF PEMASARAN PADA SISWA KELAS X SMKN 1 TANAH ROGOT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Pamuji
SMKN 1 Tanah Rogot
E-mail : pamujismk1@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dalam meningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Produktif Pemasaran, pokok bahasan Menganalisis Peluang Usaha pada siswa Kelas X semester 2 Tahun Pelajaran 2013/ 2014 SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Produktif Pemasaran, pokok bahasan menganalisis peluang usaha pada siswa kelas X semester 2 menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada siklus I dan siklus II Tahun Pelajaran 2013/2014 SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subjek penelitian ini adalah seiswa Kelas X Program Keahlian Pemasaran.
Hasil Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan keaktifan siswa pada siklus I menunjukkan nilai empat atau kategori baik dan siklus II menunjukkan nilai lima atau kategori sangat baik. Hal ini terlihat pada siklus I rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa sebesar 87,88 dan ketuntasan belajar sebesar 96,00 %. Pada siklus II, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 94,92 dan ketuntasan belajar sebesar 100 %.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISTEM EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014

Oleh : Yayu Halifatul Islamiah
SMK Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : yayuhalifatul@gmail.com

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah model pembelajaran ekspositori berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi?, (b) bagaimanakah pengaruh model belajar ekspositori terhadap motivasi belajar siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh model pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar ekonomi, dan (b) Untuk mengungkap model pembelajaran ekspositori terhadap motivasi belajar ekonomi .
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X. SMK Negeri 1 Tanah Grogot Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (58%), siklus II (79%), siklus III (90%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan ekspositori dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa SMK Negeri 1 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran ekonomi.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISTEM EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014

Oleh : Yayu Halifatul Islamiah
SMK Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : yayuhalifatul@gmail.com

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Apakah model pembelajaran ekspositori berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi?, (b) bagaimanakah pengaruh model belajar ekspositori terhadap motivasi belajar siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh model pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar ekonomi, dan (b) Untuk mengungkap model pembelajaran ekspositori terhadap motivasi belajar ekonomi .
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X. SMK Negeri 1 Tanah Grogot Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (58%), siklus II (79%), siklus III (90%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan ekspositori dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa SMK Negeri 1 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran ekonomi .

MENINGKATKAN KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA MELALUI TEKNIK CLOZE SISWA KELAS VIII SMP N 6 TANAH GROGOT

Oleh : Radiyati Hamid
SMPN 6 Tanah Grogot
E-mail : radiyatihamid@gmail.com

Kecepatan efektif membaca mempunyai peranan yang sangat penting, karena dengan membaca cepat dan kemampuan memahami bacaan yang berkualitas seseorang bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebiasaan membaca bahasa Indonesia yang kurang baik berdampak negatif pada tingkat keterbacaan seseorang atau seorang siswa. Untuk mengatasi hal tersebut sangat dibutuhkan usaha dan kreatifitas guru. Penerapan teknik cloze dalam pembelajaran membaca merupakan salah satu upaya memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu untuk meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan menggunakan teknik cloze siswa kelas VIII SMPN 6 Tanah Grogot.
Penelitian tindakan kelas ini mengambil setting di SMPN 6 Tanah Grogot, dengan jumlah siswa 22 siswa. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tiga siklus. Sebelum siklus I dilaksanakan perlu adanya pra tindakan yaitu identifikasi tentang teknik cloze dan Kecepatan Efektif Membaca (KEM), kemudian dilaksanakan siklus I sebagai penerapan teknik cloze. siklus II sebagai implementasi pelaksanaan teknik cloze, dan siklus III sebagai tahap pemantapan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu digunakan terhadap data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan siswa dan guru selama berlangsungnya pembelajaran di kelas, dan analisis kuantitatif yang digunakan terhadap hasil tes Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa dengan menggunakan teknik cloze.
Hasil penelitian pada siklus I tingkat keterbacaannya masih rendah, karena kecepatan efektif membaca rata-rata 87 kpm dengan tingkat Independen 18 %, tingkat Instruktional 38 % dan pada frustasi 44 %. Pada siklus II hasil penelitian mengalami perubahan positif yaitu kecepatan efektif membaca rata-rata 150 kpm dengan tingkat Independen 78 %, tingkat Instruksional 18 %, dan tingkat frustasi 4 %. Hasil penelitian pada siklus III mengalami pemantapan yaitu rata-rata Kecepatan Efektif Membaca (KEM) 210 kpm dengan tingkat independen 100 %. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan teknik cloze dapat meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa.

