Category Archives: JMTP

Publikasi Jurnal Nasional ISSN - Kresna BIP

Jurnal Mitra dan Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 4, Agustus 2016

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 RENGAT BARAT INDRAGIRI HULU
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh
Hefnis Yarnelli
SMA Negeri 1 Rengat Barat
E-mail : hefnis_yar@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar Matematika siswa Kelas X.1 di SMA Negeri 1 Rengat Barat Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division), untuk mengetahui sejauh mana respons siswa Kelas X.1 SMA Negeri 1 Rengat Barat Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division). Baca Selengkapnya

Jurnal Manajemen dan Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 6, Desember 2016

JMTP DESEMBER 2016

PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DALAM MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PENERAPAN MODEL LESSON STUDY DI SD NEGERI KEPUH KIRIMAN II KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO SEMESTER I
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh
Sri Indarti
SDN Kepuh Kiriman
Email : indiartisri12@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang bertujuan untuk mendiskripsikan Lesson Study guna dapat meningkatkan profesionalisme serta kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri Kepuhkiriman II Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Rumusan masalah yang tersusun dalam penelitian ini adalah apakah melalui Lesson Study dapat meningkatkan profesionalisme serta kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SD Negeri Kepuhkiriman II Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.
Hasilnya adalah pada siklus II memperoleh skor sebesar 84%, sementara pada Siklus I mendapat skor 61%. Hasil pelaksanaan pembelajaran dalam simulasi PBM kenaikannya cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini terutama pembinaan terhadap guru harus dilakukan secara berkelanjutan. Hasilnya adalah pada siklus II memperoleh skor sebesar 87%, sementara pada Siklus I mendapat skor 63%. Baca Selengkapnya

JURNAL MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN VOLUME II, NOMOR 3 2016

COVER DEPAN JMTP JUNI 2016

UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS SEJARAH MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN PETA KONSEP PADA KELAS 9 B SMP NEGERI 1 BATU SOPANG

Oleh:

Simon Prasetyo

SMPN 1 Batu Sopang

E-mail: simon999@yahoo.co.id

 

ABSTRAK

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah  minat belajar siswa Kelas 9 SMP Negeri 1 Batu Sopang dapat meningkat menggunakan Media Pembelajaran Peta Konsep. Pada penelitian ini, menggunakan  metode Penelitian  Tindakan Kelas  (PTK) atau, Classroom  Action  Research (CAR). Dalam penelitian ini, prosedur penelitian yang peneliti laksanakan adalah prosedur penelitian tindakan kelas, yang secara garis besar terdapat empat tahapan dalam desain penelitian yaitu 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan,3. Pengamatan, dan 4. Refleksi. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Batu sopang Pada tahun. Waktu  pelaksanaan  penelitian  selama satu semester  bulan  yaitu mulai  bulan  Juli sampai dengan Desember 2015. Subjek  penelitian  yaitu  siswa kelas 9 B Tahun pelajaran  2015 Semester I dengan jumlah siswa 27 anak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam belajar IPS. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya hasil belajar siswa.

UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SENI BUDAYA PADA POKOK BAHASAN MENGGAMBAR ILUSTRASI DENGAN METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII SMPN 2 PELAIHARI

Oleh :

Nurhayati

SMPN 2 Pelaihari

E-mail : nur_hayati@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan prestasi belajar seni budaya pada pokok bahasan menggambar ilustrasi dengan diterapkannya metode jigsaw pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pelaihari, untuk mengetahui peningkatkan aktivitas belajar seni budaya pada pokok bahsan menggambar ilustrasi dengan diterapkannya metode jigsaw pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pelaihari.

Penelitian ini berjenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Menurut Suharsimi Arikunto, dkk. (2012:3) mengartikan bahwa penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Suharsimi Arikunto, dkk. (2012: 16) menjelaskan bahwa dalam penelitian ini terdiri dari empat tahapan yang dilalui, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Pelaihari. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas VIII yang berjumlah 26 orang siswa.

Berdasarkan hasil Penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar seni budaya pada pokok bahasan menggambar ilustrasi. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya, pada siklus I ketuntasan belajar siswa sebesar 69.23% dan nilai rata-rata sebesar 76.6,  pada siklus II ketuntasan sebesar 100% dengan nilai rata-rata sebesar 89.26. Dengan menerapkan metode jigsaw berdampak positif pada aktivitas belajar siswa. hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata siswa yang mengalami peningkatan disetiap siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 73.75, siklus II nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 90,75.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE BELAJAR KELOMPOK (GROUP INVENTIGATION) PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 003 SEKAR MAWAR SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2013/2014

Oleh :

Masliana

SD Negeri 003 Sekar Mawar

Email: yusmahanni@mail.com

ABSTRAK

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu sajian mata pelajaran di Sekolah Dasar. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS, dirasa perlu dilakukan sebuah inovasi, salah satunya dengan menggunakan metode pembelajaran berkelompok, atau yang lebih dikenal dengangroup investigation. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Lokasi penelitian adalah di SD Negeri 003 Sekar Mawar kelas VI. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan tes formatif. Hasil penelitian adalah Pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 69 dengan tingkat ketuntasan  59%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 73,37  dengan tingkat ketuntasan 89%. Pada siklus III nilai rata-rata siswa mencapai 82 dengan tingkat ketuntasan 100%. Untuk mencapai hasil yang maksimal, seorang guru dalam mengajar IPS sebaiknya dengan menggunakan metode group investigation sebagai metode pembelajaran. Diharapkan pihak sekolah hendaknya menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran seperti media pembelajaran, buku-buku penunjang dan peralatan teknologi informasi yang memadai.

PENINGKATAN PENGUASAAN VOCABULARY PADA PEMBELAJARAN WRITING TEXT NARRATIVE MELALUI MIND MAPPING PADA SISWA KELAS IX A SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2015/2016 DI SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh:

Sri Utami

SMP N 1 Tanah Grogot

E-mail: sri.utami@ymail.com

ABSTRAK

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas empat komponen, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. PTK direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tanah Grogot pada semester genap  tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A sebanyak 35 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan vocabulary pada pembelajaran writing text narrative siswa kelas IX A semester II SMP Negeri 1 Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2015/2016 melalui media mind mapping.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa mind mapping terbukti mampu membantu siswa dalam memahami vocabulary teks Narrative. Hal ini bisa dilihat dari perbandingan tabel tes kedua siklus. Dari siklus pertama sampai kedua diketahui bahwa kriteria sangat baik mengalami peningkatan 5 siswa atau 14%. Kriteria baik  juga mengalami peningkatan sejumlah 6 siswa atau 16%, sementara kriteria cukup ada 7 siswa atau hanya 20%. Pada siklus kedua tidak ada siswa yang memperoleh nilai kriteria  kurang. Dari analisa tes siklus ini, peneliti menyimpulkan bahwa mind mapping dapat membantu siswa dalam memahami kosakata teks Narrative.

