Category Archives: JMP

Jurnal Mitra Pendidikan Volume IV, Nomor 2, April 2017

KEMAMPUAN PENGELOLA UNIT PRODUKSI DI
SMK NEGERI AIR HITAM SAMARINDA

Oleh
Husiniah Achmad
SMK Negeri Air Hitam
Email : husinah_achmad@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan penguasaan tugas pengelola unit produksi pada SMKN Air Hitam dalam mengelola dan mengembangkan unit produksi yang baik, sehingga dapat menjadi salah satu sumber finansial guna mendukung pembiayaan kegiatan operasional sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN Air Hitam yang terletak di Jalan Pandan Wangi Kelurahan Gunung Kelua Samarinda, merupakan lokasi yang dipilih sebagai tempat penelitian dimana terdapat fenomena yang menarik untuk diteliti yakni kemampuan Pengelola Unit Produksi sebagai suatu unit usaha yang ada disekolah ini yang merupakan sub sistem dari Sekolah Menengah kejuruan.
Hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan manajerial pengelola unit produksi listrik SMKN Air Hitam Samarinda dapat dibuktikan kualitasnya dengan terbinanya jaringan kerja dengan berbagai instansi baik negeri maupun swasta dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, juga sebagai unit penerimaan pesanan barang dan jasa, jurusan listrik terakreditasi dengan nilai A dan bertaraf Nasional. Pengembangan kemampuan pengelola unit produksi berdampak pada kemampuan membangun kinerja efektif, kreatifitas mengembangkan ide-ide baru serta melakukan inovasi untuk perubahan seiring adanya pergeseran waktu dan tuntutan kemajuan teknologi. Baca Selengkapnya

Jurnal Mitra Pendidikan Volume IV, Nomor 1, Januari 2017

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS IX D SMPN 2 ROWOKANGKUNG

Oleh
Mohamad Syahroni
Guru SMP Negeri 2 Rowokangkung
Email: mohamadsyah72@gmail.com

ABSTRAK
Sudah seyogyanya kegiatan belajar mengajar juga lebih mempertimbangkan siswa. Siswa bukan sebuah botol kosing yang bisa diisi dengan muatan-muatan informasi apa saja yang dianggap perlu oleh guru. Selain itu, alur proses belajar tidak harus berasal dari guru menuju siswa. Siswa bisa juga saling mengajar dengan sesame siswa yang lainnya. Dalam sistem pembelajaran ini, guru bertindak sebagai fasilitator. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran Numbered Head Together materi Uang dan Lembaga Keuangan mata pelajaran IPS kelas IX D SMPN 2 Rowokangkung. Tahun Pelajaran 2015/2016. Baca Selengkapnya

Jurnal Mitra Pendidikan Volume III, Nomor 3, Juli 2016

PENGARUH FAKTOR KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU

Oleh
Hajar
SD Negeri Gempol Sari
Email : hajar001@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh faktor-faktor kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Unit analisis dalam penelitian ini adalah guru di SD Negeri Gempol Sari yang terdiri dari 50 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS 17. Baca Selanjutnya

JURNAL MITRA GURU VOLUME II, NOMOR 3 JUNI 2016

COVER DEPAN JMG JUNI 2016

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAV (SNOWBALL THROWING AUDIO VISUAL) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MENYIMAK CERITA DI SDN BABATAN V/460 SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Sastro

SDN Babatan V/460 Surabaya

E-mail : kuntartisastro@gmail.com

ABTRAK

Belajar tidak dapat diselenggarakan dengan baik bila pendidik dan siswa tidak tepat dalam memilih metode, media atau model pembelajaran. Sehubungan dengan belajar dan memahami cerita mendengarkan SD, khususnya model bahasa keterampilan belajar STAV (Snowball Throwing Audio Visual) memberikan siswa kebebasan untuk membangun pengetahuan atau untuk menciptakan pengetahuan linguistik dengan cara berusaha memahami pengetahuan melalui permainan bola kertas (snow) yang berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. Masalah penelitian adalah apakah model pembelajaran STAV (Snowball Throwing Audio Visual) dapat meningkatkan pemahaman mendengarkan materi dan menjual cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Untuk menjawab permasalahan tersebut penelitian yang dilakukan yang mendukung data yang tepat. Diskriptif pendekatan penelitian kuantitatif. Sementara teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes prestasi. Menggunakan sampel dari subyek penelitian di sekolah dasar. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Dari hasil penggunaan pembelajaran model STAV (Throwing Audio Visual) dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran dengan STAV mengalami peningkatan 15,40% peningkatan mendengarkan cerita pemahaman dan pembelian bahan dari sekolah dasar.

PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN SISWA PADA PENINGGALAN KEBUDAYAAN MASA PRA AKSARA MELALUI METODE KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA SISWA VII-E DI SMPN 1 LASEM SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh:

Endang Murtiningsih

SMP Negeri I Lasem

E-mail: ending@yahoo.com

 

ABSTRAK

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara umum bertujuan untuk meningkatkan aktivitas berdiskusi dan pemahaman konsep pada kelas VII-E yang berjumlah 26 siswa dalam pembelajaran IPS Sejarah di SMP Negeri I Lasem dengan menggunakan metode kooperatif dengan pendekatan NHT sehingga pembelajaran dapat bermakna dan menyenangkan. Sedangkan secara khusus tujuan penlitian ini adalah untuk menemukan langkah-langkah yang tepat dalam penggunaan metode kooperatif dengan pendekatan NHT.

Variabel penelitian adalah: (i) penggunaan metode kooperatif pendekatn NHT (ii) peningkatan keaktifan berdiskusi dan pemahaman konsep, dengan indikator kehadiran siswa dalam belajar, antusias siswa dalam mengikuti pelajaran; membaca referensi; partisipasi siswa dalam belajar; kerjasama kelompok; ketepatan melakasanakan tugas, hasil nilai tes. Untuk menganalisis data diambil dari observasi, wawancara, jurnal guru dan dokumentasi foto, yang kemudian direfleksi dan dianalisis dengan deskripsi komparatif yaitu membandingkan pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II. Maupun dengan tes untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa. Prosedur penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Setelah dilakukan penelitian selama 2 siklus, diperoleh perubahan keaktivan siswa dalam berdiskusi selama kegiatan pembelajaran di kelas VII-E sebesar 29,81% dari kondisi siklus I 51,44% menjadi 81,25% pada akhir siklus II, demikian juga terjadi peningkatan dalam tingkat pemahaman konsep siswa dalam mencapai ketuntasan belajar. Kenaikan sebesar 13,66% pada ketuntasan belajar siswa dari 74,6% menjadi 88,26%. Dari penelitian ini peneliti memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru tentang penerapan model pembelajaran melalui metode kooperatif dengan pendekatan NHT yang diperbaharui. Suasana kelas menjadi lebih mendorong proses berfikir secara aktif dan hidup, sehingga mengurangi budaya diam, dan lesu dalam pembelajaran di kelas VII-E SMP Negeri I Lasem.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN TENTANG SERVIS ATAS PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DRIIL DAN BERMAIN DI KELAS VII-A SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh :

Muhammad Yusup

SMP Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail : yusup@gmail.com

 

ABSTRAK

Subjek peneliti pada penelitian tindakan kelas adalah guru dan siswa kelas VII-A SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah ingin meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran drill dan bermain tentang konsep servis atas permainan bola voli di kelas VII-A SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Ingin meningkatkan aktifitas belajar siswa tentang konsep servis atas permainan bola voli di kelas VII SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui perhatian siswa akan terfokus pada pelajaran jika guru menyajikannya menggunakan pendekatan yang sesuai dapat meningkatkan hasil belajar dan aktifitas belajar siswa, hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata tes formtif, pada mata pelajaran Penjaskes di kelas VII A diperoleh nilai pra siklus 56, siklus I 66 dan siklus II 82, terlihat ada peningkatan yang signifikan dari setiap siklusnya.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PAMERAN  UNTUK  MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIID SMP NEGERI 6 SEMARANG PADA MATERI AJAR SIFAT BAHAN DAN SISTEM PENCERNAAN

Oleh :

Siti Zuliya Zakiyati

SMP Negeri 6 Semarang

E-mail : zulizuliya@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Meningkatkan aktivitas pada sifat bahan dan sistem pencernaan  melalui  model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang. 2) Meningkatkan hasil belajar pada sifat bahan dan sistem pencernaan  melalui  model Group Investigation dan Pameran siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang.

Penelitian ini dilakukan  pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang yang berjumlah 27 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 13 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Juli sampai tanggal 6 Oktober tahun 2015. Tindakan ini dilakukan dalam 2 siklus dengan materi sifat bahan dan sistem pencernaan. Data hasil penelitian berupa prosentasi aktivitas siswa menanya/menjawab, hasil uji kompetensi siswa dan hasil angket siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dalam menanya/menjawab pertanyaan hingga 95%, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa sebesar 77% siswa yang tuntas secara klasikal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui model Group Investigation dan Pameran dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIID SMP Negeri 6 Semarang.