PENGARUH PENGGUNAAN PENERAPAN STRATEGI BELAJAR KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh : Kuswadi
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : kuswoadipaser@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang strategi belajar kelompok yang diterapkan pada siswa dalam belajar Bahasa Inggris, untuk peningkatkan hasil belajar siswa, untuk mengetahui konstribusi belajar kelompok terhadap hasil belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Penelitian ini berlokasi di SMK Negeri 2 Tanah Grogot. Adapun kegiatan belajar kelompok bertempat di tempat guru kelas yang mengajar bahasa Inggris. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI yang berjumlah 25 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan melalui penerapan belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris pada siswa. Semakin kontinyu belajar kelompok dilaksanakan, maka semakin meningkat hasil belajar bahasa Inggris yang dicapai. Serta belajar kelompok memberikan kontribusi positif terhadap perubahan perilaku dan hasil belajar bahasa Inggris. Perubahan perilaku yang disebabkan oleh kegiatan belajar kelompok, yaitu: siswa lebih kreatif, siswa lebih bertanggung jawab, siswa lebih percaya diri dan motivasi belajar meningkat.

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERTIF MODEL JIGSAW PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS VI B SD NEGERI KUTORENON 01 KECAMATAN SUKODONO SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh : Chotibul Umami
SD Negeri Kutorenon 01 Kecamatan Sukodono
E-mail : chotibul.umami@yahoo.co.id

Penelitian ini bertempat di SD Negeri Kutorenon 01 Kecamatan Sukodono. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas VI B yang berjumlah 29 siswa. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Mengimplementasikan pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar IPA.
Metode penelitian ini menggunakan metode tidakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian diskriptif, sebab menggambarkan suatu teknik pembelajaran diterapkan dan hasil yang diinginkan dapat dicapai
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui pembelajaran kooperatif model jigsaw memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (nilai hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 74,25 %, 74,75 %, dan 76,78 %. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA, PERHATIAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 KOTA PROBOLINGGO

Oleh : Yeny Galuh Budi Kurniawati
SMK Negeri 1 Kota Probolinggo
Email : nigaluh77@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan orang tua, perhatian orang tua dan fasilitas belajar secara simultan dan parsial terhadap prestasi belajar siswa pada siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII jurusan administras perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo. Seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk analisis data untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat.
Hasil penelitian dan analisis data menjabarkan bahwa pendapatan orang tua, perhatian orang tua dan fasilitas belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar. Secara parsial pendapatan orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan perhatian orang tua dan fasilitas belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 1 BENJENG

Oleh : Masrifah
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email :. make.kiki67@yahoo.com

Penguasan materi pelajaran Bahasa Inggris dalam jenjang SMP meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Semua itu didukung oleh unsur-unsur bahasa lainnya, yaitu: kosa tata, tata bahasa dan pronunciation sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan. Dari ke empat keterampilan berbahasa di atas, Writing (menulis) merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa alam proses pembelajaran Bahasa Inggris.Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba memaparkan topik analisa terhadap kemampuan siswa menulis teks berbentuk prosedur melalui model pembelajaran make a match.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi/ pengamatan dan pemberian test performance siswa dengan bentuk test tulis.
Akhirnya penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas bahwa tujuan penelitian yang telah dilaksanakan mengalami keberhasilan. Dengan kata lain, impelmentasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berbentuk prosedur dan meningkatkan aktifitas siswa dalam proses pembelajaran.

PENERAPAN GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODE SUMBANG SARAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MENGAPRESIASI PADA SISWA KELAS 7A SEMESTER GANJIL DI SMP NEGERI 5 NGAWI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Hari Sulistyowati
SMP Negeri 5 Ngawi
E-mail : harisulistyowati66@gmail.com

Tujuan peneliltian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya gabungan metode ceramah dengan metode sumbang saran pada siswa 7 A Semester Ganjil di SMP Negeri 5 Ngawi pada Tahun Pelajaran 2013/2014 dan mengetahui motivasi belajar siswa setelah diterapkan gabungan metode ceramah dengan metode sumbang saran. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 5 Ngawi yang dilaksanaakan pada bulan Agustus pada minggu pertama dan kedua, serta bulan September minggu pertama semester ganjil 2013/2014. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas 7 A pada pokok bahasan “Menunjukkan Relevansi isi dongeng yang diprdengarkan dengan situasi sekarang”
Melalui metode gabungan ceramah dan sumbang saran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (rata-rata formatif 75), siklus II (rara-rata formatif 79), siklus III (rata-rata formatif 84,67). Metode gabungan ceramah dan sumbang saran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran dengan metode gabungan ceramah dan sumbang saran pada materi pelajaran sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM MATERI MENGHARGAI PERSAMAAN KEDUDUKAN WARGANEGARA PADA SISWA KELAS VI SDN WONOSARI 1 KECAMATAN TEKUNG KABUPATEN LUMAJANG