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN DISKUSI DALAM MENJABARKAN PENTINGNYA PRESTASI DIRI BAGI KEUNGGULAN BANGSA PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 LUMAJANG

Oleh :

Niswatin Ainiyah

SMP Negeri 3 Lumajang

Email : eniniswatin@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran diskusi dengan model pembelajaran jigsaw dalam menjabarkan pentingnya prestasi diri bagi keunggulan bangsa pada siswa kelas IX SMP Negeri 3 Lumajang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016, tepatnya pada bulan Maret tahun 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX E yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara diskriptif untuk setiap siklus sehingga didapatkan data analisis observasi dan analisis hasil tes. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa melalui metode pembelajaran diskusi dengan model pembelajaran jigsaw berdampak positif pada keefektifan siswa dalam menjabarkan pentingnya prestasi diri bagi keunggulan bangsa. Hal ini dapat dilihat dengan peningkatan hasil belajar siswa disetiap siklusnya pada siklus I ketuntasan belajar siswa mencapai 80% dengan nilai rata-rata siswa sebesar 78.6, pada siklus II mengalami peningkatan ketuntasan belajar mencapai 100% dengan nilai rata-rata siswa sebesar 86,4.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS VII SMPN 2 PELAIHARI MELALUI METODE CTL

Oleh :

Marwiyah

SMPN 2 Pelaihari

E-mail : marwiyah40@yahoo.com

ABSTRAK

Pada penelitian ini, penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut Mukhlis (2003: 5) PTK adalah suatu bentuk kajian yang bersifat sistematis reflektif oleh pelaku tindakan untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang dilakukan. Adapun tujuan utama dari PTK adalah untuk memperbaiki/meningkatkan pratek pembelajaran secara berkesinambungan, sedangkan tujuan penyertaannya adalah menumbuhkan budaya meneliti di kalangan guru (Mukhlis, 2003: 5).

Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart  (dalam Arikunto, 2002), yaitu berbentuk spiral dari sklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi).

Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 2 Pelaihari. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pelaihari yang berjumlah 31 siswa, penlitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kualitas membaca puisi dan mengetahui peningkatan hasil belajar membaca puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pelaihari dengan diterapkannya metode CTL (Contextual Teaching and Learning).

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode CTL (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan kualitas membaca puisi. Peningkatan kualitas membaca puisi ini ditunjukkan dengan meingkatnya nilai rata-rata siswa disetiap siklusnya dan berdampak positif terhadap aktivitas belajar siswa, siswa merasa tertarik untuk lebih bisa membaca puisi, memahami kandungan puisi dan mengetahui kondisi penyair ketika membuat puisi tersebut, serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa. peningkatan hasil ini ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa disetiap siklusnya pada siklus I siswa yang tuntas belajar sebesar 19 siswa dari 31 siswa atau 61.3%, pada siklus II siswa yang tuntas belajar sebanyak 26 siswa dari 31 atau 83%, dan pada siklus III semua siswa sudah tuntas belajar atau sebesar 100%.

PENGGUNAAN MULTI METODE DENGAN PENDEKATAN INQUIRI PADA MATA PELAJARAN PKN MATERI NORMA-NORMA DALAM MASYARAKAT PADA SISWA KELAS VII-B SMP NEGERI 4 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh :

Suratmi

SMP Negeri 4 Tanah Grogot

E-mail: suratmi68@gmail.com

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan multi metode dengan pendekatan inquiri pada mata pelajaran PKn pada materi norma-norma dalam masyarakat dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Tanah Grogot Kabupaten Paser semester I tahun pelajaran 2014-2015

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa VII-B SMP Negeri 4 Tanah Grogot tahun pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada siklus II prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dibandingkan pada siklus I baik secara individu maupun klasikal. Pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 72,29 dengan ketuntasan klasikal sebesar 79,17%, meningkat menjadi 78,33 dengan ketuntasan klasikal 91,67% pada siklus II. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan multi metode dengan pendekatan inquiry materi norma-naorma dalam masyarakat memiliki kontribusi positif terhadap aktivitas maupun prestasi belajar siswa.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MATERI SISTEM KOLOID MELALUI PENERAPAN METODE COOPERATIVE SCRIPT PADA SISWA KELAS XI IA. 2 SMA NEGERI 2 RENGAT

Oleh :

Helwiya

SMA Negeri 2 Rengat

E-mail: helwiya@gmail.com

ABSTRAK

Pengelolaan pembelajaran yang baik dari seorang guru dengan menyajikan metode yang tepat menjadi suatu hal mutlak yang harus dilakukan. Penggunaan metode yang tepat, berujung pada pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Pembelajaran sains, khususnya kimia merupakan pelajaran yang harus disajikan dengan kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan atau cara yang disajikan dapat mempengaruhi hasil yang diperoleh selama menggali pengalaman belajar yang bermakna. Penggunaan metode Cooperative Script, digunakan sebagai alternative untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Peningkatan aktivitas siswa terjadi dari setiap pertemuan pada masing-masing siklus, yaitu dari rata-rata 67,41 % pada pertemuan pertama siklus ke – 1 menjadi 72,32 % pada pertemuan kedua, dan meningkat lagi menjadi 86,16 % pada pertemuan pertama siklus ke – 2 , sehingga mencapai 97,76 % pada pertemuan kedua siklus ke – 2. Peningkatan hasil proses belajar dari siklus ke siklus ditunjukkan dari 48,28 % di atas kkm pada pertemuan pertama siklus ke – 1 menjadi 68,97 % di atas kkm pada pertemuan kedua. Dan meningkat lagi 93,10 % di atas kkm pada pertemuan pertama siklus ke – 2 sehingga mencapai 100 % di atas kkm pada pertemuan kedua siklus ke – 2. Peningkatan juga ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa dari siklus ke siklus yaitu 75,86 % di atas kkm dengan rata-rata nilai 79,31 % pada siklus pertama, sehingga mencapai 100 % di atas kkm dengan rata-rata nilai 88,97 pada siklus kedua. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Metode Cooperative Script berhasil meningkatkan hasil belajar kimia materi sistrem koloid pada siswa Kelas XI IA. 2 SMA Negeri 2 Rengat.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA GURU SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT KABUPATEN PASER