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh :

Sutrisno

SMP Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail : sutrisno@yahoo.com

ABSTRAK

Penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk kajian reflektif oleh pelaku tindakan dan PTK dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan tugas. Dalam penelitian ini, prosedur penelitian terdiri dari tiga siklus. Tiap-tiap siklus dilaksanakan sesuai perubahan yang ingin dicapai. Tahapan pelaksanaan penelitian mencakup langkah-langkah berikut : Tahapan perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi, dan Refleksi.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada Standar Kompetensi Memahami berbagai Konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 1 Tanah Grogot. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 36 siswa, dengan topik konstitusi yang perna berlaku di Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitain menunjukkan melalui model pembelajaran kooperatif jigsaw telah membantu siswa SMP Negeri 1 Tanah Grogot dalam meningkatkan motivasi siswa.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BERMAIN BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN MODIFIKASI SISWA KELAS IX A SEMESTER 2

TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SMP NEGERI 11 SURAKARTA

Oleh :

Tony Wibowo

SMP Negeri 11 Surakarta

E-mail : tony_jaa@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan bentuk-bentuk modifikasi yang terdapat dalam cabang olahraga permainan bolavoli yang dapat diterapkan pada siswa di sekolah menengah pertama, melihat bagaimana pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bola voli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi pada siswa di SMP Negeri 11 Surakarta, melihat bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan non akademis permainan bolavoli yang dilakukan melalui pendekatan modifikasi, meningkatkan prestasi bola voli  siswa SMP Negeri 11 Surakarta melalui kegiatan non akademis permainan bola voli  dengan pendekatan modifikasi. Subjek penelitian ini melibatkan seluruh anggota kegiatan non akademis bola voli di SMP Negeri 11 Surakarta sebanyak 32 anak selaku subyek penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan melalui modifikasi dalam permainan bolavoli ternyata dapat meningkatkan antusiasme,  minat dan motivasi siswa. Hal ini tampak dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, baik dalam bentuk angket maupun tanya jawab langsung (wawancara). dari jawaban-jawaban yang mereka berikan, mereka tampak menikmati permainan yang mereka lakukan. Berdasarkan data menunjukkan jumlah populasi sebanyak 32  pada  permainan bola voli pretes siklus I = 69.  Setelah diadakan modifikasi pada siklus II, ternyata permainan bolavoli untuk siswa  Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Surakarta memiliki peningkatan prestasi yang signifikan, yaitu dengan daya serap = 82.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI BENDA YANG ADA DI LINGKUNGAN SEKITAR BERDASARKAN CIRINYA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING LEARNING) PADA SISWA KELAS I-A SDN GRUJUGAN KIDUL I  KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :

Purwantini

SD Negeri Grujugan Kidul 1

E-mail : purwanti.tini@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Siswa Kelas I-A  SDN Grujugan Kidul I Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2015/2016 dalam menyebutkan bentuk benda dan ukuran benda. Untuk mengetahui motivasi dan kerjasama siswa. Penelitian dilaksanakan di SDN Grujugan Kidul I Kecamatan Grujugan Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso. Subjek penelitian adalah siswa kelas I-A SDN Grujugan Kidul I yang berjumlah 25 siswa untuk semester 1 tahun pelajaran 2015/2016. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampaun siswa untuk mengidentifikasi benda yang ada dilingkung sekitar. Hal ini dapat ditunjukkan dengan peningkatan prestasi belajar siswa dan semakin mantapnya pemahaman serta penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru.

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA SERTA KEPEMIMPINAN

TERHADAP KINERJA GURU SMK KERTANEGARA KUARO

Oleh:

Heru Budi Santosa

SMK Kertanegara Kuaro

E-mail :herubudi_santosa@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja guru, serta untuk mengetahui diantara motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan yang berpengaruh dominan terhadap kinerja guru SMK Kertanegara Kuaro Kabupaten Paser.

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel dependen yang dinyatakan sebagai kinerja guru dan variable independen yang terdiri dari motivasi Kerja, disiplin Kerja dan kepemimpinan.

Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Guru SMK Kertanegara Kuaro yang berjumlah 17 orang. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu untuk menggambarkan keadaan dan kegiatan pada waktu tersebut.

Hasil penelitian dengan uji F menjelaskan terdapat pengaruh secara bersama-sama antara variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dan kepemimpinan terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil uji parsial atau uji t diketahui bahwa motivasi kerja, disiplin kerja dan kepemimpinan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru secara parsial berpengaruh terhadap kinerja guru, sedangkan kepemimpinan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Variabel yang paling berpengaruh atau berpengaruh dominan terhadap kinerja guru yaitu Motivasi (X1) = 0,511 dengan dibuktikan nilai t = 5,658 pada signifikansi 0,00 < 0,05.