Oleh : Tutik Asmarani
SDN Wonosari 1 Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang
Email : tutikasmarani4@gmail.com

Tujuan penelitin ini adalah untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi pembelajaran, untuk mengetahui hambatan dalam penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi dalam mata pelajaran PKn, untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi hambatan penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi dalam mata pelajaran PKn. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Wonosari 1 Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 26 orang.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran snowball throwing pemahaman siswa terhadap materi PKn khususnya dalam materi menghargai persamaan kedudukan warga negara lebih meningkat. Dalam penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi menuntut siswa untuk serius dalam pembelajaran karena dengan dijadikan model tersebut menjadi alat evaluasi maka pemahaman siswa dapat langsung diketahui pada materi manakah mereka belum memahaminya. Hambatan yang dihadapi gum dalam penerapan model pembelajaran snowball throwing sebagai alat evaluasi adalah a) guru kesulitan memotivasi siswa, b) banyak siswa yang masih bingung dalam membuat dan menjawab pertanyaan ,c) guru kurang mampu mengalokasikan waktu, d) siswa belum memahami langkah-langkah model pembelajaran snowball throwing, dan e) siswa belum terbiasa membuat dan menjawab pertanyaan.

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA SISWA KELAS A2 TK DHARMA WANITA PERSATUAN KLURAK KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO

Oleh : Dyah Susiani
TK Dharma Wanita Persatuan Klurak
Email : dyah.susiani@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tentang pengembangan kemampuan kemampuan berbahasa pada anak TK Dharma Wanita Persatuan Klurak Kabupaten Sidoarjo dengan objek penelitian melalui media gambar seri diperoleh melalui observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan rumus model pengembangan permainan.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa melalui kegiatan bercerita menggunakan gambar seri perkembangan kemampuan bahasa anak sudah cukup baik. Terutama dalam aspek pengembangan keberanian anak dalam bercerita, kontonasi dan ekspresi, urutan cerita gambar seri sudah dapat berkembang, sehingga akan memudahkan anak dalam mengembangkan kemampuan bahasanya yang merupakan kombinasi dari seluruh sistem perkembangan anak, karena kemampuan bahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kerusakan pada sistem yang lain. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan anak dalam siklus pertama ke siklus kedua mengalami perkembangan yang cukup baik. Dalam siklus kedua semua pencapaian lebih dari 80%.

Jurnal Mitra Guru vol I, No 5 Oktober 2015

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BERMAIN BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN MODIFIKASI SISWA KELAS IX A SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SMP NEGERI 1
TANAH GROGOT

Oleh : Supriato
SMPN 1 Tanah Grogot
E-mail : prie.atoo@yahoo.com

Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan bentuk-bentuk modifikasi yang terdapat dalam cabang olahraga permainan bolavoli yang dapat diterapkan pada siswa di sekolah menengah pertama, melihat bagaimana pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bola voli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi pada siswa di SMP Negeri 1 Tanah Grogot, melihat bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bolavoli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi, meningkatkan prestasi bola voli siswa SMP Negeri 1 Tanah Grogot melalui kegiatan non akademis permainan bola voli dengan pendekatan modifikasi. Subjek penelitian ini melibatkan seluruh anggota kegiatan non akademis bola voli di SMP Negeri 1 Tanah Grogot sebanyak 32 anak selaku subyek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan melalui modifikasi dalam permainan bolavoli ternyata dapat meningkatkan antusiasme, minat dan motivasi siswa. Hal ini tampak dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, baik dalam bentuk angket maupun tanya jawab langsung (wawancara). dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, mereka tampak menikmati permainan yang mereka lakukan. Berdasarkan data menunjukkan jumlah populasi sebanyak 32 pada permainan bola voli pretes siklus I = 69. Setelah diadakan modifikasi pada siklus II, ternyata permainan bolavoli untuk siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanah Grogot memiliki peningkatan prestasi yang signifikan, yaitu dengan daya serap = 82.