Oleh:

Nurhayati

SMK Negeri 1 Tanah Grogot

E-mail: nurhayati28@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tanah Grogot Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 57 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan sampling jenuh yang termasuk dalam kategori non probability sampling. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda (Multiple Regression Analisis).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel motivasi, kepemimpinan, kompetensi, disiplin kerja, budaya kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap  kinerja guru pada    Sekolah   Menengah   Kejuruan  Negeri 1  Tanah  Grogot Kabupaten  Paser. Untuk mengetahui variabel yang berpengaruh  dominan terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor motivasi, kepemimpinan, kompetensi, disiplin kerja, budaya kerja dan lingkungan kerja terbukti decara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tanah Grogot Kabupaten Paser. hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kompetensi adalah variabel dominan yang mempengaruhi kinerja terbukti dengan t hitung terbesar yaitu 7,295  dan > t tabel 1,6730 dan Sig 0,000 < 0,05.

MENINGKATKAN  MINAT SISWA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN MENGGUNAKAN METAFORA PADA KELAS X SOSIAL 5 SMA NEGERI 1 PELAIHARI

Oleh :

Rab. Adawiyah

SMA Negeri 1 Pelaihari

E-mail : adawia@yahoo.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan minat siswa terhadap layanan bimbingan klasikal dengan menggunakan metafora pada kelas X Sosial 5 SMA Negeri 1 Pelaihari. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Pelaihari selama tiga bulan yaitu pada semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Sosial 5 yang berjumlah 35 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan mengikuti prosedur penelitian yang mencakup kegiatan perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi. Keempat kegiatan ini berlangsung secara berulang dalam bentuk siklus.

Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan  metafora dapat meningkatkan  minat siswa terhadap layanan bimbingan  klasikal pada kelas X  Sosial 5 SMA Negeri 1 Pelaihari. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya jumlah siswa pada setiap siklus, siklus I siswa yang dalam kategori tinggi hanya ada 2 siswa .siklus II sebanyak 10 siswa dan siklus III sebanyak 33 siswa.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN PADA POKOK BAHASAN BERBUDI PEKERTI YANG LUHUR SESUAI DENGAN PANCASILA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN VCT PERCONTOHAN PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 7 KOTA BIMA

Oleh :

Siti Rahmah

SMP Negeri 7 Kota Bima

E-mail : siti_rahmah321@ymail.com

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn pada siswa kelas IX A SMP Negeri 7 Kota Bima pada pokok bahasan berbudi pekerti yang luhur dengan menerapkan model VCT percontohan dan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas IX A SMP Negeri 7 Kota Bima dengan menerapkan model VCT percontohan.

Penelitian tindakan kelas ini direncanakan akan dilakukan dengan dua siklus. Setiap siklus melalui 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri Kota Bima pada tahun pelajaran 2015/2016. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 7 Kota Bima yang berjumlah 20 siswa.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka Peneliti mengambil kesimpulan bahwa model pembelajaran VCT Percontohan dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar disetiap siklusnya pada siklus I ketuntasan belajar sebesar 55% dengan nilai rata-rata siswa sebesar 77.45, pada siklus II ketuntasan belajar siswa meningkat sebesar 90% dengan rata-rata sebesar 86.35.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SDN 35 KOTA BIMA KECAMATAN RASANAE TIMUR KOTA BIMA

Oleh :

Eny

SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur

Email : eny456@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini adalah penelitian yang berbasis pada pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima untuk  mengetahui dan medeskripsikan pelaksanaan KTSP serta mengetahui faktor-faktor pendukung atau penghambat pada implementasi KTSP di SDN 35 Kota Bima Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. Pemilihan SDN 35 Kota Bima dikarenakan dari prestasi-prestasi yang pernah diraihnya, sehingga karakteristik masyarakat Rasanae Timur akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan KTSP. Informan penelitian ini dipilih secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, pengawas TK/SD Kecamatan Rasanae Timur, Kepala Sekolah SDN 35 Kota Bima, Komite Sekolah SDN 35 Kota Bima, para guru SDN 35 Kota Bima, para walimurid SDN 35 Kota Bima serta orang tua murid SDN 35 Kota Bima. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik interview, observasi dan dokumentasi.  Proses analisis data dilakukan pada waktu bersamaan dengan proses pengumpulan data berlangsung. Analisis data dilakukan melalui tiga alur, yakni: (1) reduksi data, (2) sajian data, dan (3) penarikan kesimpulan ataupun verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi KTSP di SDN 35 Kota Kec. Rasanae Timur Kota Bima dapat dikatakan berjalan dengan baik, meskipun beberapa indikator menunjukkan kurang maksimal. Langkah sosialisasi dan komunikasi pelaksanaan KTSP di lokasi penelitian berjalan maksimal, yaitu dengan menyusun silabus oleh para guru dan penyusunan RPP. Tingginya kualifikasi dari segi pengalaman dan tingkat pendidikan tenaga pengajar yang dimiliki serta adanya dukungan ketersediaan dana yang mencukupi meskipun dari segi jumlah personil, peralatan dan perlengkapan pembelajaran bisa dibilang sangat minim, hal tersebut masih mampu diatasi serta tingginya dukungan masyarakat sekitar sekolah dengan aktif menghadiri pertemuan, aktif dalam komite sekolah serta dukungan dalam pendanaan.

Jurnal Manajemen dan Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 2, April 2016

COVER DEPAN JMTP VOL II NO 2 APRIL 2016

UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU
DALAM MENYUSUN RPP MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN RPP
PADA KEGIATAN KKG DI GUGUS 1 KECAMATAN MUARA SAMU

Oleh :
Ahmad Gazali
Pengawas Pembina Wilayah Kecamatan Muara Samu
E-mail : go.ghozaliachmad@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi belum optimalnya kompetensi pedagogic guru, khususnya dalam menyusun dan mengembangkan perencanaan pembelajaran di wilayah kecamatan Muara Samu. Oleh karena itu, melalui refleksi awal yang dilakukan peneliti dan teman-teman pengawas dan kepala sekolh, ditetapkanlah kegiatan workshop pada kegiatan KKG gugus I di wilyah kecamatan Muara Samu..
Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan gambaran bahwa ada peningkatan kemampuan guru menyusun dan mengembangkan RPP. peningkatan kemampuan itu dilihat berdasarkan hasil supervisi yang dilakukan setiap akhir siklus yang dilakukan.
Dengan demikian dapat disarankan kepada pengawas atau peneliti yang lain agar model kegiatan workshop yang dilakukan dalam kegiatan KKG tetap dilaksanakan secara berkesinambungan, Juga kepada rekan-rekan pengawas agar mencoba bentuk-bentuk kreativitas yang lain dalam rangka pembinaan dan pengembangan guru sebagai bagian dari tupoksi pengawas.