PENGGUNAAN METODE TUTOR SEBAYA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA MATERI POKOK LINGKARAN DI KELAS VIII-C SMP NEGERI 12 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Ngadiman

SMP Negeri 12 Madiun

E-mail : ngadimancool@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian yang berjudul ”Penggunaan Metode Tutor Sebaya Sebagai Upaya  Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Materi Pokok Lingkaran di Kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun Tahun Pelajaran 2014/2015” memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun Kuaro Tahun Pelajaran 2014 / 2015 dengan metode tutor sebaya dan untuk mengetahui dampak metode Tutor Sebaya dalam meningkatkan partisipasi siswa kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun Tahun Pelajaran 2014/2015 semester genap pada materi keliling dan luas lingkaran.

Penelitian ini dilaksankan pada siswa kelas VIII-C SMP Negeri 12 Madiun  Tahun Pelajaran 2014/2015 semester dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pemilihan kelas VIII-C ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan partisipasi pada pembelajaran matematika di kelas VIII-C.

Dari hasil penelitian didapati hasil yaitu keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran tinggi, karena telah mencapai kriteria yang ditetapkan, yakni 100% Peserta didik terlibat aktif, frekuensi Peserta didik yang bertanya tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan, yakni 76%, sedangkan kriteria 75%, peserta didik yang mampu mengajukan pendapat sedang yaitu 72%, meskipun belum memenuhi kriteria 75%, tetapi dari segi kuantitas mengalami peningkatan, Peserta didik yang mampu menjawab pertanyaan tinggi, karena melampaui kriteria yang ditetapkan yakni 83%, sedangkan kriteria 80% dan Kinerja kelompok tinggi, karena sangat kompak dan dapat menyelesaikan tugas tepat waktu 100% sudah sesuai dengan criteria 100%.

MENINGKATKAN KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA MELALUI TEKNIK CLOZE SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 NGAWI

Oleh :

Dinuk Supatmiati

SMP Negeri 2 Ngawi

E-mail : dinuksuptmiati@gmail.com

ABSTRAK

Kecepatan efektif membaca mempunyai peranan yang sangat penting, karena dengan membaca cepat dan kemampuan memahami bacaan yang berkualitas seseorang bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kebiasaan membaca bahasa Indonesia yang kurang baik berdampak negatif pada tingkat keterbacaan seseorang atau seorang siswa. Untuk mengatasi hal tersebut sangat dibutuhkan usaha dan kreatifitas guru. Penerapan teknik cloze dalam pembelajaran membaca merupakan salah satu upaya memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian tindakan kelas ini yaitu untuk meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) dengan menggunakan teknik cloze siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ngawi.

Penelitian tindakan kelas ini mengambil setting di SMP Negeri 2 Ngawi, dengan jumlah siswa 22 siswa. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tiga siklus. Sebelum siklus I dilaksanakan perlu adanya pra tindakan yaitu identifikasi tentang teknik cloze dan Kecepatan Efektif Membaca (KEM), kemudian dilaksanakan siklus I sebagai penerapan teknik cloze. siklus II sebagai implementasi pelaksanaan teknik cloze, dan siklus III sebagai tahap pemantapan. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu digunakan terhadap data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan siswa dan guru selama berlangsungnya pembelajaran di kelas, dan analisis kuantitatif yang digunakan terhadap hasil tes Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa dengan menggunakan teknik cloze.

Hasil penelitian pada siklus I tingkat keterbacaannya masih rendah, karena kecepatan efektif membaca rata-rata 87 kpm dengan tingkat Independen 18 %, tingkat Instruktional 38 % dan pada frustasi 44 %. Pada siklus II hasil penelitian mengalami perubahan positif yaitu kecepatan efektif membaca rata-rata 150 kpm dengan tingkat Independen 78 %, tingkat Instruksional 18 %, dan tingkat frustasi 4 %. Hasil penelitian pada siklus III mengalami pemantapan yaitu rata-rata Kecepatan Efektif Membaca (KEM) 210 kpm dengan tingkat independen 100 %. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran membaca cepat dengan menggunakan teknik cloze dapat meningkatkan Kecepatan Efektif Membaca (KEM) siswa.

UPAYA MENINGKATKAN KETRAMPILAN SMASH BOLA VOLI DENGAN MEMATANGKAN KETRAMPILAN PASSING BAWAH DAN PASING ATAS PADA SISWA KELAS IV SDN GRUJUGAN KIDUL I KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :

Gendut Prasetyo

SD Negeri Grujugan Kidul 1

E-mail: gendutnamaku@yahoo.co.id

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan passing bawah dengan peningkatan ketrampilan smash bola voli pada siswa kelas IV SD Negeri Grujugan Kidul I Kec. Grujugan Kab. Bondowoso. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Grujugan Kidul I kec. Grujugan kab. Bondowoso. Jumlah populasi adalah 31 orang siswa.