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 LONG KALI TAHUN 2015

Oleh : Parno
SMAN 1 Long Kali
E-mail : parno.spd71@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2015/2016. Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar PKn setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2015/2016.
Metode pembelajaran kooperatif model STAD dapat meningkatkan prestasi belajaran PKn dan memiliki dampak positif dalam meningkatkan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (68,42), siklus II (81,54%) dan siklus III (94,74%). Metode pembelajaran kooperatif model STAD dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan, pembelajaran kooperatif model STAD mempunayi pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH MELALUI METODE MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 TANAH GROGOTTAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Misno
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : misno1091961@gmail.com

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswa Kelas X yang berjumlah 32 siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan permaianan bola voli pada siswa, mengetahui pengaruh modifikasi permainan terhadap permaianan bola voli pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) Karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian tindakan ini menggunakan bentuk penelitian kolaboratif dengan guru mata diklat dan di dalam proses belajar mengajar dikelas yang bertindak sebagai pengajar adalah guru mata diklat sedangkan peneliti bertindak sebagai pengamat dan penanggung jawab.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui metode modifikasi permainan memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (62%), siklus II (90%). Penerapan metode pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengna rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran ini sehingga mereka menjati termotivasi untuk belajar.

PENERAPAN STRATEGI BERMAIN JAWABAN DALAM ENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR AKUNTANSI KOPETENSI DASAR 5.2 MENAFSIRKAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI PADA SISWA SISWA KELAS X ADPER 1 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014

Oleh : Zulaihah
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : kembargroup@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan aktivitas belajar Siklus akuntansi kopetensi dasar 5.2 menafsirkan persamaan dasar akuntansi pada siswa, untuk mengetahui respon siswa terhadap penerapan strategi bermain jawaban kopetensi dasar 5.2. Menafsirkan persamaan dasar akuntansi pada siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanah Grogot kabupaten Paser. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X ADPER 1.
Dari penelitian yang diadakan dengan 2 siklus terlihat adanya peningkatan aktivitas belajar siswa yaitu silus rata-rata 12.26 dengan kategori sedang atau cukup kemudian pada siklus II siswa rata-rata skor yang diperoleh siswa 18 dengan katagori sangat baik atau amat baik sehingga jika dirata-ratakan antara siklus I dan II diperoleh nilai skor sebesar 15.13 yaitu berarti kreteria baik atau meningkat. Dari hasil penelitian tindakan kelas ini maka penelitian merekomendasikan untuk meningkatkan Aktivitas belajar siswa pada pelaksanaan pembelajaran kopetensi Dasar menafsirkan persamaan dasar akuntansi mengunakan strategi bermain jawaban

UPAYA PENINGKATAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN DALAM BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA KELAS X SMK N 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Erna Kaempe
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : ernakampe@ymail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dasar-dasar bermain sepak bola pada siswa, untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dasar-dasar bermain sepak bola pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) Karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertempat di SMK 1 Negeri Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswa kelas X yang berjumlah 39 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (61,54%), siklus II (89,74%) dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengna rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode Demonstrasi sehingga mereka menjati termotivasi untuk belajar.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DI KELAS X TEKNIK ALAT BERAT SMKN 3 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh : Sugihartiningsih
SMKN 3 Tanah Grogot
Email : sugihartiningsih86@yahoo.com

Penelitian yang berjudul upaya meningkatkan kemampuan siswa menulis teks berbentuk procedure melalui model pembelajaran make a match ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengemukakan gagasan, pendapat dan perasaannya dengan sederhana secara tertulis.
Subyek penelitian yang diambil adalah kelas X Teknik Alat Berat SMKN 3 Tanah Grogot. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dengan mengikuti prosedur penelitian yakni perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi. Keempat kegiatan ini berlangsung secara berulang dalam bentuk siklus. Penulis merencanakan pembelajaran Bahasa Inggris dengan memilih materi pembelajaran Writing Procedure Text melalui dua siklus pada semester 1 tahun pelajaran 2013-2014. Alokasi waktu yang digunakan pada siklus pertama terdiri dari 2×44 menit. Pada proses pembelajaran ini, penulis melakukan empat langkah teknik pembelajaran yang meliputi Building Knowledge of The Field (BKOF), Modelling of the Thext (MOT), Joint Contruction of the text (JCOT) dan Individual Contstruction of the Text (ICOT). Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan Model Pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas X Teknik Alat Berat SMKN 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser pada semester 1 tahun pelajaran 2013-2014. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui evaluasi/ test tulis dengan rata-rata nilai siswa pada siklus pertama 62,72 meningkat pada siklus ke 2 menjadi 70,12. Penggunaan Model Pembelajaran make a match dan media pembelajaran video dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan prosentase keaktifan siswa pada siklus pertama sebesar 34,62% meningkat pada siklus kedua menjadi 65,38%

