Category Archives: JMP

Jurnal Mitra Pendidikan Volume III, Nomor 1, Januari 2016

Cover DEPAN JMP VOL III NOMOR 1 JANUARI 2015

DISCOVERY PLUS UNTUK APLIKASI HUKUM FARADAY 1
PADA SEL ELEKTROLISIS SISWA KELAS XII IPA
SMA NEGERI I KEDAMEAN GRESIK

Oleh :
Roy N. Handerson
SMA Negeri 1 Kedamean
E-mail : handerson@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri I Kedamean Gresik. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan September-November 20015 Semester Gasal Tahun Pelajaran 2015/2016. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas XII IPA pada pokok bahasan dalam discovery plus untuk aplikasi hukum faraday 1. Langkah-langkah yang dilakukan dengan model discovery plus dideskripsikan memberikan rangsangan/stimulus untuk memberikan motivasi sehingga siswa lebih fokus pada pokok bahasan; memberi kesempatan siswa untuk bertanya tentang hal yang terkait dengan pokok bahasan; membantu siswa dengan mengumpulkan informasi/ data jika diperlukan oleh siswa; memberi kesempatan pada siswa untuk mengolah data; melakukan pembuktian dengan menemukan sendiri jawaban/discovery plus atas pertanyaan yang timbul; membantu siswa merumuskan prinsip dan generalisasi hasil penemuannya. Plus-nya menerapkan proses sel elektrosisis dengan melakukan penyepuhan logam, menghitung masa endapan yang menempel pada logam hasil elektrolisis, menuliskan reaksi sel yang terjadi pada katoda dan anoda. Dari hasil analisis penilaian, dapat dijelaskan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa ada peningkatan dari 67,1 menjadi 74 dan ketuntasan belajar mencapai dari 69,3% menjadi 76,4% sedangkan ketuntasan belajar siswa dari 16 siswa menjadi 28 siswa yang tuntas belajar diantara 29 siswa sementara 1 siswa yang lainnya dinyatakan belum tuntas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada tahap kegiatan belajar dengan model discovery plus, secara klasikal siswa tuntas belajar mengalami kenaikan yang cukup drastis dari 55% menjadi 96% .

PENERAPAN METODE KOOPERATIF
MODEL GROUP INVESTIGATION SEBAGAI ALTERNATIF
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PADA SISWA KELAS VIII E SMPN 1 LONG KALI

Oleh :
Daroni
SMP Negeri 1 Long Kali
E-mail : daronimz161@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di SMP Negeri 1 Long Kali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model group investigation serta mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif model group investigation pada siswa Kelas VIII E SMPN I Long Kali Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus dapat ditarik simpulan pembelajaran dengan kooperatif model group investigation memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (72,00%), siklus II (76,00%), siklus III (88,00%). Penerapan metode pembelajaran kooperatif model group investigation mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan beberapa siswa, rata-rata jawaban menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran kooperatif model group investigation sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

MEMINIMALKAN KESULITAN BELAJAR MATERI
PERSAMAAN GARIS LURUS PADA SISWA
KELAS VIII SMP NEGERI 3 BATU ENGAU
DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS

Oleh:
Rekso Nurhadi
SMP Negeri 3 Batu Engau
Email : rekso_nurhadi@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan kesulitan belajar siswa dalam bidang studi matematika, kegiatannya dilaksanakan dalam proses pembelajaran dengan memaksimalkan keaktifan siswa, guru hanya sebagai fasilitator dan motifator. Dalam pembelajaran konstruktivis siswa belajar dengan mengalami sendiri dan membangun pengetahuan sendiri dari pengalaman yang dialaminya dan pada akhirnya belajarnya bermakna, bila belajarnya bermakna maka kesulitan belajar siswa teratasi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I Tahun Pelajaran 2014/2015 dalam 3 siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi.
Berdasarkan hasil penelitian dengan pendekatan kostruktivis dengan materi persamaan garis lurus dapat meminimalkan kesulitan belajar siswa terbukti dengan meningkatnya hasil belajar dari siklus I sampai siklus III, dengan kata lain siswa yang mengalami kesulitan belajar semakin berkurang, sedangkan dari hasil observasi diperoleh peningkatan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Adapun dari angket diperoleh hasil bahwa pembelajaran dengan pendekatan kostruktivis meningkatkan respon siswa dalam pembelajaran, dan memacu siswa untuk belajar mengkonstruksi sendiri materi pelajaran yang sedang dipelajari dan bila mengalami kesulitan siswa dibantu teman sekelompoknya yang terlebih dahulu memahami materi yang dipelajari dan bila dalam suatu kelompok tidak ada yang bisa menyelesaikan kesulitan yang dihadapi langsung bertanya pada guru.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN
TEKNIK SKEMA PADA SISWA KELAS VIII B
SMP NEGERI I TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh :
Kurnia
SMP Negeri I Tanah Grogot
Email : niadjamal@ymail.com

ABSTRAK
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman dengan teknik skema pada siswa kelas VIII B SMP Negeri I Tanag Grogot kabupaten Paser. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri I Tanah Grogot Kabupaten Paser sebanyak 33 siswa. Penelitian ini berlangsung pada bulan Agustus sampai bulan Oktober 2015. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi,wawancara dan tes. Teknik analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan teknik skema pada siklus I dikategorikan rendah, sedangkan kemampuan membaca kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan teknik skema pada siklus II dikategorikan sedang dan tinggi. Hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas VIII B SMP Negeri I Tanah Grogot. Persentase kemampuan membaca pemahaman dengan menggunakan teknik skema pada siklus I sebesar 35%, siklus II sebesar 92,5%. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca pemahaman dengan teknik skema pada siswa kelas VIII B SMP Negeri I Tanah Grogot meningkat.

EFEKTIFITAS METODE PEMBELAJARAN DISKUSI
DALAM PENINGKATAN DAYA SERAP SISWA
PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
DI SMP NEGERI 2 LONG KALI

Oleh :
Bambang Widodo
SMP Negeri 2 Long Kali
Email : bambangwidodo1964@gmail.com

ABSTRAK
Lokasi penelitian ini adalah SMP Negeri 2 Long Kali, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Pemilihan lokasi ini disebabkan karena penulis bekerja sebagai guru di SMP Negeri 2 Long Kali ini dan berasumsi bahwa PTK perlu dilakukan untuk meningkatkan daya serap siswa SMP Negeri 2 Long Kali khususnya kelas IX pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Long Kali, sedangkan sampel diambil dengan menetapkan kelas IX berjumlah 34 orang. Penelitian ini dilakukan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2014-2015. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisa data diketahui bahwa dari ketiga hipotesis diatas hasilnya adalah asumsi I yaitu lebih sering frekuensi dilakukannya diskusi kelompok maka prestasi siswa semakin meningkat. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa diskusi kelompok efektif digunakan dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan guna peningkatan prestasi belajar siswa khususnya siswa kelas IX SMP Negeri 2 Long Kali.

UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR TOLAK PELURU
DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MODIFIKASI TOLAK PELURU
DARI BOLA PLASTIK PADA SISWA KELAS X
SMA NEGERI 1 BATU ENGAU KABUPATEN PASER

Oleh :
Azan Syahbani
SMA Negeri 1 Batu Engau
E-mail : azansyahbani@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana media modifikasi bola plastik bisa meningkatkan efektivitas belajar di kelas X SMA Negeri 1 Batu Engau Kecamatan Batu Engau Kecamatan Paser. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil dari mulai 19 Juli – 19 Agustus 2015 tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA N 1 Batu Engau. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaran tolak peluru dengan menggunakan media modifikasi tolak peluru dari bola plastik di kategorikan aktif. Hal ini ditunjukkan dengan aktivitas siswa mengalami peningkatan keaktifan rata-rata sebesar 75%. Sedangkan untuk aktivitas mengajar guru pada siklus pertama mencapai tingkat pencapaian 95%, sedangkan pada siklus kedua setelah melakukan treatment pada proses pembelajaran, aktivitas guru mencapai 100%. Ini berarti ada kenaikan aktivitas guru sebesar 5%, sehingga rata-rata aktivitas guru pada dua siklus mencapai 97,5%. Nilai rata-rata Ketuntasan Belajar untuk aspek Awalan mencapai 97,5% putra dan putri mencapai 75%.

MENINGKATKAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA
MELALUI SANKSI BERJENJANG PADA SISWA KELAS VII
SMPN 3 PERANAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Irfandi
SMP Negeri 3 Peranap
E-mail : andistewart20@yahoo.com

ABSTRAK
Untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan sesuai dengan undang undang sistem pendidikan nasional pasal 3, maka salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah bila siswa selalu bersikap disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi disekolah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat disiplin dan rasa tanggung jawab siswa kelas VII di SMP Negeri 3 Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu tahun pelajaran 2014/2015. Subyek penelitian ini siswa kelas VII SMP Negeri 3 Peranap dengan jumlah siswa yang diteliti sebanyak 66 orang. Penelitian ini dilakukan bulan Juli sampai September pada tahun pelajaran berjalan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa melaui penerapan sanksi secara berjenjang kepada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Peranap dapat meningkatkan disiplin, rasa tanggung jawab, sikap dan pola tingkah laku siswa mengalami perubahan dari yang kurang berdisplin menjadi berdisiplin serta bertanggung jawab.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA
SEKOLAH DAN MOTIVASI GURU TERHADAP KINERJA GURU
SDN GUGUS II DI KECAMATAN JORONG KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Sumarni
SDN Gugus II Kecamatan Jorong
E-mail : cucusumarni28@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah utnk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap kinerja guru, mengetahui hubungan antara motivasi guru terhadap kinerja guru, mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan situasional dan motivasi guru kepala sekolah terhadap kinerja guru SDN Gugus II di Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian adalah seluruh guru pada SDN Gugus II di Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Semua anggota populasi menjadi responden dalam penelitian ini, sehingga penelitian ini termsuk penelitian sensus yaitu semua anggota populasi diuji atau dapat disebut total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan situasional dan motivasi guru secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru. Pengaruh gaya kepemimpinan situasional dan motivasi guru tersebut pada kinerja guru sebesar 56.2% oleh karena itu kinerja guru sebesar 43.8% dipengaruhi oleh variabel lain. Sedangkan secara parsial gaya kepemimpinan situasional dan motivasi guru berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru pada SDN Gugus II di Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut. Gaya kepemimpinan situasional memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja guru pada SDN Gugus II di Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut.

UPAYAMENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA
MELALUI METODE PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS
ACHIEVEMENT DIVISIONS PADASISWA KELAS VIII B
SMP NEGERI 7 PELAIHARI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Mahyudin
SMP Negeri 7 Pelaihari
E-mail : mahyudin964@gmail.com

ABSTRAK
Dalam penelitian ini peneliti mengambil subyek kelas VIII B SMP Negeri 7 Pelaihari semester I tahun pelajaran 2015-2016 yang berjumlah 27 anak yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research).Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus yang setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Adapun tujuan adari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan kemampuan menulis dan peningkatakn aktivitas siswa dalam menulis teks berita melalui meode Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 7 tahun pelajaran 2015-2016. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran STAD dapat meningkatkan kemampuan menulis teks berita. Hal ini ditunjukkan denga kenaikan hasil tes evaluasi siswa di tiap siklusnya. Nilai rata-rata siswa siklus I mencapai 62.96 dengan ketuntasan klasikal mencapai 25.92%, pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 70.37 dengan ketuntasan klasikal 55.56% dan pada siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 83.15 dengan ketuntasan klasikal 100%. Sedangkan untuk aktivitas siswa ketika pembelajaran Bahasa Indonesia dengan model pembelajaran STAD diterapkan di kelas termasuk dalam kategori sangat tinggi.

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS
DAN PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH
TERHADAP KINERJA GURU KECAMATAN GENENG NGAWI

Oleh :
Tatik Dwi Retnowati
Pengawas TK Kecamatan Geneng
Email : tatiksumarno@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik pengawas terhadap kinerja guru, menganalisis pengaruh perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru serta menganalisis pengaruh supervisi akademik pengawas dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah secara bersama terhadap kinerja guru pada TK di Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kuantitatif yang dilakukan pada Bulan Januari-April 2015. Populasi penelitian ini adalah semua guru TK di Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling . TK yang diteliti dalam penelitian ini 7 (tujuh) sekolahan dengan jumlah guru sebanyak 32 guru yang selanjutnya disebut sampel. Hasil dari penelitian ini adalah supervisi akademik dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru TK di Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Konstribusi supervisi akademik dan perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 34.4% kinerja guru dapat dijelaskan oleh supervisi akademik dan kepemimpinan kepala sekolah. Sedangkan sisanya sebesar 65.6% dipengaruhi / dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian. Secara parsial variabel supervisi akademik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sedangkan perilaku kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja guru TK di Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Supervisi akademik berpengaruh dominan terhadap kinerja guru pada TK di Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi.

PENERAPAN PENDEKATAN TAKTIS
GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERMAINAN BOLA BASKET
PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh :
Gunardi
SMPN2 Tanah Grogot
E-mail : gunardi123@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan permainan bola basket dengan diterpkanya Pendekatan Taktis. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari dua tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas VIII dari data diperoleh berupa hasil tes praktik , lembar observasi kegiatan beolajar mengajar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pendekatan taktis dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65%), siklus II (77%) dan siklus III (91%). Pendekatan taktis mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengna rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran ini sehingga mereka menjati termotivasi untuk belajar.

PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM
KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK MELALUI PENERAPAN
PENDAMPINGAN PADA GUGUS SEKOLAH I
DAN III DI KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

Oleh :
Djajadi
Pengawas SD
E-mail : jayadi1962@gmail.com

ABSTRAK
Pendampingan dari pengawas dirasa sangatlah tepat untuk mengatasi kesulitan atau permasalahan yang dihadapi para kepala sekolah dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan supervisi. Kesulitan ini apabila dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan kegiatan supervisi akademik yang harus dilakukan kepala sekolah demi peningkatan kualitas pembelajaran yang berdampak pada hasil belajar siswa, hanya sebatas ilmu kira-kira saja, tanpa adanya proses dan penilaian yang obyektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik melaui penerapan pendampingan; mengetahui persepsi kepala sekolah terhadap pelaksanaan penerapan pendampingan yang dilakukan pengawas pada kepala sekolah dalam peningkatan kegiatan supervisi akademik serta menambah wawasan pengawas sekolah terhadap penerapan pendampingan dalam penelitian tindakan sekolah.
Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dimulai pada awal bulan Oktober hingga akhir bulan Desember 2015. Subyek atau populasi dari penelitian ini 12 orang yang terdiri dari 10 orang kepala SD Negeri dan 2 orang kepala SD Swasta yang ada di Gugus Sekolah I dan III wilayah kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Sedangkan yang menjadi obyek penelitian adalah kompetensi kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan supervisi. Melalui penelitian tindakan sekolah yang dilakukan selama 3 siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik pada Gugus Sekolah I dan III di Kecamatan Mojoroto.

 

Jurnal Mitra Pendidikan Volume II, Nomor 4, Oktober 2015

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYUSUN NARRATIVE TEXT MENGGUNAKAN SERIES OF PICTURES DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VIII-B SMP NEGERI 5 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Safriah
SMPN 5 Tanah Grogot
E-mail : safriahsmp5@gmil.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII-B SMP Negeri 5 Tanah Grogot Kabupaten Paser dalam menyusun narrative text menggunakan series of picture dengan pendekatan kontekstual. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tanah Grogot Kabupaten Paser. Subyek Penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII-B yang berjumlah 40 sebagai subyek penelitiannya. Terdiri dari 23 siswa putra dan 17 siswa putri.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis narrative text menggunakan series of pictures dengan Peadekatan kontekstual (Contextual teaching and learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. hal ini ditunjukkan pada tindakan siklus I nilai rata-rata siswa diperoleh 57.8. Hasil tindakan siklus II lebih baik atau meningkat dengan perolehan nilai rata-rata ketuntasan siswa 62, Hasil tindakan siklus III lebih baik atau meningkat dengan perolehan nilai rata-rata ketuntasan siswa 71.

UPAYA MENINGKATKAN APRESIASI SENI RUPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 PASIR BELENGKONG

Oleh : Amiruddin L
SMPN 7 Pasir Belengkong
E-mail : amiru9491@yahoo.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Meningkatkan kemampuan belajar siswa terhadap seni rupa melalui model pembelajaran Examples Non Examples dan meningkatkan apresiasi seni rupa. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yaitu suatu proses yang dinamis dimana keempat aspek yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 15.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa melalui metode pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. hal ini ditunjukan melalui hasil nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada proses pembelajarn, pra-siklus nilai rata-rata sebanyak 64 dengan ketuntasan 30%, siklus I nilai rata-rata sebanyak 69.66 dengan ketuntasan 60%, pada siklus II nilai rata-rata sebanyak 79.33 dengan ketuntasan 93.3. Hasil penelitian juga diketahui bahwa keaktifan siswa lebih meningkat siswa yang belum aktif dalam pembelajaran mulai aktif karena guru menggunakan feedback/umpan balik dalam setiap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh siswa. Kerjasama siswa dalam kelompok dan pemahaman siswa juga meningkat.

OPTIMALISASI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DI SMA NEGERI 1 PASIR BELENGKONG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU MENGEMBANGKAN RPP TAHUN 2014/2015

Oleh : Rusdiana
SMAN 1 Pasir Belengkong
E-mail : rusdianapsr@gmail.com

Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya kemampuan guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai kurikulum yang diterapkan. Salah satu penyebabnya adalah belum meratanya pelatihan yng diberikan kepada semua guru. Oleh karena itu, melalui diskusi bersama dengan para guru SMA Negeri 1 Pasir Belengkong, ditetapkanlah kegiatan Bimbingan Teknik Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan gambaran bahwa ada peningkatan kemampuan guru menyusun dan mengembangkan RPP. Peningkatan dilihat dari pengetahuan secara teoritik dan praktek dalam menyusun RPP. Gambaran adanya peningkatan kemampuan guru dapat ditinjau melalui proses pengamatan selama kegiatan MGMP serta penilaian terhadap RPP yang dibuat guru.
Berdasarkan hasil penelitian, dikemukakan berbagai saran. Pertama, kepada guru untuk mengikuti dengan baik segala bentuk kegiatan bimbingan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Kedua, kepada Kepala Sekolah di sekolah lain agar mencoba mengadakan MGMP di sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru. Ketiga, kepada Dinas Pendidikan agar lebih aktif dan lebih luas dalam mensosialisasikan teknik pengembangan RPP kepada semua guru yang ada di Kabupaten Paser.

STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MELELUI METODE BERTUKAR PENDAPAT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SENI TARI PADA SISWA KELAS X PEMASARAN 1 SMK NEGER1 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Supar
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : supar_smkntgt09@yahoo.co.id

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Penelitian ini bertempat di SMK Negeri 1 Tanah Grog. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas X Pemasaran 1 dengan jumlah siswa 40 siswa. Pada pokok bahasan Mengapresiasi karya Seni Tari
Tujuan penelitian ini adalalah Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya Metode Bertukar Pendapat dan mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa.
Hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa Metode Bertukar Pendapat memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, siklus II dan siklus III) yaitu masing-masing 57,50%, 70,00% dan 87,50%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

PENGARUH TINGKAT EKONOMI ORANG TUA LINGKUNGAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh : Sunarto
SMPN 1 Tanah Grogot
E-mail : sunarto1266@yahoo.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsila dan simultan tingkat ekonomi orang tua, lingkungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap hasil belajar siswa dan untuk mengetahui variabel apa yang lebih dominan terhadap hadil belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tiga SMK Negeri 2 Tanah Grogot. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus Taro Yamane Sedangkan teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, dokumentasi, dan angket. Analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya pengaruh secara simultan antara tingkat ekonomi orang tua, lingkungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap hasil belajar kewirausahaan tergolong kuat karena lebih besar dari angka signifikansi. Kemudian mengenai naik turunya atau besar kecilnya hasil belajar kewirausahaan dapat diprediksi melalui persamaan regresi. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik beberapa sub kesimpulan sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat ekonomi orang tua terhadap hasil belajar kewirausahaan. (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar kewirausahaan. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan sosial terhadap hasil belajar kewirausahaan.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 BATU ENGAU KAB. PASER DALAM PEMBELAJARAN PAI MATERI MENINGKATKAN KEIMANAN TERHADAP KITAB-KITAB ALLAH DENGAN PENGGUNAAN METODE CARD SORT PADA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Bunyamin
SMPN 4 Batu Engau
E-mail : bunyamin1171@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran card sort SMP Negeri 4 Batu Engau Kab. Paser dalam pembelajaran PAI materi meningkatkan keimanan terhadap kitab-kitab Allah. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Batu Engau Kab. Paser tahun pelajaran 2014/2015. Mata pelajaran yang dijadikan obyek PTK adalah PAI pada materi meningkatkan keimanan terhadap kitab-kitab Allah. Jumlah peserta didik kelas IX adalah 35anak, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Waktu penelitian dimulai bulan Pebruari 2015 pada semester II (Genap). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) yang terdiri dari dua kali siklus. Setiap siklusnya terdiri atas 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa, data siswa dan guru selaku peneliti dan data keaktifan siswa. Cara pengumpulan data melalui hasil tes, hasil pengamatan dari observasi dan hasil pengamatan dari peneliti
Dari hasil keseluruhan kegiatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di Kelas IX SMP Negeri 4 Batu Engau Kab. PaserTahun Pelajaran 2014/2015 dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran card sort (kartu sortir) pada mata pelajaran PAI dalam pokok bahasan meningkatkan keimanan kepada kitab-kitab Allah dengan sub pokok bahasan menjelaskan pengertian beriman kepada kitab-kitab Allah, dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti pada siklus I rata-rata nilai yang diperoleh adalah 76, siswa yang memperoleh nilai > 70 sebanyak 74% atau 26 dari 35 siswa. Sedang pada siklus II rata-rata nilai tes yang diperoleh adalah 81,09, siswa yang memperoleh nilai> 70 sebanyak 91% atau 32 dari 35 siswa.

PENERAPAN METODE LATIHAN BERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI BENTUK ALJABAR DI KELAS VIII/F MTS NEGERI BANYUWANGI

Oleh : Hanik Setyowati
MTS Negeri Banyuwangi
E-mail : bwibandeng@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi operasi bentuk aljabar dengan menggunakan metode latihan berstuktur pada siswa kelas VIII/F MTS Negeri Banyuwangi. Penelitian ini bertempat di MTS Negeri Banyuwangi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII/F yang jumlah 40 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penerapan metode latihan berstruktur dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi bentuk aljabar di Kelas VIII/F MTS Negeri Banyuwangi.

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI PENERAPAN METODE BERCERITA DENGAN ALAT PERAGA PADA SISWA KELOMPOK B TK DHARMA WANITA 01 KERTOSARI
KECAMATAN PASRUJAMBE LUMAJANG

Oleh : Sujiem
Dharma Wanita 01 Kertosari
E-mail : rahmana592@yahoo.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa pada proses pembelajaran dengan menerapkan metode bercerita dengan alat peraga dalam rangka untuk meningkatkan keterampilan atau kemampuan berbicara pada siswa serta untuk mengetahui hasil belajar siswa pada proses pembelajaran dengan menerapkan metode bercerita dengan alat peraga dalam rangka meningkatkan keterampilan atau kemampuan berbicara pada siswa Kelompok B TK Dharma Wanita 01 Kertosari Kecamatan Pasrujambe Lumajang Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) Karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian tindakan ini menggunakan bentuk penelitian kolaboratif dengan guru mata diklat dan di dalam proses belajar mengajar dikelas yang bertindak sebagai pengajar adalah guru mata diklat sedangkan peneliti bertindak sebagai pengamat dan penanggung jawab.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan, terbukti pada siklus I dan siklus II terjadi kenaikan dari nilai total 84 menjadi 100 atau rata-rata 3,50 menjadi 4,17. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, terbukti adanya peningkatan aktivitas siswa dari 3,2 pada siklus I meningkat 4,1 pada siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan terbukti ketuntasan belajar siswa dalam pembelajaran kemampuan berbicara melalui penerapan metode bercerita dengan alat peraga telah mengalami peningkatan dari 66,7% pada siklus I dan 100% pada siklus II.

KINERJA GURU DITINJAU DARI PROFESIONALISME GURU, SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN LINGKUNGAN SEKOLAH SMP NEGERI 1 JORONG KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh : Aliansyah
SMP Negeri 1 Jorong
E-mail : aliansyah89@yahoo.co.id

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh profesionalisme guru, supervisi kepala sekolah dan lingkungan sekolah secara parsial dan secara simultan terhadap kinerja guru SMP Negeri 1 Jorong Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian ini adalah diskriptif kuantitatif, artinya dari data yang ada dijelaskan secara diskriptif untuk menguraikan mengenai supervisi, motivasi dan kinerja. Kuantitatif artinya dari hasil penelitian ini dilakukan pengujian secara kuantitatif dengan menggunakan uji hipotesis.Populasi penelitian ini adalah semua guru di SMP Negeri 1 Jorong Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 guru.
Berdasarkan hasil penelitian secara parsial Profesionalisme guru, Supervisi kepala sekolah berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru. Sedangkan untuk lingkungan sekolah berpengaruh tidak signifikan positif terhadap kinerja guru. Sedangkan secara simultan profesionalisme guru supervisi kepala sekolah dan lingkuangan kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru SMP Negeri 1 Jorong Kabupaten Tanah Laut. Pengaruh profesionalisme guru, supervisi kepala sekolah dan lingkungan sekolah terhadap guru sebesar 84.3%. Dengan demikian kinerja guru hanya sebesar 15.7% dipengaruhi oleh variabel lain.

PERANAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMP NEGERI DI KECAMATAN AMANATUN SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Oleh : Nicson S. Kolloh
SMP Neger di Kecamatan Amanatun Selatan
E-mail : nicsonkolloh@rocetmail.com

Penelitian ini berutujuan untuk menguji peran kompetensi guru tentang kinerja guru SMP Neger di Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, adapun objek dalam penelitian ini adalah seluruh Guru SMP Negeri di Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang berjumlah 50 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipakai karena peneliti bermaksud memperoleh gambaran yang mendalam tentang Kompetensi Guru dan kinerja guru SMP Negeri di Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu kompetensi pedagogi, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional. Kompetensi guru mempunyai peran yang besar terhadap kinerja guru. Salah satu kompetensi yang mempunyai peran paling besar adalah kompetensi pedegogi.

PENGARUH KOMPETENSI GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 12 TEMBILAHAN

Oleh : Disman
SMA Negeri 2 Tembilahan
E-mail : rioarwandapersia@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi siswa, untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru dan motivasi belajar siswa secara parsial dan simultan terhadap prestasi siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMA Negeri 2 Tembilahan. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah tehnik random sampling. Dalam tehnik random sampling pengambilan sampel peneliti mencampur subjek-subjek di dalam populasi sehingga semua subyek dianggap sama. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan kompetensi guru dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama berpengaruh terhadap Prestasi Belajar Siswa. Pengaruh Kompetensi guru dan motivasi belajar siswa tersebut pada Prestasi Belajar Siswa sebesar 23.3%, oleh karena itu Prestasi Belajar Siswa sebesar 76.7% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara parsial Kompetensi guru dan motivasi belajar siswa berpengaruh signifikan positif terhadap Prestasi Belajar Siswa. Dan kompetensi guru memiliki pengaruh dominan terhadap Prestasi Belajar Siswa.

MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KETRAMPILAN GURU SMP KATOLIK SINT VIANNEY SOE DALAM MENYUSUN SOAL ULANGAN BENTUK PILIHAN GANDA MELALUI IN HOUSE TRAINING (IHT) PADA SEMESTER GENAP 2014-2015

Oleh : Yoram Nakamnanu
SMP Katolik Sint Vianney Soe
E-mail : nakamnanuy@yahoo.co.id

Tujuan penilitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru menyusun soal ulangan harian bentuk pilihan ganda melalui In House Training (IHT). Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tempat pelaksanaan penelitian di SMP Katolik Sint Vianney Soe, Kecamatan Kota Soe. Subyek penelitian yaitu guru-guru SMP Katolik Sint Vianney Soe terdiri dari 18 orang. hasil pepnelitian ini menunjukkan bahwa melalui kegiatan In House Training (IHT) dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam menyusun soal ulangan harian bentuk pilihan ganda. Hal ini dapat dilihat pada tiap siklus menunjukkan peningkatan kemampuan guru-guru yang dibuktikan dengan perolehan nilai sesuai data pada instrumen yang digunakan yakni pada Siklus I yang diikuti oleh 14 orang guru nilai rata-rata untuk seluruh aspek:92,73 (aspek materi: 82,30, aspek konstruksi:99,23 dan aspek bahasa/budaya: 100). Sedangkan pada Siklus II sesuai data pada instrumen untuk 10 orang guru yakni:95,56 (aspek materi: 88,67, aspek konstruksi:97,11 dan aspek bahasa/budaya: 100).

Jurnal Mitra Pendidikan Volume II, Nomor 3, Juli 2015

Cover JMP VOL II NOMOR3

PENERAPAN MEDIA LCD PROYEKTOR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X ADMINISTRASI PERKANTORAN 1 DI SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

Oleh: Utami Sri Haryanti
SMKN 1 Tanah Grogot
E-mail : utamisriharyanti@yahoo.co.id

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Administrasi Perkantoran setelah diterapkannya tanya jawab pada Kelas X Administrasi perkantoran 1 SMK Negeri 1 Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2014/2015, untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar Administrasi Perkantoran setelah diterapkan tanya jawab pada siswa Kelas X Administrasi perkantoran 1 SMK Negeri 1 Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) dengan tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X Administrasi perkantoran 1 yang berjumlah 40 siswa. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (72%), siklus II (82%), siklus III (90%). Jadi melalui penerapan Media LCD Proyektor dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas X Administrasi perkantoran 1 di SMK Negeri 1 Tanah Grogot Tahun pelajaran 2014/2015, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Administrasi Perkantoran.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MELALUI MEDIA PETA KREATIF PADA SISWA DI SMP N 3 LONG IKIS KELAS VII SEMESTER 2 TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014

Oleh : Agus Santosa
SMPN 5 Long Ikis
E-mail : agustosa72@yahoo.co.id

Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Peningkatan pembelajaran dilakukan melalui tiga tahap pembelajaran, yakni tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pada pembelajaran IPS. Peningkatan itu dapat dilihat dari proses dan hasil pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa. Peningkatan pembelajaran yang dilakukan guru dapat dilihat dari kemampuan guru dalam membuat perencanaan, melaksanakan pembelajaran, dan melakukan penilaian. Adapun peningkatan pembelajaran yang dilakukan siswa dapat dilihat dari mudahnya siswa dalam mengumpulkan bahan pembelajaran, sampai mempresentasikan, serta keterlibatannya dalam pembelajaran. Peningkatan itu pada akhirnya meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami suatru materi pembelajaran IPS, baik dilihat dari setiap sub mata pembelajaran IPS maupun dilihat dari keseluruhan hasil prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DENGAN PEMANFAATAN KEY RELATIONS CHART ( KRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK BENTUK PANGKAT, AKAR DAN LOGARITMA SISWA KELAS X IPA 1 SMA NEGERI 1 KEDAMEAN GRESIK TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :Suwoko
SMA Negeri 1 Kedamean Gresik
E-mail : suwoko54@gmail.com

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran talking stick dengan pemanfaatan key relations chart dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok pangkat, akar dan logaritma. Penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Kedamean Gresik Tahun Pelajaran 2014/2015. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 yang berjumlah 33 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan melalui penerapan model talking stick dengan pemanfaatan key relations chart dalam pembelajaran matematika pada materi pokok bentuk pangkat, akar, dan logaritma. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata yang dihasilkan pada setiap siklunya. Pada siklus I sebesar 68.98, pada siklus II sebesar 83.96, pada siklus III sebesar 90.72.

UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN DAN KEDISIPLINAN SMP DI KECAMATAN AMANUBAN TIMUR KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Oleh : Yupiter A.Nenoan
E-mail : yupiter128@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan kepemimpinan dan kedisiplinan serta kinerja guru SMP di Kecamatan Amanuban Timur, untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kedisiplinan secara parsial terhadap kinerja Guru SMP di Kecamatan Amanuban Timur dan untuk menguji serta menganalisis pengaruh kepemimpinan dan Kedisiplinan secara simultan terhadap kinerja guru SMP di Kecamatan Amanuban Timur
Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru baik yang berstatus PNS maupun non PNS dan yang berpendidikan SMA,D1,D2,D3 dan S1 yang ada di enam SMP/MTs di kecamatan Amanuban Timur berjumlah 65 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan kedisiplinan secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru pada SMP Kecamatan Amanuban Timur. Secara parsial kepemimpinan dan Kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru pada SMP di Kecamatan Amanuban Timur sedangkan kedisiplinan memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja guru pada SMP Kecamatan Amanuban Timur

 PENERAPAN GABUNGAN METODE CERAMAH DENGAN METODE SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA
SISWA KELAS XII IPS-4
DI SMA NEGERI 1 MENGANTI GRESIK

Oleh: Tri Hermin Sunarti
SM
A Negeri 1 Menganti
Email : trihermin_sunarti@hotmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan teknik pembelajaran yang diterapkan dan hasil yang diinginkan dapat dicapai. Tempat penelitian adalah tempat yang digunakan dalam melakukan penelitian untuk memperoleh data yang diinginkan. Penelitian ini bertempat di SMA Negeri 1 Menganti. Subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas XII (dua belas). Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan yang berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi).
Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan menerapkan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (67,57%), siklus II (74,29%), siklus III (91,43%). Penerapan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan penerapan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. Penerapan penerapan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi efektif untuk meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia.

 UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI KEMAMPUAN AKADEMIK DAN MOTIVASI BELAJAR SISWADI SMP NEGERI MATANI
KECAMATAN KUALIN
KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Oleh : Aleksander Laos
E-mail : kosatpaulus@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan prestasi belajar siswa melalui kemampuan akademik dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan explanatory research yaitu penelitian yang bertujuan untuk menerangkan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikatnya. Responden dalam penelitian adalah siswa di SMP Negeri Matani Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada para responden. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan SPSS, berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kemampuan belajar siswa dan motivasi berpengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar siswa.

 PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING (SIMULASI PERAN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII F MATA PELAJARAN MATEMATIKA
MATERI HIMPUNAN
SMP NEGERI 1 TEKUNG KABUPATEN LUMAJANG

Oleh : Is Indayati
SMP Negeri 1 Tekung

E-mail : is.indayati61@gmail.com

Peneliti melakukan penelitian tindakan kelas ini dengan tujuan: Ingin mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VII F mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya metode pembelajaran Role Playing SMP Negeri 1 Tekung Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2014/2015. Role Playing merupakan bagian dari pembelajaran Quantum Learning.Quantum Learning adalah konsep yang menguraikan cara-cara baru dalam memudahkan proses belajar mengajar, lewat pemaduan unsur seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah, apapun mata pelajaran yang diajarkan. Quantum Learning menjadikan segala sesuatu berarti dalam proses belajar mengajar.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II dengan persentase ketuntasan prasiklus (60,00%), siklus I (80,00%), siklus II (90,00%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII F mata pelajaran Matematika SMP Negeri 1 Tekung Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2014/2015 berpengaruh positif terhadap hasil dan motivasi belajar siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Tekung Kabupaten Lumajang tahun pelajaran 2014/2015.

 HUBUNGAN KEMAMPUAN GURU SMK KELOMPOK PRODUKTIF DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK KELAS XIIDI SMK NEGERI MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG

Oleh : Nanik Windrawati
SMK Negeri Mojoagung Kabupaten Jombang

E-mail : nanikwindrawati@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan guru produktif SMK Negeri Mojoagung, untuk mengetahui prestasi belajar siswa kelas XII SMK di SMK Negeri Mojoagung, dan untuk menganalisis hubungan kemampuan guru produktif dengan prestasi belajar siswa kelas XII SMK di SMK Negeri Mojoagung.
Penelitian ini termasuk pada jenis penelitian kuantitatif, serta merupakan penelitian assosiatif (hubungan) yaitu untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru produktif di SMK Negeri Mojoagung. Dengan jumlah populasi guru produktif di SMK Negeri Mojoagung sebanyak 34 orang.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan guru memberikan kontribusi terhadap prestasi belajar siswa sebesar 51 % sedangkan sisanya 49% ditentukan oleh variabel lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kemampuan guru SMK kelompok produktif dengan prestasi belajar siswa kelas XII di SMK Negeri Mojoagung.

PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL PENGAJARAN PEMBERIAN UMPAN BALIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR PPKN PADA SISWA KELAS X MIA-I
SMA NEGERI 1 MENGANTI GRESIK

Oleh :Subandi
SM
A Negeri 1 Menganti
E-mail : subandi1042@yahoo.co.id

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan teknik pembelajaran yang diterapkan dan hasil yang ingin dicapai. objek yang digunakan dalam memperoleh data di SMAN 1 Menganti dan Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas X MIA-I tahun pelajaran 2014-2015 pada Standar kompentensi Motif dan Prinsip PPKn. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi).
Hasil penelitian menjelaskan bahwa pembelajaran kontekstual model pengajaran Pemberian Umpan Balik memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I sebesar 67,44%), siklus II sebesar 79,01% dan siklus III sebesar 90,70%.
Penerapan pembelajaran kontekstual model pengajaran Pemberian Umpan Balik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan model pengajaran tersebut siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan. Siswa juga dapat bekerja secara mandiri maupun kelompok, serta mampu mempertanggungjawabkan segala tugas individu maupun kelompok.

 PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU PADA SDN GUGUS DURIAN KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT

   Oleh : Zainab
SDN Gugus Durian Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut

E-mail : zainab@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara variabel Lingkungan Sekolah dan Budaya Organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru SDN Gugus Durian Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut, untuk mengetahui pengaruh antara variabel Lingkungan Sekolah dan Budaya Organisasi secara parsial terhadap kinerja guru SDN Gugus Durian Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut, untuk mengetahui variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja guru SDN Gugus Durian Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut.
Sumber data dalam penelitian ini adalah jawaban responden terhadap kuesioner yang disebarkan kepada responden. Penelitian ini merupakan penelitian ekspalanatory, Metode pengumpulan data dengan kuesioner dan studi dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan lingkungan sekolah dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja guru SDN Gugus Durian Kecamatan Batu Ampar. Secara parsial, lingkungan sekolah dan budaya organisasi berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja guru SDN Gugus Durian Kecamatan Batu Ampar, lingkungan sekolah memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja guru.

UPAYA PENINGKATAN DISIPLIN BELAJAR PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
MELALUI PENGAWASAN DAN HUKUMAN PADA SISWA KELAS X
TATA NIAGA SMK NEGERI 1 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :Norhasanah
Guru SMK Negeri 1 Pelaihari
E-mail : emailku@rahmadi-smk.com

Permasalahan penelitian ini adalah kurangnya kedisiplinan siswa dalam belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Untuk itu direncanakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode pengawasan dan hukuman pada siswa kelas X Tata Niaga SMK Negeri 1 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan setting penelitian siswa kelas X Tata Niaga Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 pada SMK Negeri 1 Pelaihari yang berjumlah 84 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan hasil ulangan siswa.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas terhadap siswa kelas X Tata Niaga SMK Negeri 1 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut dapatlah disimpulkan bahwa metode pengawasan dan hukuma ternyata dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Peningkatan kedisiplinan ternyata juga berkolerasi positif terhadap peningkatan keberhasilan nilai pelajaran PAI. Pada siklus pertama terdapat 48,86 % yang memiliki nilai 6/cukup, 38,10 % memperoleh nilai 7/baik, 19,05 % memiliki nilai 9/memuaskan.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor: faktor guru, yaitu keaktifan guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui pengawasan dan pemberian hukuman bagi siswa yang tidak disiplin: faktor siswa, yaitu kedisiplinan mereka dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Pada siklus pertama tingkat kedisiplinannya mencapai 71,43 %, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 90,48 %.
Untuk lebih menginkatkan kedisiplinan siswa, disarankan semua guru saling bekerjasama dalam meningkatkan kedisiplinan siswa, karena kedisiplinan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan kedisiplinan ini juga perlu pengarahan Kepala Sekolah melalui motivasi, keteladanan, bahkan juga perlombaan kedisiplinan antar kelas dan antar sekolah: para orang tua di rumah hendaknya juga aktif meningkatkan kedisiplinan siswa dalam belajar, beribadah dan dalam berbagai aspek kehidupan, melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan dan kalau perlu juga melalui penerapan hukuman yang bersifat edukatif.

RESPON KETIDAKPUASAN WALI MURID BERKAITAN DENGAN PELAYANAN GURU
DAN CARA MENGATASINYA PADA TK NEGERI PEMBINA JEMBER

 Oleh : Sri Wahyuni Ningsih
E-mail : tkpembinajember@gmail.com

Penelitian ini dilakukan di TK Negeri Pembina Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan ketidakpuasan dalam pelayanan guru yang ada di TK Negeri Pembina Jember, mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru dalam melakukan pelayanan dan merespon ketidakpuasan wali murid, mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru dalam merespon ketidakpuasan wali murid serta mengetahui cara mengatasi kendala yang dihadapi oleh guru dalam merespon ketidakpuasan wali murid.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data dikumpulkan kemudian diolah dengan cara mereduksi data, disajikan dan kemudian diambil penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon ketidakpuasan walimurid berkaitan dengan pelayanan guru TK Negeri Pembina Jember dilakukan dengan berbagai macam cara mulai dari menyampaikan pada pihak skeolah sampai membawa permasalahan ke pihak kepolisian. Upaya yang dilakukan oleh guru dalam merespon ketidakpuasan dengan cara memberikan penjelasan secara rinci agar mereka mengetahui keadaan yang sebenarnya terjadi. Namun masih saja ada kendala yang dihadapi dalam upaya merespon ketidakpuasan walimurid yaitu sulitnya memberikan pengertian kepada walimurid yang sudah terpancing emosi. Cara mengatasi kendala dalam upaya merespon ketidakpuasan walimurid dengan cara memanggil pihak-pihak yang bermasalah lebih intens serta memberikan cash yang besar bagi para walimurid yang tidak mengikuti kegiatan rekreasi yang telah diagendakan sekolah.

 

 

 

 

 

 


JURNAL MITRA PENDIDIKAN Volume II, Nomor 2, April 2015

11426494_1610957022517982_5205372239283734790_n

 

PENGARUH PELATIHAN DAN KEMAMPUAN TERHADAP DISIPLIN GURU SMP NEGERI 2 PULAU BURUNG

Oleh : Bustami
SMP Negeri 2 Pulau Burung
Email : boestami_dp@yahoo.co.id

Penelitian ini merupakan penelitian explanatif. Subyek dalam penelitian adalah guru SMP Negeri 2 Pulau Burung yang berjumlah sebanyak 33 guru dengan obyek penelitian adalah pelatihan, kemampuan dan disiplin guru. Data diperoleh dari pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran instrumen atau kuisioner. Dalam penelitian ini instrumen yang disebarkan adalah instrumen variabel variabel pelatihan dan kemampuan serta disiplin guru SMP Negeri 2 Pulau Burung. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 17,0. Uji hipotesis yang diajukan menggunakan uji F dan uji t.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS menunjukkan bahwa pelatihan dan kemampuan secara simultan dan parsial berpengaruh secara signifikan terhadap disiplin guru SMP Negeri 2 Pulau Burung.

MENINGKATKAN DISIPLIN MENGAJAR GURU MELALUI PEMBERIAN PENGHARGAAN (REWARD) SMP NEGERI 6 PELAIHARI

Oleh : Rusmarita
Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Pelaihari
E-mail: rusmaritar@yahoo.com

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Obyek penelitian ini adalah peningkatan disiplin mengajar guru melalui pemberian penghargaan SMP Negeri 6 Pelaihari. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober – 14 Oktober 2012 yang terdiri dua siklus. Penelitian dilakukan oleh peneliti sendiri bersama pengawas pembina dan wakil kepala sekolah. Sampel yang diteliti adalah guru SMP Negeri 6 Pelaihari yang berjumlah 17 orang guru.
Teknik pengumpulan data diperoleh dari data administrasi pengajaran yang lengkap, data tentang ketepatan waktu guru datang ke sekolah serta data tentang guru yang masih mengajar saat jam terakhir. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut kemudian dilakukan analisa dengan model penelitian tindakan sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki administrasi pengajaran secara lengkap untuk tahun pelajaran yang berjalan sudah memenuhi indikator keberhasilan dengan pencapaian 100% dan sudah dapat menggunakan perangkat pembelajaran yang dibuat dengan maksimal pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pemberian penghargaan atau reward dari Kepala Sekolah kepada guru dapat meningkatkan disiplin guru SMPN 6 Pelaihari untuk mengikuti apel pagi dan apel siang. Terjadi peningkatan disiplin dalam mengikuti apel pagi dari siklus I 64,71% mengalami peningkatan pada siklus II 100% serta terjadi peningkatan disiplin dalam mengikuti apel siang dari siklus I 52,94% mengalami peningkatan pada siklus II 100%.

PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN KONSEP DIRI TERHADAP KINERJA GURU
SMA NEGERI 1 AMANUBAN TIMUR

Oleh : Junus Tloim
SMA Negeri 1 Amanuban Timur
E-mail : junus_tloim@yahoo.com

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian adalah guru SMA Negeri 1 Amanuban Timur yang berjumlah sebanyak 34 guru dan subjek dalam penelitian adalah kompetensi professional, konsep diri dan kinerja guru. Data diperoleh dari responden melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 17,0. Uji hipotesis yang diajukan menggunakan uji F dan uji t.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS diperoleh bahwa kompetensi professional dan konsep diri guru secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Amanuban Timur, dengan ditunjukkan Fhitung > Ftabel. Sedangkan secara parsial ditunjukkan bahwa kompetensi professional dan konsep diri guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru melalui uji thitung. Dari uji t kedua variabel bebas tersebut yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kinerja guru adalah kompetensi profesional karena memiliki nilai thitung tertinggi dan tingkat signifikan terendah. Sehingga penting bagi pihak sekolah untuk tetap meningkatkan kompetensi professional dan konsep diri guru karena kedua variabel tersebut mempunyai pengaruh sebesar 97.9% terhadap kinerja guru SMA Negeri 1 Amanuban Timur.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 RENGAT BARAT
DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI

Oleh : Dasril
SMP Negeri 4 Rengat Barat
E-mail : smp4dasril@yahoo.co.id

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas VII SMPN 4 Rengat Barat. Obyek dalam penelitian adalah peningkatan hasil belajar siswa kelas VII semester genap mata pelajaran matematika dengan menggunakan metode diskusi. Penelitian ini dianalisa dalam II siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode diskusi pada mata pelajaran matematika dapat menarik minat belajar dan pusat perhatian, sehingga memudahkan bagi siswa untuk menerima pelajaran. Proses pembelajaran dengan diperagakan langsung oleh siswa dapat memotivasi siswa untuk tampil berani didepan kelas.dan kemampuan berkomunikasi secara langsung dapat dilakukan melalui diskusi.

PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MEMBACA DONGENG SISWA SDN JOGOYUDAN 01 LUMAJANG

Oleh : Panca Krisningati
SD Negeri Jogoyudan 01 Lumajang
E-mail : pancawiwit@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa, aktivitas guru dan ketuntasan hasil belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar pada materi membaca dongeng melalui strategi belajar Contextual Teaching and Learning (CTL) Siswa SD Negeri Jogoyudan 01 Lumajang.
Sampel dipilih dari kelas VI yang berjumlah 43 siswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Mc. Taggart yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (pelaksanaan/tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Pengumpulan data dilakukan dengan perencanaan, penerapan dan observasi, refleksi dan revisi.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa aktivitas guru dan siswa berjalan dengan lancar meskipun ada beberapa aktivitas negatif yang muncul pada saat pembelajaran berlangsung. Tetapi guru berusaha mengatasinya dengan upaya-upaya yang dapat meningkatkan kegiatan belajar mengajar, misalnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan teknik mengajar yang baik salah satunya adalah dengan melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Respon siswa terhadap pembelajaran kontekstual pada siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dapat terlihat dari tabel respon siswa pada setiap siklus, prestasi belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa dalam kegiatan belajar mengajar dalam Membaca dongeng melalui strategi belajar kontekstual dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual merupakan salah satu metode yang sesuai dalam pembelajaran membaca dongeng.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SDN BANJARAN 6 KEDIRI

Oleh : Lilis Setiyani
SDN Banjaran 6 Kediri
E-mail : rinawati_0111@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. yang dilaksanakan di SDN Banjaran 6 di Jl. Letjen. Suprapto No. 49 Kota Kediri. Sumber datanya adalah seluruh siswa kelas II yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner dan dokumentasi.Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah menggunakan model analisis regresi linear dengan bantuan program SPSS versi 20,0.
Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa metode pembelajaran mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi dibawah 0,05. Nilai koefisien korelasi metode pembelajaran terhadap prestasi belajar sebesar 0.874 sedangkan prosentase pengaruh metode pembelajaran terhadap prestasi belajar sebesar 0.764 atau sebesar 76.4%. Dengan demikian sebesar 23.6% prestasi belajar siswa SDN 6 Banjaran 6 Kediri dipengaruhi variabel lain selain prestasi belajar.

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR
MATA PELAJARAN PKN SDN NGRONGGO 4 KEDIRI

Oleh : Titik Harini
Kepala Sekolah SDN Ngronggo 4 Kediri
E-mail : ngronggo4@yahoo.com

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas VI SDN Ngronggo 4 Kediri dan subjek dalam penelitian adalah motivasi belajar dan prestasi belajar. Data diperoleh dari responden melalui kuesioner dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 20.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS diperoleh bahwa motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa mata pelajaran PKN SDN Ngronggo 4 Kediri. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Nilai koefisien korelasi motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 0.768 dan prosentase pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 0.590 atau 59 %.

PENGARUH MOTIVASI, LINGKUNGAN DAN PENILAIAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU MATA DIKLAT PRODUKTIF DI SMKN 1 KOTA PROBOLINGGO

Oleh : Sri Purwanti
SMKN 1 Kota Probolinggo
E-mail : sripur61@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian explanatif. Subyek dalam penelitian adalah guru mata diklat SMK Negeri 1 Kota Probolinggo yang berjumlah sebanyak 45 guru. Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi, lingkungan dan penilaian kerja dan kinerja guru. Data diperoleh dari responden melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 17,0. Uji hipotesis yang diajukan menggunakan uji F dan uji t.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS diperoleh bahwa secara simultan atau bersama-sama motivasi, lingkungan dan penilaian kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Probolinggo sebesar 64.5%. Secara parsial motivasi, lingkungan dan penilaian kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja guru dan motivasi mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Probolinggo.

PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA GURU SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO

Oleh : Jajuk Surjaningtyas
SMK Negeri 1 Probolinggo
E-mail : jajuksurjaningtyas@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian adalah guru produktif SMK Negeri 1 Probolinggo yang berjumlah sebanyak 43 guru dan variabel dalam penelitian adalah kompetensi dan kinerja guru. Data diperoleh dari responden melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 20.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS diperoleh bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri Probolinggo. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi di bawah 0,05. Nilai koefisien korelasi kompetensi terhadap kinerja guru SMKN 1 Probolinggo sebesar 0.723 dan prosentase pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru SMKN 1 Probolinggo sebesar 0,523 atau 52 %. Dengan demikian sebesar 48% kinerja guru SMKN 1 Probolinggo dipengaruhi variabel selain kompetensi.

PENGARUH SUPERVISI, KEDISIPLINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMK NEGERI 3 PROBOLINGGO

Oleh : Bambang Winarto
SMK Negeri 3 Probolinggo
E-mail : bambang_win66@yahoo.com

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan. salah sati wahana ntuk meningkatkan kualitas sumber daya mansia tersebut adalah pendidikan. sejalan dengan itu peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan dengan meningkatkan potensi guru lewat peningkatan kepuasan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru di SMK Negeri 3 Probolinggo. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh guru di SMK Negeri 3 Kota Probolinggo sebanyak 76 orang.Dengan sampel penelitian sebanyak 76 guru dan juga sebagai responden.Setelah itu data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis secara parsial bahwa variabel supervisi , kedisiplinan dan lingkungan kerja masing masing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Dengan supervisi merupakan variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kepuasan kerja dibanding variabel kedisiplinan dan lingkungan kerja. Hasil analisis bahwa secara simultan Supervisi, Kedisiplinan dan Lingkungan kerja Guru SMK Negeri 3 Probolinggo. Demikian pula hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa variabel supervisi, Kedisiplinan dan Lingkungan kerja masing masing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan hasil kerja guru. Supervisi merupakan variabel yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kepuasan kerja dibanding variabel kedisiplinan dan lingkungan kerja karena mempunyai nlai t hitung dan koefisien relasi lebih tinggi. Untuk itu disarankan pada pimpinan agar meningkatkan pelaksanaan supervisi, kedisipliana dan lingkungan kerja guru yang diharapkan bisa meningkatkan kepuasan kerja guru di SMK Negeri 3 Kota Probolinggo.

METODE BELAJAR AKTIF MODEL PENGAJARAN TERARAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI DAN PEMAHAMAN PELAJARAN PKN PADA SISWA

KELAS XII IPA B TAHUN 2013 / 2014

Oleh : Rosnanie
SMAN 1 Tanah Grogot
E-mail : roos_baizah@yahoo.co.id

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dan mengetahui pengaruh metode belajar aktif model pengajaran terarah terhadap motivasi belajar PKN pada siswa Kelas Tahun Pelajaran 2013 / 2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September Semester Ganjil. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII IPA B SMA Negeri 1 Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2013 / 2014 pada pokok bahasan sistem pemerintahan.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari silabus, Rencana Pelajaran, Lembar Kegiatan Siswa dan tes formatif. Analisis ini dihitung dengan menggunakan statistik sederhana yaitu untuk menilai ulangan atau tes formatif dan untuk ketuntasan belajar.
Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode belajar aktif model pengajaran terarah memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus yaitu siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%).