UPAYA MENGATASI KEBIASAAN MEROKOK PADA SISWA
SMP NEGERI 7 PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT
DENGAN TEKNIK ELEKTIF

Oleh :
Yayuk Tri Wahyuningsih
SMP Negeri 7 Pelaihari
E-mail : wahyuningsih_yt123@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui teknik konseling Elektif dengan pendekatan Attending dalam mengatasi permasalahan kebiasaan merokok di SMP Negeri 7 Pelaihari. Didalam penelitian berhasil tidaknya suatu kegiatan yang dilakukan banyak di tentukan oleh tepatya tepatnya metode yang digunakan. Dengan demikian metode mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam menentukan kualitas hasil yang telah di lakukan.Tempat Penelitian SMP Negeri 7 pelaihari, Obyek Penelitian Siswa SMP Negeri 7 Pelaihari, yang berjumlah 333 dengan rincian laki-laki – laki dan perempuan.
Berdasarkan hasil pengamatan perilaku siswa kasus 2 pada siklus 2, tujuan dilakukannya konseling Eklektif dengan pendakatan Attending telah berhasil menuntaskan masalah siswa kasus. Adapun indikator keberhasilan yang belum terlihat pada siklus 1 kemampuan penerimaan diri dan menyadari kesalahannya nampaknya sudah bisa diterima, dan siswa bisa bangkit menyakinkan diri untuk tidak mengulangi kesalahannya. Yang masih disayangkan memang belum bisa menghilangkan kebiasaan merokoknya, tapi sudah komitmen untuk tidak merokok disekolahan lagi. Dengan menunjukan kalau temannya masih ada yang merokok di sekolah dia tidak segansegan melaporkan pada konselor.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHAFAL
BACAAN-BACAAN SHALAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE
DRILL DI AWAL PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA
SISWA KELAS 7A SMP NEGERI 6 TANAH GROGOT

Oleh :
Mohammad Noor
SMP Negeri 6 Tanah Grogot
E-mail : kenonk.edan@yahoo.com

ABTRAK
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif.Jenis penelitian deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, kejadian yang terjadi pada saat sekarang dengan menyimpulkan permasalahan dari deduktif ke induktif dan sebaliknya.Penelitian dilakukan di SMP Negeri 6 Tanah Grogot. Subyek penelitian penelitian dilakukan pada siswa kelas 7A SMP Negeri 6 Tanah Grogot Semester ganjil Tahun 2015-2016 sejumlah28 siswa. Tujuan darai penelitin ini adalah untuk megetahui apakah metode drill yang dilakukan secara bersama-sama di setiap awal pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas 7A SMP Negeri 6 Tanah Grogot dalam menghafal bacaan-bacaan dalam shalat wajib.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan menghafal bacaan-bacaan shalat wajib pada siswa SMP Negeri 6 Tanah Grogot kelas 7A akan menunjukkan hasil yang lebih baik apabila penerapan metode drill di setiap awal pelajaran Pendidikan Agama Islam lebih banyak melibatkan siswa dan guru hanya sebagai fasilitator yaitu dengan peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 10,12 (dari nilai rata-rata kelas sebesar 74,40 pada siklus I menjadi 84,52 pada siklus II). Sedangkan peningkatan persentase keberhasilan mencapai 39,3 % (dari siklus I mencapai 60,7 % menjadi 100 % pada siklus II).

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM
PENGELOLAAN KELAS MELALUI SUPERVISI AKADEMIK
DI SMP NEGERI 2 PELAIHARI

Oleh :
Fathurrahman Sidiq
SMP Negeri 2 Pelaihari
E-mail : fathurrahman_sidiq@yahoo.co.id

ABSTRAK
Pengelolaan kelas yang merupakan salah satu faktor penentu terjadinya aktivitas belajar dipandang masih belum optimal diterapkan pada pembelajaraan oleh sebagian guru SMP Negeri 2 Pelaihari. Oleh karena ini diperlukan kegiatan pembinaan dan bimbingan melalui supervisi aakademik. Penelitian yang dilaksaanakan ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanaakaan dalam tiga siklus yang terdiri dari langkah-langkah perencaanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitiaan dilakukan di SMP Negeri 2 Pelaihari. Data yang dikumpulkan tentang aktivitas kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi dan data aktivitas guru dalam pengelolaan kelas dianalisis dengan skala ordinal sedangkan data tentang tanggapan guru dianalisis dengan persentasi.
Berdasarkan data yang dikumpulkan diperoleh gambaran adanya peningkatan aktivitas kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi dengan rata-rata 2,58 (Baik) pada siklus I, 3,17 (Baik) pada siklus II dan 3,60 (sangat baik) pada siklus III, akhirnya kemampuan yang ditunjukkan guru dalam pengelolaan kelas menjadi semakin meningkat dari rata-rata pengelolaan pada siklus I 2,75 (baik), menjadi 3,02 (baik) pada siklus II dan 3,39 (baik) pada siklus III. Disamping itu guru menunjukkan perasaan senang pada penerapan supervisi, menyatakan memahami komponen yang menjadi indikator pengelolaan kelas dan menyatakan mampu untuk menerapkan komponen itu pada pelaksanaan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis penerapan supervisi dapat meningkatkan kemampuan Guru dalam pengelolaan kelas di SMP Negeri 2 Pelaihari diterima.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS
MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW
POKOK BAHASAN NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
SISWA KELAS IX C SMP NEGERI 1 TANAH GROGOT

Oleh :
Sri Suryani
SMP Negeri 1 Tanah Grogot
E-mail : aniksuryani@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaraan IPS. Hasil belajar terakhir siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IX C SMP Negeri 1 Tanah Grogot, menunjukkan bahwa 40% siswa belum mencapai Standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kriteria Ketuntasan Minimal IPS adalah 70. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa perlu dilakukan perbaikan proses pembelajaran, melalui penggunaan variasi metode pembelajaran, salah satunya dengan metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini apakah metode Cooperative Learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang meliputi hasil tes, kemampuan siswa dalam mengerjakan tugas, dan kerjasama kelompok pada pokok bahasan negara maju dan negara berkembang. Aspek yang diteliti adalah hasil belajar siswa dan metode Cooperative Learning tipe Jigsaw.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan 1 hasil belajar siswa 82.5% sudah mencapai KKM dan pada tindakan II keaktifan siswa dalam kerjasama kelompok mengalami peningkatan, proses pembelajaran berjalan optimal, hasil belajar siswa 98% sudah mencapai KKM. Dengan demikian metode Cooperative Learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan negara maju dan negara berkembang. Siswa yang memenuhi KKM mengalami peningkatan dari pra tindakan 50%, tindakan I 82.5% dan tindakan II 98%.