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh : Fathurrahman Sidiq
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : smpn2plh@yahoo.co.id

Sampel dalam penelitian ini adalah guru SMP Negeri 2 Pelaihari yang diambil secara Total Sampling atau menggunakan metode sensus. Sehingga keseluruhan populasi dijadikan sampel penelitian. Mengingat jumlah populasinya sedikit, maka teknik pengambilan sampelnya dengan menggunakan metode sensus, yaitu semua guru SMP Negeri 2 Pelaihari dikurangi kepala sekolah dan peneliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim organisasi secara simultan berpengaruh signifikan tehadap kinerja guru SMP Negeri 2 Pelaihari, untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan iklim organisasi secara parsial terhadap kinerja guru SMP Negeri 2 Pelaihari.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bawa secara simultan Kepemimpinan dan Iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di Sekolah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 13.366 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Adapun konstribusi Kepemimpinan dan Iklim organisasi guru terhadap Kinerja sebesar 49.8%. Sedangkan secara parsial Kepemimpinan dan iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja guru di Sekolah, Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung yang mempunyai signifikansi kurang dari 0,05.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELIPAT MELALUI MODEL PENGEMBANGAN MAMAPAPA SISWA KELOMPOK B SEMESTER I DI TK AL HIDAYAH WONOREJO KECAMATAN KEDUNGJAJANG KABUPATEN LUMAJANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Mintarsih Ampera Fojri
E-mail : mamikampera@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan melipat pada peserta didik melalui model pengembangan mama papa dan mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model mamapapa untuk meningkatkan keterampilan melipat pada peserta didik. Tempat penelitian adalah TK Al Hidayah Wonorejo Kedungjajang Lumajang. Subjek penelitian ini adalah kelompok B TK Alhidayah Wonnorejo dengan jumlah peserta didik 18 anak yang terdiri dari 15 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus, masing–masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu : 1 Penyusunan rencana tindakan, 2 Pelaksanaan tindakan, 3 Pengamatan, dan 4 Refleksi.
Hasil belajar peserta didik bidang pengembangan motorik halus khususnya indokator melipat kertas sederhana di siklus 1 dengan model pengembangan mama papa mengalami peningkatan meskipun belum mencapai target yang di inginkan. Setelah mempelajari beberapa kekurangan di siklus 1, peneliti melaksanakan perbaikan di siklus 2, sehingga ketentuan belajar peserta didik sangat memuaskan yaitu 89 %

ANALISIS KEGIATAN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI PADA ANAK TK PKK KLITIK KECAMATAN GENENG KABUPATEN NGAWI TAHUN AJARAN 2013/2014

Oleh : Eni Dwi Hartini
UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gerih kab.Ngawi
E-mail : enydwihartini@rocketmail.com

Penelitilan ini dilaksanakan di TK PKK Klitik Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi . Subjek penelitian ini adalah Anak-anak TK PKK Klitik dengan jumlah 19 anak. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan yaitu bulan Januari 2014 sampai Maret 2014. Penelitian ini menggunakan metode interpreativ yaitu menginterprestasikan data mengenai fenomena / gejala yang diteliti di lapangan.
Berdasarkan analisa data hasil penenelitian ini adalah TK PKK Klitik mempunyai program untuk meningkatkan kemampuan menyanyi anak dan memfokuskan peletakan dasar pengembangan potensi, kemandirian, dan disiplin anak, salah satunya melalui kegiatan mewarnai gambar. Alasannya dengan kegiatan mewarnai gambar selain dapat melatih anak untuk mandiri dalam menyelesaikan tugas juga dapat mengembangkan kemampuan fisik motorik anak, terutama motorik halus. Sehingga kemampuan fisik motorik anak akan lebih cepat berkembang, karena dengan kemampuan motorik yang baik anak akan cepat belajar hal-hal lain dengan tetap menekankan kemandirian dalam setiap kegiatan yang dilakukannya.