Sedangkan untuk menganalisa data dalam menguji hipotesa, maka data dari hasil uji tes smash bola voli tes awal atau tes akhir kemudian diolah ke dalam rumus-rumus statistik melalui uji- t (t- test). Kriteria penerimaan dan penolakan hipotesa apabila t- hitung ≥ t- tabel pada taraf signifikan 5 %, maka hipotesa alternattif diterima artinya ada pengaruh passing bawah dan passing atas terhadap ketrampilan smash bola voli. Apabila t- hiung < t- tabel pada taraf signifikan 5 % maka hipotesa awal ditreima dan hipotesa alternatif ditolak sehingga tidak ada pengaruh passing bawah dan passing atas terhadap ketrampilan smash bola voli siswa kelas IV SDN Grujugan Kidul I kec Grujugan kab. Bondowoso tahun pelajaran 2015/2016.

Dari hasil analisa data melalui uji-t diketahui bahwa antara pemberian latihan smash umpan passing bawah dan smash umpan passing atas mempunyai pengaruh sama-sama baiknya dalam hubungannya untuk meningkatkan ketrampilan smash bola voli. Atau dengan kata lain bahwa tidak ada perbedaan pengaruh antara pemberian latihan smasah umpan passing atas terhadap peningkatan ketrampilan smash bola voli

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGANALISIS SEJARAH DUNIA PADA MASA PERANG DINGIN DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN  JIGSAW PADA SISWA KELAS XII IPS 1  SMA NEGERI 1 TERISI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :

Rasto

SMA Negeri 1 Terisi

E-mail : rasto.mayone@gmail.com

ABSTRAK

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Penerapan metode pembelajaran Jigsaw meningkatkan hasil belajar menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi tahun pelajaran 2014/2015, dan 2) Penerapan metode pembelajaran Jigsaw meningkatkan motivasi belajar menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi tahun pelajaran 2014/2015.

Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi sebanyak 24 anak dan objek penelitiannya adalah Menganalisis Sejarah Dunia pada Masa Perang Dingin dengan Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw.

Hasil penelitian Penerapan pembelajaran menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin dengan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil pembelajaran. Hal ini terbukti dengan hasil belajar  siswa mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa kelas XII IPS 1 adalah 65  dan siswa yang mencapai KKM ada 11 siswa (46 persen). Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa kelas XII IPS 1 mengalami peningkatan yaitu menjadi 85  dan siswa yang mencapai KKM ada 21 siswa (88 persen). Dan Penerapan metode pembelajaran Jigsaw meningkatkan motivasi belajar menganalisis sejarah dunia pada masa perang dingin pada siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Tersi tahun pelajaran 2014/2015. Motivasi belajar siswa pada siklus, pada siklus I siswa yang Kurang Sungguh-Sungguh ada 5 siswa (21%), siswa yang Sungguh-sungguh ada 13 (54%) dan siswa yang sungguh-sungguh ada 6 siswa (25%). Pada siklus II siswa yang Kurang Sungguh-Sungguh tidak ada, siswa yang Sungguh-sungguh ada 10 siswa (42%) dan siswa yang sungguh-sungguh ada 14 siswa (58%).

Jurnal Mitra Pendidikan Volume III, Nomor 2, April 2016

Cover DEPAN JMP VOL III NOMOR 2 April 2016

Jurnal Mitra Pendidikan III

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
MATA PELAJARAN IPS MATERI KETENAGAKERJAAN
DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM
PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh :
ST. Ramlah
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : ramah.13@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS, untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan performansi guru IPS pada kelas VIII B SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu dengan menerapkan Model Pembelajaran PAIKEM untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok masalah ketenagakerjaan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B dengan jumlah siswa 31siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 22 perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penerapan model PAIKEM dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Terbukti dari nilai rata-rata aktivitas belajar siswa siklus I mencapai 50%, pada siklus II meningkat menjadi 92,8%. Peningkatan belajar pada siklus I mencapai 72,1 dengan persentase tuntas belajar klasikal 45,2%. Pada siklusII hasil belajar dan persentase tuntas klasikal meningkat. Nilai rata-rata hasil belajar siklus II meningkat menjadi 77,7, persentase tuntas belajar klasikalpun meningkat menjadi 87,1%%.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SDN 35 KOTA BIMA
KECAMATAN RASANAE TIMUR KOTA BIMA