PENGARUH KEMAMPUAN DAN MOTIVASI KOMITE SEKOLAH
TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PADA SMP NEGERI 3 SOE

Oleh :
Melkianus Lena
SMP Negeri 3 Soe
E-mail : lena.melki45@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel kemampuan dan motivasi komite sekolah berpengaruh secara simultan terhadap peningkatan mutu pendidikan pada SMP Negeri 3 Soe, Untuk mengetahui apakah apakah variabel kemampuan dan motivasi komite sekolah berpengaruh secara parsial terhadap peningkatan mutu pendidikan pada SMP Negeri 3 Soe, Untuk mengetahui apakah manakah diantara variabel kemampuan dan motivasi komite sekolah berpengaruh dominan terhadap peningkatan mutu pendidikan pada SMP Negeri 3 Soe. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory yaitu penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret tahun 2015. Adapun tempat dilaksanakannya penelitian ini di SMP Negeri 3 Soe Timor Tengah Selatan.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa Kemampuan dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan pada sekolah menengah pertama negeri 3 Soe. Pengaruh Kemampuan dan motivasi pada mutu pendidikan sebesar 0.807 oleh karena itu mutu pendidikan sebesar 19.3% dipengaruhi oleh variabel lain. Secara parsial kemampuan dan motivasi berpengaruh signifikan positif terhadap mutu pendidikan pada sekolah menengah pertama negeri 3 Soe. Motivasi memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan mutu pendidikan pada pada sekolah menengah pertama negeri 3 Soe.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL
PENGAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN
MUTU DAN PENGUASAAN MATERI PELAJARAN BAHASA
INGGRISPADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2014-2015

Oleh :
Yusvita Fibrianty
SMP Negeri 6 Tanah Grogot
E-mail : fyusvita@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prestasi, pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah, untuk mengetahui pengaruhnya metode pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah dalam meningkatkan prestasi dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkan pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah pada siswa kelas 7 SMP Negeri 6 Tanah Grogot tahun pelajaran 2014-2015. Penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 6 Tanah Grogot. Subjek penelitian ini adalah siswa siswi kelas VIISMP Negeri 6 Tanah Grogot
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual model pengajaran berbasis masalah memiliki dampak positif dalam meningkatkan daya ingat siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru selama ini (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 64,00%, 76,00%, dan 88,00%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai.

EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OP DALAM
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI KELANGSUNGAN
HIDUP MAKHLUK HIDUP SISWA KELAS IX-A
SMP NEGERI 2 BATI-BATI

Oleh :
Bustanul Arifin
SMP Negeri 2 Bati-Bati
E-mail : barifin65@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Co-op Co-op dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Bati-Bati Semester I Tahun Pelajaran 2015-2016
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi tindakan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa IX-A SMP Negeri 2 Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut tahun pelajaran 2015-2016 Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi siswa dan hasil observasi aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 73,08 dengan ketuntasan klasikal 73,08% sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa secara individu mencapai 79,62 dengan ketuntasan klasikal 88,46%. Hal ini berarti pada siklus II ini kriteria ketuntasan yang ditetapkan telah tercapai.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Co-op Co-op sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-A SMP Negeri 2 Bati-Bati. pada mata pelajaran IPA materi Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup.

MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR
MATEMATIKA DENGAN MENERAPKAN METODE PEMBERIAN
BALIKAN PADA SISWA KELAS VI SDN SUMBEREJO 01
KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LUMAJANG

Oleh :
Wido Herini
SDN Sumberejo 01 Candipuro Lumajang
E-mail : wido_harini@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap hasil belajar Matematika. (b) Untuk mengungkap pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap motivasi belajar Matematika. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu:rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Sumberejo Kecamatan Candipuro. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (69,44%), siklus II (80,56%), siklus III ((88,89%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan pemberian balikan dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SDN Sumberejo 01 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
MATA PELAJARAN IPS MATERI KETENAGAKERJAAN
DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM
PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh :
ST. Ramlah
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
E-mail : siti_ramlah_grogot@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS, untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAIKEM dalam upaya meningkatkan performansi guru IPS pada kelas VIII B SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu dengan menerapkan Model Pembelajaran PAIKEM untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok masalah ketenagakerjaan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B dengan jumlah siswa 31siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 22 perempuan.
Hasil penelitian ini menunjukkan melalui penerapan model PAIKEM dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Terbukti dari nilai rata-rata aktivitas belajar siswa siklus I mencapai 50%, pada siklus II meningkat menjadi 92,8%. Peningkatan belajar pada siklus I mencapai 72,1 dengan persentase tuntas belajar klasikal 45,2%. Pada siklusII hasil belajar dan persentase tuntas klasikal meningkat. Nilai rata-rata hasil belajar siklus II meningkat menjadi 77,7, persentase tuntas belajar klasikalpun meningkat menjadi 87,1%%.