USAHA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKN PADA MATERI POKOK DAMPAK GLOBALISASI DI BERBAGAI KEHIDUPAN DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 LUMAJANG

Oleh : Niswatin Ainiyah
SMP Negeri 3 Lumajang
E-mail : eniniswatin@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui peningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri 3 Lumajang pada materi pokok dampak globalisasi di berbagai kehidupan dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 3 Lumajang. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 30 siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model cooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari perolehan skor motivasi siswa yang mencapai 3.96 yang berarti motivasi belajar siswa dalam kategori baik. Penerapan model cooperative learning tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IX SMP Negeri 3 lumajang. Hal ini ditunjukan dari perolehan nilai rata-rata siswa yang meningkat di setiap siklusnya pada siklus I sebesar 69.4%, siklus II 76.7%, pada siklus III sebesar 83.9%.

PENGARUH EFEKTIVITAS KELOMPOK DAN FUNGSI PENGAWAS TERHADAP PENINGKATAN KINERJA GURU DI SMK 1 KARIMUN

Oleh : Endang Susilawati
SMK 1 Karimun
E-mail : endang5@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara parsial berpengaruh terhadap kinerja guru, untuk mengetahui efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun. Populasi dalam penelitian ini adalah Pengawas sekolah, Kepala sekolah dan seluruh guru SMK Negeri 1 Karimun. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari guru SMK Negeri 1 Karimun.
Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas kelompok dan fungsi pengawas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun. Besarnya kontribusi Efektivitas kelompok dan fungsi pengawas berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 53.3%. Artinya bahwa sebesar 53.3% kinerja guru dapat dijelaskan oleh Efektivitas kelompok dan fungsi pengawas. Secara parsial efektifitas kelompok dan fungsi pengawas berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Karimun.

PKN MELALUI PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA SISWA XII TKJ-1 SMK NEGERI I DLANGGU SEMESTER GANJILTAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh: Rini Tugaswati
SMK Negeri I Dlanggu
E-mail : rinitugas65@gmail.com

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran pendidikan Kewarganegaraan melaluai pembelajaran Portofolio Siswa XII TKJ-1 SMK Negeri I Dlanggu Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian yang bersifat tindakan (penelitian tindakan kelas) yang menggunakan data pengamatan langsung jalannya proses pembelajaran kelas. Dari data tersebut kemudian dianalisis melalui tahapan dalam silus-siklus tindakan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain PTK yang menerapkan siklus. Siklus tersebut terdiri atas 4 kegiatan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi tindakan dan refleksi tindakan.
Hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Peningkatan proses belajar berakibat positif pada hasil belajar siswa, hasil siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya. Siklus I terlihat bahwa secara klasikal siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 75.5%, siklus II meningkat menjadi 76.5%, kemudian meningkat lagi pada siklus III menjadi 100%. Rata-rata hasil belajar juga mengalami peningkatan, pada siklus I adalah 71.75, siklus II meningkat menjadi 76.75 dan meningkat lagi pada siklus III menjadi 81.38. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep masyarakat politik. Melalui metode portofolio juga dapat menjadiakan siswa lebih aktif dan termotivasi.

Jurnal Mitra Guru Volume I, Nomor 3, Juni 2015

11403376_1614101572203527_299827454309907283_n

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI KERJA MELALUI PENGHARGAAN DAN TEGURAN BAGI GURU SMP NEGERI 3 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh : Ayub

Kepala SMP Negeri 3 Pelaihari
Email : abahayub1217@gmail.com

Penelitian tentang upaya peningkatan motivasi kerja melalui penghargaan dan teguran bagi guru SMP Negeri 3 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja guru melalui penghargaan dan teguran sebagai guru SMP Negeri 3 Pelaihari serta mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam melakukan penghargaan dan teguran agar dapat meningkatkan motivasi kerja guru pada SMP Negeri 3 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMP Negeri 3 Pelaihari. Setelah semua data diperoleh kemudian diteliti dengan dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa upaya peningkatan motivasi kerja dapat dilakukan melalui penghargan dan teguran bagi guru SMP Negeri 3 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Oleh karena itu peningkatan motivasi kerja sangat diperlukan oleh guru untuk menegakkan disiplin kerja sebagai insan pendidik.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERILAKU TERPUJI SISWA KELAS VII-H SMP NEGERI 1 BENJENG GRESIK MELALUI TEKNIK JIGSAW
Oleh : Amir Hamzah
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email : amirhamzah-ivan@gmail.com