Oleh :
Eny
SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur
E-mail : eny@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini adalah penelitian yang berbasis pada pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima untuk mengetahui dan medeskripsikan pelaksanaan KTSP serta mengetahui faktor-faktor pendukung atau penghambat pada implementasi KTSP di SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Pemilihan SDN 35 Kota Bima dikarenakan dari prestasi-prestasi yang pernah diraihnya, sehingga karakteristik masyarakat Rasanae Timur akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan KTSP. Informan penelitian ini dipilih secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, pengawas TK/SD Kecamatan Rasanae Timur, Kepala Sekolah SDN 35 Kota Bima, Komite Sekolah SDN 35 Kota Bima, para guru SDN 35 Kota Bima, para walimurid SDN 35 Kota Bima serta orang tua murid SDN 35 Kota Bima. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik interview, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan pada waktu bersamaan dengan proses pengumpulan data berlangsung. Analisis data dilakukan melalui tiga alur, yakni: (1) reduksi data, (2) sajian data, dan (3) penarikan kesimpulan ataupun verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi KTSP di SDN 35 Kota Kec. Rasanae Timur Kota Bima dapat dikatakan berjalan dengan baik, meskipun beberapa indikator menunjukkan kurang maksimal. Langkah sosialisasi dan komunikasi pelaksanaan KTSP di lokasi penelitian berjalan maksimal, yaitu dengan menyusun silabus oleh para guru dan penyusunan RPP. Tingginya kualifikasi dari segi pengalaman dan tingkat pendidikan tenaga pengajar yang dimiliki serta adanya dukungan ketersediaan dana yang mencukupi meskipun dari segi jumlah personil, peralatan dan perlengkapan pembelajaran bisa dibilang sangat minim, hal tersebut masih mampu diatasi serta tingginya dukungan masyarakat sekitar sekolah dengan aktif menghadiri pertemuan, aktif dalam komite sekolah serta dukungan dalam pendanaan.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN
MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA PADA
SISWA KELAS 4 SDN SAMBIREJO I KABUPATEN NGAWI

Oleh :
Ambar Wati
SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi
Email : Jumintri_spd@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas pembelajaran oleh guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media permainan ular tangga. Mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam kemampuan berbicara setelah digunakan media permainan ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Ditinjau dari segi jenisnya, penelitian ini adalah studi kasus yang secara ilmiah menjelaskan kasus, dan berguna untuk menyempurnakan teori dan merekomendasikan aspek-aspek tertentu untuk penelitian berikutnya serta merupakan refleksi pengalaman manusia. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SDN Sambirejo I Kabupaten Ngawi. Teknik pengumpulan data dengan Observasi, wawancara dan tes.
Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Aktivitas Guru; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran guru telah melaksanakan semua pembelajaran dengan baik, terbukti pada sebelum dan sesudah terjadi kenaikan dari nilai total 92 menjadi 98 atau rata-rata 3,83 menjadi 4,08. (2) Aktivitas Siswa; aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan berbicara dengan media permainan ular tangga ini telah mencapai hasil yang maksimal. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 21 pada sebelum menggunakan media permainan ular tangga meningkat menjadi total 27 sesudah menggunakan media permainan ular tangga, atau dari rata-rata 3,0 menjadi 3,9. (3) Hasil Belajar Siswa; hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari total nilai 142 sebelum menggunakan media permainan ular tangga menjadi 176 sesudah menggunakan media permainan ular tangga. Atau dari rata-rata 5.92 menjadi rata-rata 8,0. Adanya peningkatan aktivitas siswa dan guru mampu memberikan motivasi dan percaya diri siswa sehingga kemampuan berbicara siswa meningkat.

MENINGKATKAN KOMPETENSI PENJUMLAHAN PECAHAN
DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF
TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) KELAS VI
SDN TIRTA JAYA I KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Suharyatin
SDN Tirta Jaya I Kabupaten Tanah Laut
E-mail : suharyatin22@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan aktifitas guru dalam menerapkan pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan, untuk mengidentifikasi aktifitas siswa dalam pembelajaran Kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan, untuk menunjukkan peningkatan kompetensi Penjumlahan bilangan pecahan melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT di Kelas VI SDN Tirta Jaya I Kabupaten Tanah Laut. Dalam penelitian ini penulis mengambil tempat di SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas VI SDN Tirta Jaya I Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah siswa 22 orang, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (50%), siklus II (77,2%), siklus III (100%), Penerapan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam belajar matematika, hal ini ditunjukan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI
MATERI STRUKTUR SEL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN
CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS)
SISWA KELAS X PERIKANAN 2 SMKN 2 TANAH GROGOT
SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Ridha Prasetya
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : ridha_prasetya@gmail.com