PRESTASI KERJA GURU DITINJAU DARI DISIPLIN DAN MOTIVASI
KERJA GURU SD NEGERI TEBING SIRING 4
KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Waris Sulistyo
SD Negeri Tebing Siring 4
E-mail : warsulistyo478@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan prestasi kerja guru ditinjau dari disiplin dan motivasi kerja SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengungkapkan secara deskriptif penerapan prestasi kerja yang ditinjau dari disiplin dan motivasi kerja. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Adapun waktu pelaksanaann penelitian ini pada bulan September 2015 semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Subyek penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut yang seluruhnya berjumlah 4 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi kerja ditinjau dari disiplin dan motivasi guru SD Negeri Tebing Siring 4 Kabupaten Tanah Laut dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari aspek disipling guru yang dinilai dalam hal ini adalah selalu hadir sesuai degnan jadwal kerja yang telah ditentukan dalam melaksanakn tugas sehari-hari, guru memiliki didikasi yang tinggi dalam melaksanakan pembelajaran, guru memiliki rasa tanggung jawab dalam melaksanakan kewajibanya. Sedangkan aspek motivasi yang dinilai dalam hal ini adalah guru selalu memiliki kemauan yang tinggi dalam menjalankan tugas, selalu memiliki semangat kerja yang tinggi dalam menjalankan tugas, guru selalu menjaga hubungan dengan kepala sekolah, dan guru selalu menjaga hugungan antar guru.

MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ROLL DEPAN DENGAN
ALAT BANTU BOLA LONCENG PADA SISWA KELAS V
SD NEGERI WONOSUKO 1 TAMANAN BONDOWOSO

Oleh :
Marsuki
SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso
E-mail : mrmarsuki@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan pembelajaran roll depan dengan alat bantu bola lonceng pada siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan adalah class action research (penelitian tindakan kelas ).
Hasil penelitian yang diperoleh pada siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso yang berjumlah 19 siswa adalah, (1) Pada pembelajaran pra siklus aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran senam lantai roll depan adalah siswa tuntas sebanyak 11 siswa dengan prosentase 57.89%, dan siswa belum tuntas sebanyak 8 siswa dengan prosentase 42.11%. (2) Pada pembelajaran dengan menggunakan alat bantu bola lonceng pada siklus I menjadi siswa tuntas sebanyak 14 dengan prosentase 73.68%, siswa yang belum tuntas sebanyak 5 dengan prosentase 26.32%. (3) Hasil penelitian pada siklus 2 siswa tuntas menjadi 17 dengan prosentase 100% dan hanya 2 siswa atau 10.53% yang belum tuntas.
Dari data yang ada maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat bantu bola lonceng dalam pembelajaran senam lantai roll depan dapat meningkatkan hasil belajar yang signifikan bagi siswa kelas V SD Negeri Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso, Siswa terlihat tertarik, aktif, antusias, memperhatikan dan dapat mengikuti proses pembelajaran roll depan.

 

Jurnal Manajemen Teknologi Pendidikan Volume II, Nomor 1, Februari 2016

COVER DEPAN JMTP VOL II NO 1 JANUARI 2016

PENGGUNAAN METODE POSTER COMMENT
DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
SEBAGAI UPAYAPENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS
SISWA KELAS VIIISMP NEGERI 2 TANAH GROGOT
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Maskanah
SMP Negeri 2Tanah Grogot
Email : maskanahkana@yahoo.com

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengetahui kemampuan menulis siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode Poster Comment ? (b) Untuk mengetahui aktifitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan metode Poster Comment ? (c) Untuk mengetahui respon siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan metode Poster Comment ?
Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini dilaksanakan semester ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 pada bulan September. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas VIII B SMP Negeri 2 Tanah Grogot. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (59.00%), siklus II (72,22%), siklus III (86.35%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode poster comment dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas VIII, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN THINK PAIRS SHARE
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 2 TANAH GROGOT

Oleh :
Romaida Lingga
SMP Negeri 2 Tanah Grogot
Email : romaida.lingga@yahoo.co.id

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Think Pairs Shareterhadap hasil belajar Bahasa Inggris . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Think Pairs Share
Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 2 Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Penelitian ini dilaksanakan Semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015 yang dilaksanakan pada bulan Maret 2015. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas VII tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action search) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (71%,), siklus II (80%), siklus III (94%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode Think Pairs Share dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SMP Negeri 2 Tanah Grogot, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Bahasa Inggris.

PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM
KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK MELALUI PENERAPAN
PENDAMPINGAN PADA GUGUS SEKOLAH
KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Aluh Rusihan Ulfah
UPT Pendidikan Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut
E-mail : aluhrusihan@gmail.com

ABSTRAK
Pendampingan dari pengawas dirasa sangatlah tepat untuk mengatasi kesulitan atau permasalahan yang dihadapi para kepala sekolah dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik melaui penerapan pendampingan; mengetahui persepsi kepala sekolah terhadap pelaksanaan penerapan pendampingan yang dilakukan pengawas pada kepala sekolah dalam peningkatan kegiatan supervisi akademik serta menambah wawasan pengawas sekolah terhadap penerapan pendampingan dalam penelitian tindakan sekolah.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang menggunakan bentuk kolaborasi dengan melibatkan seorang kolaborator. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dimulai pada awal bulan Oktober hingga akhir bulan November 2015. Subyek dari penelitian ini 7 orang kepala sekolah dari Gugus Kenanga dan 8 orang kepala sekolah Gugus Aster yang ada di Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut Tahun Pelajaran 2015-2016.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Peningkatan kompetensi dari tiap aspek pengamatan yang dilakukan kepala sekolah mulai dari siklus pertama hingga siklus ketiga memperlihatkan bahwa penerapan pendampingan yang diberikan peneliti telah mampu meningkatan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan supervisi akademik. Persepsi kepala sekolah terhadap penerapan pendampingan untuk membantu dan mengatasi kesulitan serta kebingunan dalam kegiatan supervisi akademik pada Gugus Kenanga dan Gugus Aster di Kecamatan Bajuin, dirasa sangatlah tepat.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MELANJUTKAN ISI CERITA
MENGGUNAKAN METODE PREDIKSI SISWA KELAS VIII E
SMP NEGERI 5 NGAWI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Hari Sulistyowati
SMP Negeri 5 Ngawi
Email: harisulityowati66@gmail.com

ABSTRAK
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan diketahui bahwa kemampuan belajar Bahasa Indonesia masih sangat rendah. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kemampuan melanjutkan isi cerita dengan metode prediksi pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Ngawi tahun pelajaran 2014/2015.
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Ngawi. Subjek untuk penelitian tindakan kelas adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 5 Ngawi tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah sebanyak 34 siswa. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret 2015 – 30 Maret 2015.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dilihat dari tingkat ketuntasan tampak bahwa dengan penggunaan metode prediksi mampu meningkatkan kemampuan melanjutkan isi cerita pada siswa. Peningkatan tersebut diindikasikan (a) ketuntasan mengalami kenaikan yakni jika refleksi awal sangat baik sebanyak 10 siswa = 28%. dan siswa berkualifikasi baik sebanyak 16 siswa = 44%. Dengan demikian, tingkat keberhasilan pembelajaran mencapai 62%. Maka pada siklus II siswa yang berkualifikasi sangat baik sebanyak 13 anak = 36%, baik sebanyak 18 anak = 51%. Tingkat keberhasilan pembelajaan mencapai 87%. Dengan demikian metode prediksi efektif di dalam meningkatkan kemampuan melanjutkan isi cerita pada siswa.