Berbedanya kemampuan peserta didik dalam sebuah kelas berdampak pada keberhasilan sebuah pembelajaran. Seorang guru dituntut untuk dapat mengorganisasi hal tersebut menjadi sebuah irama yang hasilnya dapat membantu keberhasilan pembelajaran. Permasalahan yang terjadi adalah tidak maksimalnya hasil belajar perilaku kerja keras, tekun, ulet dan teliti baik secara klasikal maupun secara individul. Disamping itu rendahnya kemauan untuk mengikuti pembelajaran serta motivasi untuk menggali lebih dalam materi yang dipelajari, kesiapan guru untuk melakukan pembalajaran serta belum menggunakan sarana dan prasarana yang sudah ada secara efektif. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tindakan kelas dalam rangka peningkatan hasil belajar perilaku kerja keras, tekun, ulet dan teliti siswa kelasVII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik melalui teknik jigsaw.
Penilaian untuk mencapai tujuan pembelajaran yang bersifat kemampuan kognitif dengan memberikan tes tertulis dan untuk mengukur kemampuan afektif siswa diminta mengidentifikasi tokoh-tokoh yang mempunyai karakter kerja keras, tekun, ulet dan teliti dan psikomotorik siswa diminta menampilkan sikap kerja keras, tekun, ulet dan teliti. Adapun siswa kelasVII –H berjumlah 27 siswa yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan.
Setelah penulis melakukan penelitian di kelasVII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik maka dapat disimpulkan; Pertama, peningkatan hasil belajar perilaku terpuji; kerja keras, tekun ulet dan teliti bagi siswa kelas VII-H SMP Negeri 1 Benjeng Gresik dengan menggunakan teknik jigsaw dapat tercapai dengan hasil yang baik. Kedua, melalui teknik jigsaw hasil belajar siswa mengalami peningkatan terbukti dengan tercapainya ketuntasan klasikal yang semula 55,88% sebelum tindakan, meningkat setelah dilakukannya siklus 1 dengan ketuntasan klasikal 79,41% kemudian pada siklus 2 meningkat lagi dengan ketuntasan klasikal 100%. Ketiga, kematangan rencana proses belajar mengajar yang dipersiapkan guru sangat berpengaruh terhadap proses belajar itu sendiri. Keempat, perhatian dan bimbingan yang dilakukan setiap tahap pembelajaran sangat membantu siswa dalam mendapatkan solusi atas permasalahan yang sedang didiskusikan oleh siswa.

PENGARUH KOMPETENSI GURU, KOMUNIKASI DAN KOMITMEN TERHADAP KINERJA GURU PRODUKTIF DI SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO
Oleh : Siti Muslipa
SMK Negeri 1 Probolinggo
Email : sitimuslipa@gmail.co.id

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru, komunikasi dan komitmen guru produktif di SMK Negeri 1 Probolinggo secara parsial dan simultan terhadap kinerja guru.
Penelitian yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Probolinggo Jawa Timur ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini informasi dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner. Populasi maupun sampel dalam penelitian adalah seluruh guru mata diklat produktif pada 5 (lima) kompetensi keahlian di SMK Negeri 1 Probolinggo. Sehingga teknik pengambilan sampelnya menggunakan metode sensus. Analisa data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda.
Hasil dari penelitian diketahui bahwa secara simultan kompetensi guru, komunikasi dan komitmen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi uji F kurang dari 0,05. Berdasarkan nilai t hitung di masing- masing variabel secara parsial kompetensi guru, komunikasi dan komitmen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru. Dari hasil analisis data juga diketahui bahwa komunikasi mempunyai pengaruh dominan bila dibandingkan dengan variabel lain dalam penelitian ini.

PENGARUH FUNGSI PENGAWAS, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA SEKOLAH SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO
Oleh : Jetti Ernawati
SMK Negeri 1 Probolinggo
Email :jettiernawati29@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi pengawas, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru SMK Negeri 1 Probolinggo dan menganalisis pengaruh secara simultan maupun parsial terhadap kinerja sekolah.
Penelitian ini adalah penelitian eksplanatory yang menyoroti pengaruh antara variabel-variabel penelitian dan menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah keseluruhan guru SMK Negeri 1 Probolinggo berjumlah 91 orang. Sampel diambil dari keseluruhan populasi dengan teknik sensus sampling.
Hasil analisis data diketahui bahwa fungsi pengawas, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru sudah baik. Secara simultan dan parsial juga fungsi pengawas, kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja sekolah.

PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA, PERHATIAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMK NEGERI 1 KOTA PROBOLINGGO
Oleh : Yeny Galuh Budi Kurniawati
Email : nigaluh77@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan orang tua, perhatian orang tua dan fasilitas belajar secara simultan dan parsial terhadap prestasi belajar siswa pada siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII jurusan administras perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo. Seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk analisis data untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat.
Hasil penelitian dan analisis data menjabarkan bahwa pendapatan orang tua, perhatian orang tua dan fasilitas belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar. Secara parsial pendapatan orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, sedangkan perhatian orang tua dan fasilitas belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran di SMKN 1 Kota Probolinggo.