ABSTRAK
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dapat meningkatkan prestasi belajar Biologi Materi Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan siswa kelas X Perikanan 2 SMKN 2 Tanah Grogot Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dalam meningkatkan prestaasi belajar Biologi Materi Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan siswa kelas X Perikanan 2 SMKN 2 Tanah Grogot Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa X Perikanan 2 SMKN 2 Tanah Grogot semester I tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 26 siswa.
Dari hasil analis didapatkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA menunjukkan kategori tinggi. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 73,27 dengan ketuntasan klasikal 80,77% pada siklus I menjadi 79,23 dengan ketuntasan klasikal 92,31% pada siklus II. Pada siklus II ketuntasan belajar baik secara individu maupun klasikal telah tercapai.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS
MELALUI CHAIN CARD GAME
SISWA KELAS X TPHP 2 SMKN 2 TANAH GROGOT SEMESTER I
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Siti Zulaikhah Malini
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : siti@yahoo.co.id

ABSTRAK
Rumusan masalah daalam penelitian ini adalah : Apakah penerapan chain card game pada pembelajaran Bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TPHP 2 SMKN 2 Tanah Grogot semester I tahun pelajaran 2015/2016? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media chain card game pada mata pelajaran Bahasa Inggris dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TPHP2 SMKN 2 Tanah Grogot semester I tahun pelajaran 2015/2016
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa X TPHP2 SMKN 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 72,73 dengan ketuntasan klasikal 81,82% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa secara individu mencapai 80,68 dengan ketutansan klasikal 90,91 %. Hal ini berarti pada siklus II ini kriteria ketuntasan yang ditetapkan telah tercapai.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E
BERBANTUAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
KOMPETENSI MEMPERBAIKI SISTEM KEMUDI
PADA SISWA KELAS XII TKR 1 SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Arahman
SMK Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : arahman@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain quasy experiment desain, karena dalam desain ini peneliti mengontrol semua variabel luar yang mempengaruhi eksperimen. Prosedur penelitian yang digunakan adalah desain jenis nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Tanah Grogot Subyek penelitian adalah siswa kelas XII TKR 1 SMK Negeri 2 Tanah Grogot yang berjumlah 32 ssiwa.
Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran Learning Cycle 5E mempunyai pengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi Memperbaiki Sistem Kemudi siswa kelas XII TKR 1 SMK Negeri 2 Tanah Grogot tahun pelajaran 2015/2016. Hasil analisis tes evaluasi siswa dari pra siklus, siklus I dan siklus II menunjukkan terjadi peningkatan di tiap siklusnya. Ketuntasan siswa pada pra siklus hanya mencapai 21,87%, pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 72,03 dengan ketuntasan klasikal 75,00% dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 77,81 dengan ketuntasan klasikal 90,63%. Pada siklus II indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan di awal penelitian telah tercapai sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima.

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW
UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
DALAM PEMBELAJARAN MATERI SUBSTANSI GENETIKA
DI KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 LONG KALI
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Heni Susilowati
SMA Negeri 1 Long Kali
E-mail : henisusilowati@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XII IPA SMA Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2014/2015 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui angket, observasi, wawancara dan kajian dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif. Dengan Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data.
Simpulan dari penelitian ini adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XII Negeri 1 Long Kali tahun pelajaran 2014/2015. Hasil dari observasi menunjukkan rata-rata indikator motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi pada siklus I adalah 70,42% dan pada siklus II adalah 82,92%. Dari siklus I ke siklus II meningkat 12,5%. Hasil angket motivasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi menunjukkan rata-rata indikator dari aspek I yaitu dorongan internal pada siklus I adalah 73,49% dan pada siklus II 76,51%, rata-rata dari aspek II, yaitu dorongan eksternal pada siklus I adalah 73,81% dan siklus II 76,13%. Aspek I, dari siklus I ke siklus II meningkat 3,02% dan aspek II, dari siklus I ke siklus II meningkat 2,32%.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA
POKOK BAHASAN PANTUN DENGAN METODE JIGSAW
PADA SDN MRIYUNAN SIDAYU GRESIK

Oleh :
Ning Ulfiyah
SDN Mriyunan Sidayu Gresik
E-mail : ningulfyah@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia SDN Mriyunan Sidayu Gresik, untuk mengetahui pelaksanaan metode jigsaw pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SDN Mriyunan Sidayu Gresik dan untuk mengetahui dampak penggunaan strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw terhadap prestasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada pokok bahasan pantun di SDN Mriyunan Sidayu Gresik
Unit analisis dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SDN Mriyunan Sidayu Gresik tahun pelajaran 2012-2013dengan jumlah siswa kelas IV sebanyak 11 orang dan kelas V sebanyak 14 orang, jadi total sampel berjumlah 25 orang. Jenis data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan fungsi utama sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan pendidikan.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Hasil penelitian ini sebagai berikut strategi pembelajaran dengan Metode Jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar Siswa kelas IV dan kelas V SDN Mriyunan Sidayu Gresik. Peningkatan prestasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh strategi belajar yang diberikan guru. Motivasi belajar yang tinggi cenderung akan mempengaruhi prestasi belajar yang tinggi pula. Bukti peningkatan prestasi belajar siswa dari kegiatan pembelajaran dapat dijabarkan pada hasil kegiatan siklus 4 berdasarkan pada observasi yang dilakukan pada siklus sebelumnya dan pada siklus 4 didapatkan temuan sebagai berikut: Siswa sudah memahami dan siap dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, sebagian besar siswa sudah berani menyampaikan pendapat pada saat diskusi kelas berlangsung, kegiatan berjalan dengan baik, suasana kelas lebih hidup, sehingga dalam proses pembelajaran terkesan menyenangkan. Dan Metode Jigsaw adalah salah satu komponen Contekstual Teaching and Learnig (CTL) Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran.