PENERAPAN PEMBELAJARAN TERSTRUKTUR
DENGAN PEMBERIAN TUGAS GUNA MENINGKATKAN
PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS VII
SMP NEGERI 1 LONG KALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Rokhani
SMPN 1 Long Kali
E-mail : rokhani.teacher@gmail.com

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap hasil belajar bahasa Inggis serta mengungkap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas berdampak pada motivasi belajar bahasa Inggris siswa. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroomaction research) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMP Negeri I Long Kali tahun pelajaran 2014/2015. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran terstruktrur dengan pemberian tugas berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa serta model pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri I Long Kali.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY)
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS
PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI I LONG KALI
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Anjar Maisarroh
SMK Negeri 1 Long Kali
E-mail : anjarmaisarroh@gmail.com

ABSTRAK
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Inggris dengan diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery) serta bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran penemuan (discovery) terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Long Kali Kabupaten Paser Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September Semester Gasal 2014/2015. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX B SMP Negeri 1 Long Kali pada pokok bahasan dalam memahami makna teks tulis fungsional dan esei pendek sederhana berbentuk teks report.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri I Long Kali. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (67,57%), siklus II (78,38%), siklus III (89,19%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode penemuan (discovery) dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar bahasa Inggris siswa kelas IX SMP Negeri I Long Kali, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bahasa Inggirs.

IMPLEMENTASI PERMENDIKNAS NOMOR 24 TAHUN 2007
TENTANG STANDAR SARANA DAN PRASARANA
(Study di SMP Negeri 1 Kelayang)

Oleh :
Benillah
SMP Negeri 1 Kelayang
E-mail : benillah27@yahoo.co.id

ABSTRAK
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dimensi yang akan dikaji adalah kesesuaian dengan standar sarana dan prasarana yang meliputi : satuan pendidikan, lahan, bangunan gedung, kelengkapan sarana prasarana. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kelayang pada Bulan Februari-April 2015. Informan dalam penelitian ini adalah : wakil kepala sekolah, kepala komite sekolah, waka sarana-prasarana, guru, siswa/wali murid. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kualitatif deskriptif dengan model interaktif (Interactive Model of Analysis). Hasil penelitiannya bahwa terdapat empat komponen pokok yang harus dipenuhi yaitu satuan pendidikan, lahan, bangunan gedung, kelengkapan prasarana dan sarana. SMP Negeri 1 Kelayang mengimplementasikan Permendiknas No. 24 tahun 2007 dengan cara memenuhi empat komponen pokok standar sarana dan prasarana sekolah tersebut. Untuk satuan pendidikan dan lahan seluruh SMP Negeri 1 Kelayang telah memenuhi syarat. Namun untuk bangunan gedung dan kelengkapan sarana prasarana ada sebagian SMP yang belum bisa memenuhi sepenuhnya. Untuk gedung yang belum terpenuhi erat kaitannya dengan kekuatan gedung dan pemeliharaan gedung. Untuk kelengkapan sarana dan prasarana tidak terpenuhinya karena sebagian peralatan telah rusak dan belum diganti. Keterlambatan perbaruan peralatan dikarenakan faktor alokasi dana. Hal-hal yang mempengaruhi implementasi Permendiknas No. 24 tahun 2007 antara lain: komitmen kepala sekolah dan jajaran pimpinan sekolah terutama dalam hal upaya pemenuhan sarana dan prasarana sekolah, komitmen guru terutama dalam hal memotivasi siswa untuk pemanfaatan dan pemeliharaan sarana prasarana sekolah, komitmen siswa terutama dalam hal pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, komitmen komite sekolah dalam hal dukungan dan kerjasama, dana sangat mempengaruhi pengadaan, pemeliharaan dan pembaharuan ulang sarana dan prasarana sekolah.

LANGKAH AKTIF MEMECAHKAN MASALAH OTONOMI DAERAH
MELALUI METODE PEMECAHAN MASALAH
GUNA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX D
SEMESTER GANJIL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN DI SMP NEGERI 1 KUARO KABUPATEN
PASER TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh :
Delima Silalahi
SMP Negeri 1 Kuaro
E-mail : delima.silalahi60@gmail.com

ABSTRAK
Prestasi belajar siswa belakangan ini semakin merosot dikarenakan kurang mengertinya siswa akan pokok bahasan yang dipelajari. Hal ini banyak dikarenakan metode pembelajaran yang kurang sesuai sehingga membuat siswa kurang mengerti dan membuat sebagian besar siswa mendapat nilai ujian yang sebatas tuntas hingga tidak tuntas saat ulangan.Karena itu peneliti merasa perlu untuk mengubah hal tersebut, hingga penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa melalui penerapan Metode Pemecahan Masalah pada pokok pembahasan Otonomi Daerah.
Penelitian ini dilaksankan pada siswa kelas IX-D semester ganjil SMP Negeri 1 Kuaro Kabupaten Paser yang dilaksanakan selama 2 bulan yakni dari akhir bulan Juli hingga akhir bulan September 2014 dengan jumlah siswa sebanyak 28 murid. Penelitian ini diawali dengan pretest yang untuk mengetahui seberapa besar presentase sebelum penelitian dan sesudah.
Pada metode pemecahan masalah, peneliti memberikan pertanyaan – pertanyaan yang berhubungan dengan topik pembahasan yakni Otonomi Daerah, sehingga memudahkan siswa mengetahui langkah aktif dalam memecahkan masalah. Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata ulangan harian siswa kelas IX-D dari sebelum penerapan metode Pemecahan Masalah sebesar 58,92 dan setelah penerapan metode pembelajaran pada siklus pertama nilai rata-rata ulangan harian siswa menjadi 71,07 di siklus kedua 81 dan pada akhir siklus ketiga naik menjadi 89,28. Hal ini menandakan keberhasilan dalam meningkatan minat maka secara langsung prestasi belajar pada siswa kelas IX-D di SMP Negeri 1 Kuaro Kabupaten Paser tahun pelajaran 2014/2015 meningkat dan penelitian ini dapat dikatakan berhasili.

IMPLIKASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI TERHADAP
PROFESIONALISME GURU DI KECAMATAN RENGAT
(Studi pada Guru yang Lulus Sertifikasi Tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan
Rengat Kabupaten Indragiri Hulu)

Oleh :
Tiwi Royani
SMP Negeri 3 Rengat
E-mail : smpnegeri3rengat@gmail.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan Sertifikasi Guru di Kecamatan Rengat dan untuk mendiskripsikan Peran Sertifikasi Guru dalam Menunjang Profesionalisme Guru di Kecamatan Rengat (Studi pada guru yang lulus sertifikasi tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Agustus-Desember 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah Kepala Dinas Pendidikan Kecamatan Rengat, pengawas, wali murid dan guru di Kecamatan Rengat (Studi pada guru yang lulus sertifikasi tahun 2006 dan 2007 di Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu). Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang terdiri dari tiga alur kegiatan terjadi secara bersamaan setelah masa pengumpulan data yaitu: reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan verifikasi
Hasil penelitiannya adalah Pelaksanaan sertifikasi guru di Kecamatan Rengat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sertifikasi guru mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya untuk menunjang profesionalisme guru. Artinya guru tidak boleh seenaknya dalam memberi materi pelajaran kepada siswanya. Seorang guru harus profesional dalam melaksnakan tugasnya. Profesionalisme guru sangat penting artinya dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Semakin profesional seorang guru maka akan semakin meningkat. Selain profesionalisme yang dituntut, maka sekarang sudah mulai harus meningkatkan kompetensinya. Kompetensi guru meliputi : kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional.

SISTEM AUTOMASI PERPUSTAKAAN FAKULTAS
TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN

Oleh :
Muhammad Udin
Universitas Merdeka Pasuruan
E-mail : masterkacong28@gmil.com

ABSTRAK
Penelitian ini yang berjudul Sistem Automasi Perpustakaan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan bertujuan untuk memberikan solusi terhadap pengelolaan kegiatan administratif perpustakaan dengan mendesain sebuah aplikasi Sistem Automasi Perpustakaan.
Dalam perancangan sistem informasi perpustakaan ini digunakan beberapa alat perancangan sistem yaitu : Flowchart, IOFC, Context Diagram, Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem ini berdasarkan dari konsep kuantitatif karena merupakan penelitian yang bersifat non ilmiah tetapi bersifat alamiah. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan yang dilakukan pada Bulan Januari – Maret 2015.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa aplikasi perpustakaan dapat membantu kegiatan pendaftaran dan transaksi peminjaman dan pengembalian di perpustakaan sehingga proses pendaftaran dan transaksi menjadi lebih cepat serta dapat meminimalisasi kemungkinan kehilangan data yang disebabkan oleh kehilangan atau kerusakan dokumen karena data transaksi disimpan dalam bentuk file, proses perhitungan denda yang sering dilakukan pada saat transaksi pengembalian akan lebih cepat dan akurat, karena perhitungan denda pada system informasi perpustakaan yang dibangun dilakukan secara otomatis, aplikasi perpustakaan yang dibangun didukung oleh fasilitas catalog atau media untuk pencarian buku sehingga informasi mengenai buku yang dibutuhkan oleh anggota mudah didapat, cepat dan akurat.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL DENGAN PENDEKATAN
MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS
TEKS BERBENTUK PROCEDURE PADA SISWA KELAS IX SMP
MUHAMMADIYAH TANAH GROGOT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh :
Lilik Mufarokah
SMP Muhammadiyah Tanah Grogot
E-mail : mufarokahlilik@yahoo.co.id

ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di Kelas IX SMP Muhammadiyah Tanah Grogot Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun teks procedure; mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif,efisien, dan menyenangkan serta siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengungkapkan pendapat, gagasan dan perasaannya dengan sederhana secara tertulis.
Untuk mencapai tujuan itu penulis menggunakan model pembelajaran Make a Match dengan menggunakan teknik observasi atau pengamatan dan pemberian test performance siswa dalam bentuk tes tertulis. Aspek-aspek yang dianalisis dalam pengamatan atau observasi oleh observer adalah motivasi, aktifitas belajar dan kompetensi siswa. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus,masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan dengan tahapan perencanaan,pelaksanaan,observasi dan refleksi, selama 6 bulan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2013. Penulis juga mengambil data aktifitas siswa pada tiap siklus. Data tes awal (pre test) dilakukan untuk memetakan kemampuan awal siswa sedangkan data hasil belajar siswa diperoleh dari tes tertulis di akhir siklus.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran Make a Match berpengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan menulis (writing skill) pada pembelajaran materi teks procedure di kelas IX SMP Muhammadiyah Tahun Pelajaran 2013/2014. Model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan aktifitas dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran materi teks procedure siswa SMP Muhammadiyah kelas IX Tahun Pelajaran 2013/2014 serta model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam keterampilan menulis(writing skill) pada materi Teks Procedure.

PENGARUH ORIENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH
DAN KINERJA GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN
PADA SD NEGERI TANJUNG 2 KABUPATEN TANAH LAUT

Oleh :
Majeri
SD Negeri Tanjung 2
E-mail : majerijeri@yahoo.com

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Orientasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru Terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2 dan variabel Kinerja Guru mempunyai pengaruh dominan terhadap Mutu Pendidikan pada SD Negeri Tanjung 2.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah para guru. Sampel diambil berdasarkan sensus sampling yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh jumlah populasi, selanjutnya menjadi responden penelitian. Sampel penelitian sebanyak 12 guru. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2015.Metode pengumpulan data dengan kuesioner dengan menggunakan skala likert sebagai alat ukurnya. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara simultan Orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja guru berpengaruh signifikan terhadap Mutu pendidikan. Konstribusi pengaruh Orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja guru terhadap mutu sekolah sebesar 47.0%, sedangkan sebesar 53.0% mutu sekolah dipengaruhi oleh variabel selain orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru pada SD Negeri Tanjung 2.
Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa secara parsial orientasi kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru berpengaruh signifikan positif terhadap Mutu pendidikan SD Negeri Tanjung 2. Hasil analisis dengan menggunakan Uji t maupun koefisien korelasi parsial diketahui bahwa kinerja guru mempunyai pengaruh dominan terhadap Mutu pendidikan SD Negeri Tanjung 2.