MENINGKATKAN KINERJA WALI KELAS DALAM MENGELOLA ADMINISTRASI KELAS MELALUI WORKSHOP DI SMA NEGERI AYOTUPAS
Oleh : Junus Tloim
Kepala SMA Negeri Ayotupas
Email : junus_tloim@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan kegiatan penelitian tindakan sekolah terhadap peningkatan kinerja para wali kelas dalam melaksanakan tugas administrasi di kelas serta mengetahui dan mendiskripsikan sikap wali kelas melalui workshop di SMA Negeri Ayotupas.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan tindakan melalui workshop terstruktur ternyata bahwa hampir semua wali kelas mengerjakan tugas administrasi kelas mengalami peningkatan secara signifikan yang bervariasi,baik pada siklus I maupun pada siklus II. Terbukti bahwa pada tahap pratindakan, kinerja 12 orang wali kelas hanya 42,38%. Akan tetapi, pada siklus I meningkat menjadi 64,63% dan selanjutnya pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 96,58% dengan persentase rata-rata peningkatan adalah 28,88%. Oleh karena itu terbuktilah bahwa betapa pentingnya kegiatan penelitian tindakan sekolah terhadap peningkatan kinerja para wali kelas dalam melaksanakan tugas administrasi di kelas yang menjadi tanggung jawabnya.

PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU MTS NEGERI TOMINI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Oleh : Sunarti Muhammad
MTs Negeri Tomini Parigi Moutong
Email : sunarti.muhammad@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatory dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian sebanyak 32 orang dengan menggunakan metode sensus. Metode pengumpulan data tentang pengaruh komunikasi dan motivasi terhadap kinerja guru di MTs Negeri Tomini diperoleh melalui cara observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji F dan uji t serta menghitung koefisien determinasi dengan bantuan SPSS.
Hasil penelitian menjabarkan bahwa secara simultan komunikasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai F hitung sebesar 624.336 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Secara parsial komunikasi dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di sekolah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung yang mempunyai signifikansi kurang dari 0,05. Jika dilihat dari hasil analisis dengan menggunakan uji t diketahui bahwa komunikasi mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja guru. Konstribusi komunikasi dan motivasi guru terhadap kinerja guru di sekolah ini sebesar 97.7%.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA SMA NEGERI 1 MENGANTI GRESIK
Oleh : Hariono
SMA Negeri 1 Menganti Gresik
Email : hariono@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pengaruh secara simultan dan parsial budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik, serta untuk mengetahui diantara budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan yang berpengaruh dominan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik.
Penelitian ini merupakan penelitian Explanatory Research yaitu penelitian yang akan menjelaskan hubungan sebab akibat dari variabel bebas terhadap variabel terikatnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan SMA Negeri 1 Menganti Gresik yang berjumlah 17 orang karyawan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik sensus sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini 17 orang yang selanjutnya disebut responden.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik.. Konstribusi budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik. sebesar 90.8%. Sedangkan sisanya sebesar 9.2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Secara parsial variabel budaya organisasi dan kepuasan kerja karyawan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Dijelaskan pula bahwa budaya organisasi berpengaruh dominan terhadap kinerja SMA Negeri 1 Menganti Gresik.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS IX B SMP NEGERI 1 BENJENG
Oleh :
Masrifah
SMP Negeri 1 Benjeng Gresik
Email :. make.kiki67@yahoo.com

Penguasan materi pelajaran Bahasa Inggris dalam jenjang SMP meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Semua itu didukung oleh unsur-unsur bahasa lainnya, yaitu: kosa tata, tata bahasa dan pronunciation sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan. Dari ke empat keterampilan berbahasa di atas, Writing (menulis) merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa alam proses pembelajaran Bahasa Inggris.Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba memaparkan topik analisa terhadap kemampuan siswa menulis teks berbentuk prosedur melalui model pembelajaran make a match.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi/ pengamatan dan pemberian test performance siswa dengan bentuk test tulis.
Akhirnya penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas bahwa tujuan penelitian yang telah dilaksanakan mengalami keberhasilan. Dengan kata lain, impelmentasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berbentuk prosedur dan meningkatkan aktifitas siswa dalam proses pembelajaran.