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT)
DAN KOMPETENSI TERHADAP PROFESIONALISME GURU
SD NEGERI RIAM PINANG KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Noor Syamsul Aidy
SD Negeri Riam Pinang
Email : noorsyamsul45@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Riam Pinang Desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kompetensi guru terhadap profesionalisme guru SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah tentang pengaruh pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kompetensi guru terhadap Profesionalisme guru SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut. Informan dalam penelitian ini adalah para guru di SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut yang berjumlah 10 orang. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, peneliti menggunakan tiga macam teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah itu data dianalisis dengan tiga tahapan, yaitu pencatatan, pengklasifikasian dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan kompetensi guru mempunyai pengaruh dalam peningkatan profesionalisme guru SD Negeri Riam Pinang Kabupaten Tanah Laut. Meskipun dalam praktek di lapangan masih sering terjadi kendala kurang efektifnya metode mengajar dan sarana prasarana yang kurang memadai. Secara keseluruhan para guru SD Negeri Riam Pinang sudah melaksanakan sesuai aturan dan tanggungjawab guru dalam menjalankan tupoksi, namun masih saja ada guru yang masih kurang disiplin dalam penerapannya.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI
PENDEKATAN INKUIRI MODEL PEMBELAJARAN
KETRAMPILAN PROSES PADA MATERI POKOK BAGIAN-BAGIAN
TUMBUHAN MATA PELAJARAN IPA SISWA
KELAS IV SEMESTER I SDN 47 KOTA BIMA

Oleh :
Nuraini
SDN 47 Kota Bima
E-mail : nuraini@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SDN 47 Kota Bima untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan kompetensi diri guru sebagai guru yang profesional melalui pendekatan inkuiri model pembelajaran ketrampilan proses pada materi pokok bagian-bagian tumbuhan mata pelajaran IPA siswa Kelas IV semester I SDN 47 Kota Bima. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelas IV SDN 47 Kota Bima dengan jumlah sebanyak 22 orang siswa pada Bulan Juli sampai Desember 2011. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas dilakukan dengan cara : LKS, Evaluasi, dan Observasi. Desain yang digunakan pada penelitian ini mengacu model Kemmis dan Taggart yang berlangsung dalam 2 siklus. Langkah-langkah dalam penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas, dengan siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi untuk mengetahui hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas IV semester I pada pembelajaran IPA dapat ditingkatkan dengan penggunaan pendekatan inkuiri model pembelajaran keterampilan proses yang dibuktikan dengan meningkatnya prestasi belajar siswa dari siklus I rata-rata sebesar 7,26 menjadi 7,79 pada siklus II.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU SMP NEGERI 3
PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASIR

Oleh :
Sujono Cipto Trisno
SMP Negeri 3 Pasir Belengkong
E-mail : sujono@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yang bersifat korelasional, dengan populasi penelitian adalah guru tetap SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten Pasir yang berjumlah 13 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel iklim kerja (X1), kepemimpinan kepala sekolah (X2), jenjang karier (X3) dan disiplin kerja (X4) secara bersama-sama atau secara simultan mempunyai pengaruh cukup signifikasi terhadap kinerja guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong. Pengaruhnya adalah sebesar 46.7%, dan sisanya sebesar 53.3% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini. Hasil analisis terhadap variabel yang dominan mempengaruhi kinerja guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten pasir adalah adalah variabel disiplin kerja. Melalui uji F dapat disimpulkan bahwa hipotesis pertama yaitu diduga variabel iklim kerja, kepemimpinan kepala sekolah, jenjang karier, dan disiplin kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten Pasir terbukti kebenarannya. Hipotesis kedua yang menduga variabel kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara dominan terhadap kinerja Guru SMP Negeri 3 Pasir Belengkong Kabupaten pasir adalah tidak terbukti kebenarannya, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi kepemimpinan kepala sekolah yang memberikan sumbangan negatif baik pada β variabel ini (-0.222) maupun sumbangan relatif –nya (-14.377%).