KONSTRUKSI AJARAN AGAMA ISLAM DALAM DWILOGI NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY

Oleh : Listyawati
SMAN 1 Tanah Grogot
E-mail : listyawati05@gmail.com

Fokus penelitian ini meliputi konstruksi iman, islam, ihsan dan muamalah pada dwilogi novel KCB karya Habiburrahman El Shirazy. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan konstruksi ajaran agama Islam yakni iman, islam, ihsan dan muamalah dalam dwilogi novel KCB karya Habiburrahman El Shirazy.
Penelitian ini menggunakan pendekatan religiusitas sastra sebagai alat untuk mengungkap konstruksi ajaran agama Islam dalam dwilogi novel KCB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif untuk mendeskripsikan pokok-pokok ajaran agama Islam yang diperoleh melalui teknik analisis isi dan analisis deskriptif yang terdiri dari tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan triangulasi keabsahan data.
Hasil penelitian yang diperoleh menjabarkan pada konstruksi iman,pengarang memulai dari sub aspek iman kepada Allah dan iman kepada qada dan qadar yang mencakup keseluruhan alur cerita sedangkan aspek iman kepada Rasul dan kitab-kitab Allah serta iman kepada malaikat digunakan oleh pengarang untuk menghidupkan karakter pelaku cerita sesuai dengan ajaran agama Islam yang tercermin pada setiap babakan peristiwa yang dialami oleh pelaku; pada konstruksi Islampengarang memfokuskan cerita pada subaspek shalat, sedangkan syahadat tercermin dalam subaspek shalat, subaspek puasa, dan subaspek haji diceritakan sebagai pelengkap ritual syari’at yang merupakan pondasi utama dalam aspek islam; pada konstruksi ihsanpengarang memvisualisasikan makna ihsan dalam pengamalan ibadah dalam kehidupan sehari-hari, sikap toleransi, dan hubungan sosial antar sesama dan lingkungan. Pengarang mengungkap secara holistik ihsan sebagai perwujudan dari penyatuan iman dan islam; pada konstruksi muamalah pengarang mengungkap empat masalah utama yakni pernikahan; berbakti kepada orangtua; ekonomi yang mencakup bekerja dengan sungguh-sungguh/maksimal, jual beli, dan perkongsian serta sikap ikhlas yang mencakup ikhlas dalam belajar, dan ikhlas dalam menolong.

JURNAL MITRA PENDIDIKAN Volume II, Nomor 1, Januari 2015

11426494_1610957022517982_5205372239283734790_n

STRUKTUR TUGAS DAN TINGKAT KEMATANGAN BAWAHAN TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA GURU TK SE-KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

Oleh : Suminah
Pengawas Sekolah SD/TK Kota Kediri
E-mail : suminah_heri@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang bermakna secara parsial dan simultan dari struktur tugas dan tingkat kematangan bawahan terhadap efektivitas kerja guru dan untuk mengetahui diantara struktur tugas dan tigkat kematangan bawahan yang memiliki pengaruh dominan terhadap efektivitas kerja guru di TK se-kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatory research yang bertujuan menjelaskan pengaruh antar variabel yang diteliti struktur tugas dan tingkat kematangan serta efektifitas kerja guru di TK se-Kecamatan Mojoroto Kediri. Analisis pengaruh antar variabel menggunakan uji statistik. Populasinya adalah seluruh responden guru di TK se-Kecamatan Mojoroto Kediri. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu mengambil sampel ditentukan hanya guru tetap yang ada di TK se-Kecamatan Mojoroto Kediri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji F, variabel struktur tugas dan tingkat kematangan bawahan secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kerja guru. Hal ini didukung/dibuktikan dengan besarnya nilai multiple R= 0.906 atau 90.6%, dan. juga ditunjukkan dengan besarnya nilai adjusted R2 squared = 0.800 atau 80.% bahwa variabel-variabel tersebut memberikan sumbangan terhadap perubahan efektivitas kerja guru, dan sisanya sebesar 19.4% dipengaruhi oleh variabel lainnya di luar model regresi yang tidak dianalisa oleh penelitian.
Dari hasil uji t, bahwa semua variabel independen (X1) dan (X2) yang mempengaruhi efektivitas kerja guru. Dari hasil uji statistik dapat diketahui bahwa variabel kematangan bawahan adalah variabel yang paling dominan mempengaruhi efektivitas kerja guru di lingkungan TK se-Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

MOTIVASI DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI GUGUS VIII KECAMATAN PESANTREN KOTA KEDIRI

Oleh : Suharmi
Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Pesantren
E-mail : memei.shuha@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian adalah guru SD Negeri Gugus VIII Pesantren Kota Kediri sebanyak 43 orang, sehingga metode pengambilan sampel penelitian ini adalah sensus atau total sampling dan obyek dalam penelitian adalah motivasi, kompetensi dan kinerja guru. Data diperoleh dari responden melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 17,0. Uji hipotesis yang diajukan menggunakan uji F dan uji t.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS diperoleh bahwa motivasi dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SD Negeri Gugus VIII Pesantren Kota Kediri, dengan ditunjukkan Fhitung >Ftabel. Secara parsial juga ditunjukkan bahwa motivasi dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru melalui uji thitung. Dari uji t kedua variabel bebas tersebut yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kinerja guru adalah kompetensi karena memiliki nilai thitung tertinggi dan tingkat signifikan terendah.

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 7 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh : Endang Sri Wahyuningdiyah
Kepala SMPN 7 Pelaihari
E-mail : endangsriwahyuningdiyah10@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kepemimpinan transformasional selama guru menjalani tahap – tahap peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran.
Penelitian ini dikembangkan dengan kegiatan penelitian yang mengarah kepada disiplin Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi terfokus dengan pendekatan tindakan sekolah yang bersifat partisipatif dan reflektif melalui tahapan-tahapan sistem berdaur (SIKLUS) yangt terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi.
Pembelajaran melalui kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan kinerja guru dilakukan secara bertahap melalui MGMP Sekolah dan layanan individual. Kinerja pembelajaran yang berdampak pada produk guru berupa alat peraga dan laporan PTK yang merupakan cerminan guru telah mampu berfikir kreatif, inovatif, dan efektif sehingga menghasilkan karya siswa berupa produk dari pembelajaran.

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS IXB TENTANG SISTEM SARAF DENGAN MENGGUNAKAN MODEL BAGIAN-BAGIAN SEL SARAF MANUSIA DARI KERTAS EMAS DAN BENANG

Oleh : Rusinah
Guru SMPN 1 Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut
E-mail : rusbio64@gmail.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik tentang system saraf terutama tentang bagian-bagian sel saraf manusia dan fungsinya melalui pembelajaran kooperatif.
Penelitian ini dilakukan pada materi biologi bagi siswa kelas IX, adapun permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana upaya meningkatkan pemahaman siswa tentang system saraf dengan menggunakan model bagian-bagian sel saraf manusia dari kertas warna emas dan benang.
Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah model system saraf, LKS, dan format penelitian psikomotorik, afektif dan koqnitif.
Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil penelitian selama 3 siklus dapat disimpulkan bahwa penggunaan model dalam pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan pemahaman peserta didik sampai 67,2 %.

PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 1

PROBOLINGGO

Oleh : Rosa Desiana
SMK Negeri 1 Probolinggo
E-mail : rosa_desiana@gmail.com

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh secara simultan dan parsial antara disiplin belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar dan mengetahui pengaruh yang dominan terhadap prestasi belajar. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Probolinggo.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII Administrasi Perkantoran dengan jumlah responden 100 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket yang bersifat tertutup dengan menggunakan skala Likert. Kueisioner digunakan untuk mengumpulkan data disiplin belajar dan motivasi belajar. Teknis analisis data menggunakan bantuan komputer dengan program SPSS 18. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif, analisis regresi berganda dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disiplin belajar dan motivasi belajar memberikan pengaruh secara nyata dan signifikan positif terhadap prestasi belajar siswa. Indikator variabel disiplin belajar adalah dimensi sikap mental siswa , sedangkan indikator motivasi belajar adalah dimensi daya penggerak yang terdapat dalam diri siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh dominan terhadap prestasi belajar siswa adalah Disiplin belajar dimana nilai t hitung yang didapat untuk variabel disiplin belajar (X1) yaitu sebesar 8,111 karena nilai tersebut merupakan nilai t hitung tertinggi dibandingkan dengan variabel bebas lainnya.

PENGUNAAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI PAIKEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 019

KECAMATAN PERANAP KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Oleh: Nurlasmi
SD Negeri 019 Pandan Wangi Kecamatan Peranap
E-mail: id.nurlasmi@gmail.com

Nilai IPA Siswa SD Negeri 019 Peranap masih rendah, karena proses pembelajaran dalam kelas belum optimal, kurangnya guru memotivasi siswa, serta tingkat pemahaman guru pada mata pelajaran IPA masih rendah. Berbagai masalah tersebut peneliti memberikan satu alternative pembelajaran PAIKEM untuk meningkatkan belajar siswa. Peneliti in bertujuan untuk menggungkapkan: Peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas v SD Negeri 019 Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Riau dengan penggunaan pendekatan pembelajaran Kooperatif dengan strategi PAIKEM.
Penelitian ini dilakukan menggunakan penelitian tindakan kelas pada kelas V. Dari Penelitian berbentuk siklus yang dimulai perencanaan, pelaksanaan, Observasi dan refleksi. Hasil belajar di dapat dari tes yang diberikan kepada peserta didik setelah menjalani pembelajaran. Hasil penelitian di sajikan dengan teknik stastistik sederhana.
Hasil analisis setelah penelitian penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif siswa kelas V Sekolah dengan strategi PAIKEM dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas V Sekolah Dasar 019 Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri hulu Riau, pada hasil observasi setiap siklus, siswa dilibatkan dalam pembelajaran guru pada 1 49, 69 % hingga pada pertemuan ke lima terdapat 62,50% dan masuk pada katagori baik. Sedangkan pada hasil belajar siswa setelah dilakukan post test pada siklus II masih terdapat lagi siswa yang belum tuntas dalam pembelajaran. Hal ini menunjukan pembelajaran PAIKEM dapat meningkatkan hasil belajar siswa

MENINGKATKAN KINERJA MENGAJAR GURU IPS KELAS VIII
DENGAN PEMBINAAN MODEL CLCK
DI SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh : Iriansyah
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pelaihari
E-mail : smpn1pelaihari@yahoo.com

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru terutama guru mata pelajaran IPS kelas VIII dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran di SMP Negeri 2 Pelaihari.
Adanya indikasi prilaku dan kinerja guru yang masih jauh dari yang diharapkan sebagai guru profesional dan hasil belajar siswa yang jauh dari harapan membuat peneliti melakukan penelitian dengan strategi pembinaan model CLCK (Contoh, Latih, Control dan Kerja Mandiri ).yaitu dengan cara peneliti memberikan contoh yang benar dan baik dalam pembuatan RPP dan proses pembelajarannya pada guru mata pelajaran IPS kelas VIII
Adapun indikator keberhasilan penelitian ini ditetapkan apabila terjadi peningkatan 2 orang guru IPS didalam membuat RPP serta melaksanakan dalam proses pembelajaran dengan baik dan benar, yang ditandai dengan : Pencapaian ketuntasan belajar siswa baik secara individual maupun klasikal dan aktivitas belajar siswa dan guru dalam pengelolaan pembelajaran tergolong katagori baik serta tanggapan positif terhadap penerapan model CLCK.
Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana setiap siklus terdiri dari 2 Kali pertemuan, pada siklus pertama (siklus I) pertemuan 1 pelaksanaan model CLCK terhadap guru (subyek pertama) mata pelajaran IPS kelas VIII belum dapat meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran hal ini ditandai dengan hasil pencapaian nilai ketuntasan minimun siswa sebesar 47% secara klasikal. Sedangkan pada pertemuan kedua mengalami peningkatan yang cukup berarti yaitu sebesar 72% ketuntasan secara klasikal hasil belajar siswa dapat dicapai. Sedangkan data dari guru subyek kedua pada pertemuan 1 diperoleh hasil sebesar 40% ketuntasan secara klasikal hasil belajar siswa dan pertemuan ke 2 diperoleh hasil sebesar 73% ketuntasan secara klasikal.
Pelaksanaan Pembinaan Model CLCK pada siklus kedua ternyata telah dapat meningkatkan kinerja guru kearah maksimal. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan 2 orang guru mata pelajaran IPS kelas VIII, mampu dengan baik membuat RPP serta menerapkannya dalam proses pembelajaran, serta didukung oleh hasil belajar siswa, dari guru (subyek 1) diperoleh hasil sebesar 87,52% tuntas secara klasikal dalam pertemuan 1 serta diperoleh hasil belajar sebesar 93,75% tuntas secara klasikal dalam pertemuan 2. Sedangkan dari guru (Subyek 2) diperoleh hasil belajar sebesar 90% tuntas secara klasikal dalam pertemuan 1 serta diperoleh hasil belajar sebesar 100% tuntas secara klasikal dalam pertemuan 2. Dengan demikian terdapat peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 35%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembinaan model CLCK dapat meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran.

KOMPETENSI MEMBACA PUISI INDAH DENGAN METODE PEMODELAN MELALUI VIDEO YOUTUBE DALAM KEGIATAN LESSON STUDY

Oleh : Putu Ngurah Rusmawan
STKIP PGRI Pasuruan
E-mail: afatah72@gmail.com

Kegiatan Lesson study pada mata kuliah puisi merupakan suatu upaya meningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi dengan menghasilkan suatu innovasi didalam proses pembelajaran. Permasalahan pembelajaran puisi diprodi bahasa inggris adalah mahasiswa dalam membaca puisi dengan intonasi dan ekspresinya masih datar. Mahasiswa tidak suka dengan puisi. Hal ini disebabkan puisi kurang diminati oleh mahasiswa, mahasiswa lebih menggemari lagu barat daripada puisi.
Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian observasi, interview, dokumentasi. Jenis observasi yang dipakai yaitu lembar observasi terstruktur mengenai keaktifan mahasiswa dalam belajar. Interview yang digunakan adalah interview terbuka dan terstuktur, yang mana mahasiswa diinterview oleh observer langsung setelah proses pembelajaran. Dokumentasi yang digunakan yaitu video, gambar-gambar dan foto-foto kegiatan pembuatan rencana pembelajaran, open class dan refleksi.
Hasil analisis setelah penelitian yaitu pembelajaran puisi menggunakan metode pemodelan melalui media video YouTube dapat meningkatkan semangat dan ketertarikan belajar mahasiswa. Berdasarkan pelaksanaan pembelajaran yang telah dilakukan, dengan tahapan perencanan, implementasi dan refleksi telah diidentifikasi bahwa ketertarikan mahasiswa pada puisi meningkat, yang berdampak peningkatan terhadap kemampuan mahasiswa membaca puisi dengan nada dan irama yang indah dan dapat memahami makna didalam bait puisi tersebut melalui pemodelan media video you tube.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERMAIN MUSIK SISWA MELALUI GAMBAR PIANIKA TIRUAN KELAS VII SMP NEGERI 5 LUMAJANG

Oleh : Baroroh Barid
SMP Negeri 5 Lumajang
E-mail : baroro72@gmail.com

Kenyataan di lapangan banyak di jumpai gaya mengajar guru belum maksimal. Mereka cenderung menggunakan pola pembelajaran yang teoritis dan kurang bervariasi. Pada pembelajaran seni musik, tujuan yang akan dicapai adalah siswa mampu bernyanyi dan bermain alat musik. Metode ceramah saja ternyata tidak mampu membimbing anak agar terampil bermain alat musik. Sehingga perlu di gunakan pendekatan yang dapat melatih kecakapan siswa pendekatan life skill.
Media yang bisa digunakan untuk melatih kemampuan siswa memainkan alat musik pianika adalah gambar pianika. Gambar pianika tiruan selain bisa dipakai untuk mengenalkan kepada siswa komponen apa saja yang terdapat di dalamnya, juga bisa digunakan untuk melatih siswa memainkan sebuah lagu. Dengan cara menekan bilahan – bilahan nadanya (tuts) baik yang berwarna putih maupun yang hitam.
Data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan dan review. Data dianalisa dengan bentuk putaran – putaran. Hasil penelitian ini pertama, penggunaan gambar pianika tiruan sebagai alternatif melatih ketrampilan siswa dalam memainkan alat musik pianika. Kedua, penggunaan gambar pianika tiruan mampu mengatasi rendahnya minat siswa berlatih alat musik.

PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PRESATASI BELAJAR SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK NEGERI 1 PROBOLINGGO

Oleh : Mu’arifia Ertiana
SMK Negeri 1 Probolinggo
E-mail : muarifia@gmail.com

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas XI AP1 dan XI AP2 yang berjumlah 72 siswa dan obyek dalam penelitian adalah fasilitas belajar, lingkungan sekolah dan prestasi belajar siswa. Data diperoleh dari responden melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan Statistical Program Social Science (SPSS) versi 20.0 for windows. Uji hipotesis yang diajukan menggunakan uji F dan uji t.
Hasil analisis dengan menggunakan SPSS diperoleh bahwa fasilitas belajar dan lingkungan sekolah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa kompetensi administrasi perkantoran di SMKN 1 Probolinggo, dengan ditunjukkan Fhitung > Ftabel. Sedangkan secara parsial ditunjukkan bahwa fasilitas belajar dan lingkungan sekolah berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar melalui uji thitung. Dari uji t kedua variabel bebas tersebut yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap presatsi belajar adalah fasilitas belajar, karena memiliki nilai thitung tertinggi dan tingkat signifikan terendah.
Oleh karena itu penting bagi pihak sekolah untuk tetap meningkatkan kelengkapan fasilitas sekolah, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah.

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PEMBERIAN TUGAS TERSTRUKTUR PADA MAPEL PKN KELAS IX SMPN 6 TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2014-2015

Oleh : Ardiansyah
SMPN 6 Tanah Grogot
E-mail : ardiansyahkade@gmail.com

Penelitian ini bertempat di SMPN 6 Tanah Grogot. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX yang berjumlah 22 siswa. pada pokok bahasan menampilkan prestasi diri sesuai kemampuan demi keunggulan bansa. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pemberian tugas berstruktur dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, untuk mengetahui motivasi siswa dalam mengikuti proses KBM.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan melalui pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat terhadap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugassehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEDIA TORSO GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MATERI PERANG DUNIA II
PADA SISWA KELAS IX A SMP NEGERI 5 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh : Lilis Sumarni
SMPN 5 Tanah Grogot
E-mail : lilisfarliez@gmail.com

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Media Torso terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dan mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Media Torso
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX. Data yang diperoleh berupa hasil tes portofolio, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (63%), siklus II (76%), siklus III (90%).
Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model Media Torso dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IX A, bisa meningkatkan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Perang Dunia di Eropa serta pemahaman makna yang terkandung di dalamnya serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial .